PERINGATAN DIBWAH 17TH JAGAN BACA YA!
(Revisi!)
Cerita ini di mulai dari seorang gadis bernama Venezia zerlyn shaqueena yang mempunyai segudang masalah.
Hidupnya berjalan seperti biasa,sebelum dia mengetahui kekasihnya yang bernama Davin berselingkuh dengan sahabatnya sendiri.
Dalam perjalanan pulang,dia di pertemukan oleh seorang pria bernama Gabriel lysander zeus.Pria dingin yang ternyata adalah seorang mafia.
Bertemu dengan Gabriel adalah masalah besar baginya,namun dia tidak pernah bisa menyesalinya.
Lalu,bagaimana perasaan Zia setelah dia mengetahui kebenaran yang selama ini dia inginkan?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vitriana putri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Fourteen chapter
"Sus saya ingin menjenguk pasien bernama Fello,dia sudah tidak ada di ruangannya,apakah dia sudah pulang ya?"tanya Caca pada resepsionis.
"Sebentar ya saya cek"balas suster tersebut,"Benar,pasien bernama Fello sudah meninggalkan rumah sakit,kemarin".
"Kira-kira jam berapa sus?"tanya Zia.
"Sekitar pukul tujuh pagi,seharusnya pasien diperbolehkan pulang sekitar pukul sepuluh,tetapi dia memaksa dan ingin segera pulang".
"Satu lagi sus,apakah ada pasien dengan luka bakar di larikan kemari?"tanya Zia lagi.
"Siapa ya namanya?".
"Namanya Arlon sus,Arlon maheswara.Mungkin luka lebam dan luka bakar?".
"Kami tidak memiliki pasien bernama Arlon maheswara,kemungkinan di larikan ke rumah sakit lain".
"Oh begitu ya sus,terima kasih infonya"sahut Caca,"Permisi".
"Kalau Arlon disini,pasti yang lainnya disini juga"ujar Zia berkacak pinggang,"Jadi Davin menemui Melodi,bukan anggota draxlionz".
"Zia apa kamera cctv itu sengaja dirusak? Masa rumah sakit sebesar ini,cctv nya nggak di benerin?"tanya Caca sambil duduk,"Dan lo lihat kan waktu satpam tadi di kasih uang langsung diem? Berarti ada yang sabotase cctv dan sengaja menghapus rekaman cctv di depan ruangan Melodi".
"Pasti satpam itu nggak mau bilang karena udah dibungkam uang"balas Zia.
Ketika mereka melihat cctv di lantai lima,dan melihat wajah Fello.Cctv tersebut tiba-tiba mati dan hanya menunjukkan layar hitam.
...்⌀்⌀்⌀்⌀்⌀்⌀்⌀்⌀்⌀்⌀்⌀்⌀...
"Zia kita mau kemana lagi?!"tanya Caca duduk di samping Zia.
Zia fokus menyetir,"Gue udah bilang,pasti ada sesuatu yang janggal".
"Jadi?".
"Kita harus selesaikan ini sampai tuntas".
Zia memberhentikan mobilnya di pekarangan rumahnya,lalu dia turun dari mobil.
"Kenapa kita disini?!"tanya Caca turun dari mobil.
"Semuanya di mulai dari sini"kata Zia menatap lingkungan rumahnya.
"Disini ada dua jalur yang mungkin di lewati Melodi,Melodi datang kemungkinan dengan jalan kaki,jadi itu memudahkan kita untuk melihat kemana Melodi pergi"lanjut Zia.
"Kita bagi dua,lo cari cctv ke arah sana,dan gue arah sini"perintah Zia.
"Kalau ada,kasih tahu gue ya!"celetuk Caca sambil berlari melakukan tugasnya.
Caca berlari dan melihat cctv yang diarahkan ke jalan raya,dia masuk kedalam toko,pemilik cctv tersebut.
"Permisi Bu,bisa saya melihat cctv di depan?"tanya Caca.
Ibu pemilik toko tersebut mengangguk,dan menunjukkan cctv nya.
Disitu Caca tidak melihat Melodi berlarian,"Terima kasih Bu,sudah mengizinkan saya melihat cctv.Saya permisi"pamit Caca.
Caca keluar dari toko,dan mendongak ke atas mencari cctv lainnya yang menunjukkan ke jalanan.
"Di sana"gumam Caca berlari masuk kedalam restoran.
Caca meminta kepada pelayan tersebut untuk memperlihatkan rekaman cctv nya.Setelah dia melihatnya,dia tidak melihat keberadaan Melodi.
"Terima kasih"
Caca menghembuskan napas kasar dan keluar dari restoran.
Setelah beberapa menit mencarinya,Caca tidak menemukan rekaman cctv yang menunjukkan keberadaan Melodi.
