NovelToon NovelToon
Gadis Culun Dan Psycopath

Gadis Culun Dan Psycopath

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / Transmigrasi / Mengubah Takdir / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:791.1k
Nilai: 4.8
Nama Author: Yayuk Triatmaja

Sesion Pertama : Perjalanan Cinta 3 Pria Psycopath Tamat.

Sesion Dua : Gadis Culun dan Psycopath

Sebelumnya baca sesion yang pertama, sension yang ke dua ini menceritakan setelah Karen mendonorkan organnya untuk suaminya, roh Karen masuk ke dalam gadis culun yang kondisinya sangat kritis akibat ulah teman - temannya.

David suami Karen semenjak istrinya meninggal hatinya sangat tertutup untuk wanita. Berubah menjadi lebih dingin dan kejam hanya di depan anak semata wayangnya David sangat berbeda karena David sangat menyayangi putranya melebihi dirinya sendiri.

Setelah dua tahun kemudian Karen dan David dipertemukan kembali dengan tubuh Karen yang berbeda akankah mereka tetap ditakdirkan untuk bersatu?

Ikuti novelku yang ke 10

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yayuk Triatmaja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kesedihan David

Kini mereka semua sudah duduk di sofa, dokter Sandra menghembuskan nafasnya perlahan dan menatap David.

" David kamu pasti sudah tahu kalau ke dua mata, dua ginjal dan jantung ada seseorang yang menyumbangkannya." ucap dokter Sandra.

" Iya saya sudah tahu dan saya ingin mengucapkan terima kasih dan akan memberikan hadiah sebuah cabang perusahaan untuk keluarga nya karena salah satu keluarganya telah menyumbangkan organ penting nya padaku." ucap David dengan nada yakin.

Dokter Sandra menghembuskan nafasnya dengan perlahan kembali.

" Sebenarnya yang menyumbangkan itu semua adalah istrimu Karen." ucap dokter Sandra berusaha menahan air matanya yang ingin keluar.

" Apa!!! kamu jangan bercanda!! beberapa hari yang lalu aku dan Ronald menemui dirinya!!!" bentak David

" Hei!!! jangan membentak istriku!!!" bentak Federick sambil menatap tajam ke arah David karena tidak terima istrinya dibentak oleh David .

Oooeeeeee

Oooeeeeee

Bayi dalam gendongan dokter Sandra dan Federick langsung menangis secara bersahutan membuat dokter Sandra berdiri dan menimang bayi Karen dengan David.

" Bisakah kalian berdua tidak berteriak? lihatlah anak kalian jadi menangis." ucap dokter Sandra sambil menatap tajam ke arah David dan suaminya Federick.

Federick mengayunkan tangannya agar bayinya tidak menangis. Tidak berapa lama bayi mereka pun tertidur kembali.

bruk

" Tuan, maafkan saya karena saya tidak jujur sebenarnya wanita yang selama ini kita temui adalah wanita korban Kecelakaan dan nyonya besar Karen memang sudah meninggal dan mendonorkan ke dua mata, dua ginjal dan jantung." ucap Ronald sambil menundukkan kepalanya.

Rahang David mengeras dan menatap tajam ke arah Ronald dan mendekati Ronald hendak memukulnya, dokter Sandra yang melihatnya langsung berdiri di tengah - tengah mereka.

" Ronald bangun dan David duduk dan dengarkan dulu penjelasan dari kami." perintah dokter Sandra.

Ronald bangun dari berlututnya kemudian duduk begitu pula dengan David.

" Daddy jelaskan waktu di mansion." pinta dokter Sandra.

" Waktu di mansion kamu pasti ingat pria itu menembak ke dua lutut, ke dua matamu dan juga jantung." ucap Federick

" Ya saya ingat." ucap David

" Karen melihatmu di tembak membuat Karen pendarahan dan di bawa ke rumah sakit begitu pula denganmu." ucap Federick.

