NovelToon NovelToon
BELENGGU CINTA ISTRI GILA

BELENGGU CINTA ISTRI GILA

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Patahhati / Perjodohan / Balas Dendam / Keluarga & Kasih Sayang / Pengantin Pengganti / Cinta Seiring Waktu / Cintapertama / Tamat
Popularitas:611.5k
Nilai: 4.9
Nama Author: Sebutir Debu

Abhi Athaillah. Seorang lelaki yang sedari kecil merawat ibu nya yang mengalami gangguan jiwa harus menikah dengan wanita yang juga mengalami gangguan jiwa. Siapakah wanita itu? Akankah Abhi mencintai wanita gila itu? Dan akankah wanita itu menerima Abhi sebagai suami nya setelah kembali sehat? Mohon like, and koment nya. Serta dukungannya ya 🙏🙏🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sebutir Debu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 14 Ilmu Untuk Abhi

Abhi mengambil pakaian Tania yang berada di dalam lemari. Abhi memberikannya kepada Tina. Tina yang membawa satu bungkus pembalut dari rumah pun mengambil pakaian yang diberikan Abhi.

"Ajak dia bicara sama seperti ibu Tin, intinya jangan dipaksa."

Abhi memberikan satu setel pakaian ke Tina. Abhi menutup pintu kamar dan menunggu di depan pintu. Ketika melihat ke bawah ia melihat pakde Bambang yang sedang menikmati pemandangan ikan-ikan yang berada di dalam aquarium.

Abhi menuruni anak tangga, menuju dapur dan membuat 2 cangkir teh lalu meletakkannya di meja ruang tengah yang terdapat aquarium.

"Ini pakde silahkan diminum dulu, maaf kopi nya lagi habis. Biasanya ada yang mengirim belanjaan ketika mereka datang untuk memeriksa Tania."

Abhi menghidupkan rokok nya. Pak Bambang ikut duduk bersama Abhi dan menyeruput teh yang Abhi sajikan. Pak Bambang menatap Abhi dan bermonolog dalam diri nya.

"Pantas Tina memilikinya rasa untuk kamu Bhi. Kamu lelaki cukup istimewa di akhir zaman ini. Bagaimana bisa kamu tidak menyentuh istrimu hampir satu bulan kalian menikah. Apa karena Tina? Ah sehebat apa pun cinta nya pada Tina, bukan hal mudah menahan hawa nafsu untuk yang satu itu."

Pak Bambang yang penasaran memberanikan diri bertanya pada Abhi, lelaki yang sudah ia anggap seperti anak sendiri.

"Jadi kamu tidak menyentuhnya Bhi? bukan kah kalian sudah hampir satu bulan menikah?"

"...."

Abhi kaget dengan pertanyaan pakde Bambang. Ia hanya mampu menganggukkan kepala. Dan kembali menghisap rokoknya.

"Bhi, kamu melakukan ona ni?"

Pakde Bambang masih menatap Abhi. Abhi melihat ke arah pak Bambang dan terlihat dari ekspresi nya kalau dia bingung dengan pertanyaan pak Bambang. Pak Bambang mengerti jika Abhi tidak paham maksud pertanyaan nya.

"Ona ni itu adalah perma**an s**s yang dilakukan seorang diri dengan menggunakan bantuan tangan atau benda-benda yang merangsang alat kelamin seseorang. Biasanya akan berakhir dengan seseorang itu ejakulasi dini atau keluarnya mani atau sper ma dari kemalu an nya. Kalau untuk wanita namanya Masturbasi, kalau lelaki disebut Ona ni."

Seketika wajah Abhi merah seperti baru keluar dari ruangan bersuhu tinggi. Abhi hanya mampu tertunduk. Rasa malu pada lelaki yang sudah ia anggap seperti orang tua sendiri. Abhi bingung darimana pakde nya itu bisa tahu apa yang ia lakukan selama satu bulan ini.

Kegiatan yang menjadi andalan nya ketika merasa sesuatu yang harus keluar dari bagian intim nya karena melihat keseksian sang istri atau tingkah jahil istrinya yang memicu hasrat itu muncul seketika, Bahkan rengekan manja Tania akhir-akhir ini mampu membuat Abhi kepanasan.

"Jangan mikir pakde bisa lihat masalalu. Atau kamu anggap pakde mu ini dukun. Pakde tentu tahu, karena kamu meminta Tina untuk membantu istri mu menggunakan pembalut ketika datang bulan. Jika kamu sudah menyentuh istri mu maka tak mungkin kamu bingung dan sungkan melakukan hal itu pada istri mu sendiri."

Pakde Bambang mencoba mencairkan ketegangan yang ada di wajahnya.

"Ndak usah malu, Apa setelah menikah kamu sudah tidak butuh pakde untuk jadi tong sampah mu?"

Suara pak Bambang yang terdengar medok dengan logat Jawa membuat Abhi menatap wajah pak Bambang.

"Saya hanya takut pakde, takut kalau wanita yang saya nikahi ternyata tidak pantas bersanding dengan saya. Saya tidak mau mengambil sesuatu yang berharga bagi seorang wanita tanpa wanita itu sadari."

