NovelToon NovelToon
Bukan Salah Jodoh (R2)

Bukan Salah Jodoh (R2)

Status: tamat
Genre:Teen / Romantis / Perjodohan / Militer / Cintapertama / Berondong / Tamat
Popularitas:3.2M
Nilai: 5
Nama Author: Kaka Shan

WARNING!
SIAPKAN TISU SAAT MEMBACA CERITA INI.
CERITA INI MENGANDUNG BANYAK UNSUR BAWANG, UWUU-ABLE, ROMAN PICISAN, HINGGA HUJAT-ABLE.

BELUM DIREVISI!

🪔

Segala sesuatu diciptakan berpasang-pasangan. Sebagaimana tertuang dalam firman-Nya. Hal itu pula yang diyakini oleh seorang gadis bernama Aurra Putri Haidan yang harus menerima kenyataan pahit pada H-2 pernikahannya. Pria yang digadang-gadang sebagai jodohnya tiba-tiba saja menghilang.

Ditengah-tengah kemelut luka dan duka yang menyelimuti, datang sebuah win-win solution. Seorang pemuda berbaret merah menawarkan diri menjadi pengantin pengganti. Ia tak lain dan tak bukan adalah adik dari calon mempelai pria yang entah berantah ada di mana.

Akankah Aurra menerima ajakan pemuda yang berusia 5 tahun lebih muda darinya itu?

Ataukah Aurra akan memilih membatalkan pernikahan dan menanggung malu seorang diri?

Cari tahu kelanjutannya di cerita Bukan Salah Jodoh.

🪔

Novel ini adalah SEQUEL dari novel Bukan Salah Khitbah

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kaka Shan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BSJ 12 : Melepaskan

...'Kamu itu cahaya bagi tiap malam gelap dalam hidupku. Meneragi hidup monotonku, menjadi lebih berwarna. Tapi kutekankan sekali lagi, melepaskanmu adalah pilihan terberat dalam hidupku.'...

...-Keevanzar Radityan Al-Faruq-...

...BSJ 12 : Melepaskan🍾...

...****...

Mencintaimu adalah langkah terindah yang pernah kutemui selama hidupku. Hidup monoton yang kulailui, kini lebih berwarna berkat hadirnya dirimu. Mencintaimu yang bagaikan berliab dengan keliaun terindah itu penuh rintangan yang tentu perlu kutaklukkan. Dirimu yang bersinar terang di setiap saat, mampu menarik banyak mata memandang. Perlu waktu yang cukup lama untuk memilikimu, namun juga butuh perjuangan yang cukup.

Natalia Gracya Kim-wanita cantik yang berdarah Korea-Belanda adalah wanita yang hampir 7 tahun lamanya menghuni hati seorang Keevanzar Radityan Al-faruq. Berawal dari pertemuan pertama mereka di kampus yang sama, hingga akhirnya menumbuhkan benih benih cinta diantara keduanya. Hingga punca selepas lulus S2 nya pria tampan itu mèngutarakan niatnya untuk menjadikan gadis itu kekasihnya. Awalmula hubungan mereka memang diawali dengan banyak pertentangan, bukan saja dari pihak teman teman keduanya juga keluarga Nata. Hingga akhirnya mereka memilih backstreet hingga detik ini, walaupun saat ini restu dari orang tua Nata sudah di dapatkan oleh dirinya.

Tinggal kini, hubungan yang telah di bina selama 5 tahun lamanya itu harus kandas tanpa alasan uang jelas. Anzar-harus memilih itu, agar ia bisa memperbaiki kesalahanya dan memperbaiki kekecewaan yang telah ia berikan kepada keluarganya. Ia rela sekarang, melepaskan gadis yang sudah menemaninya dari titik nol. Demi keluarganya yang sudah lebih dulu mensupport sejak awal.

Berbekal kesempatan dari sang bunda, putra sulung generasi kedua Radityan itu membulatkan tekadnya. Ini sudah tiga hari berlalu, semenjak ia kembali ketanah air meninggalkan sang kekasih begitu saja di hotel yang berada di Kuala Lumpur saat itu.

Kini ia kembali terbang ke negri Jiran tersebut. Menemui sang kekasih untuk mengutarakan niatnya. Ia bukanlah pria yang suka memutuskan hubungan lewat pesan singkat ataupun telpon. Mengingat Nata adalah cinta pertamanya, sekaligus kekasih terlamanya.

