NovelToon NovelToon
Dinikahi Anak Konglomerat

Dinikahi Anak Konglomerat

Status: tamat
Genre:Crazy Rich/Konglomerat / Beda Usia / Cinta Seiring Waktu / Dijodohkan Orang Tua / Tamat
Popularitas:294.5k
Nilai: 5
Nama Author: ocybasoaci

Ikatan suci pernikahan sejatinya terjadi antara dua insan yang saling mencinta, lalu berkomitmen untuk setia, dan berjanji akan selalu bersama dalam suka maupun duka. Namun, tidak dengan pernikahan yang terjadi di antara Jova (23 tahun) dan Felix (38 tahun). Pernikahan yang terpaut perbedaan umur hingga lima belas tahun itu terjadi lantaran keluarga Jova yang terlilit hutang dengan juragan Guntoro, seorang konglomerat di kotanya.

Karena sakit gagal ginjal yang diderita oleh adiknya membutuhkan pengobatan yang mahal, sehingga keluarga Jova terlilit hutang pada Juragan Guntoro. Sementara cara untuk melunasi hutang keluarganya yang sudah menggunung, Juragan Guntoro menawarkan pernikahan dengan putranya seorang perjaka tua yang terkenal galak, sombong, dan bertingkah semena-mena, dia adalah Felix.

Mampukah Jova membuat Felix jatuh hati padanya? Ikuti terus keseruan Jova yang selalu mempunyai ide unik, dan membuat Felix tidak bisa menindasnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ocybasoaci, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Asisten Arzen

Sesuai dengan yang dikatakan oleh Bi Suro, pukul setengah tujuh pagi, sang tuan muda datang, dengan setelan kerja lengkap beserta dasi dan juga jas. Jova melirik dengan ekor matanya. Kagum? Yah, sedikit ada rasa kagum, sebenarnya andai laki-laki itu sifatnya sedikit hangat dan tidak terlalu semena-mena, bisa menghargai orang lain, nilainya pasti plus-plus dan plus, banyak nilai positinya.

Ganteng, badan perfect, atletis kulit bersih cenderung putih, rapih, dan orangnya tidak terlalu neko-neko, pakai kolor aja dia sudah terlihat ganteng, tapi sayang memang Tuhan itu menciptakan makhluknya tidak ada yang sempurna, contohnya Felix, minus di sifat, akhlak dan cara menghargai sesama nol besar.

"Apa Jojo sudah turun Bi?"

"Sudah Tuan, sejak pukul enam, sekarang ada di luar sedang menunggu Anda," jawab Bi Suro, dengan suara yang cukup kencang sehingga Jova yang kupingnya masih normal merekam dengan jelas perbicangan mereka.

"Yah, baguslah, memang dia harus rajin, kalau mau tinggal di sini, aku nggak suka ada orang pemalas tinggal di rumahku, meskipun itu di rooftop.

Sontak kembali Jova melebarkan kedua matanya, rasanya ingin ngunyah laki-laki itu.

"Apa dia bilang pemalas. Hey Bambang tukang bakso, duluan juga aku yang bangun, aku ibadah dulu, mnyuci mandi, lah dia. Oh Tuhan.... kuatkan aku sama kata-kata dia yang tajam setajam silet." Jova terus mengumpat laki-laki yang bersetatus sah menjadi suaminya, tangan Jova terus mengusap-usap dadanya. Felix memang jarang berbicara, bahkan bisa dibilang irit cenderung pelit berbicara, tetapi jangan di tanya kalau sekali ngomong, be-gal lewat bisa langsung ngibrit saking tajam mulutnya.

Jova hanya bisa diam duduk menunggu suaminya sarapan, dengan pura-pura acuh, tetapi matanya sesekali melirik-melirik ketika telinganya menangkap  Felix yang sedang menikmati sarapan pagi dengan nikmat. Sekali-kali ia ikut menelan salivanya ketika Felix juga menelan makananya.

"Tidak apa Jo, kamu sudah biasa puasa sunah anggap saja ini lagi puasa." Hibur Jova pada dirinya sendiri. Sembari mengusap kembali dadanya.

Uhuk... Uhukk... laki-laki yang sedang menikmati sarapan dengan damai tersendak.

"Mampus!! Tidak nawarin sih," gumam Jova dalam batinya. "Karma itu adil."

Tidak lama datang laki-laki paruh baya,  yah dia adalah asisten Arzen.  Setelah berkenalan dan berbasa basi. Arzen lalu masuk menemui Felix  entah berbicara apa dengan Felix, telinga Jova tidak bisa mengupingnya, tetapi memang sepertinya pembicaraan mereka tidak boleh diketahui oleh Jova. Lalu laki-laki itu kembali lagi di mana Jova berdiri.

"Ayok!"

Jova langsung bergegas mengikuti langkah laki-laki yang tidak kalah tampan dari suaminya, ia pun naik mobil Arzen.

