NovelToon NovelToon
I LOVE YOU DOSEN KILLER

I LOVE YOU DOSEN KILLER

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Cinta Seiring Waktu / Dosen
Popularitas:6k
Nilai: 5
Nama Author: aenyn unyu

Nadia sik cantik dan manja sama sekali tidak pernah terfikir untuknya menikah muda, sayangnya, sebuah insiden yang tidak diinginkan membuatnya harus mengambil keputusan dan harus menikah.

Bukan hanya sekedar menikah dengan laki-laki yang tidak dicintainya, tapi bonusnya, Nadia menikah dengan dosen yang mendapat predikat sebagai dosen hot sekaligus kiler bernama Bratayudha Wirasena.

Akankah pernikahan yang tidak dilandasi oleh cinta itu akan bertahan dan akan menumbuhkan benih-benih cinta diantara keduanya.

Yang penasaran, baca saja kisah mereka ya, dijamin seru dan menghibur.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon aenyn unyu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MEMBAWA NADIA KE APARTMEN

Mungkin karna sudah lama tidak menyentuh minuman haram itu sehingga membuat kepala Yudha pening, dia juga sedikit mual sehingga mengharuskannya untuk ke toilet.

Saat keluar dari toilet, Yudha memutuskan untuk pulang saja, baginya sudah cukup dia berada disana, tapi meskipun begitu, tentu saja tidak mungkin baginya untuk pulang begitu saja, seenggaknya dia izin sama Rian terlebih dahulu.

Saat dalam perjalanan, matanya menangkap sosok yang dia kenal, gak kenal-kenal banget, namanya sajapun tidak diketahui oleh Yudha, tapi yang dia ingat, cowok itu merupakan kekasihnya Nadia, Yudha bisa melihat cowok itu tengah memapah seseorang yang tidak bisa Yudha lihat wajahnya karna kepalanya sik cewek terkulai.

"Draaaa, aku mau kamu, aku sangat butuh kamu."

"Iya sayang, sabar ya, bentar lagi kita sampai, kamu akan mendapatkan apa yang kamu inginkan, aku pastikan ini akan menjadi malam yang palin indah untuk kita yang tidak pernah bisa kamu lupakan."

Awalnya Yudha bodo ametlah, tapi saat mendengar suara familiar itu, tentu saja dia tidak bisa diam begitu saja, tiba-tiba saja amarahnya memuncak sampai ke ubun-ubun, wajahnya mengeras dengan tangan terkepal.

Dengan langkah cepat Yudha mengejar Indra, begitu sudah dekat, dia meraih lengan Indra dan tanpa basa-basi dia menonjok wajah Indra.

Indra mendengar suara derap langkah kaki, saat dia akan menoleh, lengannya lebih dulu dicengkram dan wajahnya dihadiahi bogeman mentah tanpa tedeng aling-aling.

Karna mendapat serangan itu membuat pegangannya pada Nadia terlepas dan membuat Nadia terjatuh ke lantai.

"Awwŵww, sakitttt." keluh Nadia.

Sementara itu Yudha, tidak melepaskan cengkramannya pada lengan Indra, dia terus memukul Indra bertubi-tubi tanpa membiarkan kesempatan pada Indra untuk melawan.

"Brengsekkk sialan, apa yang kamu lakukan sama calon istriku hahhhhh." Yudha tidak menghentikan bogemannya, "Berani-beraninya kamu menyentuhnya bajingan."

Indra berusaha melawan, sayangnya pukulannya ditangkis dengan sangat mudah oleh Yudha.

Area dimana perkelahian itu terjadi merupakan tempat VIP yang biasa disewa oleh orang-orang berduit diclub itu kalau mau melakukan hal lebih dari sekedar mabuk-mabukan.

Tapi pada akhirnya salah satu pekerja diclub itu yang kebetulan lewat melihat perkelahian tersebut, dia buru-buru memanggil satpam untuk mengamankan kondisi itu.

Pada akhirnya, perkelahian itu bisa dilerai, membutuhkan dua satpam untuk menahan Yudha untuk menghentikan aksi brutalnya, dengan posisi yang tidak imbang tentu saja, Indra yang babak belur sementara Yudha yang bersih tidak tersentuh sama sekali.

"Aku tahu kamu, kamu adalah salah satu mahasiswa dikampusku, dan jangan harap aku akan tinggal diam dengan semua ini." suara Yudha penuh emosi menatap Indra tajam.

Indra hanya menunduk, tentu saja Indra tahu posisinya, dia mahasiswa dan Yudha adalah dosen dikampus tempatnya menuntut ilmu, Indra benar-benar tidak menyangka akan bertemu dengan Yudha ditempat seperti ini, dan 100 % Indra yakin kalau masalah ini akan berbuntut panjang dan bisa jadi dia akan dikeluarkan dari kampus.

Bimo tergopoh-gopoh menemui sahabatnya itu saat mengetahui kalau rencana mereka tidak berjalan sesuai rencana.

"Indra, ada apa ini, apa yang terjadi." cowok itu menghampiri sahabatnya, dia benar-benar kaget melihat kondisi Indra yang sudah tidak karuan.

Sementara itu Nadia, gadis itu seperti orang blingsatan omongannya bahkan ngelantur karna pengaruh dari obat perangsang yang dimasukkan oleh Bimo pada minumannya.