"Dear?"

Sapaan lembut yang mengalu itu berasal dari wanita cantik yang tengah berdiri di ambang pintu, yang baru saja diketuknya.

Tempo hari saat ia pergi ke tanah air atas paksaan ayahnya, ia sempat mengatakan kepada sang kekasih agar menunggu ia menjelaskan segalanya. Walaupun perpisahan mereka pun kala itu menyulut sebuah pertengkaran dasyat diantara mereka.

"I miss you so bad." Lirihnya sambil menghambur kepelukan pria tampan dihadapanya.

Anzar tentu saja terkejut, hatinya seakan tak siap kini. Dengan pelan ia mengangkat tanganya, membalas pelukan sang kekasih tak kalah erat. Menghirup rakus aroma shampo khas sang kekasih yang tentu sangat ia rindukan.

Lima tahun bukanlah waktu yang sebentar. Mengingat begitu banyaknya halang rintang yang menyertai hubungan keduanya. Dalam kurun waktu itu juga sudah banyak momen yang mereka lewati bersama. Rasanya tak adil, hubungan yang di jalin begitu sulitnya akan kandas dengan mudahnýa. Bamun itulah resiko yang harus di pilih dan di terima secara lapang dada oleh Anzar kini.

Keheningan menyertai keduanya kini. Sang kekasih-Nata terlihat sangat bahagia menyambut kedatangan pria yang dicintainya, memenuhi janjinya kala itu.

"Ayo dimakan dear!"

Ujar wanita yang tengah sibuk menata menu makan siang keduanya.

Pria itu tersenyum kecil, sebelum mengangguk. Nata tersenyum getir, ia tahu jika ada yang tengah menganggu pikiran kekasihnya ini. Dari tatapanya juga gestur tubuhnya, pria yang di cintainya ini tengah diliputi keraguan dalam tiap sorot matanya.

"Ada apa dear?" Diraihnya punggung tagan kekar milik sang kekasih, mengusapnya pelan diantara keheningan yang tercipta diantara mereka.

"I'am sorry."

Dua kata itu nyatanya mampu membuat Nata menyergit, tak paham. Kenapa juga tiba tiba kekasihnya ini mimta maaf. Padahal ia sudah sangat senang sekali ia kembali. Bahkan ia sempat berpikir jika Anzar tiďak akan pernah kembali.

"Maaf untuk apa dear?" Bigung wanita cantik berambut hitam lurus sepunggung tersebut.

Ia benar benar dibuat bingung oleh prianya ini. Belum lagi saat pria itu merogoh saku mantel hitamnya, mengeluarkan sebuah kertas berbentuk kotak kecil berwarna putih bersih dengan pinggiran goresan warna emas dan juga coklat. Nata mebatapnya secara seksama derekan hurup yang di cetak dalam bahasa arab, barulah aksen latin. Undangan pernikahan-kertas kotak mungil yang menurutnya sangat unik tersebut.

"Undangan siapa ini dear? Siapa yang menikah?

Tanyanya antara bingung dan meragu.

Ia membuka lembaran berikutnya dari undangam tersebut, terpanjang jajaran tulisan arab yang di bawahnya dihiasi huruf aksen latin. Bùkan lagi keindahan dari keseimplean undangan itu yang menarik perhatianya, namun sebuah nama yang membuatnya terhenyak. Seorang yang wajahnya sangat ia hafal, tertera didalam sana namanya. Itu naman sang kekasih, dan parahnya lagi bukan namanya yang

tertulis mendampingi nama sang kekasih.

...**KEEVANZAR RADITYAN AL~FARUQ...

...~•°°♡°°••~...

...AURRA PUTRI HAIDAN**...

Wanita cantik itu menggeleng keras. Menolak seketika lelehan kristal bening yang meluncur bebas di kelopak matanya. Apa apaan ini, sang kekasih yang sudah menjanjikan hubungan yang akan maju kejenjang yang lebih serius ternyata akan menikah dengan perempuan lain.

"Apa maksud dari semua ini dear?"

Tanyanya menuntut jawaban dari pria yang ada dihadapanya.

"Dear?!" Tanyanya disela isakanya.

Anzar menatap wanita yang di cintainya itu iba, juga sedih seketika. Ia juga ragu harus menyakini hati kekasihnya ini. Ia menatap wanita cantik dihadapanya lembut, meraih jemari mungilnya yang bergetar karena tagis kedalam genggamanya.

