NovelToon NovelToon
Mengejar Cinta Pak Duda

Mengejar Cinta Pak Duda

Status: tamat
Genre:Duda / Angst / Tamat
Popularitas:854.2k
Nilai: 5
Nama Author: Kacan

TAMAT



Karna ayah yang sedang sakit-sakitan membuat Putri Mentari harus menikahi seorang duda beranak satu yang merupakan dosen mata kuliah umum di fakultasnya.

"Kamu jangan berharap lebih dengan pernikahan ini! Aku pastikan pernikahan ini tidak bertahan lama!" - TAMA BATARA

"Ya ampun Pak... Jangan galak-galak napa. Entar makin nambah loh keriputannya." - PUTRI MENTARI.

Tama yang masih mencintai mendiang istrinya membuat pernikahan yang dijalani wanita yang akrab dipanggil Tari itu terasa berat.

Tari yang ceria terus berusaha mendapatkan cinta sang suami.

Akankah pernikahan yang berat ini berubah menjadi pernikahan bahagia?



fb : Kacan
=> Mari follow akun Noveltoon Othor Kacan🤗🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kacan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Manda

Tari menunggu jawaban dari kedua wanita yang saling menatap itu.

"Gak harus di jawab kok, Bik, Mbak," ucap Tari merasa tak enak hati melihat raut kebingungan di wajah keduanya.

"Bibik sangat mengenal almarhumah nak Manda, wajah Una persis seperti ibu kandungnya. Istilahnya bagai pinang di belah dua," jelas Bik Atik, terlihat jelas raut kesedihan di wajah wanita berumur lima puluh tahun itu.

Tari mengangguk mengerti. Entahlah, dadanya terasa sedikit nyeri-- mendapati fakta bahwa wajah istri Pak Tama begitu mirip dengan Una. Memang dirinya belum pernah melihat seperti apa mendiang Manda, karna tak ada satu pun foto Manda di rumah ini. Tapi melihat wajah Una, Tari bisa menilai seberapa cantiknya ibu kandung Una. Apa sekarang dirinya merasa iri?

'Pantas saja Pak Tama keinget terus sama mendiang istrinya. Orang cantik begitu, aku mah apa atuh ... hanya remahan rengginang di kaleng khong guan.'

"Kalau mbak sih belum lama kenal sama Buk Manda. Mbak kan baru bekerja di sini karna kelahiran Aruna. Tapi walau pun belum kenal lama, Mbak bisa melihat kebaikan hati Buk Manda. Bukan cuman cantik wajahnya saja tapi hatinya pun tidak kalah cantik." Mbak Ijah ikut menimpali.

"Wah, pantas aja Una anaknya baik dan cantik, mamanya saja luar biasa." Tari mengulas senyum.

"Ee ... A-anu, maaf ya Tari. Mbak gak bermaksud--"

"Gak apa kok, Mbak. Oh iya ini nasi goreng sama tamago nya udah masak," potong Tari.

"Mari bibik bantu. Yang ini biar Bibik dan Ijah saja yang menyiapkan."

Tari mengangguk, ia memilih untuk menyiapkan dan menata piring di meja makan.

Semua keluarga Batara sudah berkumpul di meja makan. Tampak Tama yang sudah rapi dengan kemeja hitamnya, membuat pria berusia tiga puluh lima tahun itu tampak tampan dan berkarisma.

"Eumm ... Enak sekali rasa nasi gorengnya, mama sampai nambah loh ini." Puji Mama Widi yang asik menyulangi nasi goreng ke dalam mulutnya.

"Hu'um, masyakan Mama uenak. Una syuka." Bocah gembil itu tak mau kalah dalam memuji masakan Tari, bahkan mulutnya yang penuh dengan nasi goreng dan tamago itu tidak berhenti mengatakan enak.

Tari mengulas senyum lebar, dirinya merasa bahagia melihat semua orang menikmati masakan yang ia buat. Ia melirik suaminya yang diam menikmati nasi goreng di hadapannya. Walaupun Tama diam, Tari dapat melihat Tama yang lahap memakan masakannya.

'Enak juga masakan bocah sableng ini. Tapi masih enakan masakan Manda.'

Aktifitas sarapan kali ini dipenuhi dengan pujian ke pada Tari, bahkan Papa Adam mengangkat kedua ibu jarinya.

"Bagaimana perkembangan Batara resto?" tanya Papa Adam pada Tama, ketika mereka selesai menyantap menu sarapan pagi ini.

"Semuanya stabil, hanya saja resto yang berada di cabang Jakarta pusat ada sedikit kendala. Ada salah satu koki yang kecelakaan, jadi Tama harus merekrut koki baru."

Papa Adam mengangguk paham. "Baiklah, semua Papa serahkan ke kamu. Oh iya, kamu hari ini kok sudah rapi? Apa sudah masuk mengajar? Bukannya kata Tari masih libur."

