NovelToon NovelToon
Istri Kedua CEO Gondrong

Istri Kedua CEO Gondrong

Status: tamat
Genre:Romantis / Misteri / Tamat
Popularitas:979k
Nilai: 4.8
Nama Author: oniya

"Meski Istri pertamanya telah pergi, aku tetap hanya akan menjadi Istri kedua."

***

"Nikahi Putraku dan lahirkan seorang Cucu untukku. Setelahnya, kamu harus pergi yang jauh," ucap Nyonya Mina membuat Lisha membulatkan matanya sempurna.

Dipaksa keadaan, membuat Lisha terpaksa menerima tawaran Nyonya Mina untuk menjadi Istri kedua seorang Presdir gondrong bernama Ansel.

Setiap harinya Kemalangan demi kemalangan datang tiada henti. Sanggupkah Lisha bertahan?

follow Ig Othor @Oniya_99

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon oniya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 14

Perlahan Lisha bangkit, meraih tas lusuhnya, lalu mengambil pakaian tidur yang sederhana. Dengan cepat Lisha memasang pakainnya sebelum pria gondrong alias Ansel keluar dari kamarnya.

Lisha mengurungkan niatnya untuk menggoda Ansel yang kini menjadi Suami kontraknya. Mendengar kalimat yang keluar dari mulut pria gondrong itu, membuat Lisha menyadari satu hal, bahwa Ansel tidak menyukainya.

Lona, Lisha ingat nama itu, pria itu hampir memperkosa Lisha karena mengira bahwa dirinya adalah Lona. Lona mungkin adalah wanita yang Ansel cintai.

Siapa Lona? Lisha menebak kalau Lona adalah istri pertama pria gondrong itu. Tapi seperti tidak mungkin, Lisha benar-benar tidak mengerti. Bila Ansel mencintai istri pertamanya, lalu kenapa tidak suruh saja istri pertamanya mengandung anaknya. Kenapa harus dia yang menjadi korban?

Lisha memijit pelan keningnya yang berdenyut, memikirkan misteri itu membuat kepalanya pusing. Daripada memikirkan hal yang tidak pasti, lebih baik dia memikirkan dirinya sendiri, bagaiamana caranya agar dia segera hamil dan operasi Sang Ibu akan segera dilakukan. Itulah yang paling penting saat ini.

Lisha mengambil selimut dan satu bantal di atas ranjang. kemudian dia bawa ke atas sofa. Untuk malam ini, Lisha memilih beristirahat, menggoda Ansel sang pria gondrong, bukanlah hal yang mudah Lisha lakukan. Besok akan Lisha pikirkan bagaimana caranya menaklukkan hati pria gondrong seperti Ansel.

Kriet!

Pintu kamar mandi terbuka, Lisha memejamkan matanya rapat-rapat

Tap!

Tap!

Suara langkah kaki itu semakin menjauh, Lisha membuka sebelah matanya. Dia melihat Ansel yang berjalan menuju lemari dengan handuk kecil melingkar di pinggangnya. Lisha menelan salivanya bersusah payah kala memerah saat melihat tubuh kekar Ansel yang setengah telanj*ng.

"Hemp!" Hampir saja Lisha berteriak kala kaget saat Ansel menyingkirkan handuk di tubuhnya. Untung saja Lisha dapat menahan teriakannya hingga tidak terdengar oleh Ansel.

Tap!

Tap!

Suara langkah kaki itu semakin mendekat. Lisha merapatkan matanya, mengeratkan genggaman tangannya. Lalu kembali meneguk saliva kala wajahnya kejatuhan air yang mungkin saja berasal dari rambut Ansel.

"Cik! Berpura-pura tidur setelah puas menonton tubuhku," decak Ansel tepat di telinga Lisha. Lisha segera terbangun karena kaget sekaligus geli akibat suara baritone Ansel yang berdengung di telinganya.

"Tu-tuan, sa-saya ti-tidak—"

"Tidak apa?" Tanya Ansel mendekatkan wajahnya membuat Lisha mundur hingga mentok di kepala sofa.

"Ti-tidak me-melihat tubuh, Tuan. Sa-saya langsung menutup mata saat—"

"Berani berbohong padaku," jawab Ansel semakin mendekat dengan kedua tangannya dia letakkan di kepala ranjang guna manahan tubuhnya agar tidak menindih Lisha.

"Kenapa bajunya diganti?" Satu tangan Ansel menggenggam erat dagu Lisha, membuat sang pemilik susah untuk membuka suara.

