NovelToon NovelToon
Rich People In A Parallel World

Rich People In A Parallel World

Status: sedang berlangsung
Genre:Spiritual / Romansa Fantasi / Time Travel / Sistem / Dikelilingi wanita cantik / Kehidupan di Sekolah/Kampus / Identitas Tersembunyi
Popularitas:100.6k
Nilai: 4.9
Nama Author: Skyligh

Ali, seorang pemuda berusia 23 tahun, terjebak dalam kebuntuan hidup—menganggur dan bermimpi membangun bisnis, tetapi tak memiliki modal. Namun, segalanya berubah ketika tanpa sengaja ia membangkitkan kekuatan untuk menjelajahi dunia paralel. Di sana, ia menemukan teknologi canggih, harta tanpa batas, serta buku-buku seni bela diri yang dapat ia bawa kembali ke dunia nyata. Dengan kecerdasan dan tekadnya, Ali memanfaatkan semua yang ia peroleh untuk menaklukkan dunia. Uang, teknologi, dan keterampilan bertarung kini ada di tangannya. Inilah kisah seorang pemuda yang melangkah dari nol menuju kejayaan—mengubah takdir dan menapaki jalan menuju puncak dunia!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Skyligh, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 13 UJIAN MASUK

langkah Baru

Cahaya matahari pagi menembus kaca jendela apartemen Ali, menerangi ruangannya yang sederhana namun nyaman. Di balkon, ia berdiri dengan secangkir kopi di tangan kanan dan sebatang rokok di tangan kiri.

Ia menghirup aroma kopi yang masih mengepul, lalu menyesapnya perlahan.

"Pagi yang cerah, kopi yang nikmat, dan rokok yang menemani… Sempurna," gumamnya sambil menatap langit Jakarta yang mulai sibuk dengan aktivitas pagi.

Tiba-tiba, suara dering telepon memecah keheningan. Ali melirik layar ponselnya.

Alana menelepon.

"Hah? Alana? Kenapa dia menelepon sepagi ini?" pikirnya sebelum mengangkat panggilan itu.

“Halo, Alana? Ada apa?”

“Kak, sibuk nggak? Nanti kita keluar yuk!” suara ceria Alana terdengar dari seberang telepon.

Ali menghela napas ringan. “Aku nggak bisa, Alana.”

“Hah? Kenapa? Masih marah soal kemarin?”

“Bukan itu. Jam sembilan nanti aku harus ke Universitas Nasional. Aku mau ikut ujian masuk kuliah.”

Sejenak, Alana terdiam. “Tunggu… Kamu baru mau kuliah? Aku kira kamu udah lulus kuliah.”

Ali tersenyum kecil. “Iya, baru mau mulai.”

“Tapi kenapa di UN? Kenapa nggak masuk Universitas Indonesia aja? Kan kita bisa satu kampus.”

“Nggak bisa. UI ada batas umur, dan aku udah lewat. Jadi aku pilih UN. Gitu, ngerti?”

Alana terkekeh. “Iya, ngerti. Yaudah, aku antar ke UN, ya.”

“Oke. Jemput aku jam 8 di apartemen.”

“Siap, bos!” jawab Alana dengan nada bercanda sebelum menutup telepon.

Ali tersenyum tipis, lalu kembali menikmati kopinya sambil menatap langit.

 

Menuju Ujian

Jarum jam sudah menunjukkan pukul 8 pagi, tapi Alana belum juga datang.

Ali melirik jam tangannya, lalu mendesah pelan. “Kemana sih Alana? Kok lama banget?” gumamnya.

Tepat saat itu—

Tok! Tok! Tok!

Suara ketukan pintu terdengar.

Ali segera membuka pintu, dan di hadapannya sudah berdiri Alana dengan wajah santai.

“Ayo, kita berangkat.”

Ali mengunci pintu apartemennya sambil menatap Alana dengan curiga. “Kamu dari mana aja? Lama banget!”

Alana cengengesan. “Maaf, tadi mampir isi bensin dulu.”

Ali hanya menggeleng pasrah. Mereka pun berjalan menyusuri lorong apartemen, lalu turun ke parkiran di mana mobil Alana terparkir.

Begitu masuk ke dalam mobil, Alana langsung menekan pedal gas, melaju menuju Universitas Nasional yang terletak di Jakarta Selatan, dekat Pasar Minggu.

Setelah beberapa saat, mereka akhirnya sampai di kampus tujuan.

Ali melepas sabuk pengamannya dan membuka pintu mobil. “Makasih ya, Alana, udah nganterin.”

“Jangan lupa telepon aku kalau udah selesai, biar aku jemput.”

Ali tersenyum kecil. “Nggak usah. Aku naik taksi aja nanti.”

Alana memutar bola matanya. “Gak apa-apa, sekalian kita makan siang bareng nanti.”

Ali berpikir sejenak, lalu mengangguk. “Oke, kalau gitu aku masuk dulu. Udah mau jam 9.”

