Jumpa lagi di novel baru ku ,terima kasih masih stay di sini ya.
Deskripsi
"Tolong jangan masukan ayah ku ke penjara,aku akan melakukan apa pun om " ucap Kia dengan air mata yang sudah mengalir di pipi nya, Burhan terkejut di panggil om tapi dia hanya bisa melotot dengan tajam
"Kau akan melakukan apa pun ?" tanya burhan dan Kia mengangguk saja
"aku akan merawat om sampai sembuh " jelas kia yang memang tak memiliki uang untuk mengganti motor sport mahal dan biaya pertanyaan Burhan
Bibir Burhan terangkat sedikit ,dia memikirkan ucapan mama nya yang sangat ingin dia menikah dan memiliki anak. Kia adalah wanita yang cocok untuk nya ,dia akan memanfaatkan kesempatan ini .
Mau tau bagaimana cerita selanjut nya ? Yuk....langsung rebahan manis sambil ngemil ,baca novel ku . Makasih sebelum nya 🙏🙏🙏
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yuliati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
OB(Kebenaran )
⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘
Kia menatap wajah Burhan yang sudah tertidur dengan lelap nya, dia juga masih lelah walaupun baru bangun tidur sebentar. Kia masih memikirkan ucapan dari Burhan ,apa benar dia di pecat.
Ingin sekali Kia mendatangi toko kue istri pak Bokak, tapi dia ngak mungkin pergi begitu saja dari sana . Apalagi ucapan Burhan yang mengatakan dia di cepat, jelas membuat nya semakin bingung. Kini dia hanya bisa menatap Burhan, kemudian kedua mata nya memperhatikan sekeliling nya lagi.
Tempat tidur yang mewah ,kia merasa enggan untuk tidur di sana . Mengingat dirinya hanya seorang perawat, mana mungkin dia tidur di atas ranjang rumah sakit yang mewah seperti itu. Walaupun dia tau kalau tempat tidur itu memang khusus untuk penjaga pasien dan Kia tau ,itu pasti untuk pasien .
Kedua mata nya sudah benar benar lelah, kia memilih untuk tidur di sofa yang tak jauh dari ranjang pasien milik Burhan . Dia memejamkan kedua mata nya sambil menyandarkan tubuh nya ke belakang, dia merasa lebih tenang dan akhir nya tertidur tanpa tau apa yang terjadi selanjut nya .
Sementara itu di rumah kontrakan pak Kardi, Kevin masih duduk dengan manis . Menatap dinding sekelilingnya,rumah setengah papan. Terlihat kumuh tapi bersih dan tertata rapi setiap benda di dalam nya walaupun ngak banyak,mungkin karena ada tangan wanita didalam nya .
Tadi nya kevin ingin langsung pulang, tapi ayah nya Kia meminta Kevin untuk masuk dan duduk lebih dulu. Dia ingin meminta bantuan Kevin untuk urusan nya saat ini ,tak ingin membuat anak nya ikut terlibat didalam nya.
"Maaf kalau bapak mengganggu waktu nya nak kevin " ucap Pak Kardi yang sudah duduk dan meletakan segelas teh manis hangat di atas meja kayu yang sudah usang ,dia tersenyum tipis ke arah Kevin
"Ngak apa apa pak ,saya juga ingin menyampaikan sesuatu mengenai bos saya " jawab Kevin dengan ramah dan sopan.
Kevin dan pak Kardi sudah duduk di ruang tamu kecil itu, pak Kardi juga ingin menyampaikan sesuatu. Jika nanti nya dia memang harus menjalani semua hukuman, maka dia bersedia asalkan Kia tak di bawa bawa dalam urusan nya .Dia takut jika nanti nya kia mendapatkan hal yang tak baik dari perilaku nya ,dia ingin Kia hidup dengan baik .
"Saya juga ingin menyampaikan sesuatu pak kevin, saya tak ingin masalah ini berlarut larut " ucap Pak Kardi dan kevin pun mengangguk, dia jelas tau apa yang di maksud oleh Pak Kardi.
"Bos saya memiliki trauma jika dekat dengan wanita " ucap Kevin yang membuat pak Kardi mengernyitkan dahi nya cukup dalam ,dia merasa tak percaya dengan apa yang di katakan oleh asisten pria yang di tabrak nya karena tadi dia melihat sendiri kalau tangan Kia saling menggenggam dengan tangan pria itu.
