NovelToon NovelToon
PERAN PENGGANTI

PERAN PENGGANTI

Status: tamat
Genre:CEO / Duda / Pengganti / Tamat
Popularitas:696.6k
Nilai: 5
Nama Author: Vanzhuella annoy

Juara 2 dalam event lomba 100% kekasih ideal S1

Menjadi sosok pengganti bukalah hal yang mudah. Suka duka dilewati tanpa henti. Wanita berusia 23 tahun bernama MEZZALUNA terpaksa menerima pernikahan dengan seorang CEO duda satu anak bernama SCOOT BRYLEE.

Pertemuan singkat yang tak disengaja dengan sosok bocah cantik dan mengemaskan berusia 4 tahun di taman bermain membuat dia terjebak, hingga menjadi sosok pengganti. Hanya peran pengganti.

Hanya kehambaran yang tercipta dalam hubungan yang sudah dua tahun mereka jalani. Tidak ada cinta dari keduanya, hingga membuat MEZZALUNA menyerah.

Seguel dari MHBT

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vanzhuella annoy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 14

Tiba-tiba dokter kembali masuk ke kamar rawat untuk memeriksakan keadaan Angel. Hingga semuanya terpaksa tenang selama proses pemeriksaan.

Suster kembali menggantikan botol infus, dan menyuntikan lewat botol infus.

"Oma, Angel ingin pulang saja," rengek Angel karena dia tipe orang yang tidak menyukai aroma rumah sakit.

"Tidak boleh Nona, untuk malam ini Nona masih dalam pemilihan. Besok siang baru diperbolehkan," terang sang dokter.

Usai menerangkan dengan halus, dokter beserta suster undur diri kembali bertugas.

"Pokoknya Angel mau pulang," rengek Angel kembali, bahkan anak itu menangis.

"Sayang, apa Angel tidak mendengar apa yang dijelaskan Pak dokter tadi?" akhirnya Luna tidak tahan untuk membujuk Angel, walaupun ia tahu jika kenyataannya tidak sesuai yang diharapkan.

"Iya sayang, apa yang dikatakan Mom Angel benar," imbuh Mom Ara.

Angel terdiam, seperti memikirkan sesuatu.

"Baiklah, tapi Angel maunya Mommy itu yang menemani Angel!"

Deg!

Luna maupun Laura kaget mendengar dan melihat arah tunjukan Angel yang tepat pada Laura.

"Mommy, maukah menemani Angel?" tanya Angel begitu berharap, bahkan sorot matanya begitu teduh. "Angel, hanya mau ditemani Dad dan Mommy Angel," sambungnya.

"Iya sayang, Aunty akan menemani Angel sampai esok," sahut Laura sembari tersenyum.

Sementara Luna hanya bisa membeku dengan dada begitu sesak, mendapati kenyataan yang saat ini di depan matanya.

Lain halnya dengan empat bersaudara, mereka langsung melenggang meninggalkan kamar rawat dengan pikiran masing-masing. Bahkan tanpa sepatah katapun mereka lontarkan.

Mom Ara mendekati Luna, mengusap pundaknya dengan kepala mengangguk, ingin mengajak Luna berbicara.

"Mom ingin bicara," ucapnya kepada Luna dan juga Scoot. Mom Ara berjalan menuju sofa sembari menggenggam tangan suaminya. Mau tidak mau Luna maupun Scoot mengikuti. Sementara Laura menenangkan Angel dengan cara mengusap kepalanya.

Mom Ara menghela nafas kasar, kepalanya menjadi pusing dengan keadaan malam ini. Seharusnya ia bersama sang suami beserta keluarga besarnya bahagia dimana malam ini adalah ulang tahun pernikahan mereka tetapi keadaan merubah segalanya.

"Mom, tidak tahu apa yang terjadi kepada kalian. Tapi tidak dapat dipungkiri kalau hubungan kalian tidaklah dikatakan baik-baik saja. Yang mengganjal di hati Mom adalah sikap Angel, sikap Angel yang tak pernah kami lihat selama ini. Sebenarnya ada apa?" tutur Mom Ara dengan ketus.

Luna maupun Scoot terdiam. Melihat keduanya hanya diam saja membuat Mom Ara menjadi geram tetapi berusaha tenang karena posisi mereka saat ini sedang di rumah sakit.

