jodoh dan takdir Hanya tuhan yang .tahu
kisah seorang gadis yang ditinggal seseorang yang selalu dia sebut dalam doanya. pasca dihari pernikahannya.
dan terpaksa menikah dengan seorang pria dingin yang sama sekali tak memiliki rasa dengannya. .
sedangkan dalam prinsipnya Menikah hanya satu kali untuk seumur hidupnya.
akan kah dia bertahan didalam pernikahan yang terkesan terpaksa ini. .
meskipun berkali kali dia harus menahan sakit dan perih. .
Bagaimana dengan kisah ceritanya. .
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon arikaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
episode 13
Kini aisyah berbenah ruangan yang bisa dikatakan bekas gudang, dia sengaja tak mau minta bantuan kepada bi lasmi dia takut pembantunya itu curiga tentang pernikahanya. pernikahan yang selama ini tak pernah diharapkan sama sekali oleh suaminya.
dengan sabar dan telaten aisya mulai menata kasur lemari hingga sebuah meja rias, semua ia tata rapi, dia menata baju baju nya didalam sebuah lemari yang cukup besar. setelah itu menyapu dan mengepel lantai, tak lupa juga dia mengecat dinding itu dengan warna biru muda terang hingga menimbulkan hawa kesejukan bagi siapa yang melihatnya.
tak terasa pukul sudah menunjukan jm 10 malam. segera dia bergegas membersihkan diri dikamar mandi dan mengganti bajunya dengan baju tidur namun tetap bernuansa syar'i. .
setelah itu aisyah mengambil air wudhu untuk melakasanakan ibadah sholat isya, karena sejak ia sampai dirumah belum melakasanakan kewajibannya. .
setelah selasai melaksanakan sholat aisya bergegas menuruni tangga dan menuju ruang tamu berjaga jaga siapa tau suaminya akan pulang.
karena bi lasmi bekerja hanya setengah hari saMpe pukul 05.00 sore jadi aisyah dirumah hanya tinggal sendirian. .
Aisyah lagi lagi melihat jam dilayar ponselnya. dia bingung sudah hampir tengah malam tapi Qiyas tak kunjung pulang.
sedangkan dia sendiri bingung mau ngehubungi lewat apa, karena selama ini aisyah tak punya nomor hape Qiyas, dan yang dia punya nomor irsyad kakak Qiyas, karena yang berniat ta'aruff kan irsyad jadi baginya tak perlu menyimpan nomor ponsel pria lain selain calon suaminya.
dan ternyata takdir berkata lain aisyah tak berjodo dengan irsyad, dan menikah dengan Qiyas, namun selama jadi istri Qiyas Aisyah tak berani meminta nomor ponsel suaminya.
karenq dia terlalu takut akan sikap dingin suaminya.
"Apa mungkin mas Qiyas tidak pulang malam ini ya. ."! batin Aisyah dengan menebak dengan jalan fikirannya sendiri. .
---------
sedang ditempat Qiyas sedang berada disebuah Club malam bersama dengan seorang wanita lain yang tak lain adalah Rania wanita yang baru dia kencani 2 hari ini
wanita yang sudah lama dia taksir dan dia kagumi selama ini.
"Rania udah dong minumnya, kamu udah terlalu banyak minum.! nanti kamu mabok sayang. ."
Qiyas mencoba mengambil sebuah gelas yang berisikan minumam memabukan itu didalam tangan kekasihnya. .
"hemm sayang, aku masih ingin minum lepas deh ah. ."
Rania mulai merancau tak jelas. "ayo sayang kamu harus cobain ini deh, ,kami habiskan malam berdua ini sayang. ."
Qiyas hanya menggelengkan kepalanya melihat kebiasaan wanitanya yang suka mabuk dan suka club malem. ya meskipun dirinya juga sudah tak kaget lagi dengan kebiasaan Rania karena dulu kehidupan rania diluar negri juga sudah seperti bebas.
"Ayo kita pulang, aku anter kamu ke apartemen sekerang juga. ."
Qiyas segera mengangkat tubuh rania kepundaknya seperti memanggul karung beras.
dan berjalan masuk kedalam mobilnya.
Rania sudah tak sadarkan diri dan duduk kursi depan sebelah kursi kemudi Qiyas.
dengan segara Qiyas menancapkan gas mobilnya melesat ke apartemen Rania.
setelah sampai rania pun langsung digendong lagi oleh Qiyas, tak lupa dia membuka pintu password apartemen yang sudah hafal karna nomor tanggal lahir rania.
Ya selama ini Qiyas banyak tahu tentang rania karena selama ini dia memupuk rasa cintanya terhadap rania terlalu dalam, hingga tak bisa melihat sisi buruk dan sisi baik rania.
cinta sudah membutakan hatinya.
krettt
Qiyas membaringkan tubuh rania ke ranjang king size dengan sangat hati hati, takut membangunkan rania. .
