NovelToon NovelToon
Marriage For A Reason

Marriage For A Reason

Status: tamat
Genre:Romantis / One Night Stand / Tamat
Popularitas:415.1k
Nilai: 4.9
Nama Author: Yoevanca

Hai...Perkenalkan nama aku Siera Abagail seorang gadis berusia 22 tahun, aku adalah seorang yatim piatu kedua orang tuaku sudah meninggal sebulan yang lalu karena kecelakaan.

Hari ini menjadi hari yang sangat menyakitkan untuk di ingat, kisah kehidupanku berawal dari sini.

Pertemuanku yang tidak di sengaja dengan seorang lelaki yang bernama Alexander pulman, kini mengubah impianku tentang masa depan.

Aku harus mengandung anak dari laki-laki yang tidak aku cintai dan mungkin ini adalah takdir yang harus aku jalani.

Mampukah aku mempertahankan gelar sebagai nyonya dari Alexander pulman dan akankah kisah kehidupan kami berakhir bahagia?

Ikuti kisah hidupku di sini " Marriage For A Reason"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yoevanca, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 14

Ada perasaan sungkan untuk aku menyentuh tubuh Alex, tetapi aku tidak ingin membuat lelaki yang sudah berstatus suamiku itu kecewa dan marah akhirnya aku menggosok punggungnya dengan sangat hati-hati.

Setelah adegan gosok menggosok punggung antara aku dan Alex, kini ia kembali meminta kami saling berhadapan.

Bisa dibayangkan bagaimana muka aku saat ini, memerah menahan malu, grogi sampai semua tubuhku bergetar.

Sumpah !! Aku gemeteran rasanya ingin aku pura-pura pingsan saja biar semuanya berakhir.

"Cepat naik di atas pangkuanku honey," perintah Alex.

"Permainan apa ini honey?" tanyaku.

Aku tidak sanggup lagi untuk bangun dan pindah ke pangkuan Alex, seluruh tubuh gemetaran seperti orang kelaparan.

"Jangan tegang sayang, tenangkan dirimu aku akan membantumu untuk bangun," ucap Alex.

Lelaki itu mengangkat tubuhku pindah ke pangkuannya, dan mulai ia menggosok seluruh tubuhku dengan sabun.

Ketika tangannya berhenti di bagian-bagian sensitif tubuhku membuat seperti ada aliran listrik yang menyengat ke seluruh tubuh.

Aku mulai mendesah dan aku mulai tidak tahan, Alex sudah berhasil memancing gairahku muncul.

Ketika melihat aku sudah terpancing lebih dulu, Alex langsung mengeksplor bagian leherku yang membuat aku semakin tidak tahan untuk tidak mengeluarkan suara desahan.

Sial, Alex sudah berhasil membuatku tidak berkutik dan aku tidak mampu menolak permainan gila ini.

Aku mendengar gemuruh napasnya jelas di tepat di belakang telingaku, yang membuat aku semakin kencang untuk mendesah.

Alex menarik aku semakin dekat sehingga tidak ada jarak antara kami, dan ia terus melu**t bibirku dan kadang turun di bagian dadaku, bagaimana mungkin lagi aku dapat lari kecuali melanjutkan permainan ini sampai selesai.

Ketika ia mulai memasukan harta yang paling berharga miliknya ke dalam harta yang paling berharga yang aku miliki , aku sudah tidak mampu menolaknya kecuali membiarkan ia melakukannya.

"Tenang aku akan melakukannya dengan lembut dan ini bukan yang pertama lagi bagimu jadi tidak akan sakit lagi," bisiknya di telingaku.

Aku yang sudah terlanjur merasakan nikmat hanya mengangguk pasrah, sambil akhirnya aku dan Alex menyelesaikan games di kamar mandi sampai tuntas.

Entah siapa yang jadi pemenangnya aku pun tidak mengerti.

Mandi apa ini namanya aku juga tidak mengerti, kami sama-sama mandi keringat seperti baru keluar dari ruang sauna.

