NovelToon NovelToon
Hati Seorang Wanita

Hati Seorang Wanita

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Aliansi Pernikahan / Tamat
Popularitas:835.3k
Nilai: 4.9
Nama Author: Triana mutia

Mengisahkan tentang seorang gadis bernama Rania Subagiyo, yang terpaksa menikah dengan seorang pria kaya demi biaya pengobatan ibunya

Sang pria yang bernama Galang Baskoro menikah untuk mendapatkan harta warisan, sedangkan sang pria sudah memiliki kekasih. Tetapi karena sebuah alasan dia tak bisa kembali pada saat itu

Hanya tiga bulan Rania terus meyakinkan dirinya bahwa dia harus bertahan dengan semua perlakuan kasar di rumah tersebut

Tanpa Galang sadari hatinya telah tercuri oleh Rania, sedangkan Rania benar-benar telah memberikan seluruh hatinya kepada Galang

Sang ibu yang menjadi penguat hati Rania meninggal dunia, dan kekasih Galang kembali dengan berbagai tipu muslihat, membuat Galang melakukan hal yang sangat menyakitkan bagi Rania

Sedangkan ada seorang pria lain di luar sana yang bersedia memberikan sebuah cinta yang tulus kepada dirinya

Dan semua kisah belum berakhir masih ada kejadian yang terus menimpa dalam hidupnya..


Apakah cinta bisa mengalahkan rasa benci ?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Triana mutia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kemarahan Galang

Rania kembali ke kediaman Galang tanpa memikirkan apapun, begitu Rania memasuki rumah belakang semua para pelayan terkejut melihat Rania

" Non di tunggu tuan Galang dari tadi " ucap bi Inah dengan berat hati

Bi Inah yakin Galang akan melakukan hal yang menyakiti Rania, bi Inah melihat kemarahan dari wajah Galang saat mencari Rania ke rumah belakang

" Oh ya bi, kak Galang ada di mana ya bi ? "

" Tuan ada di kamarnya non "

" Ya udah aku ke sana dulu ya bi " bi Inah hanya menganggukkan kepalanya dengan memasang wajah khawatir. Rania pun sedikit bingung melihat ekspresi dari bi Inah dan para pelayan yang lainnya

" Tumben kak Galang udah pulang jam segini, apa mereka abis di marahin karena aku pergi ga permisi ya ? "

Tak mau ambil pusing Rania mulai melangkahkan kakinya menuju ke arah kamar Galang, baginya tak ada lagi yang lebih menyedihkan dari pada kepergian ibunya yang baru saja terjadi

Tok.. Tok.. Tok..

" Masuk "

Setelah beberapa hari akhirnya Rania kembali menginjakkan kakinya ke dalam kamar itu, kamar di mana dia pernah menghabiskan malam-malamnya saat awal pernikahannya dengan Galang. Kamar di mana dia pernah mendapatkan perlakuan kasar dari Galang dan ciuman kening di setiap malamnya

Rania melangkahkan kakinya mendekati sofa di mana Galang sedang berada, Galang duduk dengan sombongnya dan melipat kedua tangannya di dadanya. Terlihat jelas Galang memasang wajah marahnya, Galang menatap Rania dengan tatapan membunuh

" Kenapa kayaknya kak Galang lagi marah ya ? aku belum pernah liat kak Galang mukanya seseram ini "

Rania langsung menundukkan kepalanya merasakan hawa dingin yang terpancar di area sekitar Galang, dengan memberanikan diri Rania mengeluarkan kartu yang dulu di berikan Galang dari sakunya

" Maaf kak aku mau kembalikan ini " Rania meletakkan kartu tersebut di atas meja tanpa berani menoleh ke arah Galang

" Jadi karena lo udah di pelukan laki- laki lain lo udah ga butuh kartu gw, apa lo juga udah tidur sama laki-laki itu ? "

Pikiran Galang sudah melayang ke mana-mana membayangkan tubuh mungil Rania sudah di jamah oleh laki-laki lain, membuat amarah Galang kian meningkat. Galang mulai bangkit dari duduknya dan berjalan menghampiri Rania

Plak... Sebuah tamparan yang sangat keras mendarat di pipi mulus Rania hingga membuat Rania tersungkur ke lantai, Galang berjongkok di hadapan Rania dan mencengkram dagu Rania dengan kuat

" Lo itu wanita bayaran gw, walaupun besok semua berakhir sampe sekarang lo masih tetap wanita bayaran gw. Ngerti ga lo ? "