"Tama mau ngecek langsung ke restoran yang ada di jalan Gatot subroto. Papa kan tahu, kalau resto di Medan adalah restoran pertama yang Papa bangun. Sampai resto kita memiliki cabang di seluruh Indonesia."

Tari menyimak percakapan kedua pria beda generasi itu dengan heran.

'Pak Tama bukan hanya seorang dosen?' tanya Tari dalam hati, dirinya benar-benar tidak mengetahui apa pun tentang suaminya.

Tidak mau ambil pusing, Tari memilih untuk berpamitan dengan mertua serta suaminya.

"Ma, Pa. Tari izin pergi mengantar Una ke sekolah ya."

"Pas sekali, sekalian saja dengan Tama," seru Papa Adam.

"Tama lagi buru-buru, Pa. Lebih baik Tari pergi di antar Pak Jaka," ucap Tama beralasan.

"Kamu ini bagaimana sih Tama. Biasanya juga kamu yang sering mengantar Una ke sekolahnya." Mama Widi mengomeli putra semata wanyangnya.

"Em ... Tari diantar Pak Jaka aja, Ma." Tari menengahi.

"Yaudah, kamu bawa Ijah ikut ya, Tari. Una kan masih Tk, jadi masih harus ditunggui." Saran Mama Widi.

Tari mengangguk. Dia menghampiri Tama yang berada tak jauh darinya. Ia menjulurkan tangan kanannya pada sang suami.

"Apa?" tanya Tama keheranan.

Mama dan Papa Tama tertawa melihat tingkah putranya.

"Salim," jawab Tari. Diamitnya tangan kanan Tama, lalu dikecupnya dengan lembut.

Tubuh Tama memberikan respon yang tidak disukai si pemilik tubuh. Entah kenapa sentuhan Tari selalu memberinya sengatan aneh.

Buru-buru Tama menarik tangannya kembali, setelah Tari memberikan sebuah senyuman kecil.

`

`

`

Woi Tama, jangan suka membanding-bandingkan. Dibandingin emak sama anak tetangga aja gak enak rasanya, apa lagi sama suami.

Awas aja kalau nyakitin Tari terolus, othor hadirkan pebinor tau rasa!

1
Nurul Aisyah
fajar sadboy 😢
Inooy
baru awal udh senyum senyum nih aq 😁

mantap kaka pantun nyaaa 👍👍😄
Katherina Ajawaila
jadi suami terlalu bego makan tuh cinta sm org yg udh ngk ada, jd di manfaatin. sm mantan mertua yg ujung2 nya ya uUD. biar tau rasa pada dosen. 🤷‍♂️
Katherina Ajawaila
ketahuan pasti punya wanita iblis, manta mertua Tama
Katherina Ajawaila
di toko foto copy ada CCTV kan, liat donk sebab musababnya knp 🙈
Katherina Ajawaila
dasar wanita iblis tau diri anakmu udh mampus juga msh maksain kehendak, kamu itu cuman mantan, ngarti ora son
Katherina Ajawaila
seperti nya Tama junior muncul tuh di rahim Tari, makanya Tari mau nya nempel terus
Katherina Ajawaila
demam nyosor sih Tama akhirnya di sosor soang mmg enak 🤭
Katherina Ajawaila
Tari bego kamu hanya buat tempat cuci botol dosen mu, karna dia msh di kendalikan sm mantan mertuanya
Katherina Ajawaila
Tari mmg bego du jadi im. pemuas nasu donk.minumpil habis itu di tunggangin sprt anjing aja kamu? bego amat. ya,
Katherina Ajawaila
lebh baik urus ortu dr pd suami yg munafik hanya ambil keuntungan dr kamu tari. males amat liatnya 🤬
Katherina Ajawaila
gemes liat tari pin2bo
Katherina Ajawaila
tari jgn mau kamu hanya di buat tempat buang lendir nya, makanya jadi wanita itu pinter donk. dikit udah kuliah pasti pelajaran sek dpt di sklh, jgn mau di budakin laki2. pengen tonjok. aja liat Tama sm mm nya Manda 😡kawinin aja itu nenek2menijikkan
Katherina Ajawaila
pasti mmnya Tari yg donor ginjalnya buat mm Widi ya thour 😭
Katherina Ajawaila
seratus buat Fajar, aku dukung. 🌹
Katherina Ajawaila
Tari. jgn terlena, ribet ngurus yg ngk jelas dan tdk di. hargain, balik kanan, mending ikutin fajar, toh. mah ori. kamu, rugi. amat
Katherina Ajawaila
mestinya I kill you Tari. suami robot ini
Katherina Ajawaila
cabut dr rmh rasa neraka, bego aja tari
Katherina Ajawaila
orang udh mati di prioritas, mati aja Tama biar sama. sekalian
Katherina Ajawaila
semoga suami Robot liat ya ada Fajar yg jemput, biar jantungan trus nyusul. Manda kan kesayangannya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!