NovelToon NovelToon
Sky Queen Mafia

Sky Queen Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Balas Dendam / Bad Boy
Popularitas:6.1k
Nilai: 5
Nama Author: Nona Incy

Sky ingin balas dendam pada (Felix) Ayahnya dan mengambil alih seluruh kekuasaan sang Ayah. Dia telah mempersiapkan diri selama bertahun-tahun dan siap untuk melakukan apa saja untuk mencapai tujuannya.

Akankah semua berjalan sesuai dengan rencana ketika Sky harus berurusan dengan Shy yang Arogan.

**

Ayo ramaikan Guys, keluarga Zionathan kembali lagi 🤗

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nona Incy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 13 SQM

​Tiga hari sudah berlalu sejak insiden di tebing itu. Bahu Shy yang tertembak sudah mulai mengering, meninggalkan bekas luka yang akan dia simpan sebagai kenang-kenangan atas keberanian atau kegilaannya.

​Pintu besar Markas terbuka tanpa suara. Udara dingin menyelinap masuk, membawa aroma maskulin yang bercampur dengan bau obat-obatan yang samar.

Sky berjalan masuk. Langkah kakinya lebarnya membawa ke arah Shy. tatapannya tetap setajam belati yang siap mengiris tenggorokan siapa pun.

​Shy duduk di sana, di kursi kebesarannya, menyesap kopi pahit seolah-olah dunia sedang baik-baik saja.

​"Kau kembali, Baby" suara Shy rendah, bergetar dengan nada yang sulit diartikan antara lega dan waspada.

​Sky berhenti tepat lima langkah di depan Shy. Dia mengenakan jaket kulit tinggi untuk menutupi perban yang melilit punggungnya yang terluka.

Setiap gerakannya akan terasa perih, tetapi ekspresinya tetap dingin. "Jangan memasang wajah menjijikkan itu, Shy. Aku datang bukan untuk reuni keluarga atau menanyakan keadaanmu"

​Shy meletakkan cangkirnya, dentingan keramik itu menggema di ruangan yang luas. "Kau menghilang tiga hari. Aku pikir kau sudah mati atau kembali pada Ayahmu."

​Sky mendengus sinis, senyum miring tersungging di bibirnya yang pecah. "Felix? Pria itu hanyalah tikus yang mengais di tempat sampah. Dia tidak layak mendapatkan perhatianku." Sky melangkah maju, membungkuk sedikit hingga wajahnya sejajar dengan Shy.

"Dengarkan aku baik-baik, Tuan Muda, Jangan terlalu terobsesi padaku dan jangan lengah. Di dunia ini, satu-satunya orang yang tidak akan mengkhianatimu adalah dirimu sendiri. Kalau kau terus menaruh punggungmu di depanku, suatu saat aku sendiri yang akan menancapkan belati di sana."

​Shy menatap dalam ke netra Sky, mencari setitik keraguan di sana. Dia menemukan kebencian, dia menemukan rasa sakit, tapi dia juga menemukan sesuatu yang terkunci rapat di balik jeruji besi harga diri Sky dan juga keputusasaan.

​"Coba saja kalau kau bisa, Sky," tantang Shy lembut, tangannya terangkat seolah ingin menyentuh pipi Sky, namun Sky menepisnya dengan kasar.

​"Jangan menyentuhku dan jangan ikut campur urusanku Shy, apapun yang aku lakukan pada Felix, jangan pernah masuk kedalamnya." Setelah mengatakan itu, Sky melangkah pergi meninggalkan ruangan itu.

**

​Seorang pria mulai bergerak layaknya bayangan yang merayap di dinding. Dalam dua puluh empat jam berikutnya, kekacauan mulai meledak secara sistematis di wilayah kekuasaan Black Wolf.

​Yang pertama, pengiriman senjata ilegal milik Shy di pelabuhan utara disabotase. Tetapi, anehnya, bukti-bukti di lapangan mulai dari selongsong peluru hingga kode enkripsi radio yang tertingga semuanya mengarah pada tim taktis Felix.