"Sa-saya—"

"Sayang sekali, padahal baju tadi sangat cocok untuk wanita mur*han sepertimu," potong Ansel membuat satu tetes buliran bening keluar dari salah satu sudut mata Lisha.

Lisha merutuki dirinya yang begitu lemah. Dia tidak ingin menjadi wanita lemah seperti pemeran wanita di sinetron-sinetron atau di novel-novel. Lisha ingin menjadi wanita yang kuat, yang tidak gampang ditindas.

Tapi apa daya, untuk menjawab pertanyaan Ansel saja dia tak sanggup karena takut. Bagaimana mungkin dirinya mampu untuk menjadi wanita yang kuat.

Apalagi mendengar kata wanita mur*han yang terus Ansel juluki untuknya.

Sungguh hati Lisha hancur, dia masih menjunjung tinggi harga dirinya walau telah dia jual dengan harga murah. Tidak, tentu saja tidak murah. Baginya ini adalah harga pas bila disandingkan dengan nyawa Ibunya.

Bila hanya untuk mendapatkan uang, tentu saja Lisha akan menolak pernikahan kontrak yang hanya bertanda tangan di atas kertas, tanpa ada gaun pengantin, pesta apalagi pengucapan janji suci yang wajib dilakukan ketika menikah.

Tapi, Lisha melakukan semua ini untuk kesembuhan Ibunya tercinta, tentu saja Lisha sanggup melakukan apa pun. Termasuk menjual harga dirinya.Biarlah dia menjadi wanita mur*han, yang penting dia dapat terus bersama dengan Ibunya dalam waktu yang lama.

"Kamu menginginkan seorang anak dariku agar segera mendapatkan uang, bukan? Ayo lakukan sekarang, aku ingin melihat bagaimana caramu menggoda pria lain sebelum aku," ujar Ansel melepaskan dagu Lisha dari genggaman tangannya.

Ansel memonyongkan bibirnya bersiap mendapatkan ciuman dari Lisha. Lisha menyeka perlahan air matanya, mengehala napas, lalu menempelkan bibirnya ke bibir sensual milik Ansel.

.

.

.

.

Ansel Stewart

Lisha

1
Dewi Herlinda
Luar biasa
Bahari Sandra Puspita
owalah, gitu ceritanya toh..
masih belum ada ekstra partnya kak..
apakah akan ada?

anyway, sehat2 terus ya kak..
tetap semangat berkarya.. 😘🥰🤩😍
Akun Tiga
dari komentarnya dah ketahuan othornya buat pemeran utamanya begok dah othor ke gini tinggalkan aja
Enung Samsiah
knpa pemerannya bodoh bngettt
Enung Samsiah
arselll brengseeekkkkk
Enung Samsiah
arsel nggk cocok visualnya
Enung Samsiah
kamu bilang lisa murahan, coba kmu beri lisa dngn harga mahal, supaya tdk murahan
Dyah Oktina
aku......padamu thor....❤️
Dyah Oktina
mama nya ansel.. jahat banget sih jd orang 😠😡😡
Dyah Oktina
ibunya lisha dah meninggal kayaknya... adeknya d jual 😢😢😢
Dyah Oktina
kok kepikiran terus nasib ibu & adikmu lisha.. 🥺🥺🥺
Dyah Oktina
Luar biasa
Dyah Oktina
iya thor.. penasaran uang 2M nya siapa yg ambil.. ansel sm mamah jahat banget sih.. mentang2 kaya.. terus kasihan gravin dah kehilangan 2M..ngak dapat apa2
Nhana Jaenab
jangan" Lisa hamil karna ulah garvin
Nhana Jaenab
ternyata garvin ada niat jahat mau balas dendam kog sama orang yg tidak mengerti
Soraya
ditunggu ya kak👍
Soraya
permisi numpang duduk dl ya kak
Juan Sastra
apa gunanya lisha jika ibu sama adikmu sudah mati..dan ansel di mana hati nurani mu..
Juan Sastra
ha haa haa ansel ansel,,udah bekasmu dan udah hamil anakmu kau menangis lisha di sentuh orang lain,, bahkan kehamilannya belum kau ketahui,,namun apa kabarnya jika lisha benar benar di sentuh orang yg kejam pada saat kau menjualnya seharga 2 m..ingatkah..
masih dendam aku thorr sama ansel semuanya tidak tulus
Juan Sastra
garvin teganya mengorbankan lisha..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!