NovelToon NovelToon
Menantu Yang Tak Dianggap

Menantu Yang Tak Dianggap

Status: tamat
Genre:Penyesalan Suami / Ibu Mertua Kejam / Tamat
Popularitas:54.1k
Nilai: 5
Nama Author: Eni pua

Siapa yang tidak ingin dicintai oleh ibu mertua?
Mila, selalu berusaha menjadi menantu yang baik dan berbakti. Tetapi pada kenyataannya, dia selalu menjadi yang tersakiti dan tidak pernah dianggap sebagai menantu.
Bahkan sang suami, lebih memilih percaya pada ibunya.
Kehidupan seperti apa yang akan Mila jalani dan akankah Mila bertahan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Eni pua, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 14. Mila kecelakaan

Mila menghempaskan tangan Hisam dan memilih untuk tetap pergi. Kebahagiaan itu tidak akan datang jika dia masih terbelenggu dengan cinta yang tidak pernah menghargainya.

Mila berjalan dengan penuh semangat untuk menyambut hari yang baru tanpa suami dan mertuanya yang jahat. Di ruang keluarga, Mila berpapasan dengan ibu mertuanya yang tersenyum puas melihat Mila akan pergi. Selesai sudah misinya membuat Mila berpisah dengan Hisam.

Mila berhenti sejenak dan dia mendekati ibu mertuanya. Dengan senyum yang sengaja dia buat semanis mungkin, Mila menyumpahi mertuanya.

"Ibu, aku pergi, aku kembalikan anakmu padamu. Dengan begitu, dosa Ibu tidak akan bertambah. Tapi ingat, karma itu ada, dan saat itu Mila harap Ibu tidak akan membawa-bawa nama aku dalam kehidupan kalian lagi. Selamat berbahagia, ibu mertuaku tersayang," bisik Mila.

Setelah berkata seperti itu, Mila bergegas pergi meninggalkan rumah Hisam. Saat hendak keluar dari pintu, Hisam kembali berteriak memanggil Mila.

"Mila, sekali lagi aku bilang, jangan pergi! Kalau sampai kamu berani melangkahkan kakimu keluar dari pintu, aku akan benar-benar menjatuhkan talak padamu!" teriak Hisam kencang.

Mendengar teriakan Hisam, Mila bukannya takut atau sedih, dia malah tersenyum dan terus melangkah keluar dari rumah Hisam. Rumah ini hanya akan menjadi masa lalu bagi Mila dan harus bisa dia lupakan.

"Mila, aku talak kamu!" teriak Hisam lagi.

Mila sempat sedih mendengar kata talak dari suaminya. Sedih juga sekaligus senang karena sudah mendapatkan kita talak yang sejak tadi ditunggunya.

Mila pergi hanya dengan membawa sisa tabungannya yang tidak seberapa. Dia harus menyewa tempat untuk bisa tidur malam ini. Mila naik taksi menuju ke rumah temannya. Mila berniat menghubungi temannya untuk memberitahu kondisinya saat ini.

Tidak di sangka, taksi yang di tumpangi Mila mengalami kecelakaan. Sebuah mobil melaju kencang dan tiba-tiba melaju ke tengah dan tabrakan itu tidak bisa di hindari. Ponsel Mila terlempar ke depan dan hancur bersama bagian depan mobil.

Mila mengalami benturan di kepala dan harus di rawat di rumah sakit. Saat itu, Mila tidak sadarkan diri selama 3 hari akibat kecelakaan tersebut.

Saat sadar, dia kaget melihat seorang wanita duduk disampingnya tempat tidurnya. Wanita yang sangat cantik dan dengan rambut tertata rapi. Wanita sosialita seperti yang sering dia lihat di televisi.

"Kamu sudah sadar? Bagaimana, apa yang kamu rasakan?" tanya wanita yang bernama Tanti.

"Kepalaku sakit. Apa yang terjadi padaku?" tanya Mila.

"Kamu tadi mengalami kecelakaan. Maaf, ini semua salah kami," jawab Tanti sedih.

"Maksudnya?" tanya Mila lagi.

Tanti mulai bercerita. Tanti, seorang wanita sosialita kalangan atas yang menikah dengan seorang pemilik perusahaan ternama di kotanya, bernama Mark.

Usia pernikahan mereka sudah 7 tahun lamanya. Tetapi sampai saat ini mereka belum di karuniai seorang anak. Saat mereka naik mobil menuju rumah orang tua Mark, mereka bertengkar hebat karena orang tua Mark meminta Mark untuk menikah lagi, agar Mark bisa memiliki keturunan.

