NovelToon NovelToon
Istri Untuk Suamiku

Istri Untuk Suamiku

Status: tamat
Genre:Romantis / Poligami / Tamat
Popularitas:427.9k
Nilai: 4.8
Nama Author: aini nabila

Namanya Kanya Amelia, gadis tangguh yang dapat menyembunyikan sakitnya dibalik senyum tulusnya.

kehidupan Kanya hampir mendekati kata sempurna, dengan satu anak yang ganteng dan suami yang begitu baik kepadanya, tapi hari itu dunianya hancur, kenyataan pahit yang ia terima membuatnya harus mencarikan suaminya istri dan ibu baru dari anaknya.

yang penasaran sama ceritanya, langsung aja dibaca, makasih.

Ig;Aininabila23

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon aini nabila, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 14

"Kamu dengar sendiri kan dia bilang apa, jadi stop Kanya untuk meminta hal yang sama sekali tidak bisa aku lakukan," ujar Adit, saat Kanya ingin menjawab pertanyaan Adit tiba-tiba Nizam terbangun.

"Bunda sama ayah bertengkar lagi ya?" ujar Nizam sedih, Adit pun melirik kearah Kanya yang sudah berjalan kearah Nizam.

"Tidak sayang, ayah sama bunda cuman ngobrol aja kok," ujar Kanya lalu melirik Adit yang berusaha memasang wajah senyum didepan Nizam.

"Ayah sini, peluk Nizam sama bunda," ujar Nizam membuat Kanya dan Adit saling bertatapan, Adit pun mendekat kearahnya dan memeluk mereka berdua.

*Mencintaimu adalah anugrah terindah yang pernah kulakukan mas, batin Kanya sambil menatap dalam mata Adit.

Kenapa aku melihat matamu seperti banyak kesedihan Kanya, apa kamu nggak bahagia menikah sama aku selama ini, kenapa kamu yang sekarang sangat sulit aku mengerti, batin Adit*.

Setelah acara pelukan itu selesai, Kanya langsung masuk kedalam kamar mandi untuk menenangkan dirinya. Setelah dirinya cukup tenang dia pun keluar kembali dan mendapati hanya adit disana dan tidak ada Aura.

"Mas Adit kemana Aura?" tanya Kanya panik karena dia takut jika Adit meminta Aura pergi.

"Dia kekantin rumah sakit, tadi aku suruh buat beliin kita semua makanan, aku tau kamu pasti lapar, ini udah sore dan kita semua belum makan siang," ujar Adit membuat Kanya lega.

"Mas apa susahnya sih menikah sama Aura?" lagi-lagi perkataan itu keluar dari mulut Kanya, Kanya tau dalam keadaan seperti ini seharusnya dia tak membahas masalah ini cuman Kanya tau pasti butuh waktu lama Adit dan Nizam mencintai dan menyayangi Aura seperti menyayangi dirinya, maka sebab itu Kanya ingin pernikahan Adit dan Aura terlaksana secepatnya karena dia sendiri tidak tau kapan dia pergi untuk selamanya.

"Kanya sud..."

"Aku mengerti seharusnya aku tidak membahas masalah ini, tapi tolong turuti permintaan aku kali ini dan aku akan diam, tolong mas," ujar Kanya dan Adit menggeleng tanda tidak. "Kalau kamu tidak mau menikah dengan Aura, kembali kan aku kepada mama dan papaku, kita sebaiknya berpisah," lanjut Kanya membuat Adit yang tadinya duduk langsung berdiri, menatap gadis yang dicintainya itu dengan tatapan kecewa.

"Baiklah jika itu maumu, tapi jangan salahkan aku jika pada akhirnya aku mencintai Aura dan mengabaikanmu Kanya dan mungkin suatu saat nanti Nizam juga akan seperti aku," ujar Adit lalu pergi meninggalkan ruangan rawat Nizam.

Deg.

Kata-kata Adit kali ini sangat menyakitkan hati Kanya, hatinya seperti ditusuk jarum berkali-kali, Kanya tau apa yang diucapkannya memang sudah sangat keterlaluan dan pantas Adit berkata seperti itu.

Itu yang aku mau mas, kamu melupakanku dan men..cintai Aura, batin Kanya dan air matanya pun jatuh kepipinya.

Saat Kanya hendak berjalan kearah Nizam tiba-tiba kepalanya pusing, dia memegang hidungnya dan hidungnya mengeluarkan darah, kanya pun segera berlari kekamar mandi dan membersihkan darah yang keluar dari hidungnya, setelah itu dia memijat keningnya untuk menghilangkan rasa sakit itu.

Sedangkan diluar ruangan, Adit tengah duduk dikursi yang berada diluar ruangan Nizam, saat Aura kembali, dia terheran karena Adit menutup wajahnya dan terdengar suara isakan.

Apa mas Adit menangis, tanya Aura dalam hatinya.

Aura pun mendekat kearah Adit dan duduk disamping pria itu.

"Mas Adit kenapa?" tanya Aura selembut mungkin, Adit menurunkan tangannya yang menutupi wajahnya saat mendengar suara lembut itu, pikirannya melayang pada Kanya waktu dulu, pada saat Kanyanya belum berubah.

"Kanya," lirih Adit, dimatanya dia seperti menatap Kanya bukan Aura. Aura yang mendengar Adit mengucapkan nama Kanya, dia saat itu menjadi sadar jika pasti Adit dan Kanya baru saja bertengkar saat dia kekantin rumah sakit tadi.

Adit yang melihat jika Aura itu Kanya pun langsung memeluk Aura erat, Aura pun langsung terkejut dengan pelukan dadakan dari Adit itu.

"Kenapa kamu berubah Kanya?, dimana salahku?" tanya Adit.

1
Rita Nurleni
Biasa
Rita Nurleni
Kecewa
Suty Chuang
Luar biasa
Romaraswaty
bagus
Masri Masri
setau sy klo p ndonor in sunsum tlng belakang itu gak bikin mati y
Masri Masri
aura sodara yg hilang y,apa yg donorin sumsumnya aura
Ⓜ️🅰️®️TIN🅰️
yang bisa donor sum sum tulang belakang itu harus familykan...
koq bisa orang asing...
teti kurniawati
Saya mampir. Mampir yuk di karya saya

"Suami, rupa madu mulut racun."
Hapsah Mokoginta
lanjut👍
Suprawani Mami
harusnya gak mati thor orang donor sungsum seperti donor hati juga gak mati
Suprawani Mami
lho emangnya orangvdonor sungsum itu trs meninggsl ta..
Suprawani Mami
jaman sekarang kok banyak istri mengundang pelakorr..
Suprawani Mami
beli rumah dr gaji rumahtangga...
Yona Mardiati
kenapa hatiku yang nyeri bacanya ya...
Ikhlas Wati
jujur woi jujur
Vanny Kaunang
Adit egois... apa hanya ga bisa dapat perawan nya sampai segitu marahnya.
itukan masalalu anak remaja yang labil.
Vanny Kaunang
hadir nih
Destra Vajrapratama
udh aura pergi aja mending sama dokter yg udh ambil keperawaanan mu lgan kenzo cinta sama kamu.utk apa sama adit suami org
Destra Vajrapratama
visual thorr
puspA
⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!