Meskipun sebenarnya dirinya masih ingin menghajar Indra, bahkan ada keinginan untuk membunuhnya, tapi saat melihat Nadia, Yudha terpaksa harus menunda urusannya dengan Indra, Yudha yakin, Indra telah mengerjai Nadia sampai membuat gadis itu jadi sange begitu, Yudha mendekati Nadia.

Dan benar sajakan, Nadia langsung memeluk Yudha, "Sentuh aku plisss, aku sudah tidak tahan."

Hati Indra langsung terbakar saat mendengar rengekan Nadia, rengekan yang seharusnya ditujukan kepadanya.

Yudha menatap Indra dengan api amarah terpancar jelas dimatanya, dia semakin yakin ada sesuatu yang telah Indra lakukan sama Nadia.

Indra menatap Yudha dengan berani, dia menantang Yudha dengan tatapannya, dia tidak takut dengan Yudha meskipun Yudha adalah dosennya, dia tidak peduli apa yang akan terjadi nantinya.

Tanpa basa-basi, Yudha menggendong Nadia, Nadia diluar kesadarannya mengalungkan tangannya dileher Yudha dengan manja, wajahnya ngedusel-dusel leher Yudha.

Biar bagaimanapun, Yudha adalah laki-laki normal, apa yang dilakukan Nadia membuat sisi laki-lakinya muncul.

Akhhhh sial, dia menggoda gue lagi

Yudha mengumpat, entah bagaimana dia menenangkan bagian dirinya yang tiba-tiba terbangun.

"Jangan sentuh cewek gue sialan." maki Indra berusaha mendekati Yudha, namun aksinya itu dengan cepat ditahan oleh Bimo, dia tidak ingin sahabatnya itu mendapat semakin banyak masalah lagi.

Indra semakin terbakar api cemburu, meskipun dia dan Nadia sudah putus, tapi dia tidak terima Nadia digendong oleh laki-laki lain, apalagi Nadia sampai ngedusel-dusel begitu.

Yudha menatap tajam Indra, "Sekedar mengingatkan, mungkin kamu lupa kalau Nadia sekarang adalah calon istriku, dan kamu sedikitpun tidak memiliki hak untuk melarangku."

Indra hanya bisa menahan emosinya, tangannya terkepal kuat.

"Dan ingat, urusan kita belum selesai." ancam Yudha sebelum dia berlalu membawa Nadia pergi dari sana, tempat seperti itu tidak baik untuk gadis baik-baik seperti Nadia.

********

Yudha membawa Nadia ke apartmennya, tadinya ingin dia balikin ke rumah orang tuanya, tapi Yudha yakin, orang tua Nadia pasti akan shock berat saat melihat kondisi putri kesayangan mereka, apalagi Yudha sempat menghubungi mama Alin dan pura-pura menanyakan keberadaan Nadia, dan sesuai dugaan, ternyata Nadia pamit ke orang tuanya dengan alasan untuk menyelsaikan tugas kelompok dirumah Dewi.

"Pak Yudha, sentuh aku pak, aku sudah tidak tahan." manjanya dengan suara mendesah dan mendusel-dusel leher Yudha saat Yudha menggendongnya dalam perjalanan menuju kamar apartmennya.

Ternyata efek dari pengaruh obat perangsang itu benar-benar membuat orang jadi liar dan menyerahkan dirinya sepenuhnya kepada siapapun, kalau Nadia bisa ingat akan apa yang dikatakan kalau sadar nanti, dia sudah pasti akan malu berat.

Perasaan Yudha campur aduk, sementara dia berusaha menyelamatkan Nadia dari amarah orang tuanya, tapi dia juga setengah mampus harus menahan nafsunya.

"Stop Nadia, jangan menggodaku." bentaknya.

Namun namanya juga orang dalam pengaruh obat, jangankan berhenti, ehh malah makin menjadi-jadi, Yudha semakin mempercepat langkahnya supaya cepat sampai kamar, dan setelah membaringkan Nadia, semuanya beres, dia hanya perlu tidur diluar dan mengunci Nadia dikamar supaya gadis itu tidak berbuat macam-macam.

Tapi ternyata, semuanya tidak sesimpel yang dibayangkan, begitu Yudha membaringkan Nadia ditempat tidurnya dan saat dirinya sudah siap beranjak, Nadia menahannya dengan memegang tangannya.

"Pliss, jangan tinggalin aku, aku mau pak Yudha berada disisiku, aku mau pak Yudha, aku butuh pak Yudha." suara itu begitu pelan, manja dan merayu, bahkan tatapan Nadia begitu mendamba dan sayu yang membuat laki-laki manapun bahkan yang kuat imannya sekalipun bakalan goyah, termasuk juga dengan Yudha.

Dan benar saja, pada akhirnya, Yudha tidak sanggup lagi menahan birahi yang sejak diclub mati-matian ditahannya, apalagi sebenarnya dirinyapun dalam pengaruh alkohol, dan entah apa yang terjadi nanti, yang Yudha yakini bahwa, toh dia dan Nadia juga akan menikah pada akhirnya.

Dan hal yang tidak seharusnya terjadi terjadi malam itu, dua insan itu menghabiskan malam panjang dan indah malam itu.

*******

1
Reni Anjarwani
lama bgt upnya
Anonim
Bagus
Anonim
😍
Anonim
Up nya thor bikin penasaran
Anonim
😍
Anonim
Suka
Anonim
😍
Anonim
Kok nggak up riap hari thor
Anonim
Up date nya thor
Anonim
Up date thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!