NovelToon NovelToon
PANGERAN KUTUB UTARA

PANGERAN KUTUB UTARA

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Contest / Romansa-Teen school / Tamat
Popularitas:48.9k
Nilai: 5
Nama Author: Lela W.Y

Maharani atau biasa dipanggil ara adalah gadis SMA Harapan Bangsa yang terkenal periang, lemot dan paling suka telat. Ara adalah murid pindahan dari Jakarta ke Bandung.

Suatu hari, saat Ara terlambat datang ke sekolah dan dia nekat memanjat pagar belakang sekolah. Dia tak sengaja bertemu dengan seorang murid laki - laki. Saat dia hendak menurunkan kakinya di sisi pagar bawah tiba - tiba kakinya terpeleset. Ara terjatuh dan BRUUUGHHHH, sebuah tubuh jangkung tak sengaja menangkapnya. Seketika Ara mencium wangi parfum yang begitu manis dan lembut. wajahnya masih terbenam dalam dada si murid laki-laki itu. Ara menoleh dan kaget.

"Cewek kok hobi manjat - manjat. Kaya M-O-N-Y-E-T!!" ucap Bintang sadis tanpa memperdulikan tatapan Ara yang masih bengong.

Buseet dah ganteng - ganteng mulutnya pedes banget kaya petasan hajatan. Ya, dialah Bintang salah satu murid Hits di SMA Bina Bangsa yang terkenal dengan kegantengan dan sikap dinginnya pada para murid wanita. Dari sinilah kisah cinta Ara dimulai.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lela W.Y, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

HATIKU KOSONG TANPAMU

Besoknya Bintang sudah masuk sekolah seperti biasa. Ara Dijemput Bintang seperti biasa juga.

Tak ada yang berubah sejak kejadian kemarin, hanya saja Ara kini rada takut kalau sampai berpapasan dengan Bayu. Entah kenapa perasaannya jadi tidak enak sendiri. Sikap Bayu kemarin benar benar mengejutkannya. Bagaimana jika Bayu membahas hal kemarin dan menanyakan soal hubungannya dengan Bintang. Apa yang harus dia katakan? Haruskah dia jujur saja?

Ara menaiki tangga menuju kelas.

"Ra, tunggu!!!!"

Panggil Bayu dari bawah tangga.

Ara menoleh dan berhenti sebentar kemudian lari ngibrit ke kelasnya meskipun Bayu mencoba mengejarnya namun Ara sudah lebih dulu menghilang ditengah kerumunan siswa siswi yang sedang berada didepan kelas mereka masing masing.

Ara masuk kedalam kelasnya dengan nafas setengah ngos ngosan.

Vania yang telah datang lebih dulu menatapnya heran.

"Kenapa lu Ra? kayak abis dikejar anjing tetangga aja!"

"Engga van, gue abis itu.. hmm tadi abis lari larian aja olahraga pagi."

Ara menaruh tasnya dimeja kemudian mengambrukan badannya dibangku.

"Bintang udah masuk emang? "

"Iya Van, udah."

Ara jadi teringat sesuatu. Bayu tau soal status hubungannya dengan Bintang hanyalah status palsu saja dari mana ya? Apa mungkin yang memberitahukan soal itu ke Bayu adalah sahabatnya ini Vania?! Karena yang tahu soal ini memang hanya Vania, Ah, rasanya mustahil, mana mungkin Vania mengkhianatinya. Ara langsung menggeleng, dia tidak boleh menyimpulkan sendiri.

"Kenapa Ra? kok ngelamun?"

"Gak apa apa kok Van."

"Ra, ada yang nyariin noh diluar! "

Sasya teman sekelas Ara yang baru saja tiba menghampiri Ara kemudian menunjuk ke Arah pintu kelasnya.

"Siapa???"

Ara dan Vania menengok ke Arah pintu masuk dan Bayu sudah berdiri sambil melambai ke arah mereka.

"Ada Bayuuu Ra,,, "

Vania tidak bisa menyembunyikan wajah senangnya. Sang pujaan hatinya kini ada didepan matanya.

Ara hanya diam mematung. Dia takut kalau harus berhadapan dengan Bayu sejak kejadian kemarin.