​Kedua, gudang penyimpanan uang tunai Black Wolf di sektor barat dibakar habis. Seseorang melakukan tugasnya dengan sangat rapi. Dia memanipulasi rekaman CCTV untuk memperlihatkan sosok yang sangat mirip dengan tangan kanan Felix, lengkap dengan tato khas klan mereka, sedang menyulut api.

Brakkk

​"Felix sudah melewati batas! Dia menyerang wilayah kita!" teriak George sambil menggebrak meja di depan Nafla yang tetap tenang mengikir kukunya.

​"Sudah kubilang, George, jangan terlalu percaya pada adikmu itu, dari dulu dia memang bajingan" sahut Nafla dingin.

​Sky berdiri di sudut ruangan, memperhatikan drama itu dengan kepuasan yang pahit. di dalam saku celananya, ponselnya bergetar. Pesan singkat dari seseorang masuk

[Bagus. Satu hari lagi, atau kau tahu apa yang terjadi pada ketiga jantung itu]

Meskipun George memburunya, dia tetap datang berkunjung, dengan alasan merindukan Nafla, dia memanfaatkan Nafla yang sudah tidak konsisten lagi. Mudah dirayu oleh Sky, padahal tiga hari yang lalu, wanita tua itu sempat marah-marah karena putranya tertembak.

Tapi lihatlah sekarang mereka kembali akur dan George tidak bisa mengeksekusinya.

​Sky melirik ke arah pintu, di mana Jegran dan Zeva lewat sambil tertawa kecil, mereka tidak menyadari bahwa nyawanya sedang digantung di ujung jari seorang psikopat bernama Tuan Marco.

Hati Sky mencelos. Dia harus melakukan semua ini. dia harus menjadi penjahat agar mereka tetap bernapas, keluar dari misi pertamanya.

​Tetapi Sky meremehkan satu hal, Shy bukanlah pemuda yang hanya tahu cara menembak. Dia adalah seorang ketua Organisasi terbesar di New York, Dia dibesarkan dalam genangan darah dan tipu daya.

Sementara itu di ruang kerjanya yang gelap, Shy menatap layar monitor yang menampilkan aliran data logistik Markasnya. Xander berdiri di sampingnya dengan wajah tegang.

​“Shy, semua bukti memang mengarah pada Uncle Felix untuk pembakaran gudang, dan juga mengarah pada Paman George untuk sabotase pelabuhan, pelaku yang sebenarnya benar-benar ahli dalam menyabotase." Ujar Xander, mungkin perang antar saudara akan kembali terjadi.

​Shy memutar kursi kerjanya, menatap keluar jendela ke arah lampu kota yang berkelap-kelip.

"Kau melihat polanya, Xander? Terlalu rapi. Terlalu sempurna, tetapi menurutku masih terlalu berantakan."

​"Maksud mu?"

​"Sky," ucap Shy singkat. "Dia sengaja meninggalkan jejak agar kita saling serang. Gadis itu sedang memindahkan bidak catur di atas papan yang kita tempati."

​"Kalau begitu kenapa kita tidak menghentikannya? Dia sedang menghancurkan Black Wolf !" Xander tampak bingung.

​Shy tersenyum tipis, sebuah senyuman yang mengandung kesedihan sekaligus kekaguman.

"Dia sedang mencoba menyelamatkan sesuatu dengan cara mengorbankan dirinya sendiri menjadi pengkhianat." ​Shy berdiri, berjalan menuju peta wilayah kekuasaan yang terpampang di dinding.

"Jangan menghentikannya secara langsung. Kita harus mengikuti permainan orang ada di belakang Sky."

​"Tapi Shy, kerugian kita mencapai jutaan dolar!"

​"Uang bisa dicari, Xander. Tapi kesetiaan yang lahir dari paksaan itu rapuh, sedangkan kesetiaan yang lahir dari perlindungan diam-diam yang akan abadi," Shy mengambil sebuah pulpen dan melingkari wilayah kekuasaan klan Marco di peta.

