NovelToon NovelToon
Pendekar Pedang Iblis

Pendekar Pedang Iblis

Status: tamat
Genre:Fantasi / Action / Petualangan / Fantasi Timur / Tamat
Popularitas:23.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: Kak Vi

Xin Fai seorang anak nelayan yang tinggal di pinggiran Kekaisaran Shang harus menerima kenyataan bahwa desanya dibantai oleh organisasi gelap bernama Manusia Darah Iblis! Dia terus mengemban dendamnya itu hingga muncul sosok iblis dalam dirinya, membuat ia tak terkalahkan sekaligus membuat orang-orang takut kepadanya meskipun Xin Fai berada di jalan yang benar.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kak Vi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ch. 13 - Siluman Capung

Mereka tiba di kota Huo pada saat langit mulai gelap, warga kota itu nampak gelisah. Beberapa orang berkerumun di dekat seorang pria tua yang sedang menceritakan kehilangan seorang anak gadisnya malam kemarin. Saat itu putrinya sedang menuju kediaman mertuanya bersama sang Ayah. Namun ketika di tengah perjalanan dirinya tak mendengar suara anak gadisnya itu lagi, dan di saat itulah pria tua menyadari bahwa ia telah kehilangan putrinya.

Beberapa warga juga mulai resah terlebih lagi bulan ini kasus kehilangan anak gadis itu telah terdengar lebih dari tiga kali. Ini merupakan sebuah bencana, jika semakin lama dibiarkan maka penduduk Kota Huo ke depannya tak akan memiliki generasi penerus lagi karena banyak perempuan yang menghilang tanpa jejak.

Calon suami gadis itu sendiri mulai depresi dan mencari ke seluruh penjuru sambil meneriakkan namanya. Orang-orang yang melihat pria malang itu hanya bisa menatap miris. Padahal walikota sudah memperingatkan agar mereka menjaga baik-baik anak gadisnya agar tidak keluar rumah saat malam tiba namun masih banyak yang melanggarnya.

Segala upaya sudah dilakukan walikota Huo namun tak ada yang membuahkan hasil, pilihan terakhir adalah siapapun yang berhasil menemukan pelaku akan diberi seratus keping emas, dan yang berhasil menangkapnya akan diberikan seribu keping emas. Walikota tidak bisa menganggap ini masalah sepele lagi, berbagai pendekar dan mata-mata sudah disewa untuk mencegah terjadinya kehilangan secara misterius ini.

Hal itulah yang membuat keadaan Kota Huo semakin ramai, banyak pendekar yang diam-diam mencari pelaku tersebut selama dua minggu belakangan namun tidak ada satupun berita baik terdengar di telinganya.

Memilih tak terlibat terlalu banyak, Xin Fai memutuskan kembali ke penginapan. Selain itu tubuhnya juga perlu istirahat mengingat dua minggu terakhir digunakannya untuk latihan berat.

Sesampainya di kamar penginapan Lang menggeram saat Xin Fai berusaha menemukan bekas luka di punggungnya.

"Ternyata benar-benar sembuh, penawar buatanku memang hebat."

Mendengar omongan penuh kepercayaan diri itu membuat Lang mendengus kasar, ia memakan beberapa potong daging yang sempat diburunya ketika di hutan.

"Terimakasih."

Xin Fai yang sedang membolak-balik kitab menolehkan pandangannya pelan, Lang menutup mata seperti tidak pernah berbicara apapun.

Xin Fai hanya bisa tersenyum kecil. "Sama-sama."

Sembari memusatkan perhatian kepada isi kitab itu Xin Fai bergumam pelan, "Ilmu meringankan tubuh di atas air?"

Lang membuka matanya. "Kau sudah memiliki tenaga dalam untuk melakukannya. Mengapa tidak mencoba yang di atas angin saja dulu?"

Ekor mata anak kecil itu beralih ke halaman sebelumnya, ilmu meringankan tubuh di atas angin. Biasanya digunakan pendekar untuk berlari dengan kecepatan tinggi, meringankan tubuh juga sangat berguna untuk meningkatkan kelincahan saat bertarung.

Xin Fai berusaha mengikuti arahan kitab itu, ia konsentrasi memusatkan tenaga dalamnya ke telapak kaki. Setelah satu jam mencoba ia tak menemukan apa-apa selain kakinya yang tetap berada di posisi semula. "Apa-apaan?!" Keluhnya kesal.

"Ah aku benci melakukan ini. Tapi mau bagaimana lagi."

Lang menggelengkan kepalanya beberapa kali, Xin Fai terbilang jenius. Dalam hal kebodohan dia paling hebat.

"Aku ingin mencari angin dulu," tandas Xin Fai mencoba menutupi kekesalannya karena gagal menguasai ilmu kitab itu setelah berjam-jam lamanya. Hari sudah larut dan Lang mencoba memperingati di luar sana banyak perampok yang berkeliaran namun orang keras kepala seperti Xin Fai sangat susah dibujuk. Dia bahkan tak mendengar Lang berkata apa.

"Kau tahu sendiri kan sekarang sedang marak-maraknya kasus kehilangan para gadis."

"Apa menurutmu aku terlihat seperti seorang gadis?" tanya Xin Fai menaikkan alis kesal.

"Grrrhhh..." serigala itu kembali menopang kepala dengan lipatan tangannya, dia sudah tidak peduli lagi.

Nyatanya keadaaan Kota Huo masih saja ramai saat hari sudah larut sekalipun, dia mencoba mendatangi beberapa pedagang yang menjual batu permata. Namun sesaat dirinya terdiam ketika mendengar harga yang ditawarkan. Menjual dua ginjal pun tak akan sanggup untuk membeli permata paling murah sekalipun.

