NovelToon NovelToon
Mengejar Cinta Pria Dingin

Mengejar Cinta Pria Dingin

Status: tamat
Genre:Teen / Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:2.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: vinoy

Setelah menyelesaikan tugasnya Nungky kembali ke rumahnya, namun setelah kejadian itu membuat sesuatu merubah hatinya.

Haruskah dia memperjuangkan cintanya kepada orang yang bahkan tidak pernah mengenal cinta?

Atau haruskah dia melupakan cintanya lagi sama. seperti yang dia lakukan kepada Awan?

NB: Ini Lanjutan dari Kepentok Cinta Nungky, jadi kalau bingung silahkan baca novel itu terlebih dahulu 🤭🤭

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon vinoy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ketegasan Nungky

Di pagi yang cerah Nungky dan Chika baru saja kembali sehabis olahraga raga rutin yang selalu mereka lakukan tiap pagi, Nungky mengelap keringat di dahinya menggunakan handuk yang dia sampirkan di atas lehernya, napas keduanya terlihat ngos-ngosan bukan karena habis berolahraga melainkan habis dikejar anjing penjaga pohon Mangga yang buahnya mereka curi barusan.

"Capek banget ya Chik, udah capek lari eh harus lari lagi gara-gara dikejar anjing Bu Retno, kalau tahu gitu tadi kita gak usah lari pagi dulu Chik" Ucap Nungky sambil duduk di atas kursi yang diletakkan di teras rumahnya.

Chika ikut duduk di kursi sebelah Nungky, rambutnya terlihat acak-acakan sehabis lompat dari pohon mangga dan nyungsep di rumput liar."Iya Kak Ky, Chika gak kuat dikejar-kejar Mulu sama tuh anjing, kayaknya anjingnya Bu Retno punya dendam sama Chika deh buktinya dia ngejar Chika kayak nafsu gitu!" Ucapnya curhat pada Nungky.

"Siapa suruh kamu sering banget nyolong mangga Bu Retno Chik, kalau mau nyolong pas ada aku aja biar dapat kita!" Nasehat Nungky yang sangat tidak baik untuk ditiru.

Nungky beranjak berdiri berjalan menuju ke dalam rumahnya sambil mengipasi wajahnya menggunakan tangan, dibelakangnya Chika mengikuti Nungky dengan gontai tenaganya benar-benar sudah terkuras habis karena dikejar anjing.

"Segarnya, abis olahraga enaknya memang minum air dingin!" Ucap Nungky setelah dia meminum segelas air putih dan menaruh gelas kosong tersebut di atas meja makan. Dia mengusap-usap perutnya yang keroncongan kemudian dia pun membuka tudung saji untuk melihat makanan apa saja yang ada di sana.

"Adanya nasi goreng doang, lumayanlah buat ganjel perut nanti di kampus aku makan lagi saja!" Ucapnya sambil duduk dan mulai menyendok nasi goreng tersebut ke atas piring yang sudah tersedia.

Chika ikut duduk dan mengambil nasi tersebut tanpa perlu berbasa-basi kepada si pemilik rumah yang kebetulan hanya ada Nungky, gadis kecil itu memang hampir setiap hari makan di rumah Nungky mengingat kemahirannya ibunya dalam memasak racun, Nungky bisa mengerti kenapa Chika selalu kabur ke rumahnya di jam makan.

"Tante Des kemana Kak Ky, tumben gak kelihatan?" Tanya Chik di sela-sela acara makan mereka sambil melirik sekitarnya mencari sosok Desi yang biasanya suka berkeliaran meneriaki Nungky.

"Mama lagi ke acara arisan sama Tante Heni juga masa kamu gak tahu sih Chik?" Ucap Nungky menatap Chika heran dengan tangan terulur untuk mengambil nasi goreng lagi ke atas piringnya yang sudah kosong.

Chika menggeleng menjawab pertanyaan Nungky dengan mulut penuh nasi."Pas aku bangun tadi Mama udah gak ada Kak Ky, aku pikir Mama ke pasar tapi syukurlah dia gak ke pasar jadi gak bakal masak hari ini!" Ucapnya setelah menelan makanannya.

"Kamu kenapa gak sekolah Chik, dikeluarin atau di skors?" Tanya Nungky mengalihkan topik pembicaraan.

"Libur katanya ada rapat guru ka Ky, Kakak sendiri kuliah gak hari ini?" Tanya Chika penasaran.

