NovelToon NovelToon
TUAN MUDA NYANTRI NONA MUDA JADI BU NYAI

TUAN MUDA NYANTRI NONA MUDA JADI BU NYAI

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Action / Tamat
Popularitas:565.3k
Nilai: 5
Nama Author: Zainuri I

TUAN MUDA NYANTRI NONA MUDA JADI BU NYAI (Pernikahan dadakan season 2).

Menceritakan tentang kisah asmara dan lika liku kehidupan ketiga anak dari pasangan Farhana Indrayani dan David Prasetyo.
Karena penolakan yang dilakukan oleh ayah dari gadis pujaannya, Akbar yang notabenenya adalah seorang tuan muda rela menjadi santri salah satu pesantren di sebuah kampung. Untungnya ada tuan muda lain yang juga ikut nyantri karena syarat dari calon mertuanya.

Nirmala, anak bungsu dari pasangan Hana dan David bertemu dengan seorang anak pemuda karena membantunya melawan dari pengeroyokan yang tak seimbang. Ternyata pemuda tersebut adalah anak kyai yang menjadi tempat pesantrennya melakukan observasi tugas dari kampusnya.
Siapakah jodoh dari ketiga putra putri Prasetyo ini? Temukan jawabannya di novel ini.
Keseruan kisah mereka bertiga akan ada disini. Foto atau gambar diambil dari google. Hak cipta tetap pada pemilik foto, bukan pada author.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zainuri I, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MENJALANI HUKUMAN

TUAN MUDA NYANTRI NONA MUDA JADI BU NYAI – 12

Pagi hari di kantor Setia Group, Suci masuk ke ruang Akbar dengan muka cemberut. Akbar memincingkan matanya melihat muka lecek sekretarianya itu. Dengan kasar Suci mendaratkan tubuhnya ke sofa. Akbar bangkit dari singgasananya dan menghampiri Suci.

"Kenapa mukanya neng?" tanya Akbar setelah duduk di depan Suci.

"Fasilitasku di ambil papa selama sebulan. Nyebelin" keluh Suci dengan muka cemberut.

"Kenapa emang?" tanya Akbar penasaran.

"Gara-gara aku duel kemarin. Terlebih dapat laporan dari Om Bimo dan Om Romi" adu Suci pada Akbar.

"Kenapa kamu kemarin ikut duel? Bukannya cuma Dedek dan Raka aja ya?" tanya Akbar yang sudah mengetahui cerita aslinya.

"Ya nggak tahu. Kemarin itu aku kayak nggak rela kalau Dedek harus berjuang sendiri. Tahu gini mending aku nggak ikut campur. Aduh, fasilitasku yang herharga. Mobil, kredit card, laptop dan PS tersayangku. Bisa hampa hidupku kalau nggak ada mereka" keluh Suci dan hanya tawa renyah yang Akbar berikan.

"Jangan ketawa napa?" kesal Suci mendengar tawa Akbar.

"Kan kamu masih punya kartu debit, hasil kerja keras kamu sendiri malah. Terus kalau laptop kamu bisa pakai laptop kantor kan?" ucap Akbar di sela-sela tawanya.

"Tapi di laptop kantor nggak ada oppa Lee Min Ho. Kak, tolongin dong. Bilangin ke ayah untuk cabut hukumannya" rengek Suci pada Akbar.

"Nggak bisa Ci. Kembar aja juga dihukum sama ayah. Mulai hari ini sampai mereka KKN nanti, harus bersama srikandi. Nggak tanggung-tanggung ayah ngasih srikandinya. Masing-masing dua. Satu jadi sopir dan satu lagi yang kawal mereka ke mana-mana" terang Akbar.

"Serius? Pasti ayah marah banget ya? Sampai ngirim srikandi. Padahalkan ayah paling tahu kalau kembar nggak mau dikawal. Ayah benar-benar the best soal hukun menghukum" ucap Suci yang ikut berduka dengan hukuman yang diterima kembar.

"Jadi, menurutmu apa ayah akan mau membantumu membujuk Om Dika mencabut hukuman?" tanya Akbar dan dijawab gelengan oleh Suci.

"Untuk kasus satu ini aku rasa ayah sependapat dengan Papa" ucap Suci dan diacungi jempol oleh Akbar.