Bayu melihat raut wajah Ara tidak seperti biasanya. Ara terlihat cuek. Tadi saja Ara menghindarinya ditangga. Dia tidak ingin Ara bersikap begitu kepadanya. Dia ingin Ara yang biasanya, yang ceria dan selalu membalas senyumnya.

Dihampirinya tempat duduk Ara.

"Ra, gue pengen ngomong sesuatu, lu mau gak keluar sebentar aja? "

Bayu duduk didepan tempat duduk Ara. Dia menatap Ara dengan tatapan penuh harap. Vania yang tak mengerti langsung menatap ke Ara yang sedari tadi malah sibuk memain mainkan jarinya sendiri. Dia bahkan tak melirik bayu sama sekali.

"Ra,,Please sebentar aja, gue janji gak akan lama lama"

Bayu memohon dengan tampang memelasnya.

Ara menoleh perlahan mencoba bersikap setenang mungkin.

"Oke jangan lama lama ya Bay!! "

"Oke,, gue tunggu didepan ya"

Bayu melangkah keluar lebih dulu kemudian Ara mengikuti dibelakangnya dengan Ragu. Vania hanya memperhatikan keduanya dengan tatapan tajam.

"Ra,, lu ngehindarin gue ya? "

Bayu membuka percakapan ketika mereka berada didepan sebuah kelas dipojok gedung. Sengaja agar tak ada yang bisa mendengar percakapan mereka.

"Ngehindar gimana Bay? perasaan lu aja itu mah?!"

Ucap Ara ngeles, padahal memang benar dia sedang menghindari Bayu.

"Gak usah bohong Ra, apa gara gara sikap gue kemarin? Gue minta maaf Ra kalau itu bikin lu gak nyaman sama gue, please maafin Gue. Tapi jangan menghindar dari gue Ra. Gue cuman emosi aja pas tau Bintang cuman jadiin lu pacar bohongannya cuman buat nutupin perasaannya sama Tata, gak adil buat lu Ra!!!" Bayu tampak geram dengan ucapannya.

Ara menoleh kaget. Kenapa Bayu bisa sampai tahu sejauh itu. Astaaga mulut Ara gatal juga untuk tidak bertanya.

"Lu... sebenernya tahu semua ini dari siapa Bay? "

"Gak penting Ra!!! Lu tenang aja, gue gak bakal bocorin ini ke siapa siapa, Gue cuman pengen kita kaya biasanya, jangan ngehindarin gue lagi ya, gue minta maaf.."

Bayu menatap wajah Gadis didepannya sambil memengangi kedua tangan Ara. Ara buru buru melepaskan tangannya.

"Gue udah maafin lu kok Bay, gue cuman minta jangan campuri urusan gue sama Bintang. Biarin gue selesein ini sama dia."

"Gue gak berniat ikut campur, tapi kalau suatu saat Bintang nyakitin lu, sorry Ra gue gak bisa tinggal diem"

"Kenapa sih Bay?"

"Karna gue suka sama lu Ra, dan gue gak bisa liat cewek yang gue sayang dimainin perasaannya!! "

Bayu menatap kedua bola mata Ara lekat lekat. Dia sadar ucapannya barusan bakal membuat hubungannya dengan Ara berubah menjadi canggung. Namun ia tak lagi peduli. Baginya Ara sudah tahu isi hatinya saja sudah cukup. Dia tak ingin menyimpannya sendirian lagi. Apalagi semenjak dia tahu kalau Ara dan Bintang ternyata hanyalah pura pura pacaran. Selama masih ada harapan Bayu akan mencobanya.

Ara terperangah kaget bukan main. Apa barusan seorang cowok mengungkapkan cintanya untuk dia?

"Ra,, " Bayu mencoba meraih tangan Ara lagi. Namun secepat kilat Bintang datang menghampiri mereka lalu menarik tangan Ara dan membawa Ara didekatnya.

"Jangan sentuh cewek gue!!! "

Bintang terlihat marah dan ditatapnya Bayu dengan tatapan penuh kekesalan.

"Hah cewek lu? gak salah denger gue? gak usah pura pura didepan gue, gue udah tau busuknya lu tang!!!"

"Maksud lo apa? "

"Halah lu gak usah belaga tolol!!!! Gue tau lo cuman mau manfaatin Ara biar bisa ngehindarin Tata kan? Gak Gentle lo!!!! "

Bayu terlihat menantang Bintang dengan ucapannya.