Abhi menghisap dalam rokok yang tinggal sebatang itu.

"Tapi onani dan masturbasi hukumnya haram Bhi. Onani dan Masturbasi adalah sebuah yang akan berdampak negatif pada tubuh mu Bhi, bahkan pakde pernah mendengar dari pembahasan Kyai Toha, jika Onani termasuk dosa besar. Rasulullah juga memperingatkan akan dampaknya pada penyakit-penyakit tubuh kita."

Abhi mematikan rokoknya dan menyimak serius perkataan pak Bambang. Abhi memang bukan pemuda yang relijius namun ia lelaki yang begitu menaruh hormat pada pak Bambang. Sekalipun ia ingin membela diri namun ia lebih memilih diam saat pakde Bambang memberikan wejangan padanya.

Termasuk berkali-kali pak Bambang mengingatkan Abhi tentang shalat Jumat, Abhi tidak pernah marah ketika diingatkan pak Bambang untuk shalat Jumat walau ia tidak pernah berangkat shalat Jumat.

Seperti saat ini, ingin sekali Abhi membela diri bahwa ia ada alasan kenapa melakukan onani itu tetapi rasa hormat pada pak Bambang membuat lelaki berhidung mancung itu hanya diam dan menyimak penjelasan demi penjelasan pak Bambang.

"Kalau Madzhab Syafi’i, masturbasi atau onani tidak memperbolehkan bersenang-se**ng dengan tangannya (ona ni) selain halilah (istri atau budak perempuan), berbeda dengan Imam Ahmad, yang mengatakan bahwa seseorang boleh melakukan ona ni dengan syarat ia merasa khawatir akan melakukan tindakan zina, tidak punya mahar untuk wanita merdeka, dan tidak punya uang untuk membeli budak. Madzhab Syafi'i lebih pas dengan kondisi kamu karena kamu sudah beristri. Bukankah kamu sudah beristri lantas kenapa kamu harus ona ni?"

Pak Bambang mendekat ke arah Abhi. Dan merangkul Abhi serta mengusap lengan Abhi.

Pak Bambang tampak menyandarkan punggungnya ke bagian sofa dan mengambil bantal lalu ia letakkan di samping kanan tubuhnya.

"Selain itu kamu akan rugi ketika kamu terbiasa melakukan onani maka hubungan badan bersama istri mu akan terasa tidak nikmat karena kamu lebih terbiasa dengan onani. Hingga kamu tidak akan tertarik pada istrimu. Istri mu juga akan terluka karena tidak mendapatkan kepuasan dari suami yang tidak mampu memberikan haknya."

Abhi tertunduk malu. Pak Bambang sudah ia anggap seperti ayah. Ia yakin jika Pakde nya memberikan nasehat itu karena lelaki paruh baya itu menyayangi nya. Sama ketika saat ia memukul orang yang menghinanya dulu.

Pakde Bambang memarahinya dan memberikannya semangat yang membuat dirinya bisa sukses menjadi mandor perkebunan teh.

"Balas dendam terbaik itu adalah dengan menunjukan bahwa kita bisa sukses Bhi, bukan dengan memukul mereka yang menghina kita."

Saat ini seolah pakde Bambang tidak ingin Abhi melakukan kesalahan berlarut-larut, Pak Bambang memberikan saran yang bisa Abhi gunakan untuk masalah yang ia sendiri tidak tahu solusinya.

"Aku pria dewasa yang normal pakde. Bagaimana aku menyalurkan hasrat itu sedang kondisi ku tak mungkin menggauli istriku dengan kondisinya seperti itu. Aku tidak mau menyakitinya, karena Suryo mengatakan jika satu tahun Tania akan ia bawa ke kota sembuh atau tidaknya Tania. Untuk pernikahan kami ia menyerahkan kepada kami berdua keputusan nya kedepan."

Suara Abhi terdengar begitu lemah. Seolah lelaki yang bertubuh atletis itu tak mempunyai tulang, terlihat dari ia menyandarkan tubuhnya pada pak Bambang.

Pak Bambang merasakan apa yang dirasakan Abhi namun mau tidak ingin Abhi menyesal dengan kegiatan nya yang dianggap sebagai solusi namun nyata nya hanya akan membuat ia menyesal di kemudian hari.

“Kamu bisa menyibukkan diri mu, kalau memang tidak bisa dihindari, lakukan hobi mu yang bisa membuat tenaga, pikiran mu teralihkan hingga tubuh mu merasa lemah setelahnya tanpa kamu melakukan onani itu.”

Abhi pun bertanya pada pak Bambang berharap ada solusi jika hasratnya muncul seketika.

“Apakah pakde ada solusi selain olahraga atau kesibukan tadi bagi orang yang sering melakukan onani?”

“Ada, satu puasa, dua menikah dalam arti disini kamu menggauli istrimu.” Jawaban lugas terdengar dari pak Bambang.

“Tidak ada yang lain pakde?”