" Waktu itu aku yang berada di ruang operasi mengambil dua peluru yang bersarang di kakimu, dua peluru yang bersarang di ke dua matamu dan juga 1 peluru yang bersarang di jantungmu totalnya 5 peluru. Jantungmu berdetak sangat lemah dan Karen berada di sebelahku dan memintaku untuk menyumbangkan semua organ yang dibutuhkan oleh suaminya." sambung dokter Sandra menyambungkan kalimat suaminya.

" Awalnya aku menolaknya tapi Karen memaksaku karena Karen melihat kondisimu semakin bertambah kritis. Karen menangis dan memohon padaku untuk di ambil organnya dan berpesan jika suaminya sadar tapi belum di buka perban matanya bilang padanya kalau Karen mengalami koma tapi setelah di buka perbannya barulah mengatakan sejujurnya padamu setelah itu Karen tidak sadarkan diri. Kami para dokter terpaksa mengoprasi janin yang berada di perut Karen secara Caesar dan kondisi Karen juga semakin kritis dan akhirnya kami mengikuti permintaan terakhirnya." ucap dokter Sandra dan tidak berapa lama air matanya keluar begitu pula dengan ke tiga pria tampan.

" Kenapa istriku mau melakukan itu padaku?" tanya David dengan air mata tidak berhenti keluar.

" Kita semua sudah tahu kalau Karen melahirkan maka dirinya akan meninggal." ucap dokter Sandra.

" Federick, apakah kamu belum menemukan obat penawarnya agar istriku selamat ketika melahirkan?" tanya David sambil menatap tajam ke arah Federick.

" Sudah, tapi.." ucap Federick terpotong oleh David

" Tapi apa?" tanya David berusaha merendam emosinya dengan cara menggenggam erat ke dua tangannya hingga buku-buku nya memutih.

" Hiks... hiks... Karen menolaknya karena hidupnya tidak berarti jika suaminya pergi meninggalkannya karena itulah dirinya rela meninggal asalkan orang yang dicintainya hidup." ucap dokter Sandra sambil terisak-isak

bruk

David berlutut dan menangis betapa besarnya cinta istrinya pada dirinya. Dokter Sandra mendekati David dan duduk berhadapan dengan David sambil menyerahkan anaknya.

" Karen berpesan agar dirimu mencintai dan sepenuh hati untuk merawat Daka buah cintamu dengan Karen. Karen juga berpesan jika suatu saat nanti dirimu menikah sayangilah anak kalian jangan pilih kasih terlebih calon istrimu harus bisa mencintai Daka seperti anak kandungnya." ucap dokter Sandra.

" Tidak ada wanita lain selain istriku, aku tidak akan menikah cukup aku saja yang merawat anakku." ucap David dengan nada tegas sambil membelai rambut Daka dengan lembut.

" Karen juga berpesan tolong rawat ke dua mata, ke dua ginjal dan jantung." ucap Dokter Sandra sambil memberikan anak David dan Karen ke David.

cup

David menerimanya dan mengecup kening anaknya sedangkan Daka anaknya hanya tersenyum menatap daddy David.

" Aku tahu ini berat tapi tolong jangan sia - siakan perjuangan Karen untuk kalian berdua." mohon dokter Sandra sambil berdiri.

David hanya diam dan berdiri sambil mengayun - ngayunkan tangannya anaknya yang sangat dicintainya.

" Terima kasih, maaf tadi aku sangat emosi." ucap David dengan nada lirih dan rasa bersalah karena Federick, dokter Sandra dan Ronald tidak pantas disalahkan ini semua karena takdir yang memisahkan mereka berdua.

" Tidak apa-apa, kami mengerti apa yang kamu rasakan." ucap dokter Sandra dan Federick bersamaan.

" Maafkan aku juga Ronald kalau tadi aku sempat emosi dan ingin memukulmu." ucap David

Ronald sangat terkejut karena baru pertama kali dalam hidupnya tuan David mengatakan maaf, sungguh peristiwa yang sangat langka.