“Iya, semangat ujiannya!” kata Alana sambil melambaikan tangan.

Ali melangkah masuk ke kampus, matanya menyapu gedung-gedung tinggi yang berdiri megah.

Hari ini, langkah barunya akan dimulai.

 

Ujian Masuk

Ali mencari ruang ujian dan segera masuk ke dalam. Ruangan itu sudah dipenuhi calon mahasiswa baru, semuanya tampak tegang menunggu dimulainya ujian.

Tak lama, lembar soal dibagikan.

Begitu ujian dimulai, suasana langsung berubah hening. Banyak peserta yang terlihat kebingungan menatap soal di hadapan mereka.

Namun, tidak dengan Ali.

Ia menatap soal pertama dengan tenang.

Apa yang dimaksud dengan ruang bisnis?

Ali tersenyum tipis. Soal ini sangat mudah.

Tanpa ragu, ia menulis jawabannya:

"Ruang bisnis adalah pernyataan formal dalam proposal usaha maupun rencana bisnis yang menjelaskan cakupan sektor kerja dari sebuah perusahaan."

Tangannya bergerak cepat. Setiap soal ia jawab dengan lancar, tanpa ragu sedikit pun.

Waktu berlalu, dan Ali menjadi orang pertama yang menyelesaikan ujian.

Ketika ia berjalan ke depan untuk mengumpulkan lembar jawaban, seluruh peserta menatapnya dengan ekspresi terkejut.

Ali tetap tenang. Ia menyerahkan kertas jawabannya, lalu keluar ruangan tanpa sepatah kata.

 

Tak Ada Jawaban

Begitu keluar dari gedung ujian, Ali langsung mengeluarkan ponselnya dan menelepon Alana.

Triiing… Triiing…

Tidak diangkat.

Ali mencoba lagi.

Triiing… Triiing…

Masih tidak diangkat.

Ali menghela napas. "Mungkin dia lagi sibuk. Ya sudahlah, nggak mau ganggu."

Tanpa berpikir panjang, ia membuka aplikasi ojek online dan memesan motor untuk pulang.

Beberapa menit kemudian, seorang pengemudi datang menghampirinya.

“Atas nama Ali?” tanya sang driver.

“Iya, saya Ali.”

“Baik, silakan naik, Mas.”

Ali naik ke motor itu dan segera melaju meninggalkan kampus.

Sambil menatap jalanan yang padat, ia tersenyum kecil.

Hari ini, ia telah menyelesaikan langkah pertamanya.

Namun, ini baru permulaan.

Perjalanan sebenarnya baru saja dimulai.

 

1
Hary
DONGOK...!!! PUNYA PELUANG JADI KUAT TIDAK DI MANFAATKAN...
BELEUNG BELENG....
Hary
BABI
Hary
BABI... TERLALU PENDEK u/ SATU BAB
Aulelie Aulelie
is the best kak ceriranya👍🏾👍🏾👍🏾👍🏾👍🏾👍🏾👍🏾👍🏾👍🏾👍🏾👍🏾
Blue
Jadi coba lebay amat, padahal udh bljr teknik beladiri tpi mental nya tempe amat
Aulelie Aulelie
emang gitu polisi di negara kanoha serba pulus klau kagak ada pulus gk di tagan tu masalah
Murdianto Murdoq
ditunggu cerita selanjutnya
Dhewa Shaied
ditunggu updatenya thor
Aditya Ramdhan22
mantap huu,wajib di lanjutkan sampai tamat thorr
skyligh: terimakasih sudah mensupport kami/Grimace/
total 1 replies
RidhoNaruto RidhoNaruto
👍
BEST VILLAIN IN THE WORLD
bagus bunuh. bantai semua keroco-keroco yang menggagu. jangan naif
BEST VILLAIN IN THE WORLD
apaan anj satu bab isinya cuma omong kosong doang.
skyligh
terimakasih sudah mensupport kami
Aditya Ramdhan22
mantap huu,lanjutkan
skyligh: di setiap komentar kamu, adalah sesuatu yang berharga bagi author, jadi terimakasih atas dukungannya
total 1 replies
Aditya Ramdhan22
wow mantap huu,lanjutkan hm
Fajar Fathur
lanjut update thor
Dean Adam
Akhirnya Update Author, Apakah Cuma Beberapa Chapter Doang
DPras
knp ga temen2 kampusnya aja atau teman2 1 kampung
DPras
thor carefour kan menyediakan segalanya kenapa nyari nya susah amat... kan tiap rak ada tulisan jenis2 produk... dan bs bertanya ke security... dan permata senayan CAREFOUR terdekat ada nya di Jl. Jend. Sudirman dan ITC Permata Hijau... di Melawai mah ga ada... 😁
DPras
the westin ke mampang kan deket thor... mahal amat smp 50rb... trus kenapa musti harus di hitung... kan di aplikasi sdh tertera ongkos nya... 😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!