romantis komedi
Berkisah tentang seorang polisi dingin bernama Raditya Putra Wijaya dan seorang gadis cantik yang sangat cuek, lahir dari keluarga berada bernama Nikendira aurelli dipraja,,
bagamaina jadinya hubungan yang sudah lama dibina bisa kandas begitu saja dengan hadirnya seorang lelaki yang baru muncul di kehidupannya...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nyonya boss, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
14
3 bulan kemudian,setelah pertemuan terakhir mereka di kantor polisi,mereka tak lagi saling bertemu,berkabarpun tidak,padahal nomber hp sudah tersimpan di kontak masing masing,
Adit yang di sibukan dengan tugasnya selalu berusaha untuk tetap fokus dan mencoba melupakan bayangan wanita itu,terkadang tersirat dipikannya untuk sekedar menyapa dengan mengirim pesan,tapi Adit enggan,dia takut perasaannya akan semakin dalam dan berharap terlalu jauh,
sesekali Adit hanya melihat foto Niken di medsosnya,dan beberapa story yang muncul di status wa'nya,yang kadang membuatnya sakit,kadang diapun tersenyum sendiri,
bebanding terbalik dengan Niken yang sibuk dengan kuliahnya dan tugas di tempat magangnya,tanpa memikirkan Adit sedikitpun,jangankan pada Adit pacarnyapun sudah iya acuhkan..
dia magang di perusaahaannya ka Andre temannya ka gadis,sudah hampir sebulan Niken praktik disana,
Andre adalah CEO muda di sebuah perusaan retail yang cukup besar, dia berusia 30 tahun dan belum menikah, dia sosok yang tampan rupawan,tidak menutup kemungkinan banyak wanita yang mendambakannya dan berharap ingin jadi pendamping hidupnya,
Andre mulai tertarik pada Niken semenjak dia magang disana,tapi dia masih memndam perasaannya itu,
kebetulan Niken magang disana bersama dengan sahabat dekatnya yang bernama kimy,
mereka berteman sejak SMA dan bersama sampai sekarang,
mereka sangat jarang untuk pergi berdua, dalam sebulan paling sering hanya 2 kali mereka jalan,bukan karna ada masalah,karna Kimy sibuk mengurus perusahaan tekstil milik papanya yang sudah meninggal,dan Niken mengerti akan hal itu,tapi walaupun begitu komunikasi mereka berjalan dengan sangat baik...
pagi itu di kediaman Niken,dia sedang bersiap untuk pergi ke kantor dengan menggunakan blezer cream dan rok pendek abu abu sepaha terlihat pas dan menawan di tubuhnya,dia sedikit terburu buru karna takut kesiangan dan melewatkan sarapan paginya,
mba aku berangkat...ucap Niken sambil berlalu pergi masuk kedalam mobil
iya non hati hati...jawab mba Rani menggelengkan kepala sambil tersenyum melihat tingkah sang majikan yang selalu buru buru...
Niken fokus mengendarai mobilnya dan tiba di parkiran kantor tempanya bekerja ,
dia bergegas masuk keruangnnya,oh iya di di tugaskan jadi pendamping sekretarisnya Andre,Andre sengaja menepatkan Niken di posisi itu,agar setiap hari dia mudah melihat Niken karna ruangnya yang bersebelahan ..
pagi mba Niken....
selamat pagi Ken...
pagi bu Niken...
pagii...
ya begitulah kejadian setiap paginya Niken di sibukan dengan menjawab beberapa sapaan dari para pekerja dikantor itu, Niken hanya membalas dengan tersenyum,
di lift Niken bertemu dengan Kimy,
eh ken tumben siang,, ucap Kimy sembari merangkul
iya ish gue kesiangan my,malem gatidur gue nemenin Dimas, jawabnya malas
mengerti dengan keadaan Niken,Kimy tak banyak bertanya,
eh ken tar sore keluar yu,butuh hiburan gue otak sama fikiran gue lelah dipaké rodi terus .. ucap Kimy memelas
kemana my ? tanya balik Niken
mall aja lah belanja,dah lama nih ...kata kimy
sebenarnya Niken sedang males untuk keluar, rencanya sepulang ngantor dia ingin tidur karna dari semalam dia tidur hanya 2 jam karna menemani sang kekasih yang sedang diluar kota via telpon,tapi Niken tak tega kalo harus menolak
oke my...lu kalo dah kelar kerjaan kabarin gue aja
okeyy...jawab Kimy bersemangat
mereka pun pergi ke ruangannya masing masing yang hanya berbeda 1 lantai..