" Tidak apa-apa tuan dan maafkan saya juga tuan karena terpaksa berbohong. Jujur saja tuan kebohongan beberapa hari yang lalu sangat menyiksaku karena seumur hidupku aku tidak pernah berbohong dengan tuan." ucap Ronald

" Tidak apa-apa Ronald, aku percaya padamu kalau kamu adalah orang yang jujur dan setia padaku." ucap David

" Sekarang kita pulang saja karena tidak ada lagi dikerjakan di sini tapi sebelumnya aku ingin ke kuburan istriku." ucap David

" Kalau begitu kami juga akan pulang." ucap Federick dan dokter Sandra bersamaan.

" Ok." Jawab David dan Ronald bersamaan.

Federick dan dokter Sandra beserta anaknya meninggalkan mereka. Sedangkan Ronald membawa barang - barang milik tuan besar dan tuan mudanya. David menggendong anaknya sambil memberikan dot ke mulut anaknya.

" Anak daddy yang kuat ya, walau tidak ada mommy tapi kasih sayang Daddy hanya untukmu tidak ada wanita lain selain mommymu saja yang daddy cintai." ucap David.

" Mari tuan kita pulang." ucap Ronald yang merasakan kesedihan David.

" Kita mampir dulu ke kuburan istriku dan satu lagi carikan aku pengasuh buat Daka." ucap David

" Baik tuan, hari ini saya akan carikan." ucap Ronald

Merekapun pergi meninggalkan rumah sakit menuju ke kuburan istrinya David yang sangat dicintainya.

1
☭E.N BAYU
sedikit seran aja sebenernya ngk perlu menambahkan kata UCAP, kalok memang sudah jelas siapa yang berbicara
༻♛A̷͙ͭͫ̕ḑ̴̞͛̒ỉ͔͖̜͌r̴̨̦͕̝a̤♛༺
seru tor tapi alurnya bikin pusing😅
Yayuk Triatmaja: hehehe maafkan Author
total 1 replies
Vita Bayu
Luar biasa
Heny Rahayu
mimpinya terlalu tinggi nanti jatuh sakit/Joyful/
Komangparwati
👍👍👍
Bunga Matahari Matahari Bunga
lanjut semangat
Santi Rizal
suka ceritanya Thor
Isayanti Hernanur
good cerita
Yayuk Triatmaja: Terima kasih banyak
total 1 replies
Yeni Desvita
👍👍👍
Yayuk Triatmaja: Terima kasih banyak
total 1 replies
saya cantikkj
gimana kabarnya saudara angkatx Elisabeth n ibux?
Dwi Apriyanti
bunga rose dan bunga mawar beda ya
Venni Rahmadhani
mantap seru sedih dapat
Yayuk Triatmaja: Terima kasih banyak
total 1 replies
Di Elva
ngapain sih cerita clarissa sama gavin harus diselipkan disini, gk penting, fokusnya tu ke elisabeth sama david..
menarik
Yayuk Triatmaja: Terima kasih banyak
total 1 replies
fokus Ama visual si cupu ... jadi inget onye unyu is in the Hoy 🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭ada yang tau gk siapaa 🤭🤭🤭👍👍👍👍
Yayuk Triatmaja
betul sekali
Dewi bohay
sama sama salah tu, berat sama hpnya kan bisa ditunda , ngomong kek masih sibuk, banyak fakta gara gara hp anak terabaikan 😬😫
Naraa 🌻
Sintinggg, ortunya Karina knp jahat sih pilih kasih gitu ga adil
Naraa 🌻
Gregetan si Ronald lengah bgt bisa2nya kerekam cctv mainnya ga bersih kan kasian Lina istrinya jadi korban
Naraa 🌻
Karen jangan lemah dong kalau ttp baik yg ada di jajaran terus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!