Novel ini berhubungan dengan novel takdir cinta bella season 1 dan 2.
Vira adinda vins anak dari pasangan stiven dan bella. Ia memiliki paras yang cantik dan imut. Sifat nya yang periang dan aktif membuat nya di gemari banyak orang. Memiliki kakak yang seper duper protetif pada nya membuat nya tidak bebas melakukan hal apapun, itu yang membuat nya lebih memilih tinggal di korea bersama oma dan oppa nya sejak umur 13 tahun.
Vira tumbuh menjadi gadis yang sangat pintar, saat ini ia sedang menempuh pendidik S2 di salah satu universitas ternama di korea. Kehidupan nya berubah seketika saat bertemu kevin orang yang secara tiba-tiba mengejar nya.
Kevin zhing, laki-laki tampan yang besar dan tinggal di korea walaupun ia bukan orang asli korea. Mamah nya berhasal dari indonesia dan papah nya bersal dari tingkok. Kevin mengejar-ngerjar vira bukan tanpa alasan ia mendapatkan perintah oleh seseorang untuk mendapatkan hati vira, awal nya kevin hanya bermain-main pada vira tetapi sifat vira berhasil meluluh kan hati nya.
Bagaiman kisah cinta mereka berdua..?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cerita_Bahagia12, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 13
Aku mencintaimu.
Mereka berdua berjalan sambil bergandengan seperti layaknya seorang kekasih. Tersenyum tertawa bersama vira membuat kevin melupakan masalah yang kini sedang menerpa nya.
"Vira, bukannya itu kakak mu." ucap kevin.
"Mana." tanya vira.
"Itu di toko es krim." jawab kevin sambil menunjuk kearah toko es krim.
"Iya vin, ayo kita bersembunyi." ucap vira.
"Kenapa, aku ingin bertemu kakak ipar ku." ucap kevin.
"Bodoh." ucap vira sambil menarik kevin agar menjauh dari tempat itu.
"Kakak ipar." teriak kevin.
"Kevin." ucap vira kesal dan mempercepat langkah nya.
Setelah sudah menjauh dari tempat itu, vira sedikit bernafas lega karena dia tidak ketahuan vino jika sedang bersama laki-laki.
"Kenapa harus menjauh, apa kamu malu jika bersama ku." ucap kevin.
"Bukan begitu." ucap vira.
"Kenapa, apa kamu malu jika aku bertemu dengan kakak mu, karena aku tidak sekaya kalian." tanya kevin.
"Bukan vin, aku takut jika kamu bertemu kakak ku kita tidak bisa bersama lagi." jawab vira sambil menundukkan kepala nya.
"Aku takut vin, jujur baru kamu yang bisa membuat ku nyaman seperti ini." ucap vira.
Kevin tersenyum saat mendengar ucapan dari vira, sebenarnya ia hanya sedang memancing vira untuk mengatakan itu. Kevin memeluk vira dengan erat.
"Aku sayang kamu vir." ucap kevin.
Vira membalas pelukan itu dengan erat, ini pertama kali nya ada seorang pria yang mengatakan rasa sayang dengan tulus pada nya.
"Aku janji jika sudah tepat kita akan bertemu dengan kakak dan orang tua ku." ucap vira.
"Aku tunggu janji itu." ujar kevin.
Vira menatap kevin dengan intens, mungkin sudah saat nya ia mengatakan isi hati nya saat ini. Vira menaikan sedikit kaki nya untuk mengecup bibir kevin.
"Aku cinta kamu." ucap vira.
Jantung kevin seperti berhenti berdetak seketika, ia benar-benar terkejut dengan pernyataan cinta dari vira.
"Kakamu serius." tanya kevin.
"Tidak aku bercanda." jawab vira.
"Vira." ucap kevin.
"Aku serius vin, aku cinta kamu." ucap vira sambil tersenyum manis.
Kevin kembali memeluk vira dengan erat. Hati nya terasa sangat bahagia saat mendengar pernyataan cinta dari vira. Tak terasa air mata nya menetes saat mengingat hal yang paling ia takut kan selama ini. "Apa aku bisa selama nya bersama mu vir." batin kevin.
"Kamu harus berjanji untuk tidak meninggal kan ku." ucap vira.
"Aku tidak bisa vir." ucap kevin.
"Kenapa, apa kamu tidak mencintai ku." tanya vira.
"Aku sangat mencintai mu vir." jawab kevin.
"Kalau begitu berjanjilah tidak akan pernah meninggal kan ku." ucap vira.
"Baiklah, aku berjanji tidak akan pernah meninggalkan orang yang paling aku cintai." ucap kevin sambil tersenyum.
"Aku pegang janji itu vin." ucap vira.
"Besok aku harus pergi ke jepang, ada seseorang yang harus ku temui." ujar kevin.
"Siapa, kenapa mendadak." tanya vira.
"Ada orang yang telah lama ingin ku temui." jawab kevin.
"Aku janji tidak akan lama, paling lama 2 hari." ucap kevin.
"Baiklah, selama dua hari itu jangan lupa memberi ku kabar." ucap vira
"Siap bos." ucap kevin.
Mereka berdua kembali berjalan untuk menghabiskan waktu bersama, setelah waktu di rasa sudah semakin larut, vira pamit untuk pulang. Sebenarnya kevin berniat mengantarkan vira tetapi vira menolak dengan alasan yang sama.
"Baiklah hati-hati, jika sudah sampai jangan lupa memberi ku kabar." ucap kevin sambil mencium dahi vira.
Setelah vira pulang, kevin langsung menuju ke tempat dalang dari semua masalah yang ia rasakan.
"Kevin." ucap arfi sambil bertepuk tangan karena keberhasilan kevin yang manis.
"Aku sudah mendapat hati nya, cepat bawa aku ke tempat ibu ku berada." ucap kevin.
"Tenang lah, kita akan berangkat malam ini juga, apa kau sudah tidak sabar ingin bertemu dengan wanita yang kau sebut dengan kata ibu." ucap arfi.
"Sudahlah, aku sudah bosan dengan semua ini, aku tidak punya banyak waktu." ucap kevin.
Setelah memakan waktu yang cukup lama mereka berdua telah sampai di jepang tempat orang tua kevin berada.
"Kita akan ketempat nya besok, malam ini kita menginap di hotel." ucap arfi.
"Terserah." ucap kevin.
Vira sama sekali tidak bisa tidur dengan nyenyak, jam sudah menunjukkan pukul 2 dini hari tetapi dia masi belum bisa tidur.
"Kenapa fikiran ku tertuju pada kevin." ucap vira kesal.
Vira keluar dari kamar nya untuk mengambil segelas air mineral, saat berjalan melewati pintu kamar kakak nya vira mendengar suara yang membuat nya menelan air liur nya secara kasar.
"Glek." vira menelan air liur nya.