Rosella Ran, gadis polos yang di hianati oleh dua orang yang paling ia sayangi dalam hidupnya. Namun, penghianatan tersebut justru mempertemukan ia dengan bintang takdirnya Kevin Hy, hingga ia pun hamil dan terusir dari keluarganya.
Ia yang awalnya menghilang bagai di telan bumi, malah melahirkan empat jenius yang mengubah jalan cerita hidupnya. Disisi lain, tanpa ia sadari bahwa Kevin Hy, ternyata terus mencari keberadaannya selama ini.
Akankah Kevin berhasil menemukan Rosella? Lalu, bagaimana cara anak-anak Rosella mengubah jalan cerita hidupnya?
Penuh haru dan bahagia, tetap baca disini ya 😘
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sweet House, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kesepakatan
"Raditya kau keluarlah, aku ingin berbicara baik-baik dengan Kevin Hy anak penguasa kota atau lebih tepatnya raja neraka ini", ucap Amara.
Mendengar ucapan Amara, Kevin dan Raditya terkejut. Mereka mulai curiga Amara di kirim oleh tim lawan, Sebab indentitasnya yang sebagai raja neraka adalah rahasia besar.
"Kau keluarlah, biarkan anak ini disini. Aku juga ada hal menarik yang ingin di bicarakan"
"Baik”, ucap Radityan yang keluar dan meninggalkan mereka berdua saja.
"Baiklah silahkan duduk gadis kecil, tapi sebelum itu aku harus mengakui kau cukup berani membuat negosiasi langsung dengan ku. Cepat katakan kau di kirim oleh siapa atau organisasi mana, dan apa yang kau inginkan dari ku?"
"Kau tenang saja aku tidak di kirim oleh organisasi mana pun, dan siapa pula yang berani mengirim ku kemari. Aku hanya bergerak individu"
"Oh, Benarkah?!"
"Ya, ten.tu. saja!!", jawab Amara dengan penuh makna.
"Kalau begitu katakan apa tujuan mu?"
"Cuman satu, aku ingin sehelai rambutmu untuk melakukan tes DNA"
"Apa??", tanya Kevin yang sangat terkejut mendengar ucapan Amara.
Namun bukan hanya Kevin yang terkejut, bahkan para saudaranya yang mendengar ucapan Amara pun juga ikut terkejut. Mereka benar-benar tidak menyangka Amara akan mengatakan itu.
"Ya, Ada orang yang memintaku untuk melakukan tes DNA terhadapmu"
"Kalau begitu siapa orangnya?"
"Mohon maaf ini informasi pribadi konsumen, aku tidak bisa membocorkannya pada mu"
"Gadis kecil, kau cukup berani. Apa kau menganggap aku sebuah lelucon?!"
"Tenang saja, ini akan menguntungkan untuk mu dan untuk ku"
"Hmm, menarik! Seberapa menguntungkan untuk ku?"
"Sangat menguntungkan!"
"Apa jaminannya?"
"Bukankah kau akan mendatangi sebuah pameran amal minggu depan?"
"Kau benar-benar telah memperoleh informasi tentang ku, cukup baik"
"Jika ia, mungkin aku bisa memberi mu hadiah Minggu depan"
"Hehe, sayang sekali aku tidak membutuhkan hadian dari seorang bocil"
"Hehe, Benarkah? Bahkan jika itu mengenai gadis yang kau tiduri 10 tahun lalu"
"Apa? Apa maksud mu?"
"Aku hanya punya waktu 5 menit lagi, cepat serahkan rambutmu maka kau dapatkan hadiahnya", ucap Amara yang mendesak Kevin.
Amara yang membuat sebuah kesepakatan bersama Kevin ini terus berusaha meyakinkan Kevin atas apa yang semua ia katakan itu adalah benar adanya, dan tentu Kevin sangat tertarik jika hal itu berkaitan dengan Rosella.
...***...
Rumah Sakit Prince
"Yo semuanya, kami sudah kembali!"
"Ya, Kerja bagus Amara"
"Tapi, itu tadi benar-benar gila Amara", timpal Aliando yang sangat terkejut mendengar pernyataan Amara pada Kevin.
Terlepas dari itu, Amara berhasil meyakinkan Kevin. Kini ia memiliki rambut Kevin untuk melakukan tes DNA yang akan membuktikan bahwa Kevin benar adalah ayah kanfung mereka.
"Yah, aku benar-benar salut pada mu Amara, kau benar-benar kakak ku", komentar Atika yang kagum pada akting Amara hari ini dengan bersikap manja sambil memeluk Amara.