"Mungkin bapak tak percaya, karena tadi kita sama sama melihat tangan bos saya bersentuhan dengan tangan anak bapak . Tapi memang seperti itu ada nya, makanya saya yakin kalau anak bapak bisa menyembuhkan penyakit bos saya " jelas Kevin yang masih membuat pak Kardi diam ,dia masih ingin mendengarkan semua nya dengan jelas .
"Mungkin dengan adanya mbak kia ,saya rasa bos saya akan melepaskan bapak dengan syarat mbak kia tetap berada didekat nya . Saya jamin bos saya ngak akan menyakiti mbak kia ,hanya sebagai obat . Lebih tepat nya ,terapi untuk bisa berinteraksi dengan wanita " jelas Kevin lagi dan pak Kardi yang memang masih belum percaya, juga masih belum mengerti dengan hal itu hanya bisa diam saja .
"Bapak ngak perlu khawatir, saya akan mengurus semua nya nanti. Kemungkinan, mbak kia akan di pekerjakan oleh bos saya . Bapak ngak akan rugi, mbak kia pasti nya akan di gaji tinggi " ucap Kevin sambil tersenyum lebar ,dia yakin kalau Burhan akan bisa sembuh dari trauma nya .
"Bukan gaji yang besar saya harap kan pak kevin, hanya saja saya ngak mau memaksa anak saya untuk bekerja dan menerima hukuman yang harus nya yang saya jalani . Biar saya saja yang mengurus semua nya ,saya akan bertanggung jawab pak " ucap Pak Kardi, dia masih berpikir kalau Kia yang akan menjalani semua hukuman yang harus nya dia terima .
"Bapak ngak perlu memikirkan apa pun, saya rasa pak burhan juga tak akan melanjutkan proses hukum di kepolisian . Beliau hanya ingin memastikan sesuatu, mbak kia wanita yang spesial dan istimewa. Dari sekian banyak wanita ,hanya mbak kia yang seperti nya bisa dekat dan bersentuhan dengan pak burhan " jelas Kevin lagi dan terlihat jelas wajah pak Kardi yang masih bingung
"Mungkin bapak ngak percaya,tapi semua yang saya katakan benar. Semua nya nyata pak ,bapak bisa melihat nya besok . Saya hanya ingin meminta bapak mendukung dan membantu mbak kia agar tetap dekat dengan pak burhan, jika pak burhan menyukai mbak kia . Saya yakin ,hal itu merupakan keuntungan untuk bapak dan mbak kia " ucap Kevin sambil tersenyum melihat wajah pak Kardi yang masih bingung
"Bapak hanya perlu katakan pada mbak kia untuk setia, jangan pernah berselingkuh karena trauma yang di alami oleh Pak burhan akibat wanita yang merupakan kekasih nya yang sangat di cintai nya berselingkuh dengan salah satu teman pak burhan. Penyakit itu datang setelah kejadian itu " jelas Kevin dan hal itu membuat pak Kardi terkejut tapi kemudian dia mulai mengerti keadaan burhan
"Ternyata begitu, saya sebagai ayah nya . Tau betul bagaimana sifat kia, jika memang mereka berjodoh maka saya akan sangat senang. Bukan karena kekayaan dari pak burhan, tapi memang karena anak saya itu tak pernah sekali pun dekat dengan pria . Dia sibuk dengan bekerja, saya selalu menjadi beban untuk nya. Saya hanya ingin Kia bahagia bersama dengan pria yang di cintai dan mencintai nya " ucap Pak Kardi dan kevin pun mengangguk, dari ucapan pak Kardi kevin tau kalau pak Kardi setuju dengan keadaan yang ada .
Kevin pun mengambil minuman yang di buat kan oleh Pak Kardi, meneguk nya sedikit demi sedikit hingga habis. Setelah itu dia ijin pamit pulang, dia akan menyusun rencana mengenai memperdekatkan kia dengan bos nya karena dia yakin kalau Kia adalah jodoh burhan.
Kevin juga akan menjelaskan semua nya pada kedua orang tua nya Burhan, agar rencana nya berhasil untuk menyatukan Kia dengan Burhan .Selama ini kevin tau kalau mama nya Burhan menginginkan burhan dekat dengan wanita hingga menikah, kini kesempatan itu sudah ada didepan mata.
Bersambung
Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘😘😘
Love sekebon untukmu author