"Kuliah, sebentar lagi kayaknya aku berangkat ke kampus tinggal mandi dulu!" Jawab Nungky setelah melirik jam dinding dapurnya yang menunjukkan pukul setengah sembilan.

"Bang Awan kayaknya juga belum ke kampus deh, oh iya ngomong-ngomong kemarin Kak Ky ketemu sama siapa kok pas pulang sama Tante Des dapat mobil baru?" Tanya Chika penasaran, pasalnya semalam dia sempat melihat Nungky dan Desi pulang.

"Sama Abang Kerokan Chik, sebelum ketemu sama Mama aku sama dia jalan-jalan gitu!" Jawab Nungky sambil tersenyum kecil kala mengingat kejadian semalam saat dia bersama Ricko.

"Oh pantesan Bang Wan gak nemuin kak Ky ternyata udah keduluan sama Abang Ricko toh, emang ya nasib Bang Wan kurang beruntung" Ucap Chika cuek sambil mengambil air minum.

Mendengar itu Nungky menghentikan aksi makannya, dia menatap Chika yang sedang minum itu dengan kening berkerut bingung."Maksud kamu apa Chik, aku gak ngerti deh?" Ucapnya yang memang tidak mengerti kenapa nama Awan di sebut.

Chika menaruh gelas minumannya dan menoleh menatap Nungky."Itu-loh pas kemarin kakak hilang kebawa mobil kan Bang Awan nyusul Kak Ky, kasihan deh dia sampai pulang malam tapi gak ketemu Kak Ky!" Ucap Chika menjelaskan.

"Masa sih kok aku gak tahu ya?" Ucap Nungiy sambil menyendok nasi gorengnya yang muali terasa tidak enak setelah mendengar itu.

"Ngapain juga aku bohong Kak Ky, Bang Wan banyak berubah sejak Kak Ky gak suka godain dia lagi, aku sih mikir kayaknya Bang Wan suka deh sama Kak Ky, tiap malam suka lihatin foto Kak Ky yang dia dapat dari aku" Ucap Chika cengengesan setelah dia membuka rahasia jika dia sering menjual foto Nungky.

"Bang Wah itu suka curi-curi perhatian sama Kak Ky tapi Kak Ky gak sadarkan?" Ucao Chika lagi membuat Nungky terdiam karena dia memang tidak tahu jika Awan suka memperhatikannya."Dunia jadi kebalik Kak Ky, dulu Kak Ky yang ngejar-ngejar Bang Awan sekarang Bang Awan yang tergila-gila sama Kak Ky" Ucapnya lagi dengan santai.

Nungky tidak menjawab perkataan Chika, gadis itu tengah melamun memikirkan kata-kata yang diucapkan Chika, Benarkah Awan menyukainya? Jika dulu mungkin dia akan merasa berbunga-bunga, tapi sekarang dia sendiri bingung dengan santainya perasaannya kepada Awan, hatinya sudah tidak berdetak kencang lagi saat mendengar atau melihat Awan.

Nungky dulu memang menyukai Awan, baginya Awan adalah sosok ideal yang dia idam-idamkan, tapi setelah tahu Awan sempat menyukai sahabatnya Veyya, Nungky jadi merasa jika cintanya untuk Awan sudah tidak bisa di perjuangkan lagi, dia bukan sakit hati pada Awan atau Veyya, hanya saja dia merasa Awan adalah sosok yang tidak bisa mengenali cintanya, jadi salahkah dia berhenti berjuang disaat perjuangannya tidak pernah dianggap?

Selesai mandi dan berganti baju Nungky keluar rumah sambil menenteng kunci mobil barunya dan juga sepatu di tangannya yang lain, dia bersiap berangkat kuliah dengan mengendarai mobilnya, sedangkan Chika lebih memilih diam di kamarnya sambil bermain  permainan yang dimiliki Nungky.

Nungky menaruh kunci mobilnya ke dalam tas sambil duduk di atas kursi teras dan mukai memakai sepatunya."Sudah beres, Nungky si cantik dan imut siap untuk berangkat kuliah!" Ucapnya sambil beranjak berdiri dan berjalan menuju mobilnya.

"Ky mau kuliah ya, bareng aku aja yuk?" Ucap Awan yang sudah duduk di atas jok motornya dengan manis.

Nungky terdiam menatap Awan yang tengah tersenyum lembut padanya itu, Awan yang memakai jaket hitam dipadukan dengan kaus putih didalamnya terlihat sangat tampan, namun sayang dia juga sudah tidak tertarik melihat ketampanan Awan yang selalu dipujanya itu.

