PERHATIAN! INI ADALAH KISAH LANJUTAN DARI KARYAKU LOVE BY PSYCHOPATH 1, JADI BUAT KALIAN YANG AKAN MEMBACA KARYA INI LEBIH BAIK MEMBACA YANG SEASON 1 AGAR DAPAT MEMAHAMI CERITANYA.
.
.
.
.
Kau mencoba berlari, tapi semakin berlari semakin aku menginginkanmu kembali. Jika kau lihat ke belakang sebuah kisah kita akan terulang. Suatu keberuntungan bisa melihat sang Dewi berhasil aku taklukkan.
-Darrel
Ini adalah kisah cinta psychopath yang selalu mencari cara bagaimana agar bisa menyembunyikan cintanya. Cerita ini menunjukkan bagaimana seorang psychopath mencintai seseorang dengan sudut pandang berbeda. Tapi apakah ada perbedaan antara posesif dan cinta, menurut Darrel sama saja. Jika bisa membuat cintanya si Dea Mahesa berada di pelukannya, itulah cara dia mengekspresikan cintanya.
HALLO SEMUANYA!! Makasih yang udh mampir ke cerita author. Semoga kalian menikmati cerita dari awal hingga akhir. Jangan lupa dukung author dengan tinggalkan jejak di setiap babnya. Dan author hanya terbit di noveltoon ataupun mangatoon ya, selain itu author tak menerbitkan di apk manapun. terimakasih!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yuriko Harumi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
CHAPTER 13 •LBP2• : DARREL KEMBALI
...Aku tidak pernah meninggal, tidak akan pernah. Mengapa mereka berbicara seolah aku hanya membual saja? Padahal aku mengatakan yang sebenarnya. Selama Dia selalu melanjutkan kisahnya, maka aku akan hidup selama yang aku bisa. ...
...-Dea...
.
.
.
.
.
"Dar-rel?"
Kataku seolah terhenti saat melihat dua orang yang sedang berdiri di ambang pintu. Salah satu penuh dengan luka, khususnya di bagian kepala, leher serta bahunya. Untuk yang satu lagi memapah di salah satu bahu yang terlihat baik-baik saja.
"Maaf... Permisi" ucap laki-laki yang memapah Darrel dengan penuh luka.
Kaki ku seolah mati rasa, seketika aku terduduk saat mencium bau darah ketika laki-laki itu membawa Darrel melintasi ku untuk menunju ke sofa. Aku hanya bisa terdiam dan terkejut, apa yang harus aku lakukan. Antara terkejut melihat Darrel yang penuh dengan luka, atau terkejut ada seseorang yang bisa menyelamatkan aku sekarang.
"Ku-kumohon~ Bantu aku... Kumohon..." ucapku lirih sambil melihat laki-laki yang membawa Darrel barusan akan pergi.
Seketika laki-laki itu menoleh ke arahku, dan berjalan kemudian berjongkok untuk menyejajarkan dirinya denganku.
"Maafkan aku Dea, tapi Darrel itu kakakku aku berada di pihaknya" ucapnya lembut sambil mengusap kepalaku.
Mataku membulat tidak percaya, setahuku Darrel adalah anak tunggal. Darrel juga tidak pernah mengatakan dia mempunyai saudara.
"Raffyn... Namaku adalah Raffyn kau bisa memanggilku Raf" ucapnya kembali kemudian beranjak pergi.
"Oh ya, bisakah rawat dia sebentar? Aku ingin pergi membereskan tikus menyebalkan" lanjut Raf kemudian pergi dengan meninggalkan ku yang masih terkejut.
'Siapa dia, adik?' kataku sambil terus berfikir.
Sejujurnya sebelum Raf pergi aku sudah melihat pinnya. Sungguh aku tidak mengira pin-nya sangat mudah untuk ditebak. 10-12, suatu tanggal yang selalu aku ingat setiap tahun nya.