"Scoot, kau adalah kepala keluarga di rumah tangga kalian. Apapun masalahnya selesaikan dengan hati dingin. Bukankah kau sendiri yang memilih kehidupanmu dari awal?" papar Dad Ben, sebenarnya ia ingin sekali memarahi putra sulungnya itu andai saja saat ini mereka hanya berdua. Ia ingin membukakan mata putranya itu, bahwa Scoot selama ini mensia-siakan peran Luna.

Mom Ara langsung mengenggam tangan Dad Ben sembari menggelengkan kepala perlahan, tidak ingin suaminya terpancing emosi. Apa lagi saat ini tensi darah Dad Ben tidak normal.

"Sayang, kamu pulang bersama Mom ya? Jangan khawatirkan Angel karena Daddy-nya yang akan menjaganya," ucap Mom Ara kepada Luna yang sejak tadi menunduk dengan mata sembab.

"Luna akan pulang sendiri Mom," sahut Luna sembari tersenyum kecil, tetapi tidak dengan hatinya saat ini.

"Baiklah. Jika begitu Mom sama Dad, pulang!"

Luna mengangguk

Sebelum keluar dari kamar rawat, Mom Ara melangkah mendekati pembaringan Angel. Di sana ia mendapati Angel sudah menutup mata.

"Setelah Angel benar-benar terlelap, pulanglah. Biar Daddy-nya yang menjaga, tidak baik juga bagi kalian menginap satu ruangan," tegur Mom Ara sangat menentang keinginan Angel.

"Iya Tante," ucap Laura tidak semangat, awalnya ia sangat senang dengan permintaan keponakannya itu, tetapi kini semuanya sirna.

Usai mendapat jawaban Laura, Mom Ara dan juga Dad Ben keluar.

Luna beranjak bangkit dari tempat duduknya, melirik sejenak pembaringan Angel. Tanpa sepatah kata ia berjalan menuju pintu dengan kedua kaki gontai.

Scoot memandangi punggung Luna hingga menghilang di balik pintu tanpa ingin mencegahnya. Lalu ia pun beranjak masuk ke kamar mandi. Sementara Laura tersenyum sendiri tanpa ada yang tahu arti senyuman tersembunyi itu.

Luna membawa langkahnya ke rooftop rumah sakit, ingin menyendiri untuk sesaat. Ia memutuskan tidak akan pulang, bagaimana bisa ia membiarkan Angel saat ini tanpa dirinya yang mendampinginya, walau kehadirannya tak diinginkan bahkan kata kasarnya tak dibutuhkan.

Di atas sana dengan tubuh dingin Luna kembali meneteskan air mata. Menangis sesuka hati karena tidak ada satu orangpun yang mengetahuinya. Mencurahkan dada yang sejak tadi ingin meledak.

"Selama ini aku bertahan karena kamu sayang, tetapi sekarang kehadiran Mom tak diinginkan lagi. Mom harus apa Angel? Mom sudah terlalu sayang kepada Angel, hingga hati ini perih ketika Angel menolak kehadiran Mom. Mom minta maaf, Angel percaya karena ucapan Mom tempo hari tidaklah benar, sesuai hati Mom!" lirih Luna sembari memeluk kedua lututnya.

Satu jam kemudian

Luna tidak tahan lagi dengan dinginnya malam. Rasa dingin itu hingga tembus di tulang-tulangnya, memutuskan dirinya kembali masuk.

Langkahnya kembali menuju kamar rawat. Tepat di depan pintu ia berpapasan dengan suster yang baru saja keluar dari dalam.

"Nyonya, jika ada sesuatu segera hubungi kami," ucap suster.

"Iya Sus," sahut Luna.

"Mari Nyonya!"

Luna mengangguk

Sepeninggalan suster, Luna tersenyum getir. Ingin menertawakan dirinya sendiri ketika orang-orang memanggilnya dengan formal begitu. Dua tahun silam ia hanyalah seorang pengasuh.

Dengan tangan lemah Luna membuka pintu penuh kehati-hatian. Tidak ingin Angel terbangun dari tidurnya, agar ia bisa menjaga Angel tanpa anak itu menyadarinya.

Tepat setelah menutup pintu kembali, Luna bernafas lega karena mendapati dua sosok itu tengah terlelap tanpa menyadari kedatangannya yang mengendap-endap.