Yang membuat aku harus kembali menyalakan shower dan membersihkan tubuh kami untuk kedua kalinya.

"Bagaimana rasanya honey? Apa kamu masih malu terhadap suamimu ini?

Ingat kamu sudah menikmati tubuhku hari ini," ledek Alex dengan senyuman nakalnya sambil mengecup keningku.

Aku hanya tertunduk sambil tersenyum dengan muka yang memerah menahan malu.

"Mulai hari ini jangan kamu memasang muka malu lagi, kamu sudah melihat secara utuh tubuhku dan aku sudah melihat seluruh tubuhmu Siera," goda Alex.

Aku tidak bisa menjawab, aku malu dan lidahku kaku, hanya senyuman di ujung bibirku yang melukiskan perasaan aku saat ini.

Setelah beres baru aku dan Alex segera mengeringkan tubuh kami dan aku menggunakan baju handuk sambil menunggu lelaki itu turun ke parkiran mengambil koper yang berisi baju ganti untukku.

Tidak berapa lama ia kembali dengan koper berwarna pink milikku di tangannya.

"Terima kasih honey," ku kecup bibirnya sebagai ucapan terima kasih dariku.

"Wow ... istriku kecilku sudah mulai nakal curi-curi ciuman," ledek Alex.

"Kamu mau kita melakukan lagi di sini?" tanya Alex sambil menepuk kasur tempat ia duduk saat ini.

Aku hanya menggeleng malu dan ingin rasanya aku tutup mukaku dengan telapak tangan.

"Aku lapar honey," sahutku mengalihkan pembicaraan.

"Sekarang gantilah bajumu dulu setelah itu kita akan turun untuk breakfast.

Atau kamu mau aku yang memakainya untukmu honey?" tanya Alex.

Aku menggelengkan kepalaku, kata-kata Alex selalu mampu membuat aku tersipu malu.

"Aku bisa memakai pakaianku sendiri, aku bukan balita yang harus kamu urus suamiku," kataku.

"Kamu memang bukan balita tapi kamu istri kecilku honey," sahut Alex sambil terkekeh.

Setelah aku selesai memakai pakaianku kami turun ke bawah untuk breakfast.

Aku mengambil makanan untuk suamiku dan membuatkan secangkir kopi lalu membawanya ke meja di mana Alex duduk.

Baru aku mengambil makanan untukku dan secangkir teh manis serta aku mengambil beberapa potong buah-buahan untuk aku dan Alex.

Lalu aku duduk tepat di depan Alex, kami makan berdua pagi ini.

Aku melihat Alex sering mencuri pandang ke arahku sambil tersenyum, membuat aku salah tingkah.

Sepertinya Alex memang lelaki yang pandai menggoda, ia puas kalau sudah melihat aku tersipu malu.

"Kita tetap di sini atau kita kembali ke rumah hari ini honey?" tanya Alex.

"Terserah baiknya gimana, aku ikut kemana aja kamu pergi," jawabku.

"Istri kecilku yang penurut gak salah aku menikahi kamu honey, kalau kamu bicara lembut seperti itu manis sekali Siera.

Membuat aku gak mau jauh-jauh dari kamu deh," sahut Alex.

"Gombal," sahutku sambil mendengus.

"Mulai juteknya kelihatan," goda Alex sambil terkekeh.

"Godain aja terus aku," ucapku sambil memajukan bibirku kesal dengan keisengannya.

"Kalau ngambek lagi nanti sampai kamar kamu akan terima hukuman dari aku.

Kita tinggal semalam lagi aja di hotel, biar aku puas makan kamu," kata Alex dengan muka genitnya.

Aku otomatis kaget mendengar perkataan suamiku.

"Kamu suka kan?" tanya Alex.

"Tidak," jawabku.

"Tidak? Benarkah? Tadi kamu begitu menikmati Seira," goda Alex.