Tanti sangat marah karena mengira bahwa Mark akan setuju dengan keinginan orang tuanya. Tanti tidak mau suaminya poligami. Pertengkaran itu berakhir dengan rebutan kemudi dan akhirnya mobil mereka masuk ke tengah jalan dan menabrak taksi yang di tumpangi oleh Mila.

Cerita Tanti berakhir dengan permintaan maaf dari Tanti untuk Mila. Dia akan membayar semua tagihan rumah sakit dan akan membayar Mila sampai sembuh

"Bagiamana dengan Pak sopirnya?" tanya Mila.

"Kamu tenang saja, kami juga akan membiayai semuanya sampai Pak sopir itu sembuh. Pokoknya seluruh kebutuhan kalian akan kami tanggung," jawab Tanti.

"Syukurlah. Terima kasih Bu Tanti," ucap Mila.

"Jangan panggil Bu, panggil saja Mbak, Mbak Tanti," ucap Tanti ambil tersenyum.

"Kami tidak bisa menghubungi keluargamu karena kami tidak menemukan ponselmu. Sepertinya ponselmu ikut hancur," kata Tanti.

Mila bersyukur karena ponselnya hancur. Jika tidak, saat ini pasti Hisam bisa menemukannya. Mila saat ini benar-benar ingin melupakan masa lalu.

***

Sementara itu, Hisam sangat sedih setelah ditinggalkan oleh Mila. Hari-harinya tidak seindah dulu. Hisam mengingat banyak kenangan manis bersama Mila. Bagaimana dia berjanji akan membuat Mila bahagia saat melamarnya. Tetapi, dia juga tidak bisa memaksakan kehendak, karena dia juga bersalah telah mengkhianatinya.

Sepanjang malam dia terus menyalahkan dirinya sendiri yang tidak bisa menjadi suami yang baik untuk Mila. Sekarang dia terjebak dengan wanita yang sama sekali tidak dia cintai.

Sesuai janji Hisam pada Tiara, Hisam dan Tiara sudah melakukan persiapan untuk melakukan acara pernikahan siri seperti yang sudah mereka setujui. Bu Siti yang mengetahui jika Mila dan Hisam sudah bercerai, berharap bahwa Hisam akan menikahi Tiada secara resmi suatu saat nanti.

"Hisam, bukankah kamu dan Mila sudah bercerai, kenapa kamu tidak mengurus perceraian kalian dan menikahi Tiara secara resmi? Ini tidak adil untuk Tiara. Dia sudah mengandung anak kamu sekarang," ucap Bu Siti kecewa.

"Ibu, Hisam tidak akan pernah mengurus surat perceraian ke pengadilan agama. Hisam ingin Mila tetap menjadi istri sah Hisam sampai kapanpun," jawab Hisam.

"Kamu jangan bodoh dan melakukan hal yang tidak masuk akal. Secara agama kalian sudah bercerai, kenapa kamu harus terus memiliki ikatan dengan Mila? Setelah mendapatkan surat cerai, kalian bisa bebas memilih menikah dengan orang lain," kata Bu Siti kesal dengan sikap Hisam yang kekanak-kanakan.

"Ibu, sudahlah. Kenapa ibu selalu ikut campur urusan rumah tanggaku. Hisam sudah menuruti semua keinginan Ibu, sampai aku tidak bisa lagi hidup bersama dengan wanita yang Hisam cintai. Apa belum cukup semua ini?" tanya Hisam kesal.

"Hisam, kamu menyalahkan ibu? Ingat Hisam, kamu akan menjadi anak durhaka kalau kamu berkata seperti itu," ucap Bu Siti kaget. Hisam sudah mulai berani membantah ucapannya.

Hisam melangkah pergi meninggalkan ibunya yang mulai kesal dengan dirinya. Hisam mulai merasa ada yang hilang sejak Mila pergi. Saat bersamanya, Hisam tidak pernah membayangkan jika suatu saat mereka akan berpisah. Karena itu, Hisam tidak pernah menghargai keberadaan Mila di sisinya. Hisam yakin, Mila adalah wanita yang akan selalu di sisinya meskipun sering disakiti ibunya.

Hisam selalu menomorduakan Mila dan selalu meminta Mila untuk menerima semua perbuatan ibunya, sekalipun itu hal yang menyakitkan. Terutama saat keguguran anak pertamanya yang ternyata ulah ibunya.

Setelah Mila pergi, penyesalannya tidak bisa dia sembunyikan lagi. Hisam ingin mengubah sikap dan melihat dahulu kebenaran sebuah masalah sebelum memutuskan untuk bertindak.