"Baiklah, ayo Bang kita jalan!" Ucap Nungky akhirnya sambil melemparkan kunci mobilnya ke dalam mobil yang atapnya terbuka itu,  dia yakin kunci itu pasti akan diambil Desi yang sebentar lagi juga pulang.

Dalam perjalanan keduanya sama-sama terdiam, Nungky juga terlihat tenang tidak banyak tingkah seperti biasanya, mungkin karena dia masih memikirkan kata-kata Chika tentang Awan, hati kecilnya sedikit merasa bersalah namun dia juga merasa bahwa takdir mungkin memang tidak berpihak pada mereka.

Awan terlihat gugup sambil mengendarai motornya, ini adalah oertma kalinya dia mengantarkan Nungky kuliah apalagi sejak gadis itu mulai menjauh darinya, dia ingin mengatakan sesuatu agar suasana diantara mereka jadi hangat, namun apalah daya dia terlalu gugup sampai tidak mampu berkata apa-apa.

"Bang Awan tahu gak, kadang kita terlambat menyadarkan perasaan kita saat orang yang kita sayangi sudah bahagia dengan yang lain"  Ucap Nungky tiba-tiba membuyarkan keheningan yang meliputi mereka berdua.

"Oh iya aku tahu, kadang memperjuangkannya kembali itu sulit Ky, menyesal juga sudah tidak ada artinya" Ucap Awan, suaranya terdengar sendu dan juga penuh penyesalan.

"Pasti sulit, jadi bukankah lebih baik mengikhlaskan dia saja dari pada kita terluka seperti yang pernah dia alami? Sedalam apapun cinta jika tidak dianggap lama-lama akan hilang juga Bang!" Ucap Nungky pelan yang masih terdengar suaranya oleh Awan.

Pria tampan itu tersenyum miris dia tahu itu semua salahnya dan dia mungkin juga tidak memiliki kesempatan untuk mendapatkan Nungky kembali."Aku mencintaimu Ky, jika kamu saja mampu bertahan waktu dulu kenapa aku tidak?" Ucapnya dalam hati, beruntung Nungky tidak bisa melihat kesedihan di wajah Awan karena jika dia melihatnya mungkin Awan tidak akan kuasa bertahan dan langsung mengungkapkan perasaannya pada Nungky.

______________

Serius deh mau masih cinta atau gak tapi kalau merasa memang bukan takdir gak mungkin bisa disatuin lagi🙄🙄🙄

Jadi Sedih,😒😒😒

Jangan lupa like n komennya yang banyak ya, Vote bagi yang mau aku tunggu 😍😘😘😘

Baca juga karya sahabatku

Pacar Mafiaku karya Alusha Veyya

I Love you, Oom! karya Kikan

jangan lupa mampir ya sebagai bonus aku up rajin, mampir tinggkin komend di karya mereka ya😘😘😘😘

 

Salam Galau

 

Othor cantik Paripurna

1
TiSafi
/NosePick//NosePick//NosePick/
TiSafi
/Chuckle//Chuckle//Chuckle/
TiSafi
ngakak mulu
꧁𓊈𒆜🅰🆁🅸🅴🆂𒆜𓊉꧂
👍👍👍👍
Hasrie Bakrie
Assalamualaikum aq hadir ya ☝️🌹
Ara25
baik
Suherni
bagus
inayah machmud
🤭🤣🤣🤣🤣🤣
Wiwik Wiwik
Biasa
aisya_
pas baca kadal pdhl Kendal sumvvah ngakak😁😁
Memyr 67
huuu othor gesrek bikin cerita tegang
Susanti M.S
menghibur sekali🥰🥰🥰
Wisna Al-Khansa
ampun Thor.. aku gak kuat nahan tawa..sampe keram perut ku tuh
Reynaa Sri Wahyuni
harus nya jngan end dulu dong thor, aku tuh pengen tahu MP nungky dan ricko seperti apa🤣🤣
Reynaa Sri Wahyuni
kata nya tempat ini hanya d ketahui nungky dan ricko. ko zahra dan chika ada d sana sih?
Reynaa Sri Wahyuni
aku gak kuat thor🤣🤣🤣🤣🤣
Reynaa Sri Wahyuni
bank kerokan pasti
Insan Rohman
pasti ceweknya.cewek jadi2an 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
yass
baca ulang cerita nunung ke 4x sambil minum GoodDay😅
Rika Piliang
ke ingat masa kanak2 dulu juga nakal kayak gitu😂😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!