NovelToon NovelToon
OB Tampan Pencuri Hatiku

OB Tampan Pencuri Hatiku

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis
Popularitas:331.1k
Nilai: 4.7
Nama Author: Enchya

Dimas Saputra seorang pemuda tampan yang sholeh, mendapatkan hati seorang wanita cantik yang kaya raya.

Seorang pemuda yang bekerja di sebuah perusahaan besar milik keluarga Haristian, kini telah memikat hati seorang putri cantik dari pemilik perusahaan tersebut.

Berawal dari kehidupan yang sederhana, membuat dirinya merasa tak pantas untuk mendampingi wanita yang begitu terlihat sempurna. Namun kenyataannya jika yang kuasa sudah berkehendak, semua yang tidak mungkin akan menjadi mungkin.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Enchya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 14

Di kampus Lisa...

Lisa dan sahabat-sahabatnya memasuki area kampus, mereka berlima yang tak lain adalah Lisa, Vika, Aulia, Rere,,dan juga Sela. Sebelum berangkat kuliah mereka janjian akan berangkat bersama. Mereka semua di jemput oleh Vika, pakai mobil Vika yang memang sudah biasa kemana-mana menyetir sendiri.

Saat sampai di ruangan tempat mereka mencari ilmu, didalam sedang heboh teman-teman kampus yang sedang membicarakan soal Risky yang mengalami kecelakaan tidak wajar.

Lisa yang hanya mendengar sedikit tentang Risky itu lalu bertanya kepada salah satu temannya.

"Risky kecelakaan? dimana? terus gimana keadaanya?" tanya Lisa bertubi-tubi.

"Kamu belum tau Lis? Risky kecelakaan dan mobilnya masuk ke dalam jurang di jalan xxx." Jawab salah satu teman kampusnya.

"Aku ga tau, baru kali ini aku denger kalian ngomongin dia tadi, emang kejadiannya kapan?" tanya Lisa lagi.

"Kemarin Lis, menurut saksi di lokasi itu Risky mengendarai mobilnya dengan kecepatan sedang, namun karena tiba-tiba hujan Risky menambah kecepatannya, tetapi dari belakang ada mobil lain yang melaju dengan kencang. Kemudian Risky hilang kendali dan mobilnya masuk jurang." Terang salah satu temannya.

"Terus gimana keadaan dia sekarang?" tanya Lisa lagi. Biar bagaimanapun Risky selama ini baik dan perhatian sama Lisa, jadi Lisa juga mengkhawatirkan Risky, walaupun Lisa ga bisa membalas cinta Risky tetapi Lisa sudah menganggap Risky teman baiknya.

"Risky berhasil di selamatkan Lis, tapi keadaannya parah, sampai sekarang belum sadarkan diri." Jawabnya lagi.

Vika, Sela, Aulia, dan juga Rere hanya menjadi pendengar saat Lisa menanyakan kejadian itu ke teman kampusnya, karena mereka berempat juga belum ada yang tau soal kejadian ini.

Lisa merasa bersalah dan wajahnya menampilkan ekspresi yang sedih juga gelisah merasa takut akan kejadian itu.

Rere yang memperhatikan perubahan di wajah Lisa, dia menyenggol Vika dan Aulia yang duduk di sampingnya.

"Lihat tuh muka Lisa berubah gitu, ada apa dengannya?" Ujar Rere memberi tahu kedua sahabatnya.

"Kamu kenapa Lis?" tanya Aulia yang juga ikut memperhatikan wajah Lisa.

"Ga, a-aku ga papa," Jawab Lisa gugup

"Jangan bohong Lis, jelas-jelas muka kamu berubah gitu," Sambung Vika.

"Iya Lis, kalau ada masalah bilang sama kita," sambung Rere.

"Iya Lis, cerita ke kita, apa gunanya sahabat Lis? kalau ada masalah jangan di pendam sendiri," Lanjut Sela.

"Sebenernya kemarin itu waktu Risky ngajak aku ketemuan, dia menyatakan cintanya lagi sama aku," Ujar Lisa.

"Tuhh kan bener apa yang aku bilang kemarin, dia pasti ngajak kamu ketemuan buat nembak kamu lagi." Jawab Vika yang kemarin sudah menebak niatan Risky.

"Terus apa hubungannya dengan kecelakaan Risky ini?" sambung Rere.

"Aku takut kalau kejadian kemarin membuat Risky down, dan dia mengalami semua ini. Aku takut jika semua ini benar karna aku, aku akan merasa bersalah padanya." Ujar Lisa dan matanya sudah mulai berkaca-kaca.

"Sudah Lis, jangan berfikir macem-macem, ini kan murni kecelakaan, jadi ga ada sangkut-pautnya sama kamu," Ucap Sela menenangkan Lisa.

"Iya Lis, kamu jangan merasa bersalah gitu, kita semua ga akan pernah tau kapan kita terkena musibah." Sambung Rere

"Sudah Lis, lebih baik kita do'akan Risky semoga dia cepat sadar dan cepat pulih seperti sedia kala." Ujar Aulia ikut menenangkan Lisa.

"Aamiin." Jawab mereka bersamaan.

.

.

.

Di kantor papa Adit...

Papa Adit menekan nomor telepon.

Ttuutt tuuutt tuuutt

"Hallo assalamu'alaikum." jawab seseorang di seberang telepon.

"Wa'alaikumsalam, Dimas kamu jadi datang hari ini kan?" tanya papa Adit.

"Iya pak, ini saya sudah dalam perjalanan," Jawab Dimas.

"Nanti langsung bilang saja kamu mau bertemu saya, saya tunggu di ruangan saya," Ucap papa Adit lagi.

"Baik pak." Jawab Dimas.