Bintang hampir saja mau menonjok Bayu kalau Ara tidak buru buru mencegat tangannya.

"Tang,,, jangaannnn!!!!"

"Kenapa? lo marah karna emang itu faktanyakan?!!!"

"Udah bay cukup, ayo tang kita pergi!!! "

Ara dengan sekuat tenaganya mencoba mengajak Bintang pergi meninggalkan Bayu, karna jika tetap disana sudah dipastikan akan ada pertumpahan darah.

Bayu hendak menghalangi Ara pergi namun terhenti ketika melihat Ara menatapnya dengan tatapan seolah olah meminta Bayu untuk berhenti ditempat.

Setelah agak jauh dari tempat Bayu berdiri, Ara baru berani membuka suaranya.

"Tang, lain kali gak usah lu ladenin Bayu, lu taukan dia sengaja biar emosi lu kepancing! "

"Si brengsek itu sebenernya tau darimana kalau kita pacaran? "

"Gue.... gue minta maaf Tang, sebenernya gue cerita rahasia ini ke sahabat gue Vania. Tapi gue yakin bukan dia yang udah bocorin ini ke Bayu. Dia bisa dipercaya kok makanya gue cerita ini ke dia."

"Astagaa Ra kenapa lu gak bilang dari awal sih!, Gue kan udah bilang ini biar jadi rahasia kita aja. Lagian lu yakin amat sahabat lu itu gak bocor!!! kalau lu gak cerita dan gue gak cerita terus siapa lagi kalau bukan dia? "

"Karna gak mungkin tang!!! "

"Apa yang gak mungkin? Gue nyamperin lu aja ini dikasih tau dia, tadi gue kebetulan lagi ditangga dan dia tiba tiba dia nyuruh gue nyusul lu, katanya lu diajak ngobrol berdua aja sama si Bayu. Gue yakin Vania punya maksud tertentu. Coba deh lu sekali kali jangan kelewatan naifnya!!"

Ara terdiam. Masa sih? kalau memang benar apa motifnya Vania?

"Lu mulai sekarang lebih hati hati deh sama kawan lu itu!!"

Ucap Bintang tegas.

...****...

1
Dina Dina
visualny ganti Ach tor😁😁 yg kekorean gt
Martini Ayat
Jangan serakah tata, masa sama kakaknya mau, adiknya jg ga mau dilepasin...
Martini Ayat
Hayooo bintang mulai ada rasa nih...
Martini Ayat
Diemin aja dl Ra, jangan bilangin ke gilang
Martini Ayat
Beberan aja, jangan pura-pura
Yeniasalim
kak kok GK up2 kak
Nelly krisna
kpn nih di up kak
Nelly krisna
ini gak di lanjut atau gimana ya kak??
Martini Ayat: Iya kok ga uo lg ya?
total 1 replies
Nelly krisna
lnjut dongg
Nelly krisna: oke kakak semangat yaa kakkkk
total 2 replies
Sri Handayani
bintang plin plan..
Eva Fahmi
lanjut lagi
Rini Mutrofin
di tunggu lanjutannya
Yeniasalim
GK seru di undur2 Mulu kebudukan tata ter ungkap
Wiwie Lestari
ayok thor jangan nanggung" update nya😉
Memey
kapan sih ketahuan th nenek Lampir 😣awas lo tata kalau ntar ketahuan tamat riwayat Lo😬
Memey
Perempuan itu nggak boleh lemah Ra,jangan mudah bertekuk lutut sama laki² hanya gara² cinta.Perempuan itu harus kuat,biar nggak ditindas.Ayo Thor buat novelmu berbeda dari yang lain,karena setiap aku membaca selalu perempuan yang disakiti dan selalu dipermainkan perasaannya bahkan dikhianati.Makanya jadi cewek itu harus membentengi hati nya dengan kokoh agar nggak mudah sakit hati dan jatuh cinta😥
Memey
Ara-Bayu👏Aku eneg liat Bintang plin-plan,dan mudah diperbudak Tata😏
Memey
Kasian Ara dong,Bintang mudah dibodohi Tata mulu.Mending Ara sama Bayu aja lebih tegas😬.
Memey
lanjut terus Thor💪
TexasTiger
Malesnya aku jadi senyum-senyum sendiri baca ceritanya thor.. daku tunggu nextnya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!