Seorang wanita Muslim bernama Hannah tak sengaja bertemu dengan idol korea bernama Wobin di bandara, pertemuan itu langsung mencuri hati Wobin, ia terpikat oleh Hannah dan tergerak untuk membantunya keluar dari masalahnya. Wobin, yang ingin menghormati keyakinan Hannah sebagai seorang Muslim, berusaha untuk melindungi dan menjaganya, akankah usaha Wobin untuk melindung Hannah dan membantunya menyelesaikan masalah, mampu meluluhkan hati Hannah?
Informasi Buku:
Setiap halaman berisi 500 kata
Terdiri dari 120 halaman, terbagi dalam 2 bagian cerita
Waktu baca per halaman 3 menit
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Diah Wulan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Page Number 12 - Tentang Susi
"Sepertinya tuan wobin memperhatikan mba hannah sampai mencarikan pelayan, dan menolong mba hannah dari orang jahat" sahut susi
"Iya sepertinya karena aku bekerja di sini wobin merasa punya tanggung jawab padaku" kataku
Aku melihat susi tidak menjawab kurasa dia bingung mau jawab apa
"Oh iya sus aku pergi sebentar ya" kataku
"ke mana mba" kata susi
"Aku harus ngasih makan nana kucingku" kataku
"Teman mba hannah ya kucingnya, ayo saya antarkan" kata susi
"Gausah deket kok" kataku
"Yaudah mba hati hati ya" kata susi
"Iya sus" kataku
Aku pergi meninggalkan susi aku tau dia niatnya baik ingin menjagaku dan ingin berteman denganku tapi aku terbiasa melakukan semua hal sendiri, aku langsung ke tempat nana, aku mencari nana yang tidak ada di tempatnya, aku mulai cemas ke mana nana padahal aku membawakan makanan untuknya aku mencari sekitar tempat terakhir meninggalkannya tapi tidak ada, bahkan suaranya yang biasa menyambutku tidak ada, aku merasa kehilangan nana aku menganggap dia sebagai temanku berkeluh-kesah, tapi nana sudah menghilang aku tidak yakin nana pergi sendiri, bahkan kardusnya nana untuk tinggal tidak ada, aku memikirkan nana apa mungkin nana dibawa sama orang atau di rescue, seharusnya aku membawa nana ke rumah agar dia lebih aman, aku merasa bersalah karena aku nana menghilang, akhirnya aku pergi dari tempat nana ke rumah wobin, wajahku yang semula senang karena ingin melihat nana tiba tiba tidak semangat lagi, padahal aku ingin bercerita banyak ke nana, ketika aku bercerita nana selalu merespon ucapanku
"Aku pulang" kataku
"Gimana mba udah ngasih makan nana" kata susi
"Nana hilang sus aku gak tau dia pergi ke mana padahal kemarin masih ada" kataku
"Mungkin nana sudah diambil orang mba atau di rescue" kata susi
"Iya aku mikirnya juga gitu semoga nana gpp" kataku
Tiba tiba suara bel rumah Wobin bunyi
"Biar saya saja mba yang buka" kata susi
"Gak usah sus kamu beresin baju kamu aja" kataku
"Yaudah" kata susi sambil melipat bajunya yang baru dibuka dari kopernya
Aku langsung membuka pintu ternyata yang datang Wobin aku membuka pintu lebar lebar supaya dia masuk, setelah Wobin melihat wajahku yang muram karena kehilangan nana dia masuk tanpa aku suruh, aku tidak memikirkan kenapa Wobin datang kesini karena rumah ini memang rumahnya dia masuk dan langsung duduk di ruang tengah, dan susi memberikan minuman untuk Wobin
"Susi aku kan gak nyuruh kamu ambilin minuman" kataku
"Gpp mba hannah saya yang mau" kata susi
Apa boleh buat susi sudah membuatkan Wobin minuman padahal ini pekerjaanku, masih dengan wajah yang sama Wobin hanya memainkan ponselnya di ruang tengah, berselang beberapa lama bel rumah Wobin berbunyi lagi, aku membukanya aku tidak tau siapa orang yang di hadapanku sekarang, tapi dia membawa kandang peliharaan dan memberikan pada Wobin, aku berpikir pasti Wobin ingin merawat hewan peliharaan, setalah memberikan kandang peliharaan itu orang tadi pergi, sebenarnya apa yang di dalam kandang itu, Wobin memberikan kandang peliharaannya denganku, aku mengambilnya sambil menjauhkan wajahku barangkali guguk, aku kaget karna di dalamnya
"Nana" kataku, wajahku yang muram dan tidak semangat langsung berubah seperti sebelum kehilangan nana
Susi kaget melihatku yang tiba tiba senang sekali tapi aku senang karena nana bisa bersama wobin dan tidak hilang, nana keluar dari kandang, aku langsung mengambil nana, ternyata nana bersih sekali karena sudah dibersihkan dan sepertinya nana dirawat dengan baik, aku tidak tau kenapa nana bisa bersama wobin
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya Korban Perasaan