"Sudah balik sana. Kerja, jangan curhat terus. Sebulan aja. Pasti bisa" ucap Akbar memberi semangat Suci. Dengan langkah gontai, Suci keluar ruangan Akbar dan kembali duduk di kursi kerjanya. Tumpukan dokumen yang dia periksa sudah menunggu di mejanya.

*****

Diruang lain, tepatnya di ruang kerja David, Dika juga melakukan hal yang sama. Datang dengan muka ditekuk dan mendaratkan tubuhnya dengan kasar di sofa.

"Kenapa kamu?" tanya David datar.

"Biasa. Ulah si bungsumu itu, gara-gara dia aku harus cabut semua fasilitas Suci dan memberi ancaman pada adiknya untuk tidak membantunya" omel Dika seperti emak-emak yang melabrak emak lainnya.

"Itu salah anakmu sendiri, kenapa harus menyalahkan Dedek? Dia sendiri yang mengajak duel satu lawan satu. Harusnya cuma Dedek dan polisi muda itu kan" bela David pada Mala.

"Iya juga sih. Haduh, anak perempuanku bisa jadi begitu ya?" keluh Dika menghela napas berat.

"Sudahlah. Setelah mendapat hukuman dari kita, aku yakin mereka mengerti" ucap David menenangkan Dika.

"Apa kamu juga menghukum Kembar?" tanya Dika tak percaya.

"Menurutmu?" tanya David menaikkan alisnya sebelah.

"Luar biasa. Apa kamu juga menarik semua fasilitas mereka?" tanya Dika lagi.

"Tidak. Fasilitas tidak berarti untuk mereka. Aku memberinya srikandi. Kamu bisa bayangkan apa yang terjadi" ucap David dengan senyum smirknya.

"Kamu nggak takut kalau si bungsu bikin ulah lagi? Dia paling jago soal meloloskan diri" ucap Dika dan diangguki David.

"Kita lihat saja apa dia berani. Aku memberinya dua srikandi jadi total empat. Aku juga sudah mengancam mereka kalau berani bikin ulah, aku akan menambah srikandinya" jawab David optimis kali ini akan bisa mengendalikan putri bungsunya.

"Hebat"

Setelah perbincangan yang sedikit menguras emosi perihal ulah anak-anak mereka, David dan Dika kembali bekerja dan menyelesaikan beberapa dokumen.

*****

Mala dan Mila sudah cemberut dari sejak keluar rumah. Pasalnya mereka tidak boleh pergi dengan ojol seperti biasanya. Kali ini mereka harus naik mobil fasilitas dari ayahnya. Mobil yang mereka tumpangi bukan mobil mewah seperti yang orang kaya lainnya gunakan. Itu sudah toleransi paling mentok yang David berikan. Sebelumnya, perdebatan terjadi sangat alot. David yang tetap kukuh dengan hukumannya, sedangkan kembar masih ngotot nego soal mobil. Akhirnya avanza G menjadi solusi dari debat ketiganya.

"Kita kabur yuk?" ajak Mala pada saudara kembarnya.

"Jangan bikin ulah Dek. Kamu mau ayah nambah srikandi pada kita?" tegur Mila yang mendapat sinyal akan keusilan saudaranya.

"Tapi aku benar-benar nggak nyaman Dek" keluh Mala.

"Lalu mau bagaimana lagi? Makanya jangan bar-bar jadi orang. Kalau sudah begini, siapa yang rugi?" omel Mila.

"Kok Adek nyolot sih? Aku kan cuma melakukan apa yang menurutku benar" bela Mala tak mau disalahkan.

"Terus hasilnya?" ejek Mila.

"Kita dihukum" jawab Mala cengengesan.

" Itu tahu. Mau ulah lagi?"

"Nggak deh. Yuk kita masuk. Kita akan bebas setelah di dalam kelas. Meskipun sementara sih"

Mereka akhirnya memutuskan untuk masuk kelas dan mengabaikan srikandi yang mengikutinya.

*****

Nathan menghampiri Raka yang sedang bersantai.

"Apakah kamu yakin mau mengundurkan diri dan pesiun dini?" tanya Nathan.

"Ya. Papa sudah konfirmasi dengan atasan kita. Lagi pula kalau misi kita kali ini berhasil, beliau akan mengabulkannya" jawab Raka cuek.

