NovelToon NovelToon
Kau Rebut Suamiku, Aku Rebut Putramu

Kau Rebut Suamiku, Aku Rebut Putramu

Status: tamat
Genre:Balas Dendam / Cinta Seiring Waktu / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:1.1k
Nilai: 5
Nama Author: swetti

Avelin, seorang gadis muda yang menikah dengan pria matang bernama Zayn, kini harus menelan pil pahit ketika ia mendapati sang suami telah berselingkuh dengan cinta pertamanya.
Bukannya melabrak, Avelin justru menyusun rencana untuk membalas perbuatan mereka dengan cara yang lebih kejam.
Setelah ia mendapati wanita itu memiliki anak seusianya, ia menjadikan putra satu satunya wanita itu sebagai alat balas dendamnya.
" Velin, aku tahu kamu mendekati aku hanya sebagai alat balas dendammu kepada ibuku. Aku terima semua itu asalkan aku bisa tetap bersamamu. Aku mencintaimu Velin, maukah kau tetap bersamaku meskipun hanya sebagai pionmu?"

Apakah kedekatan mereka selama ini mampu menumbuhkan perasaan cinta di dalam hati Avelin, atau justru hanya kebencian yang mendarah daging dalam dirinya?
Yuk dukung kisah mereka hanya di sini!
Di sarankan membaca dari awal sampai akhir agar tidak mempengaruhi performa karya ini

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon swetti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

IBUMU SEORANG PELAKOR

Malam ini adalah malam pesta ulang tahun Zayn yang ke empat puluh satu. Ia sudah berdandan rapi, menggunakan kemeja putih di padukan dengan celana kain berwarna hitam. Saat ini ia sedang menatap Velin yang sedang berhias di depan cermin meja riasnya.

" Kamu selalu terlihat sangat cantik sayang. Dari dulu sampai sekarang, bahkan di masa depan kamu tetap akan menjadi wanita tercantik di dunia ini." Zayn membungkuk di belakang Velin, ia mengalungkan kedua tangannya ke leher Velin.

Velin tersenyum menatap sang suami dari pantulan cermin. " Kalau aku cantik, seharusnya kamu tidak selingkuh mas."

Cesss...

Ucapan Velin terasa begitu menusuk hati Zayn.

" Maafkan mas sayang. Seandainya bukan karena anak, mas tidak akan pernah melakukannya. Mas hanya mencintai kamu, sungguh mas benar benar mencintai kamu. Hubungan mas dengan Siska hanya hubungan yang saling menguntungkan. Seandainya kalau kamu tahu, mas sangat menyesal sayang." Zayn mencium pipi Velin cukup lama. Ia merasa bersalah dengan sang istri tercinta.

" Sudah lah mas, tidak perlu di sesali. Yang jelas semua perbuatan pasti akan ada pertanggung jawaban." Ujar Velin.

" Mas siap menerima hukuman apapun darimu sayang, asalkan kamu tidak pergi meninggalkan mas." Zayn semakin mengeratkan pelukan tangannya.

" Lepas mas, aku tidak bisa bernafas." Ujar Velin.

Zayn menjauhkan tangannya, " Maafkan mas sayang, mas tidak bermaksud menyakitimu." Ujar Zayn.

Velin selesai bersiap, ia beranjak dari tempatnya. " Ayo mas kita ke bawah, mama pasti sudah menunggu." Ujar Velin.

" Ayo sayang."

Keduanya turun ke bawah dimana semua orang sudah menunggu. Zayn mengundang dia ratus tamu termasuk para kolega dan pemegang saham.

Deg...

Langkah Velin terhenti di anak tangga terakhir begitu melihat Siska bersama dengan ibu mertuanya. Mereka berdua nampak akur, bahkan yang tidak mengenal mereka pasti akan mengira kalau mereka mertua dan menantu.

Velin tersenyum smirk, " Rupanya kau sudah siap jadi bintang utama. Aku punya kejutan untukmu tante Siska. Aku harap kondisi jantungmu baik baik saja setelah menerima kejutan dariku." Gumam Velin dalam hati.