pagi ka Ana,, sapa Niken pada sekretaris Andre yang sudah duduk anggun di kursinya...
heyy Ken ...jawab ana menatap Niken sembari tersenyum
ana menghampiri Niken dan memberi tugas apa saja yang harus di lakukan, dan mengajak Niken untuk pergi ke kantor polisi membuat laporan penggelapan uang yang di lakukan manager di kantor cabang,dan Niken hanya menurut,pikirnya dia juga jenuh di dalam ruangan terus lumayanlah cari udara segar ya walopun hanya ke kantor polisi ...🤣
mereka sibuk dengan tugasnya masing masing, tanpa terasa sudah waktunya makan siang..
saat Niken beranjak dari tempat duduknya ana menyela ...
Ken kita makan di jalan aja,kita langsung ke Polsek untuk buat laporan ajak Anna,,
oh,,hmm oke ka,, jawab Niken dan sebenarnya dia sudah sangat lapar karna dari pagi perutnya hanya diisi dengan air putih saja,dan tidak enak kalo harus menolak,
ayoo.. ajak ana yang sudah mau pergi
Niken menggambil tasnya dan bergegas mengikuti ana...
ka aku beli roti dulu ya sebntar buat ganjel,,gakuat laper ucap Niken mengusap perutnya sedikit malu
ana tertawa melihatnya,dia merasa lucu dengan tingkah Niken yang seperti adiknya ini,,ya begitulah ana tidak seperti sekertaris biasanya yang begitu ambisius dan tengil ana begitu baik pada Niken..
Kaka ada nih ken ,,ucap anak menyodorkan roti pada Niken
itukan punya ka Ana...jawab Niken
gapapa makan aja ken aku sengaja beli 2 buat kita ,,ucap ana lagi
makasih loh ka...ucap Niken tak enak hati atas kebaikan ana dan naik kedalam mobil menuju ke Polsek terdekat
dan kebetulan perusahannya itu tidak jauh dari tempat tinggal Niken...
Niken seperti hapal denngan jalan yang sedang di tempuh,tapi dia menepis fikirannya,ah bodo amatlah fikirnya...
dan sampai lah di Polsek dimana Aditpun tugas disana ,Ana turun dari mobil tidak lupa memakai masker dan membawa berkas begitupun dengan niken
ana segera menemui pa Agus sodaranya yang akan membantunya menangani kasusnya, pak Agus adalah Kapolsek disana...
setelah lama berbincang,pak Agus mengantar kan ana dan Niken yang sedari tadi hanya mengekor di belakang ana keruangan tempat membuat laporan,
banyak orang yang memperhatikan mereka,lebih tepatnya memperhatikan Niken yang berjalan datar tanpa expresi,
sampai di depan ruangan, pak agus mengetuk pintu dan segera masuk kedalam,dengan mengajak ana dan Niken
ayo silahkan,ucapnya
Adit yang sedang berdiri untuk mengambil kertas yang ada di sebrang mejanya beranjak kaget dengan kedatangan pak Agus dan kedua wanita di belakangnya,,
eh pak ,ada apa .. tanya Adit sopan
ini dit tolong bantu buatkan laporan untuk perusahaan tempat sodara saya kerja ucap pak Agus
ayo silahkan duduk mbak,,tawar Adit
iya pak makasih jawab ana dan duduk di hadapan Adit di ikuti dengan Niken yang memasang muka datar tanpa ekspresi dan bicara sedikitpun ..
pak Agus berpamitan,dan ana mulai menjelaskan perkara yang akan di laporkan,Adit dengan sangat berusaha fokus mencerna dan membuatkan laporan ,walau sebenarnya dia masih kaget dengan kedatangan Niken,
niken masih setia dengan posisinya ,memainkan jetrekan pada tutup balpoin,membuat fokus Adit sedikit buyar dengan suara dari benda tersebut
Adit melirik Niken yang tampak mengacuhkannya seperti orang yang ta saling mengenal
Adit berdehem,Niken moneleh sekilas dan kembali pada aktivitasnya lagi..
lanjut thorr😊😊