"Bereskan setiap kekacauan yang dia buat secara perlahan-lahan saja. Jika dia membakar gudang A, pastikan semua barang sudah dipindahkan ke gudang B dua jam sebelumnya tanpa dia tau." Ucapnya, Xander terdiam untuk sesaat, menunggu sang Tuan kembali bicara.

“Imbangi setiap apa yang Sky lakukan." Tanpa harus Shy menjelaskan, Xander tau apa yang harus dia lakukan, membereskan setiap kekacauan dan menghilangkan semua bukti agar tidak ada perselisihan.

***

​Sky berdiri di balkon mansion, memandang kegelapan. Luka di punggungnya berdenyut nyeri, Dia memegang pistol di pinggangnya, bersiap untuk langkah terakhir membawa Shy ke hadapan Marco atau membunuhnya di sini.

​"Seni yang sangat buruk di punggungmu itu, Sky"

​Sky tersentak, berbalik dengan cepat dan menodongkan senjatanya. Shy berdiri di sana, tanpa senjata, hanya mengenakan kemeja putih dengan lengan digulung.

​"Apa yang kau lakukan disini" suara Sky parau.

​Shy tidak bergerak. Dia justru melangkah mendekat, mengabaikan moncong pistol yang menempel di dadanya. "Aku tau apa yang akan kamu lakukan, Sky, berhentilah menjadi pecundang dan ikutlah bersamaku, aku bisa melindungi mu tanpa pengancaman, kamu bisa membunuh Felix tanpa harus berseteru dengan Ayahku."

​Mata Sky melebar. "Kau... kau tau?"

​"Aku tau segalanya, Sky," bisik Shy, kini jarak mereka hanya beberapa sentimeter. Dia memegang tangan Sky yang memegang pistol, menekannya lebih keras ke dadanya sendiri. "Aku tau kau sedang mencoba melindungi adik-adikku. Aku tau Marco mengancam mu menggunakan adik-adikku."

​Pistol di tangan Sky bergetar. Pertahanannya yang sekeras baja mulai retak. "Kalau kau tau, kenapa kau tidak membunuhku? Aku pengkhianat! Aku menghancurkan bisnismu!"

​"Bisnis itu sampah bagiku jika dibandingkan denganmu," Shy menarik Sky ke dalam pelukannya. Sky mencoba meronta, tapi rasa sakit di punggungnya dan kelelahan mental membuatnya lunglai. "Kau bukan pengkhianat. Kau hanya seorang pejuang yang kehilangan arah. Marco pikir dia bisa memilikimu dengan rasa takut, tapi dia lupa bahwa aku bisa menjagamu dengan kekuasaan yang lebih besar."

​Sky terisak tanpa suara, menyembunyikan wajahnya di bahu Shy. "Dia akan membunuh mereka, Shy... Jegran, Zeva, Melody..."

​"Tidak akan," potong Shy dengan nada dingin yang mematikan. "Tidak akan bisa Marco menyentuh sehelai rambut adik-adikku, percayalah padaku Sky, ikutlah bersamaku dan kau akan aman, menjadi dirimu sendiri tanpa tekanan dari siapapun."

​Sky mendongak, menatap Shy dengan tatapan tak percaya. "Kau terlalu percaya diri, Shy."

​"Sudah aku katakan, jangan meremehkan obsesiku," Shy mengusap keringat di dahi Sky.

"Sekarang, aku memberikan mu pilihan Sky, tetap menjadi senjata yang rusak di mata Marco atau kau menjadi Queen di sisiku dan kita hancurkan orang tua itu bersama-sama?"

​Sky terdiam. Di kejauhan, suara guntur menggelegar, menandakan badai besar akan segera tiba. Dia melihat ke arah kegelapan, lalu kembali ke mata Shy yang penuh dengan janji perlindungan sekaligus kehancuran bagi musuh mereka.

​"Marco ingin aku membawamu kehadapan nya," bisik Sky akhirnya, sebuah rencana baru mulai terbentuk di benaknya.

​"Lalu apa yang kau tunggu,sekarang kau bisa membawaku padanya," Shy tersenyum, senyum iblis yang sangat tampan. "Mari kita beri pria tua itu pertunjukan yang tidak akan pernah dia lupakan."

