NovelToon NovelToon
Rekah Hati

Rekah Hati

Status: tamat
Genre:Single Mom / Janda / Hamil di luar nikah / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:211.5k
Nilai: 5
Nama Author: skavivi selfish

Kendranata harusnya dipanggil ’Om’ oleh anak kembarannya. Hetty pun tak ingin benar-benar digenapi setelah pesona Pranata membawa cintanya pada hitam putih kehidupan yang menikam emosi.

Di antara harapan yang meninggi, resah yang enggan pergi, dan tanggung jawab yang melilit kalbu. Kendranata dan Hetty seakan tengah berdansa di atas bara api yang menawarkan drama-drama pelik yang menjadi konflik.

Tak sekedar benturan-benturan untuk mencapai titik pemahaman, ada Sanya yang menjadi cinta sejati Kendranata dan Sugandi yang menjadi pelabuhan terakhir si janda badung, Hetty.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon skavivi selfish, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sanya

Kembali meninggalkan rumah di penghujung sore, Kendranata yang ingin mengembalikan momen pertama kali kencan dengan Sanya memilih mengendarai motor Supra yang slebor dan tebengnya sudah lecet di sana-sini.

Santai ia mengendarai motornya di tengah lalu lalang kendaraan yang memadati jam pulang kerja hingga ia sampai ke pusat perbelanjaan terpercaya di tengah pusat kota Surakarta.

Di bawah pohon peneduh, Kendranata tak perlu menunggu lama Sanya yang mengalami kekacauan batin selama bekerja.

Gadis yang sudah mengganti hak tingginya dengan sendal jepit itu berjalan cepat-cepat di antara sepeda motor yang terparkir rapat dan penuh di parkiran.

“Aku kira kamu guyon mas?” Sanya mengambil alih helm yang diulurkan Kendranata yang tidak turun dari motor. ”Sampai penuh isi kepalaku mikirin kamu.”

Seketika Kendranata menoleh bersama naiknya Sanya ke atas motor. Kikuk gadis yang memakai jaket biru muda mencengkram lembut pinggangnya.

Sanya meringis. “Kenapa lihatnya gitu? Aneh kamu mas.”

”Apa aku pernah guyon sama kamu?” tanya Kendranata yang menyembunyikan sorot mata seriusnya di balik kacamata hitam.

Sanya mencibirnya dengan juluran lidah. Karena di antara rasa bingungnya kenapa tiba-tiba mantan terindahnya datang, hanya satu yang bisa Sanya lakukan, menjadi diri sendiri seperti awal jumpa dengan Kendranata.

“Tampangmu emang serius mas, jadi emang nggak bisa guyon sih, aku ngerti.”

Kendranata menghidupkan motor seraya membawa Sanya ke warung tenda di pinggir jalan yang menjadi pionir susu sapi murni dan aneka variasinya di kota Solo. Warung Shi Jack.

“Seleraku masih sama.” ucap Kendranata waktu Sanya hendak menulis pesanan mereka di kertas menu.

Sanya melirik Kendranata dengan ekor matanya sambil mencatat, stmj 1, roti bakar double keju, susu sapi murni 1, pisang goreng 1.

Ada yang nggak beres sama mas Ken-ken.

Perasaan ini kok jadi nggak enak.

Dalam hiruk pikuk keramaian warung, Sanya malah meraba perasaannya sambil mengheningkan cipta.

Ada apa ya? Apa jangan-jangan mas Kendra minta balikan? Waduh... Perasaan sudah lama putus dan nggak ada komunikasi, apa mas Ken-ken belum move on dari aku? Wah... Hebat banget aku sampai bikin dia susah move on.

Kendranata menarik-narik tas selempang Sanya sampai gadis itu tergugah dari lamunannya.

“Nanti lagi mikirin akunya...” Kalimat Kendranata bernada candaan itu meluncur bersama datangnya segelas stmj dan susu murni ke meja mereka.

“Widiwww... susu telur madu jahe, mas Kendra kesusu tur malu-malu he...” Sanya lekas-lekas mendudukkan diri di samping Kendranata ketika ekspresi Kendranata nampak tercengang dan malu.

“Ada apa mas?” tanya Sanya setengah berbisik.

“Nggak enak ngomong serius di sini.” Kendranata menyunggingkan senyum. “Di teras rumahmu aja.”

