NovelToon NovelToon
Sang Mantan Cassanova

Sang Mantan Cassanova

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintamanis / Konflik Rumah Tangga-Konflik Etika / Tamat
Popularitas:328.8k
Nilai: 5
Nama Author: Yeni Eka

Spin of dari Novel Gadis Berkerudung Merah.

Novel gado-gado. Ada tawa jenaka, ada manis-manisnya dan ada bawangnya.

Apa jadinya jika seorang cassanova insyaf dan bertobat?

Radeka Bastian (Deka) pria tampan rupawan menawan yang telah bertobat dan menanggalkan predikatnya sebagai seorang cassanova. Keinginannya sederhana yaitu membina rumah tangga bersama wanita yang diinginkannya, Sabrina Zahra (Ririn).

Namun, ternyata hidup tak sesederhana itu. Dimulai dari penolakan Ririn dan sederet masalah lain datang menghampiri. Kabar dirinya terinfeksi HIV serta kehadiran seorang gadis kecil yang mengaku sebagai anaknya dari hubungan bersama mantan kekasih di masa lalu.

"Tapi masa lalu Abang itu menyakiti saya!"

Mampukah Sang Mantan Cassanova mewujudkan mimpinya? Membina rumah tangga sakinah mawaddah warahmah dan penuh barokah. Mari ikuti kisahnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yeni Eka, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Crazy

Ririn mengerutkan kening saat ada sebuah pesan masuk dalam aplikasi pesan berwarna hijau. Pesan dari nomor yang belum masuk ke daftar kontaknya.

Nomor tak dikenal : [Wgd3gu5trxv8z]

Ririn : [??]

Nomor tak dikenal: [Maaf, tadi kucingku jilat-jilat hp]

Ririn : [Ini siapa??]

Nomor tak dikenal : [Pria tampan yang tadi jalan sama kamu]

Ririn : [Bang Deka??]

Deka : [Yups. Simpan nomorku ya! Tulis dengan nama Deka Ganteng. Aku akan menjadi pemirsa setia status WA-mu]

Ririn tak membalas pesan tersebut, ia tengah senyum-senyum sendiri membaca pesan terakhir Deka.

 \=\=\=\=\=\=

 

Mata Ririn mendelik membaca nominal angka dalam buku rekening tabungan yang baru saja diberikan Abah untuknya.

“Abah, ini banyak sekali jumlahnya,” ujar Ririn dengan raut terkejut.

Siang tadi, Abah mengajaknya pergi ke bank dan membuatkan buku rekening untuknya. Ia tak menyangka Abah akan memberikan nominal uang sebanyak itu.

“Iya. Itu hak Ririn. Anggap itu adalah kewajiban abah kepada Ririn untuk waktu yang telah terlewatkan ... yang telah memisahkan kita di masa lalu. Nilai itu bahkan tidak ada apa-apanya dibanding dengan kesalahan Abah, Rin,” sahut Abah.

“Abah tidak salah, dan Ririn tidak membutuhkan uang ini.” Tak pernah terlintas sedikit pun di benak Ririn untuk menyalahkan orangtunya atas perpisahan mereka di masa lalu. Baginya ini adalah skenario Allah. Ia ikhlas dengan apa yang sudah terjadi di dalam kehidupannya.

“Pegang saja. Itu udah hak Ririn.”

“Bertemu dengan Abah, mami dan keluarga kandung Ririn adalah kebahagiaan buat Ririn. Itu udah cukup buat Ririn, Bah,” ucap Ririn jujur.

“Abah, mami dan semuanya pasti menyayangi Ririn. Maafkan abah yang tidak berusaha mencarimu sejak dulu,” sesal Abah.

“Abah jangan bicara seperti itu. Tidak perlu minta maaf atas takdir yang sudah terjadi. Yang penting sekarang kita bisa berkumpul bersama sebagai keluarga yang utuh. Tapi, Ririn ga bisa menerima ini.” Ririn menyodorkan buku rekening itu kepada Abah.

“Simpan saja, Rin. Suatu saat pasti kamu membutuhkannya. Pergunakan uang itu dengan baik,” pesan Abah.

Ririn terdiam sejenak. Sungguh ia sama sekali tak mengharapkan uang itu. Namun menolaknya juga khawatir menyakiti hati Abah.

“Baiklah, Ririn terima uang ini, Bah. Terima kasih banyak,” ucap Ririn mengurai senyum.

“Sama-sama, Nak.”

“Bah ... apa Ririn boleh memberi aki nini dengan uang ini?”