" Ayo sayang kita sama mereka." Zayn dan Velin menyapa tamu satu per satu.

" Selamat ulang tahun tuan Zayn, semoga anda berbahagia."

" Terima kasih."

" Selamat ulang tahun tuan Zayn, semoga anda panjang umur dan tambah di sayang sama istri tercinta."

" Terima kasih tuan."

" Anda sangat beruntung memiliki istri yang sangat cantik dan tentunya begitu setia mendampingi anda. Tidak heran jika di balik suami yang sukses ada istri yang selalu mendukungnya."

" Anda bisa saja tuan, terima kasih."

Begitulah sebagian ucapan selamat yang di iringi doa dari para tamu undangan untuk Zayn dan Velin. Tiba saatnya Siska maju menghampiri Zayn.

" Selamat ulang tahun Zayn. Hiduplah lebih lama lagi, selalu jaga kesehatan demi calon anak kita." Ucap Siska mengelus perutnya.

Siska sengaja menyerukan suaranya supaya para tamu yang ada di dekat mereka mendegar ucapannya. Akhirnya bisik bisik para tamu pun terdengar begitu mengganggu telinga.

Velin nampak tenang, ia sama sekali tidak terganggu dengan omongan Siska.

" Sayang maafkan ucapan Siska." Ucap Zayn menggenggam tangan Velin.

" Tidak apa apa mas." Sahut Velin.

Nyonya Yuli maju ke depan, sepertinya ia mau menyampaikan sesuatu.

" Para tamu yang terhormat, saya sebagai tuan rumah mengucapkan banyak terima kasih atas kehadiran dan doa yang kalian panjatkan untuk anak saya. Di momen bahagia ini, kami ingin membagikan kebahagiaan ganda."

Velin nampak sedikit gelisah, pasalnya seseorang yang ia tunggu belum juga terlihat batang hidungnya.

Zayn yang mengerti kemana arah pembicaraan ibunya, ia pun menarik tangan ibunya.

" Ma, mama ngomong apa? Jangan bilang mama mau mengumumkan hubunganku dengan Siska. Aku tidak mau sampai semua orang tahu. Ini aib ma. Lagian mama harus bisa menjaga perasaan Velin ma. Bukan begini perjanjian kita, bukan kah kita telah sepakat untuk menutup masalah ini dari publik. Dan hubunganku dengan Siska hanya barter saja." Bisik Zayn.

" Mama tidak setuju, mama harus mengumumkan kalau Siska telah mengandung anak kamu supaya nantinya tidak ada yang berani mengusik Siska. Mama tidak mau calon cucu mama kenapa napa." Sahut nyonya Yuli. " Bukan kah Velin sudah menerima anak itu? Mama yakin dia pasti mengerti tujuan mama. Pasti dia juga tidak mau anak itu kenapa napa. Sudah kamu nurut saja sama mama. Velin itu anak pengertian, dia tidak akan marah karena hal ini." Imbuh nyonya Yuli.

Melihat anak dan ibu saling berbisik, Siska nampak tersenyum penuh kemenangan.

" Ayo tante umumkan segera kalau aku tengah mengandung anaknya Zayn. Aku ingin semua orang tahu kalau Zayn telah membuang istrinya sendiri. Aku juga ingin Velin di hujat semua orang karena dia mandul." Sorak Siska dalam hati. Ya, Siska sengaja memprovokasi nyonya Yuli agar mengumumkan hubungannya dengan Zayn. Ia tidak mau di pandang remeh oleh Velin, karena baginya dia lebih berguna ketimbang Velin yang tidak bisa memberikan Zayn seorang anak.

Di luar sana, Bram baru saja turun dari mobil. Ia segera masuk ke rumah besar milik Zayn. Langkahnya tergesa karena ia terlambat dari waktu yang Velin tentukan. Ya, Velin sengaja mengundang Bram karena ia ingin menunjukkan suprise yang luar biasa malam ini. Ia akan mengakhiri drama pernikahannya sendiri. Ia sudah muak harus berpura pura seolah tidak terjadi apa apa.

