NovelToon NovelToon
SECRET AFFAIR

SECRET AFFAIR

Status: tamat
Genre:Romantis / Wanita Karir / Beda Usia / Terpaksa Menikahi Murid / Konflik etika / Tamat
Popularitas:1.3M
Nilai: 5
Nama Author: Dewinisme

Raka seorang guru di salah satu SMA Swasta di ibukota, sekaligus pemegang saham terbesar di sekolah tersebut. tidak ada yang tahu jika keberadaan Raka sebagai guru baru adalah awal dari petaka bagi Raya. Raka sudah lama obsesi pada Raya, hingga Raya harus berusaha melarikan diri ke ibukota. kini karna pertemuan tak disangka, Raka berhasil menemukan Raya, dan ingin memiliki Raya.

Raya, siswi peraih beasiswa di SMA swasta yang terpaksa harus menjadi tawanan seorang guru yang posesif Raka, harus tetap bertahan demi pendidikan nya kesenjang yg lebih tinggi..

dimana Raya berada, Raka pasti mengawasi nya.. seperti seekor pemangsa yg mengintai mangsanya..

"jangan berharap kau bisa lepas dariku Raya, karna itu adalah hal yang mustahil. kau milikku, dan akan tetap menjadi milikku"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dewinisme, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Anak Kucing

Mobil berhenti tepat disebuah rumah besar yang mewah, pagar tembok yang tinggi menjulang tertutup rapat disana. Ada pos security di dalam pagar tembok itu, ia memerhatikan mobil hitam yang terparkir di depan pagar.

Di dalam mobil, Raka memberikan paperbag yang sudah disiapkannya sebelum bertemu Raya. Raya menerimanya sambil membuka paperbag tersebut, dia melihat ada kotak ponsel terbungkus rapi.

" Hanya ada nomorku disana, aku akan menghubungimu nanti. " ucap Raka

Raya hanya mengangguk, dia bergegas membuka pintu mobil dan berjalan menghampiri pos security.

Raka masih berdiam disana, dia masih menatap Raya hingga Raya hilang dibalik pagar.

" Apartemen." Ucapnya pada Sandi.

***

Raya takjub melihat jejeran gaun-gaun indah di dalam sebuah butik ternama di ibukota. Dia sedang menunggu Berlian keluar dari kamar pas, sesekali Raya tampak menghampiri deretan gaun yang tergantung indah itu. Ingin rasanya dia memakainya.

" Raya, kau ingin mencobanya? " Berlian membuyarkan lamunan Raya.

Seketika Raya menengok ke arah temannya itu. Matanya memandang takjub pada gaun yang dikenakan Berlian.

" Waaaah, kau tampak cantik Lian" puji Raya.

" Benarkah? " tanya Berlian, dia tidak bisa menyembunyikan rasa senangnya mendengar pujian Raya.

" Raya, apa kau ingin mencoba salah satu gaun itu?" tanya Berlian kembali, menunjuk salah satu gaun yang tadi dihampiri Raya.

" Tidak Berlian. Terima kasih. "

" Ya sudah, nanti kau bisa pilih sendiri gaun yang ingin kau pakai di rumahku."

" Nanti saja, toh acara amal masih beberapa hari lagi. "

Berlian dan Raya sibuk melihat-lihat gaun di beberapa butik yang mereka kunjungi, tanpa terasa matahari sudah mulai menenggelamkan dirinya. Mengingatkan kedua gadis itu untuk beranjak pulang.

Raya menatap beberapa paperbag yang ia dan Berlian bawa, ia merasa sedikit tak enak hati karna Berlian tidak hanya membeli barang untuk dirinya, namun ia juga membelikan Raya beberapa barang, seperti sepatu sekolah, tas dan beberapa buku resep makanan.

Berlian tahu, Raya suka sekali membuat makanan maka dari itu ia tak lupa membelikan Raya beberapa buku resep.

Hari sudah mulai menjelang petang, mereka memutuskan untuk pulang. Disepanjang perjalanan pulang mereka bercerita dan bercanda tanpa henti. Berlian sesekali menggoda Raya tentang adik kelas yang pernah menyatakan cintanya pada Raya. Dia juga bercerita tentang keinginannya memiliki kekasih.

" Raya, kau masih berhutang cerita kepadaku. " ucap Berlian mengingatkan.

Sejenak Raya terkejut mendengar perkataan temannya itu, dia pikir Berlian akan lupa dengan hal itu karna tak pernah menyinggungnya lagi.