1
nuri.
lanjuttt thorr
❤️❤️ Vandri Beloved ❤️❤️
dari dulu dodol.. kamu selalu salah paham pada Shy dari dulu, bukan baru tadi atau kemarin... dan kamu baru sadar semua itu.???? kalau kamu tidak mengerti tentang strategi yang dilakukan olh Shy, maka kamu belum atau sebenarnya tidak pantas menjadi seorang mafia.... karena dunia mafia tidak mengenal kata2 dan perlakuan romantis....
❤️❤️ Vandri Beloved ❤️❤️
nah loh mau ngomong apa lagi sekarang kalau itu adalah semua kebenaranya ... 😂😂😂
❤️❤️ Vandri Beloved ❤️❤️
dih dasar aneh...
❤️❤️ Vandri Beloved ❤️❤️
nah bener tuh pikir lo... siapa yang memulai lebih dulu....
❤️❤️ Vandri Beloved ❤️❤️
memang dia udah gak waras sepertinya... karena cemburu dan perasaan kalah karena diabaikan juga ditinggalkan oleh shy, sekarang ngamuk kemanan2.. 🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️
❤️❤️ Vandri Beloved ❤️❤️
waaahh bener2 keturunan mafia asli di... hebat... 🤭🤭🤭
❤️❤️ Vandri Beloved ❤️❤️
rasain.... baru nyesel setelah ditinggal pergi...
❤️❤️ Vandri Beloved ❤️❤️
god job Jegran... hajar dia,kasih dia paham biar dia ngerti siapa yang telah menyia2kan Shy... setelah dulu dengan brutalnya Shy terus mengejarmu... dia juga punya harga diri kalau terus menerus ditolak, ngapain terus menunggu yang gakjelas kan... 🤭🤭🤭
❤️❤️ Vandri Beloved ❤️❤️
maunya kamu, kalau shy mya ga mau gimana?? 🤣🤣🤣🤣
❤️❤️ Vandri Beloved ❤️❤️
lah kamu aru nyadar toh... hello kemarin2 kamu kemana aja saat shy pasang badan buat kamu.... sok sok an nolak segala bentuk batuan yg shy berikan, tapi ujung2nya tetap saja butuh shy... dasar aneh...
❤️❤️ Vandri Beloved ❤️❤️
lanjut kak...
partini
🤦🤦🤦🤦 sky why you be come stupid aduhhh cemburu mu itu loh aihhh sang queen mafia no Brian hancur sendiri
anonim
cuekin gantian biar shy kelimpungan
partini
udah ga usah perduli lah sky ,tadi kan dah bilang jergan dia lebih suka dada yg super gede sedangkan katanya dadamu rata 🤭,, sama berondong juga is ok ngapain ngrep yg dewasa kalau goblo*
❤️❤️ Vandri Beloved ❤️❤️
nah loh kan baru juga mulai udah ketahuan aja...... kamu terlalu mencurigakan sih..... baru dari toilet langsung keadaan berubah. siapapun juga pastiii akan tahu siapa pelakunya, karena mereka bukan orang2 biasa... mereka sudah tidak asing dengan trik murahan seperti itu sky.. 🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️
❤️❤️ Vandri Beloved ❤️❤️
haaahhh dasar bodoh. kamu sky .. 🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️
❤️❤️ Vandri Beloved ❤️❤️
kamu masih perlu latihan lagi dalam mengendalikan perasaanmu. sky .... coba minta berlatih lah pada shy.... dia juaranya akting.... kamu masih kalah dengan nya...... masih kurang pantas disebut queen mafia kalau kamu masih bersikap kekanak2an karena dengan tidak langsung kamu memperlihatkan kelemahan mu sendiri....
❤️❤️ Vandri Beloved ❤️❤️
jadinya malah kamu yang terbakar sky....🤣🤣🤣🤣🤣
❤️❤️ Vandri Beloved ❤️❤️
sepertinya alasan yang jelas pertama deh.... 🤭🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!