Tatapan Xin Fai beralih ke arah wanita berbaju biru langit dengan paras cantik yang tempo lalu bertemu dengannya. Dia sedang membeli beberapa permata paling mahal sambil tertawa kecil, wangi harum tercium dari tubuhnya yang anggun, wanita itu tampaknya tak menyadari kehadiran Xin Fai di sampingnya.

Ketika melewati dirinya, Xin Fai merasakan sensasi aneh dari hawa tubuh wanita itu. Di bawah alam bawah sadarnya secara alami Xin Fai bisa membedakan hawa manusia dan hawa siluman seperti Fu Shi dan Lang.

Alis Xin Fai bersatu dengan sorot mata curiga, ia mengikuti jejak wanita itu secara mengendap-endap. Demi memastikan dirinya tidak ketahuan, Xin Fai menjaga jarak cukup jauh. Mereka berhenti di depan sebuah toko yang tutup, di sana terlihat seorang gadis cantik yang sedang membereskan kedai yang hendak di tutup.

Wanita itu mengajak gadis yang satunya berbicara, dari jauh Xin Fai yakin bahwa mereka tak saling kenal sebelumnya. Merasa tidak ada yang aneh dia pun memutuskan untuk kembali ke penginapan sebelum sesuatu yang aneh terjadi.

Jalanan sepi yang jarang didatangi orang itu menjadi saksi bisu ketika seorang gadis tak bersalah dicekik dengan tatapan bengis dan begitu haus darah. Pupil mata wanita cantik itu perlahan-lahan berubah seperti binatang, muncul sayap dari punggungnya disertai dengan kulitnya yang menghijau. Hal itu berlangsung beberapa detik, gadis cantik dalam cekikannya perlahan tampak menua. Tak ada sedikitpun suara yang bisa ia dilepaskan karena cekikan kuat melingkari lehernya.

Gadis itu jatuh tersungkur dengan kulit keriput yang berlapis-lapis, sekilas ia tampak seperti mayat hidup. Wanita di hadapannya yang tadinya ganas kembali ke penampilannya semula sambil menjilati bibirnya, dia tampak semakin cantik dan anggun.

Yang terjadi selanjutnya adalah tubuh gadis itu perlahan-lahan menjadi serpihan bayangan hitam, Xin Fai mencengkram erat tembok yang menutupinya. Wanita itu terlihat seperti siluman capung. Jika itu benar, maka selama setahun ini wanita yang begitu dipuja oleh lelaki di sini adalah dalang di balik penculikan para gadis tersebut.

Setelah menyerap energi kehidupan, wanita itu tampak lebih segar dan awet muda. Dia menarik napas dalam dan tersenyum senang, tertawaan melengking wanita itu membuat bulu kuduk berdiri. Xin Fai bergegas pergi sebelum siluman capung itu mengetahui keberadaannya.

"Perasaanku saja atau ada seseorang tadi..." batin wanita itu menoleh ke belakangnya.

1
Guttasilo Sasmita
Santai aja Thor, saya selalu kaki like.
Lanjuuuttttt.. 👍👍👍
Guttasilo Sasmita
Lanjut Thor, menarik ceritanya.
Semangaaaaattt..
Guttasilo Sasmita
Tetap semangat Thor. Sejauh ini masih ok ceritanya🙏🙏🙏
Rusdi Bintang
terlalu bertele tele skiipp
Abdee vj
Luar biasa
Agen 1: mampir kak, judulnya Iblis penyerap darah, kali aja suka🙏
total 1 replies
Abdee vj
aromanya bakal ada kekacauan ditengah turnamen, seperti cerita LPN/Casual/
Abdee vj
Luar biasa
Ferdy Palit
iklan Pinjol lagi
Surdi
oke
VirgoRaurus 31Smile
loh ..bukankah sudah di kunci dg rantai neraka dari berbagai arah...kok masih leluasa bergerak, bahkan keluar dari air panas....
VirgoRaurus 31Smile
dengan mata yg sedang dibuatnya...maksudnya "mantra"....
VirgoRaurus 31Smile
katanya kutub Utara, ya harusnya paling Utara...kok paling timur...
VirgoRaurus 31Smile
perang perang apa pedang pedang ini Thor...
VirgoRaurus 31Smile
tuh kan bisa menggunakan jurus perpindahan ruang...kenapa ga dipakai sedari tadi....dasar Author oon, maunya mendramatisir cerita, tp ketahuan oon nya.
VirgoRaurus 31Smile
yg namanya mayat berarti dia mati...ga punya energi kehidupan....ini kok energi kehidupan dari mayat...yg bener aja Thor....
VirgoRaurus 31Smile
kenapa ga pakai jurus ruangnya....MC kebanyakan ilmu, jadi lupa punya jurus yg bisa memperpendek jarak...atau Authornya yg oon...?
VirgoRaurus 31Smile
apa MC lupa dg batu yg diberikan olah iblis sebelum dia musnah, di batu tsb ada sedikit jiwa iblis suami dari ratu iblis....
VirgoRaurus 31Smile
saat MC ingin menusuk jantung Liu Fengying & Xin Xia menghalangi dg tangannya, ternyata pedang bisa menembus tangan Xin Xia...harusnya pedang MC bisa menusuk jantung Liu Fengying....
VirgoRaurus 31Smile
MC lupa dg rencana peledakan pintu gerbang markas musuh demi menghindari pasukannya banyak yg mati kena panah...
VirgoRaurus 31Smile
berceloteh...kalau cuma satu atau dua patah kata, ga bisa di anggap berceloteh...kalau dia cerewet, ngomong terus yg ga ada juntrungannya barulah dia dianggap berceloteh...tahu ga Thor...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!