Mendadak ingatan Sanya langsung memompa sesuatu yang tak pernah pudar di benaknya.

Tempat ini, kata-kata mas Kendra. Terus mukanya. Apa jangan-jangan mas Kendra mau nembak aku lagi. Wih... jadi deg-degan.

Kendranata melihat ekspresi Sanya dan langsung menyimpulkan lagi kelakuan mantan indahnya.

“Udahlah, Syaa... Gak usah banyak pikiran. Makan dulu ini.” Kendranata menaruh sepiring roti bakar double keju di depannya. “Aku bilang semuanya nanti.”

Terdengar bunyi notifikasi beruntun dari ponsel Kendranata yang berintikan pemberitahuan. Serius ia membacanya.

Mbak Hetty hari ini pergi ke Lempuyangan mas, dan tadi siang ibunya datang ke rumahnya.

Setelah mengirim balasan, Kendranata mematikan ponselnya yang ditanggapi Sanya dengan kernyitan.

Gawat ini mah, gawat.

Kendranata mengaduk stmj-nya seraya menghabiskan langsung, berikut pisang gorengnya yang berlumur susu coklat kental manis dan mesis dengan pikiran kecut. Selesai, ia membayarnya lalu menunggu Sanya menghabiskan roti bakarnya.

”Gak pintar-pintar kamu.” Tanpa malu, Kendranata menghilangkan parutan keju yang tertinggal di sudut bibirnya dengan ibu jari.

Sanya tercengang, gelisah menjalar dari hati hingga telapak tangan. Perasaan sudah lama putus, tapi kencan pertama kayak baru kemarin terjadi.

Kendranata gegas keluar tenda setelah melakukan hal itu, di atas motor sambil mengeluarkan sebatang rokok dan uang parkir ia tersenyum geli.

Begitu caranya bikin wanita susah move on.

Sambil mengunyah potongan terakhir roti bakarnya. Sanya menyusul Kendranata ke parkiran.

“Pokoknya langsung bicara sejujurnya kamu mas!” desaknya mangkel. “Datang-datang bikin hatiku susah.”

“Hatiku juga susah.” Kendranata memutar tubuhnya seraya memasang helm di kepala Sanya.

Kalah... Sanya kalah. Nggak bisa berdebat, bisanya cuma iya-iya dan maksa. Selain itu umur yang terpaut jauh membuatnya takut kurang ajar dengan Kendranata. Takut kualat hingga ia menyimpulkan diam dan menunggu lebih baik.

Setelah hampir satu jam berkeliling di seputar tempat-tempat bersejarah untuk memperpanjang waktu temu, sampailah mereka di rumah Sanya yang sepi.

Tanpa membuat gadis itu semakin penasaran, Kendranata duduk di kursi bambu teras rumah yang dihiasi dengan pot gantung yang berisi bunga pukul sembilan.

“Kenapa tiba-tiba datang?” tanya Sanya.

“Kalau seumpama kita saling menggenapi, apa kamu mau terima aku yang...yang sekarang sudah seperti duda?”

“Seperti duda? Maksudnya mas kemarin sempat nikah, terus punya anak, terus cerai?" Sanya menarik kepalanya menjauh dengan ekspresi tercengang.

“Bukan itu, Sanya...” Kendranata menggeleng. “Aku masih tepati janjiku untuk nikah setelah kamu nikah.”

“Lah terus apa maksudnya?”

Kendranata menghela napas, sejenak ia mempertimbangkan hal-hal yang serius sebelum menggenggam tangan Sanya.

“Kalau seumpama kita menikah, aku bawa anak Pranata di kehidupan rumah tangga kita, kamu mau atau tidak?” tanya Kendranata hati-hati, namun lugas terdengar.

“Anak Pranata? Kok bisa? Emang mas Nata punya anak dari siapa?” tanya Sanya heran.

“Hetty.”

“Oh the beautiful devil?” Sanya mendengus. Lalu membuang tatapannya ke pekarangan rumah.

“Balikan aja belum, mas Kendra udah ngasih pertanyaan itu. Susah aku jawabnya.”

Kendranata tersenyum sambil melepas tangan Sanya.

“Biar kamu bisa mikir matang-matang dulu sebelum jawab dan tahu kalau aku sudah seperti duda, sudah bisa ngurus anak.” Kendranata berdiri. Menjulang di depan Sanya, tangannya terulur, menyentuh kepala Sanya yang dilapisi kerudung baby blue.