Semoga saja, masih ada kesempatan baginya untuk bahagia meskipun tanpa Mila di sisinya.

Hari pernikahan telah tiba. Acara akad nikah akan dilakukan di rumah Tiara. Meskipun hanya nikah siri, Hisam masih belum bisa percaya jika dia akan menikahi Tiara. Hisam belum bisa menerima kenyataan hidup yang saat ini dia jalani. Hisam merasa ini seperti sebuah mimpi yang memutarbalikkan kehidupannya.

"Hisam, sudah siap apa belum? Sudah siang, kita pasti sudah ditunggu!" Suara keras ibunya menyadarkannya bahwa dia memiliki tanggungjawab untuk menikahi Tiara.

Apakah aku harus lari? batin Hisam.

...****************...

1
Elok Pratiwi
males baca nya kebanyakan drama menderita bila ujung ujung nya balikan lagi
Yuliyanti
mls sdh bacanya, ujung2nya blikn lgi
Eni pua: nggak balikkan lagi kak. Mantannya meninggal 🤧
total 1 replies
Yuliyanti
mls sdh bacanya ujung2nya blikn lgi/Applaud//Applaud/
Eva Daniarti
semoga hisam cepat mengetahui anaknya n menyesal..
Siti Fatimah
oohhh seperti itu , jadi Mila sebenarnya tidak pernah keguguran ...
Siti Fatimah
Hasan Husain 🤔 memangnya sewaktu Mila pergi dari rumah dalam keadaan hamil 🤔 bukannya habis keguguran ya dan SM dokter tidak boleh hamil sebelum 1 tahun 🤔 harus ada yg menjelaskan enggak ngerti bingung 🤔🤔🤔
Siti Fatimah
hah Hisam - Hisam jadi lelaki ko bodoh sekali 🤦
Siti Fatimah
hahahaha .
Siti Fatimah
wanita paling paling bodoh yg mau di madu , apapun alasan yg di ucapkan pria yg ingin poligami 6idak akan pernah membawa kebahagiaan apalagi ketenangan batin dan pikiran ,, Mila kamu tidak di madu aja setiap hari menderita menangis dan keguguran sudah dua kali ...
Siti Fatimah
sama Bu Siti saya juga tidak suka Mila jadi istri anak mu yg bodoh dan bejat apalagi di tambah mertua jahat seperti mu Bu Siti iiihhhh serem .
Siti Fatimah
Mila kenapa tidak pernah punya pikiran buat merekam setiap omongan mertuanya buat bukti ke anaknya gimana sadisnya sang ibu ..
Siti Fatimah
Mila mertua mu sterss gila dan parahnya seorang pembunuh dan taruhannya adalah nyawamu mil ,, lindungi Mila SM calon anaknya dari incaran mertua jahat nya 🙏🙏🙏
Siti Fatimah
bagus Mila bangkit tunjukan kalau mertuamu gila dan parahnya punya hati jahat biar hisam tau semua kejahatan ibu tersayang nya , Mila bermain cantik lah untuk menghadapi manusia yg tidak punya hati .
Siti Fatimah
enggak yakin hisam akan percaya omongan Mila secara hisam itu bodoh terus seorang anak dari ibu yg tidak punya hati keibuan ,, udah Mila lebih baik minta cerai dari hisam ya walaupun perceraian di larang oleh Agama tapi kalau untuk menyelamatkan diri kenapa tidak karena bisa saja suatu saat nyawamu juga akan hilang di tangan mertuamu , mertua mu membunun calon cucu kandungnya aja mampu apalagi cuma menantu yg anak orang lain ,, sudah selamatkan nyawa mu persetan dengan cintamu karna percuma punya cinta tapi taruhannya nyawa ..
Siti Fatimah
ah Mira - Mira bodoh ko di piara hanya untuk bisa bersama dengan orang yg di cintai 👎 , udah Mira udah lebih baik menyerah buang laki sombong dan bodoh mu itu ..
Siti Fatimah
Nemu satu lagi cerita dunia halu yg peran wanita nya lemah dan bisanya cuma menangis ,, mau di masukin ke daftar favorit ah mau memanasi Mila agar meninggalkan mertua dan suami sombongnya ,, Mila buat punya cinta tapi hidup di dalam neraka 😤👎
Eni pua: Makasih Kak, wkwkwk.
Ini ikutan event mertua kejam. Kalau nggak kejam sama Mila, bukan mertua kejam. 🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!