NovelToon NovelToon
Mentari di balik Awan

Mentari di balik Awan

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Tamat
Popularitas:3.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: nenengsusanti

Hubungan yang terus di tentang keluarga, membuat pria tampan bernama RahardiAwan putra Biantara mau tak mau menyerah dan pasrah melepas cintanya pada seorang wanita yang ternyata seorang pekerja sex komersial.

Patah hati hebat itulah membuat ia mendadak menjadi seorang yang dingin dan tak acuh pada apapun termasuk wanita lain. Hingga akhirnya keluarga besar menjodohkan putra mahkota Biantara itu dengan seorang gadis kecil yang baru saja lulus SMA. Sifatnya yang ceria dan bar-bar di yakini keluarga akan bisa mengembalikan sosok Awan yang hangat seperti dulu.

Mampu kah Awan bertahan dengan pernikahan paksa nya itu?

Atau sang istri akan menyerah karna sering kali menajadi bayang-bayang sang Mantan suami?

Yuk kepoin ceritanya yang mungkin akan sedikit bikin darah tinggi 🤧🤧

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nenengsusanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Cuma 1.

🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂

"Kamu yakin?" tanya Langit saat semua berkumpul di ruang makan untuk sarapan pagi.

Hari ini adalah hari pertama Awan masuk kembali ke kantor tapi dia malah memutuskan untuk pergi ke luar kota dua hari satu malam, memang ada pekerjaan disana tapi Awan tak di haruskan juga meninjau langsung apalagi saat ia baru saja menikah.

"Kasian Mentari kalau kamu tinggal, atau mau sekalian diajak juga?" tawar Cahaya pada putranya.

"Aku kerja, Mih. Bukan jalan-jalan." tolak Awan langsung.

Mentari tetap lahap menikmati apa yang kini ada di dalam piringnya, ia tak peduli saat kedua mertuanya itu sibuk memarahi sang suami. Mereka terus saja berdebat apalagi Awan dan Langit.

"Pipih akan minta asistenmu saja, kamu urus kantor yang disini" tegas Langit.

"No, pih! Aku akan tetap ke luar kota. Aku ingin lihat langsung pekerjaan mereka disana" jawab putra mahkota Biantara.

Ia bangun dari duduk lalu menarik tangan Mentari untuk ikut dengannya kembali ke dalam kamar.

cek lek.

"Sarapan ku belum habis!" protes Mentari yang kesal di bawa paksa suaminya.

"Nanti sarapan lagi, begitu aja marah-marah" oceh Awan saat keduanya sudah berada di dalam kamar saling berdiri berhadapan.

"Kata ibu PAMALI, nanti mau kaya gak jadi karna nasinya nangis" jawab Mentari yang membuat Awan tertawa.

"Tapi buktinya sekarang lo kaya, kan?" ledek Awan yang menangkup wajah kesal sedikit mengembung istrinya.

Ya ampun.. kok lucu banget ya??

"Cepet siapin baju gue" titah Awan mengalihkan otaknya yang tadi sempat berpikir konyol tentang Mentari.

Gadis cantik itu menginjak kaki Awan dengan sekuat tenaga sampai si manusia sombong itu menjerit kesakitan, ia bahkan berjalan sambil melompat kearah sofa sambil terus mengumpat kasar pada istrinya yang tak di sangka akan berani melakukan hal tersebut.

"Lisya mana pernah begini sama gue! yang ada tuh gue di sayang, di manja sama dia. Bukan di lawan terus di aniaya begini!" sindir Awan pada Mentari yang masih berdiri di depan lemari pakaiannya.

"Mantanmu itu baik, tapi apa pernah ngurus kamu kaya gini, hah? seburuk-buruknya istri mu pasti dia yang akan selalu layanin kamu!" cetus Mentari dengan senyum seringai penuh percaya diri.