"Tentu saja, ini bukan masalah yang sulit"
"Ya siapa sangka Kevin Hy benar-benar peduli tentang ibu"
"Bukankah kita harus mengubah panggilannya sekarang, sikap pedulinya sudah cukup membuktikan kalau dia ayah kita"
"Em, tapi aku sedikit penasaran kenapa ayah tidak pernah mencari kita"
"Sepertinya ada ke salah pahaman disini, melihat ekspresi Kevin tadi"
"Mari kita serahkan rambut ini terlebih dahulu untuk di lakukan tes DNA, setelah itu kita selidiki kejadian 10 tahun yang lalu"
"Em, baiklah"
"Tapi ini merepotkan, anak-anak tidak bisa melakukan tes DNA"
"Untuk itu kau tenang saja Atika, aku sudah mengatur seseorang. Sekarang aku akan menemuinya di lobi"
"Aliando, berhentilah bersikap misterius begitu. Aku juga ingin tau"
"Kau tenang saja Atika, serahkan semuanya pada ku"
"Hem"
Aliando dan Almoni pun turun untuk menyerahkan rambut tersebut kepada seseorang untuk melakukan tes DNA, ia ingin hasil tes DNA tersebut tidak bermasalah dan tidak di ketahui oleh siapa pun.
...***...
Disisi Lain, Kantor Kevin
"Kak aku dengar kau memiliki seorang putra! Eh, tidak kau juga memiliki seorang putri. Sebenarnya apa yang telah terjadi di sini kak?", ungkap adik kedua Kevin, William Hy.
William, merupakan tuan muda kedua dari grup Hy. Ia merupakan seorang CEO dari sebuah hotel bintang lima di kota B yaitu Venus Hotel, ia memiliki julukan kutub Utara.
"Itu benar kak, dari mana muncul dua anak ini?"
"Hah? Apa maksud kalian? Putra siapa? Jika seorang putri itu benar, tadi ada seorang gadis kecil yang kemari tapi itu bukan putri ku"
"Bos, sejak kapan kau memiliki anak? Sekali keluar dua pula, siapa ibu mereka?", ungkap seseorang yang menerjang masuk ruang Kevin dengan keponya.
Ko Leo, merupakan seorang hacker dan ketua pasukan bayangan kota B, ia adalah orang yang paling ditakuti di kota B. Leo terkenal sebagai orang yang bengis, tidak kenal ampun apalagi kata takut, untuk orang yang menyakiti atau menghianatinya hanya ada satu kata yaitu mati.
Di dunia ini Leo hanya akan mematuhi Kevin Hy, jika Kevin mengatakan maaf maka ia akan memaafkan dan jika Kevin mengatakan bunuh maka ia akan membunuh. Karena untuknya Kevin adalah penyelamat hidupbya, dan orang yang mengubah nasib buruknya.
"Apa yang kalian bicarakan? Anak siapa? Kenapa malah bertanya pada ku?", ungkap Kevin yang bingung setengah mati.
"Seorang anak laki-laki yang katanya mirip dengan mu kak"
"Apa maksud mu?"
"Saat aku ingin naik, semua karyawan mu sedang membicarakan seorang bocah laki-laki yang sangat mirip dengan mu. Dia datang kemari untuk menemui mu, tapi dia malah menghilang begitu saja"
"Apa? Hanya ada satu anak kecil yang masuk di ruangan ku, dan itu perempuan bukan laki-laki"
"Ini!!"
"Sudahlah, ayo kita lihat rekaman cctv saja. Aku juga ingin tahu", ucap Kevin yang sudah mulai curiga ini.
Mendengar ucapan adik-adiknya dan sahabatnya itu, ia sangat penasaran dengan apa yang telah terjadi. Ia juga ingin melihat anak tersebut, namun ketika mereka ingin keluar dari ruangan Kevin, mereka di cegat oleh Yiyang (pengawal pribadi Kevin).
"Bos gawat, rekaman cctv kita telah di retas bahkan sistem keamanan juga ikut di retas"
"Apa? Kenapa bisa?", tanya Kevin yang mulai kesal.
Tentu itu perbuatan Aliando untuk membereskan semua jejak Amara dan Almoni, bahkan ia juga tidak lupa memberi hadiah kecil pada Kevin yang berupa virus pada sistem keamanan perusahaan agar mereka tidak terlalu fokus pada ke hadiran Almoni dan Amara dan itu juga merupakan ide Almoni, ia yakin kedatangan mereka pasti membuat kehebohan pada Kevin.
"Sial, bagaimana sistem keamanan bisa di retas seperti ini"
Disaat Kevin dilanda masalah yang tentu dalaang dari itu semua adalah anak-anaknya sendiri, namun disisi lain anak-anaknya malah puas membayangkan betapa kesal dan sibuknya Kevin saat ini.
Ditengah canda tawa anak-anak itu, Rosella dan Ranran pun kembali ke rumah sakit untuk mengatakan pada anak-anaknya bahwa ia telah mendapatkan apartemen untuk mereka tempati selama di negara R ini.
lanjut lah
khayalan nya tinggi sekali 🤣