NovelToon NovelToon
HOW CAN I NOT LOVE YOU

HOW CAN I NOT LOVE YOU

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:161.5k
Nilai: 5
Nama Author: REZ Zha

Anindita menjalani pernikahan keduanya bersama Ricky Pratama, pria yang dulu pernah merengut kesuciannya, pria yang dulu dia anggap adalah penghancur masa depannya. Namun, siapa menduga jika saat ini dia justru telah menjadi istri executive assistant perusahaan properti milik Angkasa Raya Group itu.

Walau dirasakan menjalani pernikahannya tanpa rasa cinta, namun Anindita begitu merasakan kebaikan, kehangatan dan ketulusan hati Ricky yang begitu sabar menanggapi sikap keras kepalanya.

Di tengah biduk rumah tangganya yang sedang berjalan tenang, tiba-tiba sosok dari masa lalu mereka hadir dan mengusik kebahagian rumah tangga mereka yang perlahan-lahan sedang dibangun.

Lalu,. bagaimana mereka berdua menghadapi kerikil yang menghadang perjalanan rumah tangga mereka berdua?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon REZ Zha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 14 -- Pulau Cinta

Darah Anindita seketika berdesir mendengar bisikan menggoda dari Ricky. Dia tidak menyangka jika suaminya itu ternyata mengetahui soal lingerie yang dia beli kemarin ketika pergi bersama dengan Lucy. Seketika wajahnya langsung bersemu merah, apalagi saat dia melihat senyuman terkulum di sudut bibir sang suami.

" Kenapa kamu nggak mau jujur jika kamu menyiapkan kejutan untukku, Anin?" Tangan Ricky membelai rambut Anindita yang dipotong pendek sebatas dagunya.

" Hmmm, itu bukan punyaku kok, Mas. I-itu punya Ci Lucy. Tadi Ci Lucy juga ikut belanja dan ternyata ada barang milik Ci Lucy yang terselip di kantong belanjaku." Anindita memilih berbohong, dia tidak ingin berkata jujur dengan mengatakan jika lingerie itu milik Lucy yang terbawa olehnya.

" Punya Ibu Lucy?" Ricky mengeryitkan keningnya mendengar jawaban Anindita. Sebenarnya dia tahu jika Anindita sedang berbohong. Namun, dia tidak ingin membuat istrinya itu malu karena ketahuan berbohong terhadapnya.

" I-iya, Mas." Anindita menggigit bibirnya, sudah pasti bahasa tubuhnya yang sedang berbohong semakin terbaca oleh Ricky.

" Sayang sekali, padahal aku tadi sangat berharap nanti malam kamu akan memakai lingerie itu, Anin." Nada kecewa terdengar dari suara Ricky.

" Mas Ricky 'kan tahu bagaimana aku? Mana mungkin aku memakai pakaian tidur seperti itu." Anindita beralasan menutupi kebohongannya.

" Memangnya kenapa kalau kamu memakai baju itu untuk menyenangkan suami kamu ini, Anin?" Ricky meyakinkan Anindita jika melakukan hal dengan tujuan menjaga keharmonisan rumah tangga adalah hal yang baik dan wajar.

" Tapi aku malu, Mas."

" Aku suami kamu, Anin. Bukankah aku juga sudah terbiasa melihat kamu tanpa busana? Lalu kenapa kamu harus merasa malu memakai pakaian seperti itu untukku?"

" Memakai pakaian seperti itu seperti wanita penggoda, Mas. Lagipula untuk apa juga pakai baju seperti itu? Ujung-ujungnya juga Mas buka semuanya, kok." Wajah Anindita kembali bersemu mengingat dia selalu tanpa busana jika Ricky dengan menyetu buhinya.

" Untuk menggoda suamimu sendiri, tidak ada salahnya, kan? Dan kalau kamu tanya untuk apa pakai baju itu? Biar merasakan sensasi baru kalau kamu goda pakai baju itu, Anin. Apalagi kalau kamunya agresif." Ricky menyeringai menggoda Anindita.

Anindita memutar bola matanya mendengar perkataan Ricky.

" Sudah ah, Mas! Jangan bicarakan itu lagi! Nanti Mas kesiangan, karena kita harus ke sekolahan Rama dulu ambil Arka, Mas." Anindita berjalan ke arah meja untuk mengambil sling bag nya. Setelah itu, dia membawakan tas kerja milik Ricky, sebelum mereka berdua akhirnya keluar dari kamar meninggalkan apartemen

***

" Oh ya, Nin. Aku sudah bicara pada Pak Dirga soal rencana liburan kita. Dan Pak Dirga sudah mengijinkan aku cuti pertengahan bulan ini." Dalam perjalanan menuju sekolah Ramadhan di yayasan milik Angkasa Raya Group, Ricky membicarakan soal rencana mereka untuk bulan madu ke duanya bersama Anindita.

