NovelToon NovelToon
My Lover Is My Boss (Sweet Love Lian &Yumna)

My Lover Is My Boss (Sweet Love Lian &Yumna)

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintapertama / Cintamanis / Tamat
Popularitas:1.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: Rayana Lovely

BLURB👇

Lian dan Yumna, adalah sepasang anak manusia yang berteman sejak kecil, harus berpisah ketika orang tua Lian memutuskan untuk memindahkan anaknya belajar ke luar negeri. Selama lima belas tahun mereka berpisah dan bertemu kembali saat mereka remaja. Mereka pun menjalin hubungan asmara. Namun, perjalanan cinta mereka tidak semulus yang mereka harapkan. Penuh permasalahan dan rintangan. Terlebih hadirnya orang ketiga di antara mereka. Suatu hari, Lian dan Yumna tak sengaja menghabiskan waktu bersama. Hingga hubungan mereka melampaui batas, dan menyebabkan Yumna hamil!! Hal itu membuat Yumna frustasi berkepanjangan. Apalagi orang tua mereka tidak merestui hubungan mereka. Yumna semakin terpuruk. Setiap hari hanya ada penyesalan yang tak berarti dalam dirinya.

Bagaimana kisah mereka selanjutnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rayana Lovely, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hati Tegar Juna

Lian dan rekan bisnisnya telah selesai Meeting. Mereka sama sama berdiri dan saling berjabat tangan.

"Semoga bisnis kita berjalan lancar, Pak," ucap pak Ridho, rekan satu perusahaan Lian. Umur pak Ridho jauh diatas Lian. Pria paruh baya itu memanggil Lian dengan sebutan bapak hanya untuk menghargai, karena Lian adalah wakil pimpinan perusahaan dan sekarang saat papanya masuk rumah sakit, dia lah yang harus mengambil alih tugas pak Mirwan. Sementara pak Ridho adalah orang kepercayaan pak Mirwan dari dulu.

"Terima kasih, Pak Ridho. Semoga kita tetap optimis menjalani visi dan misi perusahaan ini," seru Lian puas.

Pak Ridho manggut manggut. Lalu segera membereskan berkas berkas yang ada di meja. Lian melihat jam tangannya. Sudah pukul tiga sore. Dia mengambil hp dari saku jasnya, lalu mencari nama Yumna di layar hp kemudian menelepon Yumna.

"Yumna, kamu sudah pulang??" tanya Lian ketika panggilannya dijawab oleh Yumna.

(Di kampus..)

"Ini baru akan pulang," jawab Yumna. Ia berjalan bersama ketiga sahabatnya menuju parkiran. Biasanya Yumna pulang kuliah diantar oleh Karin atau Firly, karena mereka yang sering gantian ke kampus membawa mobil pribadi. Dan tak jarang juga, Yumna pulang bareng Juna yang kebetulan tetangga dekatnya.

"Aku jemput kamu ya," tawar Lian semangat.

"Kamu mau jemput aku? Hemmm.." Yumna melirik ragu ke arah ketiga temannya. Ia merasa tidak enak kalau harus pencar dari teman temannya karena mereka selalu bersama.

Ketiga sahabatnya, saling memandang lalu mengangguk ke Yumna pertanda mereka menyetujui kalo Yumna harus pulang bareng Lian hari ini.

"Ya udah deh, aku tunggu di depan gerbang kampus ya.." seru Yumna lega.

"Oke.." Lian tersenyum lalu memutuskan panggilan dan memasukkan hpnya kembali ke dalam saku jas. Lantas ia keluar dari ruang meeting dan berlari kecil menuju di mana mobilnya terparkir. Ia ingin segera cepat menemui Yumna dan tak ingin membuat Yumna menunggu lama. Amel, sekretarisnya yang selanjutnya mengurus laporan yang baru saja mereka bahas di ruang meeting.

Sementara itu di kampus..

"Oww... Emmm.. Jiiii.... Tu cowok memang perhatian banget sama kamu ya, baik banget deh dia, setia lagi. Sudah lama berpisah, tapi masih tetap menginginkan kamu Pantes aja kamu gak bisa melupakannya, uuhhhhhuuuhhh," seru Firly gemas.

Yumna nyengir pasrah mendengar ucapan Firly. Sebenarnya ada rasa bahagia di dalam hatinya karena Lian masih seperti yang dulu. Selalu mengkhawatirkannya, dan terus berusaha untuk dekat dengannya.