Qiyas tersenyum melihat wajah cantik rania yang terlelap tidur. .
"Kamu tau rania dari dulu aku sangat mendambakan dirimu, aku sangat tulus mencintaimu, hingga tak bisa lagi melihat sisi buruk kamu yang lain, kau begitu sempurna dimataku sayang. ." kata Qiyas dengan suara lirih dan menyibakan rambut rania
setelah itu Qiyas pergi kekamar mandi dan membersihkan tubuhnya yang terasa lengket.
Qiyas keluar kamar mandi dengan hanya menggunakan handuk yang melilit dipinggangnya. .
dia kaget ketika melihat Rania sudah berdiri didepannya sudah tak memakai pakaian dressnya dan hanya memakai Bra dan Cd nya.
menampilkan tubuh erotisnya dan tersenyum nakal mendekati Qiyas dan menyentuh dada bidang Qiyas yang masih setengah basahnya.
"Qiyass,, hmm kamu sexy sekali sayang. ." desah rania dan langsung mengalungkan tangannya dileher Qiyas.
Qiyas yang belum siap dan sadar perlakuan rania hanya diam mematung ketika bibir Rania sudah menempel dibibirnya dan mengecupnya.
Cup
"ayo sayang kita habiskan malam kita berdua. eughh. ." kata rania dengan lenguhan dibibirnya. .
tiba tiba sekilas bayangan wajah Aisyah muncul
"Aisyah. " gumam Qiyas yang masih bisa didengar oleh rania yang sudah setangah sadar dibawah pengaruh alkohol.
Rania menarik wajah Qiyas semakin dekat.
"Sayang lihat aku, aku bukan Aisyah aku rania. " . .kata rania dengan menahan desahnya karna berdesis.
tanpa aba aba Qiyas menarik tengkuk Rania dan memagut bibir Rania dan ******* bibir sensual rania, dan mendapat balasan dari rania.
ciuman mereka berlanjut ke ciuman panas, hingga Qiyas mendorong tubuh Rania ke ranjang king sizenya dan segera menindih tubuh Rania.
tangan Qiyas sudah begerilnya ditubuh rania dan perlahan membuka bra dan juga cd rania dan membuang kesembarang arah.
terdapat lenguhan dan desahan erotis rania yang membuat hasrat Qiyas memuncak.
*eughh
Qiyas. . .
Rania*. . .
suara sautan dari kedua mulut mereka masing masing menikmati sensasi yang mereka ciptakan sendiri.
Junior Qiyas yang sudah berdiri berhasil lolos dan terbenam dilubang kenikmatan milik Rania dengan cepat. .
sehingga menimbulkan pertanyaan timbul difikiran Qiyas. namun dia tetap memompa kcepetannya didalam lubang kenikmatan rania.
"haahh kenapa mudah sekali, apa dia sudah tidak virgin lagi. ."
begitulah pertanyaan yang ada dikepala Qiyas
"Hah bodoh amat yang penting gue puass hahh. ."
dengan beberapa kali hentakan Qiyas melepaskan cairannya kedalam lubang kenikmatan itu membuat mereka mengerang bersama. .
dan akhirnya tubuh mereka ambruk bersamaan. .
Kini rania menangkup wajah Qiyas yang berbaring disampingnya dan saling berhadapan. .
"Terimakasih Qiyas, ," suara lirih rania dan diangguki dengan kepala Qiyas dan tersenyum
"iya sayang, dan aku sangat puas. " ucap Qiyas dengan lembut dan mengecup bibir rania sekilas dan membenamkan kepala rania di dada bidang Qiyas. .
lalu mereka tertidur dengan sangat lelap melepaskan rasa lelahnya. .
--------
Di Rumah Qiyas. .
*prankkkkk
pyarrrrrr*
keesokan harinya Aisyah tak sengaja menjatuhkan sebuah piring ditangannya karena dia melamun dan terus memikirkan keberadaan suaminya yang semalam tak pulang.
"Astahfirullah non Aisyah gak apa apa kan non. ." tanya bi lasmi khawatir dan menghampiri aisyah. .
Aisyah tercekat dan tersenyum kearah bi lasmi. " maaf ya bi Aisyah gak sengaja. "
"Ya Allah non, gak apa apa non, ya sudah non istirahat aja ya non dikamar keliatanya non kecapean biar bibi ya beresin. ."
"makasih ya bi. ." ucap Aisyah lalu beranjak kembali kekamarnya karna memang dari tadi semalam dia tak tidur dan memikirkan suaminya dan menunggunya untuk pulang namun tak kunjung pulang juga. .
.
.
.
.
bersambung. .
bagaimana readers dari sini sudah muncul greget belum?????. .
jangan lupa like dan komen ya kalau suka.
terimakasih. all
g di baca aq penasaran.
Ga jadi tahajudnya dong