"Ya ya terserah. Ali juga mau mengundurkan diri. Lalu aku?" tanya Nathan menunjuk dirinya sendiri.

"Bukankah keluargamu juga punya bisnis?" tanya Raka.

"Iya sih. Tapi jadi polisi adalah cita-citaku. Sayangkan kalau ditinggalkan begitu saja"

"Itu terserak padamu"

"Akan aku pikirkan. Lalu bagaimana perkembangan hubunganmu dengan Mila?"

"Masih seputar bertukar nomor. Belum ada chat-chatan"

"Kalau sudah chat, mintakan nomornya Suci yah? Kali ini aku akan serius menakhlukkan hatinya"

"Aku usahakan tapi nggak janji. Akan aku kabari info terkininya"

"Apa Ali juga akan mengejar Mala?" tanya Raka tanpa tahu orang yang dibicarakan sudah masuk ruangannya.

"Itu tidak akan terjadi. Kalian tahu kan kalau nasib jodohku di tangan orang tuaku" jawab Ali.

"Eh orangnya nongol. Yakin kamu setuju?" tanya Nathan.

"Aku percaya dengan orangtuaku. Buktinya abang juga dicarikan istri yang sholehah. Kalau Abang aja bisa bahagia dengan pilihan mama papa, maka aku pasti juga bahagia dengan pilihan mereka"

"Anak yang berbakti" ucap Raka dan Nathan bersama-sama dan menepuk pundak Ali. Mereka saling merangkul satu sama lain. Persahabatan yang mereka jalin sejak di akademi hingga sekarang.

*****

NEXT

*****

JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK DENGAN LIKE, KOMENTAR, VOTE, DAN RATING BINTANG LIMANYA YAH?

JANGAN LUPA UNTUK MEMBACA KARYA AUTHOR YANG LAIN.

*****

Hai hai hai. Author balik lagi nih. Tambah up nya. Jangan bosan untuk menunggu kelanjutan ceritanya ya? salam peluk dari Raka and the genk. 🤗🤗🤗🤗🤗🤗

1
Budinahwati
Luar biasa
Mer_y
sangat terhibur dan ada sedikit pelajaran disalanta
🍒나는 천사🍒
vote q buatmu mak othor🤗
Nafisatun Najah
bun aku mau kasih saran boleh kan, itu tulisan amin kan artinya aman, harusnya tulisanya aamiin bukan amin.
Nafisatun Najah
benar juga kamu mala😄😄😄
Femi L Shakti
Nining itu yang diajak Rafa makan trs dihina sama ibu ibu karena dekil. dan pada akhirnya sama David didandani pakek baju bagus dan ibu ibu itu disuruh David ganti total harga baju. dan setelahnya terjadi penyerangan pada Rafa yang kedua kalinya. kalau gak salah yg itu
siti fatonah
l
Intan Alawiah
gakk bisa berhenti😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂
Nuris Sadiyah
kl aku mah tipe orang yg gk peduli sama kesalahan penulisan, yg penting ceritanya bagus, seru alurny pasti habis dah bacanya....🤭
Nuris Sadiyah
suka ceritanya
ringan, lucu, seru bacanya smbil cengengesan sendiri ini...😅
Eli Yana
semangat Mala jgn kasih kendor sama musuh selamatkan bebebnya😁😁😁
Eli Yana
semangat Mala jgn kasih kendor sama musuh selamatkan bebebnya😁😁😁
Eli Yana
semangat bunda aku suka ceritanya dicerita ini kompit humor, relijius, terus laganya juga pokoknya aku suka the best be author
💫Sun love 💫
bener bunda.. kyai juga manusia... 🥰🥰🥰🥰
💫Sun love 💫
konyol tapi membawa berkah ya Mala....🤭🤭🤭
💫Sun love 💫
ya.... ampiuuuun Mala.....🤣🤣🤣🤣
💫Sun love 💫
penasaran 🙃🙃🙃🙃🙃
💫Sun love 💫
ada misteri ni.... kayaknya si Azam ni tuan muda deh....
💫Sun love 💫
keributan apakah gerangan.....🤔🤔🤔
💫Sun love 💫
keren banget visualnya...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!