"Ga pa'pa ya sahabat sahabat terbaikku, mohon maaf hari ini aku gak bisa bareng kalian lagi," Yumna menggigit bibir bawahnya. Ia merasa tidak enak karena beberapa hari ini dia harus pencar dari ketiga sahabatnya.

"Yaelah, ya ga pa'pa lah.. Kenapa juga kamu harus merasa gak enakkan. Toh, kamu juga udah sering kok kayak gini. Dulu sebelum ada Lian di sini, kamu juga seringkan pamit duluan dari kita untuk pulang bareng ama Juna. Jadi kita udah biasa kok," Karin memaklumi.

"Iya, kita udah biasa kok. Lagian kita kan memang mau langsung pulang karena udah sore. Tapi kalo kita memang ada rencana nongkrong bareng di luar, baru deh gak kita izinin, karena apapun ceritanya geng kita harus lengkap gitu loh," ucap Firly.

"Kalian memang sudah akrab lagi ya??" tanya Raras menggoda Yumna.

"Ya udah pastilah, Ras! Kamu kan tau kemarin dia seharian dengan siapa!!" tambah Karin yang membuat wajah Yumna merona.

"Heemmmm,, kemaren aja, pas masih baru ketemu, mau nya ngindaaaaarrr terus dari tu cowok. Gak tau nya sekarang? Eh, malah ingin barengan teyuuuusss.. Haaahaaa," ejek Raras. Mereka bertiga pun mentertawakan Yumna.

"Iihhh, apaan sih kalian," cetus Yumna jengkel sambil menutup telinganya.

"Weekk.. weeekk," ejek ketiga sahabatnya.

Juna datang mendekati mereka dengan langkah coolnya.

"Yumna.." sapanya.

"Ya," jawab Yumna tersenyum.

"Mau pulang bareng aku??" tawar Juna lembut.

Keempat gadis itu saling memandang. Yumna gak tahu harus ngomong apa ke Juna.

"Maaf, Juna. Hari ini kamu duluan aja ya," Yumna merasa tidak enak.

"Lho, kenapa?"

"Gak pa pa, kok Juna. Kebetulan hari ini aku ada yang jemput," jawab Yumna canggung.

"Oh,ya? siapa yang akan menjemput kamu, Yumna??" Juna penasaraan.

Yumna menggaruk garuk kepalanya yang tidak gatal. Ia ingin jujur kepada Juna. Tapi dia takut Juna akan kecewa karena mendengar dirinya akan dijemput Lian. Walau Juna tidak pernah mengungkapkan perasaannya pada Yumna. Tapi Yumna tahu bahwa Juna menyukai dirinya. Karena perhatian dan perlakuan Juna kepadanya, Yumna dapat menilainya. Terlebih lagi Juna tidak pernah terlihat dekat dengan seorang wanita pun selain dirinya.

Tak berapa lama kemudian, sebuah mobil mewah berhenti di depan gerbang kampus mereka. Mobil itu adalah mobil Lian. Jarak antara kampus dengan perusahaan Lian memang tidak berapa jauh. Hanya beberapa kilometer saja.

Tiit.. tiiitt.. terdengar suara clakson dari mobil itu. Lian membuka kaca mobilnya, lalu memandang mereka yang sedang berbincang di areal kampus. Jarak mereka cukup jauh. Karena halaman kampus memang sangat luas.

"Yumna. Lian dah nyampek tuh," ucap Firly sambil menggigit bibir bawahnya. Ia melirik Juna dengan canggung.

"Eeeeee... Maaf ya Juna, aku harus pergi sekarang.."

Yumna melangkahkan kakinya menuju gerbang kampus. Ia berjalan setengah berlari. Meskipun langkahnya sedikit berat karena merasa tidak enak pada Juna.

Juna hanya dapat melihatnya. Dia pasrah. Walau hatinya kecewa, tapi dia harus tetap berdiri tegak agar dapat terlihat bersikap dewasa. Yumna menghampiri Lian yang sudah keluar dari mobil, dia membukakan pintu mobilnya agar Yumna masuk, setelah itu dia menutupnya kembali. Sebelum dia masuk kembali ke dalam mobilnya, ia melirik sebentar ke arah Juna. Juna dan Lian saling menatap dari jarak beberapa meter, namun mereka tak memberikan kode apa apa. Hanya ketiga gadis itu yang terlihat kaku melihat pemandangan ini. Lalu Lian masuk kembali ke dalam mobilnya untuk mengantar Yumna pulang.