Ketika mendengar perkataannya aku yang sedang menyuapi nasi goreng di mulutku sampai tersedak.

Alex menyodorkan minuman untukku sambil tertawa, lelaki itu puas sekali kalau membuat aku malu seperti ini.

"Makannya yang pelan, tidak ada yang merebut makananmu.

Di sini masih banyak makanan," ledek Alex.

Ingin rasanya aku menelan Alex hidup-hidup, kenapa ia suka sekali membuat aku malu dan menjadi kepuasan baginya kalau melihat mukaku memerah.

"Kamu suka sekali membuat aku malu Alex" kataku kesal dengan kelakuannya.

"Kalau kamu malu-malu seperti itu kelihatan manis sekali honey.

Seperti seekor kucing yang pura-pura malu tapi mau kalau melihat ikan," katanya sambil tertawa.

Aku mengeraskan rahangku menahan rasa kesal karena terus menerus mendapat ledekan dari Alex.

Apakah Alex punya hobi baru yaitu menggoda aku?

"Kenapa makanannya tidak dihabisi honey?" tanya Alex.

"Aku tidak selera makan lagi," jawabku kesal.

"Mau aku suapin?" tanya Alex lagi.

"Tidak, terima kasih," jawabku.

"Maaf ... kamu tidak suka dengan becandaan aku?" lagi-lagi tanya Alex.

"Tidak, aku hanya tidak selera.

Ayo kita kembali ke kamar aku capek ingin beristirahat" ajakku.

Alex menggandeng tanganku dan kami kembali ke kamar.

Aku sengaja tidak menampakkan muka kesal karena aku tidak ingin memancing keributan di antara kami.

Bersambung...

🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾

Jangan lupa dong buat kasih dukungan kalian dengan cara like, komen, dan tekan tombol ❤️ jadikan novel ini favorit untuk mendapat info up terbaru.

Kalau mau kasih vote bagiin point kalian aku terima kasih banget.

Semua gratis guys gak bayar kecuali reader kasih koin baru beli.

Jangan malas ya buat tekan tombol jempolnya dan mari kita saling mendukung.

1
Reana
Romantis nya Alex🥰🥰🥰
Anonim
👍🏻👍🏻👍🏻❤️❤️❤️💪💪 thor....
Putri Pink
ya ampun thor
kata"nya si Alex pinter bgt ce ngasih solusi,saran,serta nasehat..
itu motivasi dan bimbingan menuju kebenaran banget deh..
salut aku padamu thor
Putri Pink
iiihhhh so sweet...
bikin baper aja deh
Putri Pink
Alex sabar penyang peduli telaten dan yg pasti kata"nya bisa didengarkan buat motivasi yaa😊😊
Putri Pink
salut aku dg kejujuran kalian
Putri Pink
Alex mskipun kaya tp bertanggung jawab..
kl kyk gitu critanya Laki bangeeeettt😄😄😄
Dwitiarina Kristiti
Cukup ditulis 'acara wisudaku', tidak perlu tambahan kata graduation. Malah jadi berlebihan krn arti katanya sama. Graduation itu ya sama saja dg wisuda
Ririn Nursisminingsih
andaikan di dunia nyata ada laki2 seperti alek😍😍😍
Rini Haryati
semangat
Rini Haryati
bagus dn keren
Seelmy Saleem
nyimak dulu thor
Cece
bagus Thor..
Refka Duriyati
andai aku mendapatkan suami seperti alex...betapa bahagianya hidup ini🤗🤗
Tante Lusi
aku suka bacanya...konfliknya tidak terkesan lebay & tokohnya tegas dlm menghadapi masalahnya...semangat thor
Evitha Junaedy
aduuuh gk rido klw end thor...
zizi mars
salah paham berkepanjangan 😑
zizi mars
good siera , hempaskan dan lupakan si buaya darat
Sunnyta Mukherji
Monika ga tau malu
Sunnyta Mukherji
ih..ada ya sekertaris yang ga sopan kayak gitu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!