“Boleh. Malah harus. Keluarga di Subang sudah merawat Ririn dengan baik. Ririn tidak boleh melupakan Aki dan Nini yang tulus menyayangi Ririn. Bila ada rezeki, berbagilah dengan mereka,” pesan Abah.

“Iya, Bah. Makasih.” Ririn memeluk Abah dengan perasaan haru.

Ririn berpikir untuk membuka usaha dengan uang tersebut. Ia meminta saran kepada Mimin dan Dewa tentang bagaimana langkah awal untuk membuka suatu usaha.

“Rin, kalau bertanya tentang usaha kepada kami rasanya kurang tepat. Kami sendiri masih begini-begini aja. Usaha kami belum ada kemajuan. Kami belum punya apa-apa. Bahkan rumah aja kami belum punya. Rumah yang kami tempati ini milik Bang Deka. Kami cuma numpang di sini,” tutur Mimin.

“Terus aku harus minta bimbingan siapa dong, Min?”

“Minta dibimbing sama Bang Deka aja. Bang Deka itu entrepreneur muda yang sukses, loh. Bahkan katanya, anak perusahaan yang didirikan Bang Deka justru lebih maju dari perusahaan Papa,” ungkap Mimin.

“Aku malu kalau sama Bang Deka.”

“Gak papa, kamu chat aja. Aku yakin, Bang Deka dengan senang hati mau membimbing kamu.”

Berawal dari hal tersebut, komunikasi Ririn dan Deka semakin ada kemajuan meskipun hanya sekedar obrolan melalui chat. Ririn banyak bertanya tentang bagaimana langkah awal mendirikan suatu usaha. Deka dengan senang hati memaparkan pandangannya.

"Yang pertama kamu harus yakin, Rin. Passion kamu apa. Lebih bagus usaha di bidang yang kamu sukai. Dan ingat setiap usaha itu ada risiko, tidak mutlak pasti akan sukses. Tidak ada yang instan di dunia ini. Masak mie instan saja ternyata ga instan 'kan.Tapi menurutku berinvestasi ga melulu harus membuka usaha. Kamu bisa berinvestasi emas atau tanah atau rumah." Begitu pemaparan Deka.

Beberapa kali juga Deka menyempatkan mampir ke kediaman Abah saat meninjau proyek di kota Serang. Kangen dengan Syad. Begitu alasan yang dilontarkan setiap kali berkunjung.

Namun kini Syad tidak lagi tinggal di rumah Abah. Dewa dan Mimin memutuskan untuk kembali tinggal di kediaman mereka dulu.

Hal itu tentu membuat Deka sedikit gusar sebab tak ada lagi yang dapat dijadikannya alasan untuk menemui Ririn bila hati tengah rindu. Masa sih mau bilang kangen sama Ririn. Enggak lah, nanti dulu.

Maka ketika siang ini tiba-tiba saja ia mendapatkan pesan dari Ririn. Hatinya bersorak riang.

[Bang, tokoh superhero favorit Syad selain Spiderman itu siapa?]

[Katanya seperti Daddy]

Dua pesan dari Ririn yang diterimanya.

Dilihat dari waktunya, pesan dari Ririn itu dikirimkan sekitar dua jam yang lalu saat Deka tengah melakukan meeting bersama klien.

Deka membalas pesan Ririn: [Ironman]

Sepuluh menit berlalu, pesan dari Deka masih berstatus centang satu. Oleh sebab itu, ia berinisiatif untuk melakukan panggilan telepon. Namun, malah suara merdu operator yang menjawab panggilannya.

“Bro Bos, ada apa?” tanya Fery saat melihat raut bosnya tampak gundah.

“Fer, lo handle dulu kerjaan gue. Gua mau keluar dulu sebentar ada keperluan penting.” Deka bangkit berdiri dari kursi kebesarannya.

“Lo mau ke mana?”

“Mau ke Serang.”

“Ke Serang? Ngapain? Jadwal meninjau proyek di sana masih tiga hari lagi,” sahut Fery.

“Ada hal urgensi. Tentang hidup dan mati!" tegas Deka sembari berlalu pergi meninggalkan Fery di ruangannya.

"Urgensi? Tentang hidup dan mati?" Fery garuk-garuk kepala sendiri. Ya kalee masa garuk kepala orang.

Dengan langkah gegas, Deka menuju area parkir VIP. Menghampiri mobil mewah miliknya yang tampak mencolok di antara deretan mobil yang terparkir di sana.

Duduk di belakang kemudi, Deka kembali meraih androidnya. Dilihatnya pesan balasan untuk Ririn masih centang satu. Semakin membulatkan niatnya untuk mendatangi Ririn langsung di rumahnya.

