NovelToon NovelToon
Legend Of Zhishu

Legend Of Zhishu

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Mengubah Takdir / Identitas Tersembunyi / Chicklit
Popularitas:114.5k
Nilai: 5
Nama Author: Aryani_aza

Zhishu, adalah pewaris satu-satunya Dinasti Yen Utara yang harus hidup di desa terpencil dan tersembunyi, karna adanya pemberontakan di dalam istana yang mengharuskan dia hidup dan di besarkan oleh orang lain...

Namun ketika Zhishu sudah tumbuh dewasa, ia tidak sengaja keluar dari desa itu dan menemukan jati diri yang sesungguhnya ... bahwa dia adalah pewaris satu satunya dari Dinasti Yen Utara.

Akankah Zhishu sebagai pewaris satu-satunya bisa merebut kekuasaannya dari sang Paman dan bibinya? atau kah ia akan hidup sebagai gadis desa dan menerima perjodohan dari Orangtua angkatnya?

#Jika berkenan baca Karya Transmigrasi FuWei terlebih dahulu, karna kedua karya masih bersangkutan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aryani_aza, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 13 : Tidak bisa mengintimidasi dan menolong.

Legend of Zhishu.

...🍃🍃🍃...

Istana...

''Pemimpin kamar, ada pendatang baru.'' Ucap Chyou, memberi tahu pada sosok gadis yang berkuasa di kamar mereka.

Gadis yang sedang tumpang kaki sambil meminum teh itu langsung tersenyum.

''Biarkan dia tidur di pojok sana.'' Tunjuknya menggunakan dagu.

Nayang dan Chyou melangkah ke pojok ruangan, lalu duduk di atas peraduan yang beralaskan tikar.

''Berhati-hadiah dengan pemimpin kamar Ruo, dia adalah senior disini.'' bisik Chyou pada Nayang.

Nayang mengangguk kecil.

''Hei Kau! Kemarilah.'' Panggil Ruo menjentikkan jarinya.

Nayang menoleh dengan tatapan tajam, ia benar-benar tidak menyangka jika menjadi pelayan pun memiliki kasta.

''Heiii, apa kau tuli!''

Nayang menghela nafasnya dan berdiri menghampiri Ruo.

''Cepat pijiti aku!'' Titahnya seperti majikan pada pelayan.

Namun Nayang hanya diam tidak mengikuti apa yang du minta Rau padanya.

''Cepat pijiti aku! Kau benar-benar tuli, Hah.''

Nayang dengan enggan meminjat kaki Rau, namun Nayang dengan sengaja memijat dengan kekuatan penuh hingga Rau menjerit kesakitan.

''Apa yang kau lakukan!''

PLAK!

Rau menampar Nayang, sedangkan yang di tampar menggertakkan giginya lalu menatap Rau dengan tajam.

''Apa itu! Berani sekali kau menatapku seperti itu!!'' Sentaknya dan ingin menampar Nayang lagi, namun kali ini Nayang menahan tangan Rau yang sudah di udara dan menepisnya.

PLAK!

Nayang menampar Rau.

''Kau seorang pelayan! Begitu pun dengan diriku. Aku tidak bisa kau tindas semau mu.''

Rau memegang pipinya yang sakit dan menatap Nayang tidak percaya.

''Jika kau ingin mengintimidasi ku! Kau salah orang.''

Setelah Nayang mengatakan itu, Nayang pergi keluar dari kamar ... di susul oleh Chyou dari belakang.

'Akhirnya aku memiliki orang yang berani melawan Rau, akan akan tetap berada di sisi Nayang. Sepertinya dia lebih kuat dari Rau.' Gumam Chyou dalam hati.

...•...

^^^•^^^

Sedangkan di sisi lain...

Zhishu sedang berjalan-jalan sekitar pasar dan tidak sengaja melihat jika rombongan kereta kuda dari kerajaan lain sudah datang silih berganti. Zhishu mengira jika waktunya segera tiba, di mana pesta Pangeran Mahkota ChenHua akan di gelar.