" Ya kak " Galang menghempaskan wajah Rania dengan kasar

" Terus apa maksudnya ini ? " Rania menolehkan wajahnya ke arah galang

Galang memperlihatkan beberapa foto Rania sedang bertemu dengan Adrian, foto saat Adrian menggenggam tangan Rania, foto saat Adrian memeluk tubuh Rania dengan erat dan yang terakhir foto saat Adrian mencium kening Rania

Ternyata di cafe tersebut sudah ada Anggi terlebih dahulu sebelum mereka sampai, Anggi menggunakan kesempatan tersebut dia pun mengambil beberapa foto yang menurutnya menarik dan langsung mengirimkan kepada Galang

" Aku bisa jelasin itu kak " suara Rania mulai bergetar ketakutan dan air matanya pun mulai menetes

Galang yang sedang gelap mata tak ingin mendengar alasan apapun dari Rania, Galang melemparkan ponselnya ke sembarang arah. Galang kembali menghadiahkan sebuah tamparan yang sangat keras di wajah Rania

" Ga ada boleh laki-laki lain sentuh lo selama lo masih jadi wanita bayaran gw..!! " Galang berteriak dan sekali lagi menampar wajah Rania

" Lo itu hanya perempuan j*lang, yang bahkan hanya demi uang menjual tubuhnya " bisik Galang di telinga Rania

" Aku memang jual tubuh aku kak, tapi apa perlu kakak nilai aku sehina itu ? "

Dengan kasar Galang menarik tubuh Rania agar berdiri dan melemparkan tubuh mungil Rania ke atas ranjangnya, Galang ikut naik ke atas ranjang dan kini Galang berada tepat di atas tubuh Rania bertumpu dengan kakinya, dan tangan kanannya kembali mencengkram dagu Rania

" Jawab lo udah ngelakuin apa aja sama laki-laki tadi..!! "

" Ga kak, aku ga melakukan apapun kak "

" Gw ga akan biarin lo bisa di sentuh orang lain lagi, mulai sekarang lo harus jadi milik gw seutuhnya "

Galang ******* paksa bibir Rania, Rania hanya bisa mengeratkan kedua bibirnya. Galang yang merasa mendapatkan sebuah penolakan dari Rania semakin terbakar oleh emosinya. Galang melepaskan ciumannya dan kembali menatap Rania dengan tajam

" Lo harus ingat perjanjian kita belum berakhir, lo ga lebih dari cewek m*rahan yang menjual tubuh lo ke gw "

" Jadi sekarang gw masih berhak atas apapun yang di tubuh lo ini perempuan j*lang "

" Iya kak aku inget kok, aku memang perempuan murahan perempuan yang udah jual tubuhnya sama laki-laki. Silahkan kak lakukan apapun yang kakak mau "

Rania memejamkan kedua matanya dan terus mengalirkan air matanya, Rania hanya pasrah dengan apapun yang akan di lakukan Galang kepadanya. Hati Rania saat remuk tak berbentuk lagi, hari itu mungkin hari terburuk selama hidupnya

" Lo nolak saat gw cium lo, tapi lo ga nolak saat di pelukan laki-laki lain. Dasar perempuan j*lang, entah berapa banyak lelaki yang udah menjamah tubuh lo "

Galang yang sudah di kuasai oleh emosi kembali ******* bibir mungil Rania, dan Rania sekali ini tak memberikan perlawanan lagi. Galang terus melancarkan aksinya terhadap Rania secara kasar, yang ada di pikiran Galang saat itu adalah dia harus memiliki Rania. Galang meninggalkan banyak sekali tanda kepemilikan di tubuh Rania

Galang terus dan terus melancarkan aksinya dengan sangat kasar, sedangkan Rania hanya bisa meneteskan air matanya tanpa henti membuat Galang semakin kasar melakukan semua aksinya. Hingga pada saat intinya Galang tetap melakukan secara paksa dan kasar

Ketika Galang berhasil melakukan hal tersebut Galang sempat menghentikan aksinya sejenak, Galang dapat melihat dengan jelas bahwa istri yang sedang dia paksa untuk berhubungan badan secara kasar tersebut belum pernah di sentuh oleh orang lain

Galang seperti mendapatkan kembali kesadarannya dirinya, dia mulai menatap wajah Rania yang sudah di penuhi oleh rasa kekecewaan. Dan mata Rania yang tak berhenti mengalirkan air matanya

Galang mendekati wajah Rania dan mencium kening Rania dengan perasaan amat bersalah, Rania hanya terdiam dan memalingkan wajahnya

" Maaf aku udah kasar, aku cuma mau memiliki kamu seutuhnya " bisik Galang dengan suara parau