"Saya sudah bicara dengan Tuan Felix dan nanti kamu akan kerja di bagian gudang, dan hafalkan tempat ini, nanti kamu pulang dan berangkat kerja sendiri, jadi kamu harus tahu rute-nya." Arzen memberikan alamat rumah yang ia tempati dan tempat yang nanti dia akan bekerja.

Jova baru tahu ternyata dia akan bekerja di supermarket yang menjual segala kebutuhan rumah tangga.

"Jadi Tuan Felix itu pengusaha supermarket?" tanya Jova, teralu lucu bukan, ketika Felix adalah suaminya, tetapi tidak tahu pekerjaanya dan tidak tahu juga usaha apa yang mebuat dia bisa kaya raya seperti itu.

Arzen justru tertawa dengan renyah. "Apa sebegitu polosnya kamu Jova, sampai laki-laki yang menyadang suami kamu tidak tahu dia bekerja sebagai apa," kelakar Arzen dengan tawa yang tidak kunjung berhenti, seolah pertanyaan Jova adalah hal yang sangat lucu.

"Itu semua karena perjaka  tua itu sangat menyebalkan, jangankan untuk berbicara baru mau tanya saja di bentak duluan," sungut Jova, dengan bibir monyong sempurna.

"Perjaka tua??" Arzen kembali terkekeh, dan Jova pun buru-buru membekap mulutnya yang lancang, bisa-bisanya ngomong tanpa ada rem.

"Mati aku! Tolong Anda jangan sampaikan apa yang tadi saya ucapkan yah, nanti Tuan Felix bakal gantung saya. Saya masih pengin hidup." Wajah bersalah ditunjukan oleh Jova memang kadang-kadang mulutnya terlalu jujur, sehingga sulit untuk diajak berbohong.

"Tidak, aku tidak akan menyampaikanya sama Tuan Felix, tapi itu juga ada saratnya." Arzen menaik turunkan alisnya dengan senyum jahil.

"Ck, kalian sama saja, sama-sama tidak mau rugi. Katakan, karena kebaikan saya tidak berlangsung lama." Jova menatap kesal pada Arzen.

"Gue minta nomer telepon loe!"

Deh! Jova langsung tersentak kaget. Pandangan mata Jova saat ini sedang menatap Arzen.

"Wah ada lagi buaya cari mangsa. Ternyata kota Jakarta adalah pertenakan buaya, dan biawak."

#Taukan yah siapa Biawak dan siapa Buaya?

1
Nur Syamsi
Ngidam kali ya Jovanya
Nur Syamsi
Bagus Jova dg pakaian menutup aurat bagi wanita Tdk mengundang Hawa syetan pd mrka 👍👍
Nur Syamsi
Alhamdulillah sudah akur tu si suami istri
Nur Syamsi
😭😭😭😭😭 Apa yg dikatakan mbok ttg Felix sudah kelihatan baiknya, dia bersikap arogan. Krn Papa dan ibu yirinya
Nur Syamsi
Ayo Felix ceritakan jpd Jova ap yg pernah kamu alami terhadap ayahmu dan ibu tirimu yg kayaknya trauma trhap wanita shga kelakuanmu begitu thdap wanita spya Jova TDK salah faham atas sikapmu selama ini
Nur Syamsi
perjuanganmu Tdk akan sia sia Jova
Nur Syamsi
😭😭😭😭😭😭
Nur Syamsi
😭😭😭😭😭 semoga ada keajaiban, moga Allah mengangkat penyakitmi Jini
Nur Syamsi
Jova mengembalikan struk atmnya itu suatu bukti bahwa istrimu itu wanita jujur coba klaw wanita matre mana ada narik sedikit uang dr kartu saktimu pak Felix
Nur Syamsi
bikin pusing ni laki satu
Nur Syamsi
Jadi perawat berarti mungkin Felix sudah ada rasa ma Jova istrinya cuma gengsi aja ngakuinya jdi dia mau jadikan Jova merawat dirinya sbgai modus
Nur Syamsi
suami kurang ajar, nyiksa perempuan tanpa ampun ntar karma ya thor
Nur Syamsi
pelajari saja dulu apa maunya suami aroganmu,
falea sezi
katanya kaya punya asisten kok bodoh
Dewi Aqila
Luar biasa
Nurbismi Mimi
lg mampir
Ernha Ciuss
tanda tada pelakor
Ernha Ciuss
bikin nangis..😭😭😭😭😭
Ci_Osyih Aenta: Sabar, untung udah buka yah kalau belum bisa batal nih 🤭
total 1 replies
Ernha Ciuss
jagan jahat" bgt dadi orang...
Bidadarinya Sajum Esbelfik
mommy nya Cemong ngidam yaaaa😍😍
Ci_Osyih Aenta: kayaknya Cemong bakal punya saingan... 🤣🤣
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!