" Raya, tak mengapa.. Jika kau belum mau bercerita, aku tidak akan memaksa. Pasti kau memiliki alasan sendiri untuk merahasiakan sesuatu dariku. Dan aku menghormati itu." ucap Berlian sambil menggenggam jemari Raya. Dia tahu, raut wajah Raya mengisyaratkan bahwa ia belum siap untuk menceritakan rahasianya.

" Kapan pun kau ingin bercerita, aku akan siap menjadi pendengarmu." Sambungnya

Sejenak mereka terdiam, larut dalam pikiran mereka masing-masing, hingga akhirnya Raya bergerak untuk memeluk Berlian. Mereka berpelukan. Berusaha untuk saling menyalurkan rasa kasih dalam ikatan persahabatan.

" Terima kasih, Lian. " hanya itu kata yang keluar dari mulut Raya.

***

Sesampainya di rumah, Raya langsung membersihkan diri, dia terkejut ketika melihat bagian tengah dadanya terdapat bekas kecupan Raka.

" Oh Tuhan, lelaki itu benar-benar menyebalkan! " gumam Raya dalam hati

Selesai membersihkan diri Raya langsung merebahkan dirinya di kasur, dia ingin lekas tidur setelah lelah menghabiskan waktu seharian ini bersama temannya.

Tiba-tiba ponsel yang Raya simpan dalam tasnya berbunyi, dengan malas Raya meraih tasnya dan mengeluarkan ponsel itu.

" Ada apa? " Tanya Raya tanpa melihat siapa yang menghubunginya.

" Sayang, apa kau sudah dirumah? " Tanya Raka di sebrang sana, mengabaikan pertanyaan Raya.

" Menurutmu? " Ucap Raya.

Kekehan terdengar dari mulut Raka,

" Keluarlah, aku sedang berada di tempat biasa aku menunggumu. "

" Memang ada apa? Ini sudah malam Raka, aku lelah." Tolak Raya

" Ada sesuatu yang harus kuberikan padamu."

" Apalagi? Apa tidak bisa besok saja?"

Raya benar-benar lelah, dia hanya ingin mengistirahatkan tubuhnya.

" Keluar atau aku akan jemput kau langsung ke rumahmu dan bertemu dengan ibumu." perintah Raka tegas sambil mematikan ponselnya kesal.

" Hiiiihh.. Dasar egois!" ucap Raya sambil menatap layar ponselnya yang sudah mati.

Raya mengganti pakaian tidurnya. Dia memakai hoodie biru langit dengan celana panjang. Rambutnya ia cempol ke atas dengan anak anak rambut yang sedikit berantakan.

" Bu, Raya keluar dulu." Raya pamit kepada ibunya.

" Kemana Raya? Ini sudah malam." Tanya ibunya sambil menatap Raya yang akan keluar.

" Mau nengok anak kucing tetangga bu." jawab Raya asal sambil berjalan meninggalkan ibunya yang tampak bingung.

" Astaga, memang ada apa dengan anak kucing tetangga? " ujar Ibu Raya bingung

***

1
Greenenly
Luar biasa
Greenenly
apakah pergaulan sekarang emng bgitu? melakukannya sbelum nikah?
Greenenly
raka taik😤
Qaisaa Nazarudin
Mampir thor🙋🏻‍♀️🙋🏻‍♀️
Suci Cahyati
bagus bgt
Heti Supriyati
best
Becky D'lafonte
kasian ibu😭
Becky D'lafonte
bagus bgt ceritanya
Ayuna
ini novel 3tahun yg lalu
Samudra Rohul
mau dong pen 1 yg kek Raka gpp jika harus d kontrak 🤣
Ayuna
lanjut
Ayuna
Gabut mampir kemari
Komalasari Echi
cerita nya bagus,, sangat menghibur,, author nya hebat pinter nulis cerita,, semangat terus thor,, 👍😊
Easty Mahardhika
siippp
Nuranita
authorx pernah ke italy ga sih...keren bnget gtu tau bagian2 kota italy.....bahkan namax dan juga letakx.....aq seneng bnget interaksi antara raka sama mommy and daddyx....rukun saling suport and suka godain mommyx....like my dream with my son if he grew up....and become a man....we like bestfriend.....and always suport each others....
Rahmawaty❣️
Psti sandi ada alesan nya ni .
Rahmawaty❣️
Smoga orgtua nya raka bisa nerima raya nnti
Meely Juna
seru nih sepeda pasti direbutin sm 2 cowo keren🤭🤭🤭
Cia²
👍👍👍
Khaerita Putri
ini novel yang cowok nya cinta dari pandangan pertama sama ngejar ngejar dan cinta berat, gak kaya kebanyakan cerita lain , di sakiti dulu baru jatuh cinta
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!