"Assalamu'alaikum,"

" wa'alaikumsalam."

Telepon terputus. Dimas mengendarai motor maticnya lagi menuju kantor papa Adit. Sampai di parkiran depan kantor, Dimas turun dan langsung menuju pintu utama.

"Assalamu'alaikum mba, selamat pagi, saya mau bertemu dengan bapak Aditya." Ujar Dimas sopan.

"Wa'alaikumsalam, apakah anda sudah ada janji?" tanya karyawan di situ.

"Sudah mba, tadi beliau telfon saya disuruh masuk keruangan nya" Jawab Dimas menjelaskan.

"Baiklah anda bisa naik ke lantai atas, nanti lurus saja, hanya ada beberapa ruangan disitu. Di sana ada sekretaris pak Adit yang bisa mengantarkan anda." jawabnya lagi.

"Baik mba, terima kasih."

"Iya sama-sama. silahkan."

Dimas menaiki tangga menuju lantai dua. Dimas berjalan sesuai arahan yang di katakan karyawan dibawah. Sampai di tempat yang dituju, Dimas melihat ada seorang sekretaris yang sedang duduk dan fokus dengan laptopnya.

"Assalamu'alaikum, mba saya mau bertemu dengan bapak Aditya." Ujar Dimas sopan.

"Wa'alaikumsalam, sebelumnya sudah ada janji?" tanya sekretaris itu.

"Sudah mba,"

"Baik sebentar, tunggu di sini."

"Baik mba." jawab Dimas singkat.

Tok tok tok

"Masuk." jawab papa Adit singkat.

"Maaf pak, ada seseorang mau bertemu dengan bapak," kata sekretaris itu sambil sedikit membungkukkan badannya tanda hormat.

"Suruh dia masuk." jawab papa Adit.

"Baik pak." lalu sekretaris itu keluar ruangan.

"Silahkan masuk pak," ucap sekertaris itu menyuruh Dimas masuk.

"Baik mba, terima kasih." Ucap Dimas sopan dan melangkahkan kakinya masuk ke ruangan papa Adit.

"Assalamu'alaikum pak, selamat pagi." Ucap Dimas sambil membungkuk sopan.

"Wa'alaikumsalam, pagi Dimas, duduk." Ucap papa Adit sambil menunjuk kursi di depannya.

"Baik pak terima kasih.'" jawab Dimas.

"Dimas, sebelumnya kamu kerja di mana?"

"Di resto sebelah pak."

"Lalu kenapa kamu keluar?"

"Semua karyawan di berhentikan oleh pemilik resto itu pak,"

"Kenapa begitu?"

"Saya kurang tau pak, karena pemilik resto itu tidak menjelaskannya. Beliau hanya bilang mau menutup resto itu dan kemungkinan akan menjualnya. Mungkin beliau sedang ada masalah besar pak." Jawab Dimas menerangkan.

"Baiklah, tapi saya minta maaf Dimas, di sini kebetulan bagian yang membutuhkan karyawan hanyalah di bagian OB."

"Tidak masalah pak, saya sangat berterima kasih karena bapak sudah mengijinkan saya bekerja disini."

"Ya sudah, saya akan panggilkan seseorang untuk mengantarkan kamu ke ruangan OB. Hari ini kamu bisa langsung bekerja."

"Terima kasih pak, terima kasih banyak."

"Iya dimas, sama-sama." Jawab papa Adit sambil menekan tombol telepon.

"Amel keruangan saya sekarang."

"Baik pak."

Tak lama kemudian amel mengetuk pintu.

"Ada yang bisa saya bantu pak?" kata Amel setelah masuk di ruangan papa Adit.

"Ini Dimas, yang akan mengisi bagian OB yang kosong. Perkenalkan dia dengan yang lainnya dan arahkan dia bagaimana cara kerja disini." Perintah papa Adit kepada Amel.

"Baik pak, mari Dimas saya antar. Permisi pak." Ucap Amel mengajak Dimas dan pamitan dengan papa Adit.

"Baik silahkan." Ucap papa Adit.

Dimas berjalan mengikuti Amel, Amel memperkenalkan Dimas kepada OB lainnya dan juga mengarahkan bagaimana cara kerja Dimas.

1
Bima Sena
terlalu bertele tele
Rahmat
hbvg
Noe Aink
apa menariknya Thor nyeritain pembantu...
Noe Aink
makin Mls coment cerita membagongkan
Noe Aink
cerita dh masuk 14 bab ketemu juga blom gimana mau gk bosen bacanya apanya yg menarik thor
Noe Aink
klo ceritanya gini terus mh saya juga bosen bacanya Thor ...
Noe Aink
gimana mau coment Thor ceritanya kok bertele tele kapan mau ketemu dan pacarannya klo ceritanya dh bab segini msh nyeritain kehidupan klurga Masing" doang
Noe Aink
cerita pembukaannya ga menarik sama sekali dh sampe 3 bab ceritanya cuma gitu doang apa yg bikin menarik..
Harullah Thahir Diwolu
mampir Thor 🙏
Achmad Sufi
alur cerita nya simple dan nyambung dari paragraf satu kelainnya...mantab lanjut thor
Achmad Sufi
mantab
Iyan
ini mah kek di cerita" FTV
Rizky Dafit
kapan ni thor dimas sama lisa nikah nya? kok ga nikah nikah?
Ashifa Shifa
mulai geregetan ni Amel penggangu
Abdul Yaden
seru kayanya nich
ian ardian
thor up please
Muhamad Supriadi
visualnya dong biar seru
Arjun Setiwan
bagus ceritanya aku ska
Sadam umar Sadam
lanjut
Suhardi Hardi
lanjut boss
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!