Anindita langsung menoleh ke arah suaminya, dia teringat jika beberapa waktu lalu, suaminya itu mengatakan rencananya ingin menikmati bulan madu kedua mereka.

" Mas serius kita akan pergi berdua?" tanya Anindita, tentu saja seorang Ibu yang mempunyai anak yang masih kecil-kecil, rasanya berat hati bagi Anindita harus meninggalkan anak-anaknya itu. Menurutnya terkesan egois jika dia pergi berlibur berdua bersama Ricky bersenang-senang tanpa membawa anak-anak mereka.

" Iya, tentu saja. Bukankah aku sudah pernah katakan kepadamu jika kita akan pergi bulan madu lagi?"

" Bagaimana kalau anak-anak kita bawa saja, Mas. Kasihan mereka ditinggal, sedangkan kita nya malah bersenang-senang." Anindita berusaha membujuk suaminya agar mau mengajak kedua anaknya.

" Kita itu mau honeymoon, Anin. Bukan liburan keluarga!" Jelas saja Ricky menolak permintaan Anindita.

" Tapi aku nggak tega meninggalkan mereka, Mas." Terus merayu suaminya, Anindita berharap agar suaminya itu menjadi luluh.

" Ada Dessy yang akan menjaga anak-anak." Namun, Ricky tetap pada pendiriannya, hanya ingin pergi berdua.

" Memangnya kita mau pergi ke mana sih, Mas?" Akhirnya Anindita hanya bisa pasrah menerima keputusan dari sang suami.

" Kamu maunya di mana? Di luar negeri atau dalam negeri?" Ricky menawarkan pilihan kepada Anindita, karena dia sendiri belum mencari tempat untuk mereka habiskan waktu berbulan madu.

" Dalam negeri saja, Mas. Jangan yang jauh-jauh." Anindita menolak tawaran bulan madu ke luar negeri.

" Pantai atau daerah pegunungan yang kamu mau?" Kembali Ricky memberi pilihan kepada Anindita.

" Terserah saja, Mas. Asal jangan jauh-jauh dari Jakarta dan anak-anak." Begitu sayangnya Anindita kepada kedua anaknya, hingga pergi bulan madu pun dia tidak ingin jauh dari Ramadhan dan juga Arka.

" Mas sendiri inginnya ke pantai atau daerah yang sejuk?" Giliran Anindita yang kini bertanya kepada Ricky.

" Ke mana saja untukku nggak masalah, asalkan perginya berdua dengan kamu."

Anindita menahan tawanya mendengar kalimat yang terdengar seperti orang yang sedang merayu untuk menyenangkan hati orang yang dirayunya. Dan yang membuat Anindita tertawa karena selama ini dia kenal Ricky adalah pria yang kaku dan serius, berbeda dengan Arya yang terlihat lebih humble dan senang bercanda.

" Kenapa tertawa seperti itu?" Menyadari jika istrinya menertawakannya, Ricky langsung menegur Anindita.

" Siapa yang tertawa, Mas?" sanggah Anindita melirik sekilas ke arah suaminya sebelum akhirnya membuang pandangan ke luar jendela mobil, karena dia takut ketahuan Ricky telah menertawakan suaminya itu.

Ricky yang tahu jika Anindita sebenarnya sedang menahan menertawakannya hanya tersenyum, sejujurnya dia senang jika melihat istrinya itu bahagia. Karena dengan Anindita tersenyum, menandakan jika istrinya itu bahagia bersamanya.

***

Anidita langsung mengambil ponselnya saat dia mendengar ponselnya itu berbunyi. Dia lalu mendapati nama suaminya yang mengirimkan pesan kepadanya.

" Ini tempat yang aku pilih sebagai destinasi wisata yang akan kita jadikan tempat bulan madu kita, menurut kamu bagaimana?"

Isi pesan dari Ricky berisi satu pesan dan beberapa gambar yang menunjukkan tempat seperti resort di atas laut. Terlihat begitu indah beberapa resort terapung di atas laut berwarna tosca.

" Di mana ini, Mas?" tanya Anindita penasaran,

" Itu Pulau Cinta namanya. Bagaimana? Kamu suka?" tanya Ricky. Karena menurutnya tempat itu memang benar-benar cocok untuk tempat pasangan yang ingin menikmati berbulan madu.