Aku mulai beranjak untuk pergi ke pintu. Menekan satu persatu tombol yang aku kira sebelumnya. Dengan tangan yang masih gemetar, serta keringat dan air mata yang aku tahan aku terus mencoba pin-nya. Hingga aku sadar pin yang aku lihat barusan ternyata benar.
"Aku bebas! Aku bebas sekarang!" teriakku girang.
"Dea! Akh... K-Kau tidak akan meninggalkan aku dalam keadaan begini bukan?" ucap Darrel terbata sambil menahan sakit saat dia mencoba berdiri.
Ayolah ini adalah kesempatan yang jarang bisa aku gunakan. Maksudku aku sudah berada di ambang kebebasan sekarang, tapi kenapa aku merasa sakit saat melihat Darrel yang kesakitan.
"Ha... Kenapa aku harus menjadi orang yang baik, dan di adopsi oleh keluarga yang baik" helaan ku sambil berbicara kemudian kembali menutup pintunya.
Entahlah aku selalu teringat akan pesan mama, saat aku mengatakan bahwa aku tau sebenarnya aku bukanlah anak kandungnya. Dia hanya tersenyum kemudian memeluk. Bukan rasa iba, tapi rasa kasian karena membuat seseorang terluka, tapi itu semua bisa tergantikan oleh rasa sayang.
Aku tidak mungkin menyayangi Darrel bukan? Maksudku dia sudah menculikku dua kali, bahkan aku masih membantunya untuk berdiri.
"Ke-napa kau sangat be-rat..." ucapku saat berusaha membantu memapah Darrel kembali ke sofa.
Setelah di baringkan Darrel di sofa, aku langsung bergegas pergi untuk memanaskan air dan mencari kotak p3k. Untuk jaga-jaga aku akan membersihkan lukanya, kemudian baru mengobatinya.
Saat semuanya sudah siap, aku berlari kecil ke arah Darrel. Aku menempatkan satu wadah berisi air hangat di sebelahku, dengan obat yang lainya aku letakan di meja.
Aku langsung membantu Darrel untuk duduk, kemudian mulai melepaskan pakaiannya. Entahlah aku melihat ada aura terang di dalamnya, badannya cantik, otot nya terbentuk dengan sempurna hanya sayang tertutup oleh darah yang masih mengalir di seluruh tubuhnya.
'Tahan-tahan... Ingat kau hanya mengobati dia saja' ucapku batin sambil membuang baju Darrel asal.
Aku bersihkan luka Darrel perlahan-lahan. Mulai dari wajahnya, leher, kemudian badannya. Terlihat banyak luka tusuk dan sayat di sana, sayang sekali tubuh secantik ini harus terluka.
"Dea... Aku mencintaimu"
.
.
.
.
[Auth : Hallo Mina! Aku balik, maybe ada dari kalian yang gk peduli GPP. Tapi aku mau cerita dikit boleh gak? Kalian sadar apa yang aku tulis di awal, tentang suatu hal. Jadi kemaren aku berniat untuk hiat dulu kan di sini, dan Melanjutkan yang di sebelah dulu. Tapi tau kalian tadi pagi aku di mimpiin Ama Dea dan berbicara seperti yang di atas. Sebenarnya gw gk yakin sih, cuma gw tambahin aja kata-katanya. Dan belum lagi aku malah salah baca manhwa judulnya itu klo gk salah "Aku menjadi pelayan nona yang menjadi tuan muda" atau bagaimana lah gw lupa. Kalian tau itu isinya gimana? Tentang sebuah kutukan bagi author yang menggantung ceritanya maka dia akan masuk ke dalam cerita tersebut untuk di lanjutkan. Sumpah gw parno anjr, seriusan langsung gw tulis ni chapter (╥﹏╥). Btw kalian jangan hina aku yang parno ma cerita begituan ya, aku memang anaknya parno an. Gitulah pokoknya aku hari ini mau up beberapa eps:v maybe klo ada inspirasi. Ja Matta Mina... See you in the next chapter]