Galang pun kembali melanjutkan hal yang sudah lama tak dia lakukan tersebut, tetapi sekali ini Galang melakukan semua ritual itu dengan sangat lembut. Seperti sedang berhubungan dengan seseorang yang sangat dia cintai

" Lakuin aja kak semua yang kakak mau, karena mulai besok semuanya sudah berakhir. Seandainya kakak minta ini dengan cara baik, aku akan berikan semuanya dengan senang hati kak"

Setelah selesai melepaskan segala hasratnya, Galang menjatuhkan tubuhnya tepat di samping tubuh Rania. Galang memeluk tubuh mungil Rania dengan sangat lembut, dan mencium ujung kepala Rania

" Terima kasih ya " bisik Galang sedangkan Rania hanya bisa terdiam dan memalingkan wajahnya dari Galang

" Ternyata aku yang pertama ya buat kamu ? maaf ya tadi aku sempat kasar ke kamu, aku benar-benar marah saat kamu di pelukan laki-laki lain. Aku janji mulai sekarang aku akan perjuangkan kamu "

" Tadi kamu dari mana ? " Galang menarik wajah Rania agar mau menatapnya

" Dari pemakan ibu kak " lirih dan Rania membalikkan tubuhnya membelakangi Galang, air mata Rania kembali keluar dari pelupuk matanya untuk kesekian kalinya di hari itu

Bantu like dan komentar ya teman-teman 😊

Terima kasih 🤗

1
Darmawangsyah Dhamar
luar biasa .knpa baru ketemu novel begini..
Darmawangsyah Dhamar
bukan galang tapi adrian
Renova Simanjuntak
adrian,,kamu jd lakik koq,,ga jelasss giniii🤔
Darmawangsyah Dhamar
semoga tdk ada kekerasan fisik
Sur Tok
tdk lanjut, sdh malas bacanya
Darmawangsyah Dhamar: sama,malas juga.tpi semoga endingnya tdk mengecewakan.klu sampai raina jdi milik galak.maka ini akan jdi novel Kak Triana yang paling ....
total 2 replies
Jetva
si Revan ini sutradar atw apa..?? gue bingung ama ni cerita...sebenarx tokoh utama Rania apa Revan sih..??
Jetva
ini si Revan knapa aih..??
Jetva
REVAN TO LOL BIN O ON...
Shifa Burhan
ciri novel hasil dari pola pikir egois novelisnya
*pelakor dilaknat pebinor dipuja2
*jika pemeran utama pria (suami) menyakiti perasaan pemeran utama wanita (istri) adalah kesalahan fatal tapi ketika istri menyakiti perasaan suami dianggap biasa2 saja, bukan kesalahan
*kisah istri dengan peran lelaki lain diceritakan romantis tapi kisah suami dengan peran wanita lain diceritakan menjijikan
*istri ketika disakiti tegas pergi dan tidak mudah memaafkan dan mencari lelaki lain sedangkan suami ketika disakiti kayak pengemis malah dia balik yang mengemis kayak tidak ada wanita lain saja

novel ini memang disukai banyak reader wanita jablay dan egois karena karakter suami dibuat kayak lelaki bodoh dan pengemis
tapi 100% novel tidak akan disukai reader lelaki dan reader2 wanita yang menghormati dan menghargai suaminya
Raja Rosnenty
Luar biasa
falea sezi
anak dia ma istri laine mana
falea sezi
uda telat nenek, lampir knp guang trima secara galang ma istri nya dlu uda nyobain lah rania ma andrian g pernah di sentuh gk adil bgt kan
Marulak Siagian
👍👍👍👍👍
Only you
Biasa
triana 13: maaf ya kak kalau kurang memuaskan ceritanya...


karena itu baru2 belajar nulis
total 1 replies
Siti Rofiatin
Lanjut thoor
triana 13: Terima kasih dukungan nya kak


mampir kak ke cerita aku yang lain🤭🤭

ada beberapa cerita aku yang sudah tamat dan ada dua cerita yang sedang berjalan Kaka

terima kasih
total 1 replies
Eka Rauf Ginting
jdi mlas bacanya, di saat Adrian dtg rania terenggut kesuciannya,, miris bngt thor
Eka Rauf Ginting
ceritanya sllu wanita yg lemah,,murahan
Renova Simanjuntak
HAPPY ENDING...
triana 13: aku lebih suka cerita yang happy ending kak 😅
total 1 replies
Renova Simanjuntak
kpn..rania dan galang bikin anak??kan ga ada adegan tidur seranjang ama galang??
triana 13: di hari terakhir kak
total 1 replies
Idku Nursaman
padahal di saat kita sakit ada orng yg menyayangi kita bikin kita lebih semangat untuk sembuh...
triana 13: ya kak
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!