Kebun jagung milik Bu Sarah selalu berbuah lebat setiap saat, dengan luas yang begitu luar biasa sehingga bila tidak tau jalan maka akan tersesat di dalam sana.
Namun kabar yang beredar mengatakan bahwa kebun jagung itu memang meminta tumbal nyawa manusia, kebun milik janda cantik itu memang sudah di jauhi oleh para warga karena Mereka sangat takut.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita jungkook, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 14. mendatangi Bintari
Bintari menatap teman lama dia yang baru saja datang ke rumah ini untuk bermain, Clara memang jarang main ke rumah Bintari karena selama ini dia sibuk bekerja dan juga tidak enak dengan suami Bintari. jadi kalau datang hanya kadang-kadang saja untuk sekedar ngobrol, walau kadang memakan waktu yang cukup lama juga karena mereka bila sudah bercanda maka akan lupa waktu.
Memang akan seperti ini bila memiliki teman yang sudah menikah sehingga tidak akan pernah bisa leluasa untuk bercanda lagi, namun Bintari tetap seperti dulu karena suami Bintari juga tidak mempermasalahkan hal itu, asal tidak pergi kemana-mana maka Arka tidak akan melarang mereka.
Kali ini Clara juga datang karena ingin mengatakan sesuatu tentang yang telah dia temui di dalam gudang milik Bu Sarah, dia tidak akan mengatakan kepada semua orang karena menurut dia nanti hanya akan terjadi fitnah yang lebih kejam, sebab lara juga sudah mengetahui bahwa Bu Sarah telah terkena fitnah dari semua orang.
Oleh sebab itu dia hanya menemui Bintari saja karena Clara tahu bahwa Bintari sangat bisa di percaya, selain Dia bisa di percaya dan tidak akan menyebar omongan ini terhadap semua orang. Bintari juga memiliki kemampuan yang bisa melihat tentang hal gaib, suami wanita itu juga memiliki kepandaian karena Arka adalah anak dari pangeran ular yang tidak lain Arya.
"Tumben kamu baru main lagi ke sini, aku kesepian tidak punya teman." Bintari mengambil teh botol untuk sang sahabat.
"Ya kau tahu sendiri kalau aku kerja dan aku tidak enak sama Arka kalau sering datang." jujur Clara.
"Dia tidak masalah kok kalau kamu datang, kalau yang datang laki-laki maka pasti dia akan mengamuk." ujar Bintari sambil tertawa kecil.
"Aku datang sebenarnya ingin mengatakan sesuatu kepada dirimu, tapi tolong kau jangan tertawa dan mengejek aku ya." Clara berkata serius.
"Kalau mau bercerita lagi tentang betapa bodohnya dirimu yang mau memberi uang kepada para pria mokondo itu, aku akan tertawa paling kencang." Bintari sudah tersenyum duluan.
"Ih aku sudah tidak bodoh lagi, ini bukan tentang hal itu tapi jauh lebih parah dari soal para pria." Clara berkata serius dan tidak ingin bercanda.
"Emang ada apa sih?" Bintari juga penasaran melihat wajah Clara yang sangat serius.
Clara menatap kanan kiri terlebih dahulu ketika akan berbicara kepada Bintari tentang apa yang telah dia temui, takut nanti bila ada orang yang mendengar dan pasti akan sampai ke mana-mana karena mulut para warga sangat tidak bisa direm bila itu tentang gosip yang sangat hangat.
Kopsah adalah orang yang sangat di takuti oleh Clara saat ini, sedikit saja dia mendengar cerita aneh tentang Bu Sarah maka sudah pasti akan mengatakan kepada seluruh warga. makan nanti dia juga akan menambahi bumbu sedikit agar para warga semakin ketakutan, hal itu yang paling Clara benci tentang Kopsah.
"Buruan ih cerita, udah ditunggu dari tadi malah sibuk saja melihat ke sana kemari." Bintari sudah tidak sabar
"Sabar ih, malah sekarang kau yang tidak sabaran begini karena dengar ada gosip." Clara menggaruk kepala yang tidak gatal.
"Mereka mau cerita apa sih, aku juga kepo ini ingin dengar." khodam Bintari segera mendatangi mereka berdua dan bersembunyi di dekat sofa karena ingin menguping.