"Kamu mau aku antar pulang sekarang??" tanya Lian kepada Yumna setelah berada di dalam mobil.

"Iya, dong. Kan emang mau pulang!" jawab Yumna datar.

"Kamu sudah makan?"

"Udah, ini kan sudah jam tiga lewat, gak mungkinkan aku belum makan siang," balas Yumna.

"Kenapa jam kuliah kamu lama banget?" tanya Lian penasaran.

"Sebenarnya sudah keluar sejak jam sebelas tadi. Aku dan yang lainnya suka nongkrong di perpus sampai lupa waktu," kata Yumna menjelaskan.

"Heeemm,, begitu," Lian manggut manggut.

Yang terlintas di pikirannya bukan ketiga teman perempuan Yumna, tapi Juna. Karena dia juga melihat Juna bersama Yumna di sana. Lian tahu, Juna juga satu jurusan sama Yumna dan ketiga temannya. Jam kuliah mereka pun sama. Hasrat hati Lian ingin mengutarakan dan menanyakan hal itu kepada Yumna. Tapi, segera dia alihkan karena takut Yumna bakalan tidak senang lagi akan pertanyaannya tentang Juna.

"Apa kamu gak mau jalan bareng aku sore ini??" Lian menawarkan pendapat kepada Yumna, padahal sebenarnya dia ingin waktunya bersama Yumna sedikit lebih lama.

"Kemana??" tanya Yumna penasaran.

"Ikut saja denganku!"

Lian memasang sabuk pengamannya lalu langsung tancap gas.

Tinggallah Juna dan ketiga gadis itu, mereka menyaksikan mobil itu berlalu. Setelah itu, Firly, Raras dan Karin berjalan perlahan meninggalkan Juna sendiri yang terpaku melihat kepergian Yumna bersama laki laki lain.

***

( Bersambung..😊 )

Jangan lupa di like + vote + follow and comment ya para readers😚

1
Oh Dewi
Mampir ah...
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu, searchnya pakek tanda kurung biar gak melenceng yaa
Susana Ana
semangat teruskak
re
Melahirkan
re
Romantis
Susilawati Dewi
lanjut
Zulaikha Alif
cccc
Lilik Juhariah
ha ha ha
Bee mi amore
persis plek yg pernah sy alami sm yuma padahal itu kejadian sdh lebih dr 35 th.ingatan masa kecil terpaksa pisah dg sahabat dan tanah kelahiran membekas smp skr
Author Rayana Lovely: wih, pasti kangen bgt ya kk🥺
total 1 replies
selir jansen༻
kayaknya bgs 🌹🌹
Author Rayana Lovely: selamat membaca kak🥰
total 1 replies
fa _azzahra
kamu jahat thor ada gambar jarum segala,aku takut lihat jarum suntik
Author Rayana Lovely: 🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
fa _azzahra
kalau mau pake bahasa melayu latian nonton upin ipin thor😂
fa _azzahra: aamiin😂😂
total 2 replies
fa _azzahra
keluarga yumna mmg berhutang banyak pd keluarga pak mirwan karna sering dibantu materi.tetapi kluarga pak mirwan jauh lebih berhutang ke keluarga yumna saat menolong lian
fa _azzahra
nunggu konflik
fa _azzahra
deg degan baca warning dari mu thor😂
fa_zhra
jakarta singapura 15 tahun ga pernah mudik gitu?? terlalu
Author Rayana Lovely: Baca bab selanjutnya kak, ntar Lian jelasin kepada Yumna kenapa dia gak bisa kembali ke Jakarta selama 15 tahun 😊😊
total 1 replies
Nurcahyani Nurr
Perfect
Nurcahyani Nurr
Baca kisah emak bapak nya mentari dulu.. Nti bru bc ksah anakny..
Chairu Nisa
jujur ya author ...lbih bagus buat sajak atau puisi ketimbang buat novel...sumpe muuuantap bgt kta2 nyq
Author Rayana Lovely: Jiaaahh😂 tau aja beb aku suka nulis sajak😁😁
total 1 replies
Ilan Irliana
kata2'y...jd inget rangga aadc...sllu bikin kt2..
Hendra
author suruh tanggung jawab tu Lion, kasian Yumna
Author Rayana Lovely: ntar kita datangi ya kk☺️☺️🤭🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!