" Di daerah mana, Mas?" Sebenarnya nama daerahnya lah yang ingin Anindita tahu.

" Gorontalo."

" Gorontalo?" Anindita segera membuka aplikasi pencarian di ponselnya untuk mengetahui di mana posisi Gorontalo berada. Dan Anindita terbelalak saat mengetahui letak daerah itu di daerah yang jauh dari Jakarta. Dan terletak di pulau Sulawesi bagian Utara,

" Mas, apa itu nggak kejauhan, ya?" Sebenarnya Anindita berharap mereka pergi ke daerah pantai di Kepulauan Seribu atau ke Puncak Bogor atau mungkin juga ke daerah Bandung, yang tidak terlalu jauh dari Jakarta.

" Nggak jauh kok, Nin. Kita 'kan perginya pakai pesawat, paling tiga jam juga sampai. Aku rasa di sana tempatnya cocok untuk berbulan madu, mirip dengan Maldives. Bagaimana? Kamu setuju, kan?"

Anindita menarik nafas dan menghempaskannya perlahan. Lagi dan lagi, dia harus mengalah kepada perintah suaminya, termasuk pergi honeymoon ke tempat yang menurutnya lebih cocok untuk pasangan yang benar-benar pengantin baru, bukan seperti mereka.

*

*

*

Bersambung ...

.Happy Reading❤️

1
Lia Nurlaila
sebenarnya ini baca udah berulang kali karena memang suka
Chu Shoyanie
di dunia nyata mh byk istri yg ditinggal mati suaminya ketika nikah lg udah lupa wh kyknya th ma alm,apalagi kl suaminya yg skrg BS SGT mencukupi kebutuhan lahir batinnya,beuh ke mkm mantan suaminya aja GK prnh lagi!
Chu Shoyanie
Anin terkesan bodoh bukan polos...
di dunia nyata SDH GK ada kyknya wanita desa yg polos apalagi kl SDH kaya...
Ayo Ricky asah terus kepolosan Anindita biar GK jadi plong* kyk pemimpin Konoha tuh;pl*ngo tp menyengsarakan rkyt!
👸 Naf 👸
yahhh Thor knp udh Tamat, aku baca ini ngebut ga sampe seharii udh tamat, masih pengen liat apa mm Anin yg ga jutek sm Papa Ricky 😅😄
👸 Naf 👸: anyway makasih kak Rez Zha udh bikin cerita inii walo bab nya pendek,, krn sbnnya blm pengen move on dr Papa Ricky.
Tapi cerita kak Rez Zha baguss semuaa dr 4 novel yg udh kubaca, ga ada yg gagal mnrt akuu, thank u otor sayang ❤️❤️
total 1 replies
👸 Naf 👸
papa Rocky mmg ter the best
👸 Naf 👸
Bagus Papa Ricky, sesekali mmg harus bersikap tegas sm Anin biar Anin tau salahnya. Terus terang gemes n kesel sm Anin, secara Ricky udh total loh sayangnya ke Anin tp Anin masih aja blm move on
👸 Naf 👸
kenapa kesel sm Anin ya, padahal Ricky udh all of banget ke Anin, tp sikap Anin ga kaya pas ke Aryaa
👸 Naf 👸
keren Cik Luci
Vicka Byl
alurnya slow enk d bc
Dafila Nurul
bagus ceritanya. cm ga suka sm sifat keras kepala nya anin
gia nasgia
Akhirnya yg di nantikan papa Ricky 😍😍🥰 makasih Otor untuk kebahagiaan papa Ricky dan mama Anin 😘👍
gia nasgia
Next
gia nasgia
Tetap curiga dengan niatnya Ria dan Lanny
gia nasgia
Boleh tapi ada syaratnya mama Anin harus memakai lingerie yg berwarna mint itu 🤣🤣🤣🤭
gia nasgia
lanjutkan 👍
gia nasgia
Semoga mama Anin benar "menyadari kesalahannya 🤦
gia nasgia
Kenapa aku senang klau Si boss somplak memprovokasi papa Ricky 😂😂
gia nasgia
Mama Anin benar"belum mengikhlaskan kepergian papanya Arka 🤦aku mendukung dgn sikapnya papa Ricky, agar mama Anin menyadari kesalahannya 😏
gia nasgia
Ampun deh mama Anin 🤦🤦
gia nasgia
Tdk salah papa Ricky memilih mama Anin yg berhati malaikat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!