“Ya dua itu setahu pakde, atau yang pakde sarankan ke kamu.”

Pak Bambang menepuk pundak Abhi. Abhi memikirkan saran dari pakde nya.

“Beberapa dampak negatif onani itu adalah melemahkan organ reproduksi mu menjadi loyo. Sp**ma menjadi encer sehingga sulit untuk membuahi sel telur. Kamu hanya menikmatinya sesaat, menyesalnya seumur hidup setelah sadar akibatnya. Ketika kamu tidak mampu memenuhi kewajiban sebagai laki laki. Salah satunya memuaskan hasrat istrimu. Akibatnya, istri akan melirik laki laki lain sebab suami tak pernah mampu memuaskan hasratnya. Dan rusaklah rumah tangga itu. Pakde harap rumah tangga mu sakinah mawadah warahmah Bhi terlepas sekarang kondisi Tania seperti itu.”

“Bukannya yang harus puas dalam berhubungan intim itu hanya suami pakde?”

Rona wajah Abhi sedikit merah ketika melontarkan pertanyaan itu. Pak Bambang tertawa lepas mendengar pertanyaan Abhi lalu menjawab dengan gamblang.

“Ya egois itu namanya. Suami istri punya hak yang sama. Nah kamu jangan jadi suami yang egois, kalau kamu sudah merasa puas, tanyakan pula pada istrimu. Apakah istri mu sudah merasa cukup atau belum. Kebanyakan lelaki hanya memikirkan kepuasan sendiri, maka jangan heran kadang banyak rumah tangga yang sempurna hancur Cuma gara-gara hal satu ini.”

Pak Bambang menghabiskan tehnya dan Kembali memberi saran pada Abhi.

“Kembali ke onani tadi Bhi. Ibarat kata Bih, kalau sudah setiap hari makan enak. Maka ketika kita disajikan makanan paling enak di dunia ini maka kita tak akan antusias lagi untuk menikmati makanan itu. Ketika kita memakannya tidak akan ada rasa ketagihan karena kita sering memakannya. Maka akan terasa berbeda ketika kita tidak pernah makan daging panggang tiba-tiba ada yang memberikan nya pada kita. Kita akan selalu mengingat, membayangkan, dan kita ingin kembali menikmatinya lagi dan lagi Bhi tanpa ada rasa bosan.”

Percakapan mereka terhenti ketika Tina turun dari lantai atas dan menuruni anak tangga bersama Tania. Mata pak Bambang tak berkedip ketika melihat kecantikan dan juga pakaian yang dikenakan Tania mengekspos lekuk tubuh gadis setengah bule itu.

Pak Bambang membisikkan sesuatu sambil melihat kearah Tina dan Tania.

“Pakde bisa pastikan kamu pasti berjuang keras dan mungkin sering melakukan ona ni kalau pakde lihat istri mu Bhi.”

Wajah Abhi sudah berubah seperti udang goreng seketika.

1
syamil mauza
🤣🤣🤣,,kayaknya Suryo yg gila bukan thania
kayla
Luar biasa
kayla
ya alloh.. kak author suryo ada2 aja kasihan abhi../Facepalm/
kayla
assalamualaikum..
kka sebutir debu.. maa syaaAlloh rindu akan ilmumu.. kak /Sob/ gmna kbarnya kka?? sejak tahu novel yg kka belum up sya gak buka noteltoon lagi.. tp sekarng bbrpa hri tiba2 mau buka lagi ternyata kka bkin karya baru..
makasih kak../Rose/
Dulkarim Muda
Luar biasa
Pujierde
bapaknya abhi sm tantenya tania gimn kabarnya? kok gak kelanjutan nasib bpknya abhi dan tantemya tania ? gimn pak adi mulya mengetahui klo abhi dan tania msh hidup ?
Pujierde
apakah pak pengacara yg membuka kasus ini kembali ?
Pujierde
diih gak sadar apa ya klo mr abi anaknya dia
Pujierde
semoga bener" cinta dan syg sm tina
Pujierde
semoga bukan orgnya kenan
Pujierde
oh pantesan tania blg baru di mulai kayanya tania tau klo suaminya tina kerja di maharani grup semoga suaminya tani bukan org kepercayaan tania yg jd pengkhianat
Pujierde
seperti laki" itu bpknya abi dan perempuan itu pelakor sekaligus tantenya tania
Pujierde
Luar biasa
Pujierde
masya Allah mertua yg baik
alhamdulillah ibu kinan bener" sdh sembuh
Pujierde
kirain td mw berontak krn di potong kukunya soalnya blm lama ksn hbs meni n pedi ternyata gak berontak malah terharu
Pujierde
jgn" suami bibinya tania bapaknya abhi hmm 🤔
Pujierde
semoga Allah memberikan seorg suami yg terbaik buat tina Aamiin yg sabar yooo
Pujierde
bsng abhi takut sm mamak kamu tin
Pujierde
sepertinya tina suka dg abhi
Pujierde
baik bgt dinda mw menerima suryo pdhl secara gak lgsg di dua kan cintanya 😁🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!