Drtt drtt
Zia is calling
"Hallo Zia,gimana?".
"Melodi tertangkap cctv mulai dari jalur ini!".
"Gue sherlock lokasinya,lo datang sekarang,dan ambil mobil di rumah!".
"OKE!".
Tut tut...
"Dimana Zia?"tanya Caca keluar dari mobil.
Zia telah merekam cctv di restoran tersebut menggunakan ponselnya,lalu dia menunjukkan rekaman tersebut kepada Caca.
"Dia lari dari sini,pasti ada yang mengejar dia"ucap Zia melihat sekeliling jalanan.
"Coba lo cek cctv sebelah sana,dan gue cek di bagian sana"pinta Zia melihat cctv yang dipasang di depan restoran.
Caca mengangguk dan bergegas mengecek nya.Sama seperti rekaman yang Zia tunjukkan,Melodi juga berlari ke arah rumah Zia.
Caca merekam cctv yang dia lihat untuk dijadikan bukti,lalu dia keluar dari restoran dan menghampiri Zia.
"Gimana,benarkan?"tanya Zia.
"Benar,ini jalur yang Melodi lewati".
"Jalur ini cuma ada satu arah,dan markas draxlionz ada di sekitar sini"celetuk Zia.
"Kita kesana sekarang!"sahut Caca.
...்⌀்⌀்⌀்⌀்⌀்⌀்⌀்⌀்⌀்⌀்⌀்⌀...
"Benar-benar hancur"ujar Zia menatap markas draxlionz yang menyatu dengan tanah.
"Eh ini apa?"tanya Caca berjongkok mengambil sebuah benda pipih berwarna hitam yang tertutup oleh kayu kayu.
Zia berbalik badan dan ikut berjongkok di samping Caca,"Ada apa?".
"I-ini ponsel Melodi?!"sahut Caca terkejut,dia membersihkan ponsel Melodi yang berdebu dengan mengelap nya menggunakan ujung baju,"Benar,ini ponsel Melodi!".
"Sebentar Ca,kita harus kumpulin bukti!"sentak Zia,"Taruh dulu ponselnya,itu harus difoto!".
Caca meletakkan ponsel Melodi dan menjauh,Zia memotret ponsel tersebut lalu dia mencoba menghidupkan ponselnya.
"Masih hidup?!"seru Caca.
Zia membuka ponsel tersebut dan dia membaca sebuah pesan yang dikirim dari seseorang tidak dikenal.
Zia menunjukkan pesan itu kepada Caca,"Jadi benar dugaan lo?"balas Caca menelan salivnya kasar.
...்⌀்⌀்⌀்⌀்⌀்⌀்⌀்⌀்⌀்⌀்⌀்⌀...
Tok tok
Caca memberanikan dirinya mengetuk pintu rumah Abraham.
Biasanya di depan gerbang akan ada satpam yang berjaga,tetapi tidak ada siapapun disana.Jadi,Caca langsung masuk kedalam pekarangan rumah Abraham.
Tok tok tok
"Caca?"celetuk Abraham membuka pintu.
"Halo Om"sapa Caca.
"KAMU MASIH BERANI DATANG MENEMUI KAMI?!"bentak Abraham menatap Zia yang berdiri di samping Caca.
"Om,kami datang bukan untuk itu"kata Caca,"Kami datang karena ada sesuatu yang harus kami sampaikan".
"Saya tidak sudi melihat perempuan itu!"balas Abraham.
"Ini mengenai Melodi,Om"jawab Caca.
Abraham menghela napas kasar dan membiarkan Caca dan Zia masuk kedalam rumahnya.
"Apa yang ingin kalian sampaikan?!"tanya Abraham duduk di sova.
"Maaf Om sebelumnya,karena kami membicarakan Melodi".
"Jadi sebenarnya,Zia mencurigai bahwa kematian Melodi adalah janggal,jadi kami berdua menyelidiki kembali kematian Melodi".
"Kasus itu sudah selesai,dan semua bukti menunjukkan bahwa putri saya bunuh diri!.Dan saya yakin,itu semua karena kamu!"ujar Abraham menatap Zia tajam.
Caca mengeluarkan ponselnya dari saku,dia menunjukkan rekaman cctv di rumah sakit dari parkiran rumah sakit hinga dalam rumah sakit di lantai lima.
"Disitu Om bisa lihat,bahwa ada orang yang mencurigakan berdiri di depan ruangan Melodi".
"Selain itu,dalam rekaman tersebut,ada Davin juga disana".
"Tetapi kita bisa menghiraukan Davin,karena Davin pasti ingin menjenguk Melodi.Namun tidak dengan lelaki aneh itu"lanjut Zia mengepalkan tangannya kuat.
"Om harus tahu,bahwa sebagian dari rekaman cctv tersebut sengaja di hilangkan"timpal Caca.