Luna melirik Scoot sekilas yang sedang tidur di atas sofa panjang dengan tatapan ketus, bagaimana ada seorang Ayah yang bisa tidur nyenyak ketika sedang menjaga putrinya.

Luna meraih kursi, mendekatkan ke brankar pembaringan Angel. Duduk dengan tatapan sendu, memandangi wajah tenang Angel.

Sangat lama ia perhatikan wajah terlelap itu, hingga dimana bibir mungil itu melengkung. Angel tersenyum dalam tidurnya, mungkin saja dalam mimpinya begitu indah.

Tangan Luna terulur untuk mengusap wajah Angel, menciumnya dengan penuh kasih sayang. Tanpa berpikir bahwa Angel bukanlah anak kandungnya.

"Lekas sembuh sayang, Mom sangat menyayangi Angel. Jangan benci Mom ya?" lirih Luna tanpa bisa ditahan lagi air mata itu dengan tenangnya meluncur membasahi seluruh wajahnya.

Luna berusaha menutup mulutnya agar tangisnya tidak menimbulkan suara, ia tidak ingin Angel terbangun, begitu juga dengan Scoot.

Sementara di sofa sana Scoot tertegun tanpa memutuskan pandangannya ke arah sosok Luna yang memperlihatkan kedua pundaknya bergetar akibat menahan tangis. Awalnya Scoot cukup kaget dengan sosok Luna. Rupanya ia tersadar dalam tidurnya setelah 10 menit Luna masuk.

1
Mrs. Ketawang
Tak terasa air mata ini mngalir begitu saja😭😭
baper bgt sama karyamu thoorr👍👍👍👍
Mrs. Ketawang
😭😭😭😭😭
Fita Dikiawang
aku suka novel yang ending nya tuh cepet, g kelamaan baca novelnya,, semangat thor
Diana Budhiarti
akhirnya..bahagia endingnya...thanks thorr,jalan ceritanya gampang diikuti dan enak di baca...semangat terus n sukses
Ella {RatuBombai}: makasih kak
total 1 replies
Diana Budhiarti
seruuu sampe susah coment
Pinggalina Esther Dupe
Luar biasa
Anonim
bgghdjjdd
Liana Simon
Alur. ceritanya menarik dan cepat
Liana Simon
selamat Thor, atas prestasinya
Kpop Lovers
2 tahun disia2kan, ga dihargain suami sama Anak sambungnya.
Trus hnya krn yg katanya Cinta dan airmata si anak tiri malah rujuk?

HELLOO!!!!
DUNIA ga sebercanda itu mbak!!!
Orang waras lebih milih bercerai, batin udah dilukai bertahun2 masih mau aja balikan!
Ini nih yg ngebuat cewe dianggap jadi lemah dan ga berpendirian.
Lagian itu anak juga ga bakalan lo bawa utk dinafkahin. Dasar bego!
YK
ini adegan tidak penting. tidak perlu ditulis lagi. jadinya bertele-tele...
Siti Junaida
jeleh
Erlinda
makin lama makin menjijikan sikap si Luna ,udah munafik omongan sama orang tua ga sopan apalagi sama suami . dasar kampungan ,nampak banget ga berpendidikan
Erlinda
emang luar biasa goblok si Luna ini .jelas jelas suami dan anak tiri nya sudah ga suka tapi masih aja bertahan ..sorry Thor muak aq membaca novel ini aq stop sampai disini..
Erlinda
klo aq jd Luna aq sudah pergi dari rumah itu biar saja si scood dan angel menyesali sikap nya..tapi disini Luna benar benar dibikin bodoh dan goblok oleh author..sehingga dia pasrah aja dgn nasib nya
Erlinda
jujur Thor kenapa aq benci banget klo tokoh utama wanita nya dibikin bodoh dan semena mena oleh suami nya..dan nanti ujung ujung nya menyesal minta maaf dan bucin akut .pasti deh gitu cerita nya. malas aq membaca nya
Rini Musrini
suka ceritanya 😍😍😍
Rini Musrini
bagus ceritanya alurnya gk ber belit² .
Rini Musrini
ikut seneng gk jadi cerai
Rini Musrini
kasihan luna luka hatinya terlalu dalam .
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!