Sedangkan Hongli dan Qiu Li sedang mengamati di tempat lain, mereka membagi tugas agar bisa masuk kedalam istana tanpa cela dan menyelamatkan Kaisar Feng JianYu dari ruang bawah tanah..

Trang!

...Trang!...

Zhishu melihat kesebuah toko pemahat pedang, ia pun melangkah dan melihat lihat barang yang ada di setiap dinding dan meja toko.

Namun netra matanya fokus dengan sebuah topeng yang belum di di buat utuh. Ia pun melihat dengan teliti dan menanyakan harga dari topeng yang belum selesai di pahat itu.

''Maaf Pak, berapa harga untuk membeli topeng ini?'' Tanya Zhishu.

Pemahat itu melihat apa yang di pegang Zhishu. ''Lima tael perak anak muda.'' Jawabnya.

''Baik, tolong selesaikan.'' Ucap Zhishu, lalu melihat-lihat koleksi pedang yang ada di dingding tembok.

Sedangakan Pria paruh baya sang pemilik toko dengan segera membuat topeng itu agar terlihat indah ketika di pakai..

• •

Selang beberapa waktu...

Ketika Zhishu sedang mencoba beberapa pedang dan belati, pemahat itu menghampiri dan memberikan topeng yang sudah ia ukir dengan indah.

''Anak muda, ini pesanan mu sudah selesai.'' Pemilik toko menyodorkan topeng itu pada Zhishu.

Zhishu menerima topeng itu dan melihat detailnya sangat indah, ia pun tersenyum dan memberikan lima tael perak.

''Terima kasih.''

Zhishu pergi dari sana, dan menyembunyikan topeng itu kedalam hanfu yang dia pakai, lalu mengambil kuda yang entah siapa pemiliknya ... Ia pun pergi dengan cepat menunggangi kuda untuk menemui Hongli dan Qiu Li yang sedang berada di hutan dimana para tamu Kekaisaran akan melewatinya.

Namun di tengah perjalanan, Zhishu mendengar ada langkah kaki kuda dan suara tangisan. Ia pun mencari sumber suara dan melihat dari jarak yang tidak jauh, jika ada seorang gadis remaja sedang di kejar oleh beberapa pria.

''Tolong ...''

''Berhenti, jangan lariii.'' Teriak pria yang sedang mengejar gadis remaja itu.

''Heii, berhentii.''

Namun gadis itu semakin cepat untuk melarikan diri, dan berharap bisa lepas dari orang-orang yang mengejarnya sedari tadi..

Thap..

...Thap.....

Thap..

Gadis itu berlari kencang, ia tidak menghiraukan ras sakitnya karna ia tidak memakai alas kaki yang membuat kakinya berdarah terkena sepihan batu.

''Heii ... gadis sialan! Berhenti.'' Teriaknya yang masih mengejar dari arah belakang.

Dhuuuuk!

Gadis itu malah tersandung dan jatuh ke tanah, yang mana membuat para preman itu menertawakannya.

''Ha ha ha ha ...''

''Tolong jangan ganggu aku, aku mohon ...'' Mohon gadis remaja itu dengan rasa yang takut.

''Ha ha ha, kau akan di bawa ke markas kami dan menjadi pemuas nafsu ku. Heii kalian! Bawa gadis yang masih segar ini ke dalam markas kita.'' Perintahnya pada anak buahnya.

Gadis remaja itu sangat ketakutan dan semakin ketakutan ketika beberapa orang turun dari kudanya dengan mimik muka menyeramkan dengan senyum devil mereka..

Ketika mereka akan menyentuh bahu gadis remaja itu, tiba-tiba dari arah samping ada yang melemparkan batu ke wajah mereka hingga meringis kesakitan.

Syuuuttt..

Thak..

...Thak....

''Aarrgghh... ''

Dua anak buah pereman itu kesakitan dan mengelus pipi mereka masing masing. ''Heiii ... siapa disana!'' Teriak marah ketua preman.

Tidak lama ... muncullah Zhishu dengan kuda hitam yang dia curi, dan tidak lupa Zhishu memakai topeng yang tadi dia beli.