"Dengar Nata!"

Wanita cantik itu kemvali terisak. Rasanya seperti tersengat ribuan volt tepat dihatinya, tatkala pria yang masih berstatus kekasihnya ini tak lagi memanggilnya deñgan panggilan sayang, melainkan nama saja.

"Kita tidak bisa melanjutkan hubungan ini."

Deg

Hancur sudah harapan Nata saat ini. Tak dapat dipungkiri memang, jika hatinya terasa terhunus belati saat ini. Hubungan yang awalnya adem ayem, tiba tiba terkenapa badai yang amat dashyat yang kini mengoncangkanya.

"Why dear? I don't understand!"

"Look at me, Nata!" Gadis cantik bermanik coklat itu menurut, menatap iris hitam tajam milik pria yang dicintainya.

"Karena, sedari awal hubungan kita ini memang salah."

"Wrong? Why? Dìmana letak kesalahanya dear?" Sela gadis itu bertubi tubi ditengah tengah isakanya.

"Please, mengertilah Nata. Kamu adalah satu satunya wanita yang aku cintai." Lanjut Anzar, sambil mengusap pipi yang telah basah oleh air mata tersebut.

Apa maksudnya coba, apa dia tengah menghiburku? Pikir Nata bingung dengan sikap pria dihadapanya.

"Tapi, keluargaku lebih penting."

Deg

Nata kembali menangis tersedu sedu, bahkan meraung. Ia merasa diterbangkan ke langit ketujuh lalu di jatuhkan tanpa perasaan hingga kedasar bumi paling dalam.

"Aku sudah buat mereka kecewa. Dan aku, ingin mencoba memperbaiki semuanya. Mereka memberiku kesempatan kedua. Dan aku harus memilih!"

"And your choice.... melepaskanku?" Jawab gadis itu tersedu sedu.

"Sorry, I'am sorry about it Nata." Sungguh, Anzar juga merasakan apa yang Nata rasakan saat ini. Walaupun ya, ia tidak sesakit Nata pastinya. Yang sudah tentu, perpisahan ini terasa berat dan menyakitkan.

"Kamu tega Dear, kamu tega?!" Racau Nata dalam pelukan Anzar.

Pria itu kini merengkuh tubuh bergetar dalam pelukanya. Sungguh, hatinya sakit melihat wanita yang di cintainya ini tersakiti. Jika boleh memilih, ia pasti akan sedikit memilih egois demi cintanya. Tetapi nyatanya, ia tidak memiliki pilihan sebesar itu.

"I'am sorry, I'am sorry Nata."

Kata maaf dan maàflah yang dapat di ucapkanya. Ia juga terlalu sulit menerima semua kenyataan ini. Ia memang pantas disebut brengsek, karena telah mematahkan hati wanita yang selama ini telah memncintainya dengan tulus. Jika saja, jika saja bukan karena perjodohan bodoh yang ia sanggupi kala itu, pasti perpisahan ini tidak akan terjadi.

"Kamu jahattt!"

"Kamu jahatt dear?!"

"I hate you."

"I hate you, dear."

Racauan gadis itu tentu mengiris hati kecil Anzar. Bagaimanapun juga, hubungan yang telah mereka bina bukanlah main main dalam kurun waktu lima tahun tersebut. Mereka bahkan sudah berangan angan akan menikah, memiliki rumah di Los Angeles, memiliki bayi kembar dan banyak lagi. Namun sayang, angan angan hanyalah fantasi semata yang kini tinggallah mimpi.

"Sorry dear, bicause I love you." Lirih pria tersebut, tanpa sadar meloloskan setetès air matanya saat mengecup pucuk kepala wanita yang di cintainya. Tak ada lagi racauan menyayat hati, kini yang ada hanyalah dengkuran halus dari wajah cantik yang terlihat sembab karena terlalu banyak menangis.

Anzar hapal betul, sudah menjadi kebiasaan Nata jika setelah mengangis hebat ia akan tertidur. Anzar hapal betul itu. Lima tahun merajut kasih, membuatnya banyak mèngetahui kebiasaan wanita cantik ini.

"Maaf darl, ini semua demi kebaikan kita. Maaf telah membuatnya sedih, maaf telah membuatmu menangis. Tapi terimakasih, karena telah membawa warna dalam hidupku. I Love you so much, darl." Lirih pria tampan tersebut sambil mengecup singkat pucuk kepala kekasihnya àh ralat-mantan kekasihnya mungkin, sebelum beralih meninggalkan ruangan tersebut.