Deka mulai melajukan mobilnya. Memecah kepadatan jalan raya, meski tak sepadat saat pagi dan sore. Semangat yang berkobar membuatnya sampai di depan kediaman Ririn lebih cepat. Kurang dari dua jam perjalanan Jakarta-Serang ia tempuh.

Tok ... tok ... tok

“Assalamualaikum.” Kini Deka selalu mengucap salam saat bertamu ke rumah Abah.

“Waalaikum salam.” Terdengar suara Ririn menjawab salam dari dalam rumah.

“Bang Deka?!” Ririn tercengang melihat Deka sudah berdiri di pintu.

“Hay, Rin. Aku ke sini mau jawab pertanyaan kamu tadi pagi.”

Ririn mengernyit bingung. “Pertanyaan apa?”

“Tokoh superhero favorit Syad selain Spiderman adalah Ironman,” ujar Deka.

“Jadi, Bang Deka jauh-jauh datang ke sini cuma mau jawab itu?!” Ririn ternganga.

Deka mengangguk. “Iya. Habisnya pesanku centang satu. Nomor kamu juga ga aktif pas aku telepon.”

Oh, ya ampun. Selain crazy rich, Deka juga ternyata benar-benar crazy. Crazy karena ... Ririn.

 .

.

.

.

Terima kasih dukungannya

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

1
Orien mh
Aku pernah d posisi mereka, kehilangan d wktu hamil 5bln..
Alhamdulillah skrg lgi Hamil lgi udh jln 9 bln, mdh2n lahiran ny d mdhkan & d lancarkan, Aamiin..
Yeni Eka: Amin allahumma amin
total 1 replies
Hasna Azukhruf
Luar biasa
Sulaiman Efendy
TAPI SUAMI BAYARAN TTP NOVEL KSUKAAN KU TETEH, KRN BAU2 BERONDONG😁😁😁😁
KRN WKTU 2X NIKAH, MNTAN ISTRI DN ISTRI YG SKRG LBH TUA MREKA😊😊😊😊😊
Sulaiman Efendy
KEREN2 NAMA YG DIBUAT TETEH YENI BUAT ANAK2 TOKOH NOVELNYA...👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻
Sulaiman Efendy
SAMA DGN NOVEL YG PERNH KU BACA, TPI BKN ADIKNYA, TPI SIASSISTEN YG JOMBLO YG MNGANCAM... AKHIRNYA BRHASIL, BOSS SKALIGUS SAHABATNYA SADAR DARI KOMA.
Sulaiman Efendy
PENGECUT TU JEFRI, SBAGAI ORG YG SDH SERING KLUAR MASUK PENJARA, YG INI HRS DIHUKUM BERAT,,KRN PASAL PEMBUNUHAN BRENCANA .
TPI BAGUSNYA, CULIK, SIKSA & HABISI.
Sulaiman Efendy
BENARKN KOMENKU DI ATAS, KLO GK BELLA,,YAA JEFRI
Sulaiman Efendy
TERNYATA INI KONFLIKNYA, CURIGA TU SURUHAN BELLA, KLO GK SI JEFRI
Sulaiman Efendy
INI X YG DIMAKSUD TETEH YENI KONFLIK KDUA
Sulaiman Efendy
KAYAK ANAK KU YG KEDUA & KETIGA,, KMBAR SEPASANG
Sulaiman Efendy
JIAHHH KONFLIK TRUS..
Sulaiman Efendy
DITEMBAK TUH FER, MOK RUJUK MA MNTAN, ATAU MA FERRY
Sulaiman Efendy
KAYAK SI NAFA ISTRI RUDI, TPI NAFA BIAR JNDA 3 X GK PNY ANAK..
Sulaiman Efendy
HRSNYA LO SELIDIKI, BKN IKUT KESAL KE RIRIN, SDGKN FOTO LO SAMA MAMA TIARA ADA.. MINIMAL LO TES DNA TU SI TIARA
Sulaiman Efendy
INNALILLAHI WAINNA ILAIHI ROJI'UN,, KASIAN SI AKACHAN..
Sulaiman Efendy
TK IBUNYA TK ANAKNYA, BIKIN SIAL HIDUP DEKA, SKRG NYUSUL KE RIRIN..
Sulaiman Efendy
KNP TANIA MLH BILANG KE RIRIN KLO DEKA AYAHNYA, BKNNYA TANIA HAMIL SAMA KK KELAS YG LAIN
Sulaiman Efendy
TIARA ANAKNYA TANIA NIH..
Sulaiman Efendy
😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂
Sulaiman Efendy
TINGGAL TES DNA BIAR GK RIBET
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!