"Cih, masukin baju ke koper aja bangga amat!" sahut Awan yang sebenarnya hatinya mencelos karna memang yang dikatakan Mentari itu benar. Selama apapun mereka bersama Lisya memang tak pernah mengurus Awan layaknya seorang istri, jika ia mau pergi wanita itu hanya mengantarnya sampai bandara dengan keadaan Awan sudah rapih dan siap untuk berangkat.

Awan yang menunggu di sofa terus saja memainkan ponselnya. ia membuka room chat berharap ada satu saja pesan yang di kirim sang mantan kekasih, tapi sejak terakhir mereka bertemu di kos'an Lisya tak sekalipun memberi kabar membuat rindu seolah semakin bertumpuk di dalam dadanya. Rasa itulah yang kadang membuatnya tak bisa mengontrol emosi saat ada yang sedikit saja membuatnya kesal, termasuk Mentari yang selalu membalikan semua ucapannya.

"Sudah selesai, semua sudah ku masukkan termasuk perlengkapan mandi." ucap Mentari sambil menyodorkan koper kecil ke hadapan Awan.

Pria itu melirik kearah si benda kotak berwarna hitam lalu ke sang istri secara bergantian.

"Pinter juga, Jangan-jangan sering kabur ya" ejek Awan yang merasa Mentari cukup cepat mengurusnya tanpa banyak bertanya.

"Kabur ke hatimu, tapi masih otewe nih. Mau lanjut apa puter arah kira kira ya?" jawab Mentari.

Awan yang paham dengan apa yang di katakan Sang istri pun tertawa kecil.

"Mending puter arah, gak baik buat nerobos hati yang kuncinya udah sama orang lain" jawab Awan sambil melengos pergi.

Plaaaak..

Mentari memukul kepala Awan saat mengejarnya sebelum sampai di depan pintu kamar.

"Lo kenapa sih?"

.

.

.

"Gak apa-apa, cuma mau ingetin aja kalo Mentari itu cuma Satu, dan cuma kamu yang punya.

🍂🍂🍂🍂🍂🍂

Iya dah iya..

Kalo dua repot, itu tandanya KIAMAT 🤣🤣

Satu aja panas gileeee 🤭🤭

1
Yosephine Nidya Ayu Puspajati
Dulu pas Hujan hamil Tutut Markentut si Appa yg ngidam, sekarang Mentari hamil si Mafia Soleh yg ngidam. Emang para bapaknya enaknya aja
Yosephine Nidya Ayu Puspajati
maju salah, mundur salah mendingan diem di tempat aja ya Awan 🤣
Yosephine Nidya Ayu Puspajati
Ya ampun dah tua juga itu lidah masih belibet aja sih PapAy 🤣
Yosephine Nidya Ayu Puspajati
dasar aki² gak mau kalah sama cucunya 🤣
Rista Awwalina
🥰🥰🥰
Salsabila Putri Zikrinna
🥰🥰🥰🥰🥰
Sendi Kinderen
boleh tuuh angon dulu dah si awan
Sendi Kinderen
pas dan cocok
Sendi Kinderen
calonnya tuh🤭
Sendi Kinderen
tak lekang oleh waktu karya mu mak othor lope lope sekebon 😍😍😍😍😍
antha mom
mentari, Awan, langit, nanti kalau ada anak nya boleh usul ya thor namanya bintang bulan
antha mom
namanya itu lho,,ada Awan, cahaya,langit 😄
Nia nurhayati
mmpir lagi thorrr
Vierza Azzahra
wkwkwk kacau cerita nya gak ada yg kelar
Ray
percuma Awan, Mentari gak akan dengar
Supriyatun
lupa thor aye hehehe
Supriyatun
thor ganteng semuanya thor.aku sampai membayangkan suamiku seperti gambar2 itu thor hehehehe.ganteng 2 bangte kwkwkwkwk🤭😂😜🤣
Iring Sinaga
Luar biasa
Triana Oktafiani
Kereeen 👍
Jumi Eko
Bagus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!