"Dimana aku? siapa aku? kenapa aku berada disini?!"
Nadia Rebecca Marshall, terkejut bukan main mendapati dirinya masuk ke dalam novel, yang baru saja selesai ia baca.
Nadia seorang gadis biasa, yang memiliki kehidupan ekonomi pas-pasan, tidak pernah menyangka menjadi tokoh Antagonis dalam novel yang selalu ia baca.
Pemeran Antagonis yang memiliki nama yang sama dengannya, wanita yang sangat jahat, dan sangat dibenci oleh Protagonis pria.
Bagaimana Nadia dapat bertahan, dan membuat dirinya tetap hidup, sebagai tokoh Antagonis yang akan mati dengan tragis, dalam dunia novel yang pernah ia baca?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KGDan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Part 13.
"Tunggu!!"
Tangan Nadia yang hendak menutup pintu mobil, James tiba-tiba menahan daun pintu mobil, lalu masuk ke dalam mobil duduk di samping Nadia.
"Mau apa kamu?!" mata Nadia membulat melihat James.
"Mau apa? tentu saja mau pergi ke kantor!!"
"Tidak! aku mau pergi berbelanja! sana pergi keluar!!"
Belum sempat James menjawab Nadia, dengan cepat Nadia mendorong James keluar dari dalam mobil.
Brak!!
Nadia lalu menutup pintu mobil, setelah James keluar dari dalam mobil, dan membuat mata James membulat melihat pintu mobil yang tertutup.
"Hah?! Nadia! ini mobilku! berani sekali kamu mendorong ku!!" teriak James tidak terima dengan tindakan Nadia.
Nadia memutar bola matanya, ia menurunkan kaca mobil, "Pakai mobil yang lainnya!!"
"Tidak bisa! ini mobilku, dan Rico Asistenku!"
"Oh, baiklah!"
Nadia turun dari dalam mobil.
"Aku naik mobil satu lagi!" katanya melangkah.
"Apa? tidak bisa! kamu istriku, kamu naik mobil ku saja!" James menarik tangan Nadia, tapi ditepis Nadia dengan cepat.
"Tidak mau! aku mau berbelanja! aku tidak ingin ikut denganmu!!"
( Cih! mulai hari ini aku harus jauh-jauh darimu! aku harus bercerai darimu! aku tidak ingin mati konyol di dunia kertas ini! )
Nadia melanjutkan langkahnya meninggalkan James.
Dan James yang mendengar apa kata hati Nadia, tidak membiarkan menjauh darinya.
"Nadia, tunggu!!"
Brak!!
Nadia menutup pintu mobil dengan kencang tepat didepan James, saat tangan James hampir saja menahan daun pintu mobil.
Nadia menurunkan kaca mobil, "Setelah ini, aku harap kamu segera memberi surat perceraian padaku!!"
"Apa? siapa yang ingin bercerai! dikeluarga Hector tidak ada perceraian!!" jawab James.
"Huh! tidak ada perceraian?! kamu itu sudah berulang kali ingin menceraikanku, apa kamu lupa?! demi cinta pertamamu si Iriana itu, kamu sering memarahiku karena mengamuk memergoki kalian selalu berdua!!"
Raut wajah James terlihat tersentak mendengar apa yang dikatakan Nadia, membuatnya seketika tidak dapat menjawab Nadia.
( Tidak dapat menjawab, kan? aku tahu kamu itu menyukai Iriana, karena dia pernah menolong kamu! kamu memang bodoh, dia yang merancang itu semua, agar kamu berhutang budi padanya! )
Nadia kemudian menutup kembali kaca mobil, dan mulai menyetir meninggalkan James yang masih termangu di tempatnya berdiri.
"A.. apa?! jadi, pertolongan Iriana waktu itu yang dirancangnya? tidak mungkin!!"
James terhuyung satu langkah, merasa shock dengan kebenaran pertolongan Iriana padanya.
"Tuan! apakah jadi ke kantor?" tanya Rico membuyarkan lamunan James.
Tanpa menjawab Rico, tangan James membuka pintu mobil, lalu masuk ke dalam mobil dengan perasaan masih tidak percaya.
Sementara keluarga James di depan pintu kediaman Hector, sama terpaku seperti James tidak percaya mendengar suara hati Nadia, yang jelas sekali mereka dengar.
"Iriana yang merancang? aku tidak percaya!!" Julian mengedipkan matanya.
"Habislah! kenapa Iriana bisa jahat seperti itu!" Lilyana memegang dadanya.
"Dan.. aku.. aku telah ditipu!!" Aldrich terhuyung.
"Kamu pantas mendapatkannya! dasar laki-laki tidak setia! bajingan! sudah tua bangka masih saja selingkuh! rasakan kamu!!"
Lilyana kembali menghambur pada suaminya itu, dan memukul Aldrich kembali dengan bertubi-tubi.
Emosi Lilyana yang kembali naik, membuat ke dua anaknya hanya bisa melihat amarah Ibu mereka mengamuk pada Ayah mereka.
"Papa pantas mendapatkannya! dasar tukang selingkuh!" kata Emily mendukung Ibunya.
Sementara Julian tidak dapat berkomentar apa pun, karena memikirkan dirinya akan berakhir sangat tragis.
Bersambung........
jelas² dia udah dengar suara hati nya Nadia, tapi masih z mau nemuin cew jadi²an nya🤣🤣🤣🤣🤣/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
ini ceritanya 98% ada di dracin.
aku dah nonton beberapa kali sampe hafal alurnya