Nyonya Yuli kembali menatap semua tamu bergantian.

" Di kesempatan ini saya ingin mengumumkan bahwa, Siska." Nyonya Yuli menggenggam tangan Siska lalu mengangkatnya. " Dia calon menantu kedua saya. Saat ini dia telah mengandung calon cucu saya, yaitu anaknya Zayn."

Jeduarrr....

Tepat ketika Bram menginjakkan kakinya di tempat acara, tubuhnya terasa seperti di sengat aliran listrik bertegangan tinggi. Dapat ia lihat dengan jelas, jika sang ibu berdiri di sisi nyonya Yuli. Ia bisa menyimpulkan jika menantu kedua yang di bicarakan oleh nyonya Yuli yaitu ibunya.

Tidak jauh dengan para tamu di sana, mereka juga terkejut dengan ucapan nyonya Yuli.

" A.. Apa? Tuan Zayn punya selingkuhan?"

" Ada apa ini? Kenapa tuan Zayn selingkuh? Apa karena istrinya tidak bisa hamil?"

" Bagaimana bisa tuan Zayn mengkhianati nona Velin yang secantik bidadari? Sedangkan selingkuhannya tidak ada apa apanya di bandingkan nyonya Velin."

Bisikan bisikan panas membuat telinga Velin dan Bram terbakar.

Zayn menggenggam tangan Velin, " Maafkan mas, mas tidak bisa mencegah mama. Kata mama ini semua demi keselamatan Siska. Kalau dia selamat otomatis anak kita juga selamat." Ujar Zayn.

Velin tersenyum kecut, " Kau memang tidak punya pendirian sendiri mas. Dengan begini, maka sama saja kamu memberikan tante Siska hak yang sama denganku. Aku tidak bisa menerima semua ini mas. Aku akan buat perhitungan padamu." Tegas Velin menarik tangannya.

Velin yang sedari tadi sudah melihat Bram segera berjalan menghampirinya.

" Bagaimana Bram? Apakah kejadian ini membuatmu terkejut?"

Deg...

Siska menoleh ke arah Velin berjalan.

Deg..

Jantungnya berdetak sangat kencang begitu melihat tatapan nyalang sang putra.

" Za.. Zayn." Gumam Siska. Ia tak percaya jika Bram ada di sana. Ia langsung menatap Velin.

" Kamu sengaja mengundangnya?" Selidik Siska.

" Ya. Karena aku tahu ibu mertua mau mengumumkan masalah ini, maka aku sengaja mengundang Bram. Dia harus tahu bagaimana kelakuan ibunya. Bagaimana ibunya menjadi penghancur rumah tangga orang lain. Bagaimana ibunya.. "

" Cukup Velin!!!!" Bentak Siska.

" Kenapa?" Velin menatap Siska dengan tajam. " Kenapa aku harus diam? Kenapa aku tidak boleh berbicara setelah kau hancurkan pernikahanku hah." Teriak Velin terbawa emosi.

" Sayang tenanglah!" Ujar Zayn menyentuh lengan Velin namun Velin menyentaknya.

" Jangan sentuh aku!!!" Bentak Velin membuat Zayn terkejut.

Velin menatap Bram yang sedari tadi hanya diam saja.

" Kenapa kamu diam? Apa kamu tidak mau berkomentar tentang ibumu? Atau kamu mau membela wanita perusak rumah tangga orang hanya karena dia ibumu? Atau kau... "

" Dia bukan ibuku."

Jeduarrr...

TBC...

1
Siti Khalimah
brarti zain suka velin sejak umur 13 thor?
VANESHA ANDRIANI: makasih dah mampir kakak
total 2 replies
Mba Yun
dobel update thor
VANESHA ANDRIANI: satu satu aja ya.. author lagi g fit
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!