Kehamilan ada masa yang dinanti-nanti oleh pasangan yang baru menikah, namun tak jarang ada pasangan yang dengan sangat mudah untuk hamil, dan ada pula pasangan yang dengan susah payah penuh perjuangan untuk mendapatkannya, tak terkecuali aku,berbagai cara telah aku lakukan agar aku bisa hamil, namun Tuhan belum mengijabah ikhtiarku, namun aku percaya TUhan tidak akan menguji hambanya diluar batas kemampuan hamba itu. Jadi aku percaya akan bisa hamil walaupun entah kapan itu semua...
penasaran cerita selanjutnya.. check this out
ini memang kisah nyata seseorang, tapi di dalamnya ada bumbu-bumbu cerita khayal dikittt ya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Titik purwati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Tentang Rosi
Kamipun asyik mengobrol sambil sesekali ketawa. Ternyata Rosi ini orangnya humoris juga. Saat kami asyik mengobrol ada Bu Nia lewat depan rumah.Beliau pun bertanya.
"assalamualaikum Tika, itu siapa?asyik banget ngobrolnya?"tanyanya.
Belum juga aku menjawab, tiba-tiba Rosi bangkit dari duduknya dan menghampiri bu Nia, kemudian menjabat tangan beliau.
"Kenalkan bu nama saya Rosi, temannya Tika"katanya.
"Ohh"kata bu Nia singkat.
Akupun terbengong melihat tingkah Rosi. Ni anak kok sok kenal sok deket banget sih ih.
"Ya sudah tik, ibu pulang dulu ya, kalian lanjutin lagi ngobrolnya,assalamualaikum"kata bu Nia.
"Waalaikumsalam, hati-hati bu"dannn lagi-lagi Rosi yang menjawab.
waalaikumsalam(jawabku dalam hati).
Waktu menunjukkan pukul 17.30 WIB. Rosi pun berpamitan pulang.
"Sudah hampir petang ini, aku pulang dulu ya Tik, kapan-kapan kalo ngga keberatan boleh donk aku anterin kamu berangkat kerja atau pulang kerja?"tanyanya.
"Ga usah repot-repot deh Ros, kamu kan sekolah, sekolah aja diprioritasin, aku kan masih bisa naik ojek"kataku.
"Pokoknya harus mau kalo aku jemput, okkk?"katanya.
Ih ni anakkk, maksa banget dahhh.
"Okkk, diam artinya setujuuu. Kapan-kapan aku jemput ya, ya sudah aku pulang assalamualaikum"katanya.
"Waalaikumsalam"jawabku sambil agak melotot".
Dia pun menyalakan motornya dan melaju melesat.Akupun membereskan bekas minum tadi, kemudian membersihkannya sambil pikiranku tak karuan. Rosi ini siapa sih, dapat nomorku dari siapa, perasaan aku ngga pernah ngasih nomorku ke sembarang orang.
Hari demi hari aku dan Rosi pun semakin akrab saja. Aku kagum padanya,selama aku kenal dengan Rosi,dia tak pernah sekalipun menyentuhku, bahkan untuk sekedar berjabat tangan saja dia segan. Dia seperti menghormatiku, ah beda sekali dengan Mas Aldy.
Beberapa kali juga dia ke rumah,kamipun ngobrol banyak hal salah satunya tentang pengetahuan agama, dan ternyata Rosi ini agamanya kuat.Saat beberapa kali dia ke rumah, dia beberapa kali mengajariku membaca Al quran. Akupun jadi tau banyak ilmu. Tak sia-sia aku mengenalnya.
Beberapa hari ini kamipun jarang berkomunikasi.Aku sibuk bekerja dan Rosi sibuk sekolah. Tapi sesekali dia mengirim sms padaku.Suatu hari dia mengirim sms padaku.
*Tik,mau ngga main ke rumahku, kenalan sama ibu aku,*katanya.
*Ngga ah, aku malu*kataku.
*Ngapain malu kayak ngga punya hidung aja dah, kalo malu tar aku bawain kain sarung buat nutupin ntu muka.hahhhhaajawabnya.
*Ih apaan sihhhkataku.
*Gimana mau ngga, kalo mau ntar aku jemputkatanya.
*Gimane yeee*kataku.
*Tinggal jawab iya aja apa susahnya sih Tik, pokoknya aku mau ngajak kamu ke rumah, nanti aku yang minta izin ke ibu kamu yakatanya.
Ih ni anak kok maksa bnget deh.pikirku
Dan benar saja beberapa hari kemudian dia menjemputku.Kebetulan hari itu juga aku libur kerja dan ibukupun sedang di rumah.Ibuku pun menemani kami ngobrol dan sesekali bertanya.
"Nak Rosi kok bisa kenal sama Tika dari mana"kata ibu.
"Dari temen bu, aku seneng bisa kenal sama Ibu dan Tika. Semoga silaturrahmi ini tetap berjalan sampai kapanpun ya bu"katanya.
"Aammmin"kata ibu.
"Oh ya bu aku mau minta izin sama ibu mau ngajak Tika ke rumahku, boleh ngga bu"tanyanya.
"Boleh-boleh saja asal jangan lama-lama ya., "kata ibu.
"Siap bu bos, terimakasih ya bu"katanya.
Apaan sih ibuku malah mengizinkanku, padahal dulu beliau yang sering ngomel-ngomel kalo aku lagi deket ama cowok.
sama seperti ku dulu sulit punya anak untung suami dan orang tuanya tidak menekanku ,,, mereka menyuruh ku bersabar dan berdoa ,,, Alhamdulillah setelah 3th menikah akhirnya aku bisa hamil ,,, dan sekarang aku sudah punya 2anak....