“Besok aku antar jemput seperti biasanya, tapi kalau weekend aku ke Jogja ketemu Bramasta. Dan... aku berharap kamu punya jadwal libur untuk ikut atau nyusul aku ke sana.”

Sanya menatap cara berjalan Kendranata sambil membisu sambil mencerna kata-katanya.

Mimpi enggak pernah, datang-datang langsung memberi pilihan. Cinta banget mas Kendra sama aku? Ngeri deh..

Di atas motor yang sudah menderu, Kendranata cuma bisa tersenyum meski dalam hati. Goyahlah pertahananmu, Sanya. Jadilah pengantinku dan ikutlah aku ke Jogja biar Hetty tidak berharap lebih atas hadirnya aku di hidupnya.

...(⁠づ⁠。⁠◕⁠‿◕⁠。⁠)⁠づ...

1
neur
, 😎🤩
Firan Senja
Sosok kendra di JKK seolah si antagonis yg muncul sebagai destroyer. Bikin hati was was. Tapiiii di RH, mas ken ken muncul dengan karakter yang baru, yg bikin readers ga enak hati udah suudzon sama mas ken. Mungkin ini yang dimaksud kendra kalau dia berbeda dari pranata.. Kendra setia, tak mendua, berani membawa pujaan hati meski tau menurut keluarga mereka tak sekasta.
Aku suka betapa kendra teramat menjaga dirinya dari mantan kembarannya..
Full tanggung jawab meski dengan caranya atas semua warisan masalah yang ditinggalkan pranata. Ikutan ngerasa lelah saat kendra bilang capek. Segitu terbawanya aku sama cerita yang disuguhkan authornya.
Thx atas selipan slice of life yang bermakna di setiap episode nya.
Sukses,.bahagia dan sehat untuk authornya..
Firan Senja
karena kalimat ini aku suka kendra...
anita dyah Juniarti
alur ceritanya beda dr yg lain...Gk gampang tertebak...tp seru..santun bahasanya...sukaaaaa bgt...
anita dyah Juniarti
suka bgt dg ceritanya...alur cerita yg beda dr yg lain...tebakan awal sy, Hetty dg mas Ken-Ken... ternyata terkecoh saya... hehehe
Stlh ttg Mas Domi dan Jogja...sy jd penasaran dg karyamu yg lain...semangat berkarya ya..
Lia Kiftia Usman
hetty... mau gimanapun yg dihadapinya tetap hidup berjalan tanpa menunggu sampai hetty siap... waktu terus berlalu meninggalkan...
Ena Ariani
Luar biasa
nuryani muntarom
wuihhh.. tampangnya judes trnyata bijaksana jg si kendranata ini
nuryani muntarom
keluarga gendeng memang..ternyata se gendeng2nya kendranata dia yg paling bener di kelurganya, wkwkwk
nuryani muntarom
wkwkwk..sebelas dua belas sm pranata
nuryani muntarom
wahh..telak bgt. Sanya pinter jg..
nuryani muntarom
please thor..bikinin sequelnya yg versi POV nya dominic dan pranata. Aq nyesek bgt tau gak thor sm oengkhianatan pranata ke rastanty & Dominic, lagian knpa jg Dominic nya diem wae ditikung sm pranata padahal Dominic kan lbh dulu suka sm rastanty
ig : skavivi_selfish: POV Dominic ada di cerita Jogja, Kamu, dan Kenangan kak. kalau POV pranata belum buat, follow Instagram aja buat tau infonya
total 1 replies
Anggita Sari
Luar biasa
Elisanoor
bikin nagih karya Sist Vivi, pdhl lagi nonton drama korea tapi pengen baca novel2 Sist Vivi 😅
may
Melayang dikit🤣🤣🤣
Widayati Y
Luar biasa. suka karya mb vi
Ray Aza
ratih opo mira thor?
Ray Aza
/Tongue//Tongue//Tongue//Tongue//Tongue/..... syuukaaaaa.... selevel ini sm pasangan icel n paijo. soriii bacanya paijo duluan thor.. tadinya ga minat sm heti tp kepo sm pov ken ken... heheheheee
Ray Aza
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/..... mantaabsss...
Ray Aza
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/.... makjlebbb..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!