Klotak.

...Klotak....

Klotak.

Suara langkah kaki kuda menggema.

''Hiiyaqakk... ''

Zhishu berhenti dan melihat para preman itu, dengan seksama lalu pandangan nya melihat gadis kecil sedang duduk ketakutan..

Ketua preman pasar itu sangat murka, terlihat dari mimik wajahnya yang memerah karna menahan amarah ... Saat melihat jika aksinya di ganggu oleh orang lain.

''Heii ... anak muda! Jangan ikut campur urusan kami.'' Sentak ketua preman namun tidak di sahut oleh Zhishu yang diam menatap mereka dengan tajam.

Ketua preman itu melihat anak buahnya. ''Heii sodarakuu, serang dan bunuh anak muda itu! '' Teriaknya yang langsung di angguki para bawahannya.

''Hiyaaaaaa... ''

Para anak buah preman itu berlari dan berteriak menyerang ke arah Zhishu, namun Zhishu diam tak bergeming dari kudanya. Mata tajamnya sedang memperhatikan gerak langkah musuh yang sedang berlari ke arahnya, seakan dia sedang mencari kelemahan musuhnya.

Ketika para musuh mendekat, Zhishu langsungmelompat dari kudannya dan mengeluarkan pedang untuk menangkis serangan.

Sreeeettt..

...Sreeenggg.....

Bugh__

Zhishu menendang salah satu preman itu.

Musuh terjungkal kebelakang, yang mana membuat ketua preman itu menggeram marah dan tidak terima, Ia pun langsung melompat dari kudanya dan menyerang Zhishu.

Tring.

...Tring....

Bugh.

Ketua preman itu berhasil menendang Zhishu, hingga mundur dua langkah dari tempatnya.

''Rasakan iniiii ... Hiyaaaakkk.''

Sreng.

...Srengg....

Kedua pedang saling berdenting, menahan serangan dari masing masing lawan, hingga pada akhirnya Zhishu berhasil memukul talak para preman dan membuat mereka lari ketar ketir..

Zhishu memasukkan pedang kedalam sarung nya, lalu naik ke atas kuda dan pergi meninggalkan gadis remaja itu yang terdiam melihat kepergian Zhishu.

...🍃🍃🍃...

...LIKE.KOMEN.VOTE...

1
Ai Sri Kurniatu Kurnia
lanjut thorr,,lagi seru-serunya nich jangan lama-lama thor
Jas Merah
jangan lama" up nya thorrr nungguin nih
Jas Merah
Semangat thor💪💪
Ayu Septiani
thor..... lama kali hiatusnya......
lanjut up lagi donk.....
Anthonya Wain: halo, maaf banget huhu, selama ini aku full banget, banyak juga hal yang terjadi, yang buat aku jarang banget up nya 🥹🙏

mulai sekarang aku bakal sering up
total 1 replies
Sanja Amel
lanjut upnya ku tunggu
Indah
/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
im3ld4
pintar ya🤣
im3ld4
ide bagus🤣
im3ld4
lawak 🤣🤣
im3ld4
anak pintar🤣🤣
im3ld4
dejavu
im3ld4
promo ya🤣🤣
im3ld4
kok kocak?🤣🤣
im3ld4
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Abdul Rouf
apalah pakai sambung, gak kerren parah
Biyan Narendra
Hiatuskah?????????
Ajusani Dei Yanti
lanjut thorrrr kuh semangat berkarya sukses selalu buat kamu dan keluarga 🥰🥰🥰🥰
Ajusani Dei Yanti
lanjut thorrrr kuh semangat berkarya sukses selalu buat kamu Authorrr kuh 🥰🥰🥰🥰🥰🥰
Ajusani Dei Yanti
thorrrr makasih up nya sehat selalu buat othor dan keluarga 🥰🥰🥰🥰
Biyan Narendra
Ceritanya bagus, seruuuu dan ga bertele tele
Tokohnya utamanya the best
Authornya apalagi... super kreatif
Wajib baca
Di jamin ga kecewa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!