"I hate you, but I verry love you dear." Lirih wanita cantik tersebut masih dalam mata terpejam, menahan lelahan air mata yang kembali membanjiri pelupuk matanya.

Inilah akhirnya, Anzar memilih melepaskan cintanya. Mengorbankan hubungan asmara yang telah di binanya sejek dahulu dengan susah payah. Mematahkan hatinya sendiri demi keluarganya. Karena dengan inilah ia bisa memperbaiki kesalahanya,bnamun belum tentu mengobati rasa sakit dihatinya.

**

To Be Continue

Hallo selamat pagi🤗🤗

Selamat menyambut Bulan suci Ramadhan 1441 H bagi yang menjalankanya ya. Semoga dilacarkan untuk shaum dihari pertamanya, Amiin😄😄

Ya udah, gimana nih buat part ini??

Cus lah di vote, like dan komentar yaa...

selamat membaca readers😄😄

Maaf jika typo masih bertebaran.

Sukabumi 24 April 2020

09.57

1
Si Memeh
suka banget thoorrr..bagus2 nama tokoh nya..keren thor 😎😎😎
Shan Ge 🔱: Terima kasih💕
total 1 replies
falea sezi
ngakak q/Curse//Curse/
falea sezi
hhaha kapok nata si jalang akirnya kena karma kau
falea sezi
enakk bgt nata habis hancurin aura skg bahagia moga aja keguguran
falea sezi
karma nata si pelacur mana enak bgt bahagia ma logan
falea sezi
Amzar sampah cocok lah ama sampah gk cocok ma bidadari kek aura
✨Susanti✨
ceritanya bagus, penyelesaian konfliknya juga bagus
sedikit saran Thor, mungkin kalo novel islami gini ada baiknya bagi yg muslimah menjaga batasan sentuhan bagi yg bukan mahramnya
🙏🏻
sama" belajar ya kak
sukses buat author
Shan Ge 🔱: Iya, kak. Terima kasih sarannya 🙏🏻🥰
Novel ini aku tulis pas masih buta banyak hal, jadi mohon dimaklumi. Aku juga masih banyak belajar 🥰
total 1 replies
✨Susanti✨
ceritanya bagusss
Shan Ge 🔱: Terima kasih😘💕
total 1 replies
✨Susanti✨
kenapa ga ditegur, Ditya ngapain malem" kesini pake baju begitu?
✨Susanti✨
mahram kak yg benar 🙏🏻
Shan Ge 🔱: 🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻
total 1 replies
✨Susanti✨
harusnya dari sini udah bisa dilihat nama pasiennya, n bisa menebak siapa dia
Rita Icha
Luar biasa
Surati
bagus
Shan Ge 🔱: Terima kasih ❤️
total 1 replies
RithaMartinE
mamamm tuch Anzar 😃
renè~
kalo re-read novel ini tuh paling suka bagian Van'ar. apalagi part khitbah ini selalu membekas di hati. dari semua series Radityan R1-R4 tokoh Van'ar adalah tokoh paling favorite belum ada yg menggantikan❤️
Shan Ge 🔱: Terima kasih ❤️
total 1 replies
Eni Nuraini
novel ini bawang bombay y berapa kilo sih thor?
ak berkali-kali keluar air mata
dan benar2 terharu dengan kisahnya.
pokoknya love you so much, novel y
author y
pemeran y dll
Shan Ge 🔱: Terima kasih sudah suka 😘
Jangan lupa baca cerita Author Kaka Shan yang lain 🤝🥰
total 2 replies
zulida
🤣🤣🤣asli bab ni kocak abis 👍
Shan Ge 🔱: hahaha 😆
Selamat membaca Radityan Series, Kaka 🙌
total 1 replies
Nianandra Amelia Putri
vote untuk Aurra
Shan Ge 🔱: Terima kasih ❤️
total 1 replies
Amirah iz
lah gimana thor klo emg ada tugas ya pasti nya dr pusat kasih tau kalo itu bkn van,ar kali
Amirah iz
tokohnya banyak banget pala ampe puyeng bacanya tp penasaran mo liat anjar ko
Shan Ge 🔱: Gampangnya gini aja, Kak. Ada Anzar, Van'ar, Aurra, Lunar, Gemintang, Galaksi, Nata, dan Airra yang bakal sering muncul.
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!