"Lagian kau cerita seolah ada apa saja, tau sendiri kalau gosip pasti aku sudah sangat tidak sabar ingin mendengar." Bintari juga sangat suka gosip.
"Gini loh, ini bukan halusinasi dan aku sangat yakin kalau pernah mengalami hal seperti itu." Clara berkata serius.
Melihat gelagat Clara yang berubah menjadi orang ketakutan maka Bintari tidak lagi bercanda, dia merasa memang ada sesuatu yang harus dia dengar dari Clara agar gadis itu bisa sedikit tenang. tadi Dia mengira bahwa ini hanya cerita biasa saja, namun setelah melihat wajah Clara yang berubah maka Bintari semakin yakin ada yang aneh.
"Pasti ini tentang setan, bagus aku harus mendengar biar bisa menjadi sumber kepada Purnama nanti." Kendal juga semangat untuk mendengar.
"Emang kamu habis mengalami hal apa?" Bintari bertanya dengan nada serius.
"Kemarin aku masuk gudang karena mendengar suara berisik dari dalam sana, namun ketika masuk aku tidak menemukan apa-apa dan justru bertemu dengan arwah seorang laki-laki." jelas Clara.
Bintari yang mendengar hal itu tentu saja menjadi kaget dan terlebih lagi ketika Clara mengatakan bahwa dia sampai kena cekik, jelas itu bukan arwah biasa yang hanya ingin usil kepada manusia. bila sudah berani menyentuh seperti itu maka dia memiliki niat jahat, bisa saja arwah gentayangan tersebut memang ingin mencari mangsa dan kebetulan Clara masuk ke dalam gudang.
"Kau lihat ini pada leher ku bila tidak percaya." Clara sedikit membuka kemeja yang sedang dia pakai.
"Itu sampai biru seperti itu maka dia pasti niat untuk membunuh!" Kendal langsung muncul karena dia penasaran.
"Astaga!" Bintari kaget bukan main karena Kendal muncul secara mendadak.
"Ada apa, Bin?!" Clara juga tersentak kaget karena dia tidak bisa melihat keberadaan Kendal.
"Ah tidak, ini aku cuma kaget melihat luka yang kau alami sangat parah." dusta Bintari sambil memperhatikan leher Clara.
"Iblis, yang datang itu adalah iblis! dia bukan hanya arwah gentayangan biasa tapi dia memang ingin mencari mangsa." Kendal langsung memberitahu Bintari.
"Tapi Kenapa dia sangat ingin menyakiti Clara? apa ada sesuatu yang sudah terjadi sehingga dia memiliki dendam." batin Bintari karena dia juga masih tidak paham.
Pada bagian leher Clara memang terlihat membiru dan sebagian ada yang merah karena terkena kuku, Kendal yang paham tentang bagaimana cara perbuatan iblis maka dia langsung bisa mengetahui bahwa iblis itu bukan hanya ingin menakuti saja, tapi dia juga sudah ada niat untuk membunuh karena sebuah hal yang masih belum mereka ketahui.
"Aku ingin minta tolong kepada dirimu agar bisa menyelidiki tentang arwah laki-laki itu." pinta Clara kepada Bintari.
"Eh kau tahu sendiri aku sudah tidak pernah memiliki hal seperti itu lagi, aku bisa mengatakan kepada Arka atau Kiara." Bintari berkata serius.
"Jangan Kiara lah, kau tahu sendiri kalau aku tidak suka dengan dia yang sangat angkuh itu." Clara merengek kecil.
Bintari tertawa karena memang sejak dulu hingga sampai saat ini Clara tidak menyukai Kiara, sebenarnya bukan hanya Clara saja tapi banyak yang tidak suka kepada Kiara. sebab gadis itu begitu angkuh dan bila sudah berbicara maka akan mengeluarkan ucapan pedas, memang sama seperti Purnama.
Selamat siang besti, jangan lupa like dan komen kalian semua ya.
benar-benar lucknut 🤬
dan mobil yg ada di gudang yg di tutupin terpal hitam psti mobil nya si Imron 😱😱
semuanya psti ada hubungannya dg Bu Sarah 😡😡
mknya buruan donk Kendal kamu cari pasangan biar gak jomblo trs 🤣🤣
apakah itu iblis peliharaan nya Bu Sarah ❓❓