Dari tidak terbiasa sampai akhirnya menjadi sangat terbiasa..
Oh ya ampun aku terpesona dengan ketampanan nya dan akhirnya aku bisa mendapatkan nya. Tetapi, kenapa dia memutuskan hubungan secara sepihak begini. Tidak bisa di biarkan!aku akan membuatnya menyesal!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nh Hasanah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
13
Risky pun tersenyum mengingat kenangan saat itu. Mengingat betapa polos nya ketika dia mengatakan ucapan yang seperti itu dan juga mengingat betapa kekanak-kanakan sifat nya. Risa terkadang memang sangat lah menyebalkan, tetapi akhir-akhir ini jauh di dalam lubuk hati nya Risky ternyata diam-diam sangat merindukan sifat kekanak-kanakan nya Risa itu.
"Rasa nya sekarang aku sudah sangat jarang melihat nya tersenyum. Padahal niat ku menganggu dia karena ingin melihat dia tertawa tetapi ternyata aku malah membuat nya dia semakin kesal" pikir Risky yang kini mood nya terasa mulai membaik kembali ketika mengingat wajah Risa ketika ia mulai marah dan kesal pada tingkah yang di buat oleh Risky.
"Aku suka ngelihat kamu kesal tapi aku paling tidak suka melihat kamu dekat dengan lelaki lain selain aku" ucap Risky sembari menghela dan mengatur nafas nya hingga membuat perasaan nya menjadi cukup tenang.
"Konyol sekali" ucap nya sembari tertawa kecil dan kemudian segara menyalakan kembali mobil nya berjalan menuju rumah nya.
*******
Sementara di lain tempat Risa terus saja berbalik-balik di kasur dan berguling-guling di kasur nya. Pikiran nya terus saja melayang pada satu orang lelaki yang membuat hati nya merasa sakit sepanjang hari.
"Kalau dia memang gak ada rasa sama aku, lalu kenapa tadi menggenggam tangan ku ketika bertemu dan berbicara dengan Rizal, lalu kenapa juga tadi melarang aku buat pulang bareng sama Rizal terus juga tadi dia kenapa gak bolehin aku ngepel lantai di toilet cowok dan juga tatapan dia tadi.." Risa mulai berhenti berucap dengan segudang pertanyaan yang baru saja dia lontarkan.
"Kenapa aku gak bisa ngelupain kamu sih, rasa nya sulit sekali kenapa begini banget sih!" ucap Risa menutup wajah nya dengan menggunakan bantal dan berharap bayangan Risky menghilang dari pikiran nya. Tapi bukan nya menghilang, bayangan wajah Risky malah semakin memenuhi pikiran nya.
Semakin Risa berusaha melupakan dan menghilangkan bayangan Risky justru itu malah semakin membuat nya muncul dan semakin membuat hati terasa sangat perih.
Perlahan Risa juga kembali mengingat kejadian di toilet tadi. Ketika bagaimana Risky saat itu mencium Risti tepat di depan nya dan itu benar-benar membuat hati Risa merasa kan sangat sakit.
"Aku tahu aku hanya lah pelampiasan mu.
Tapi kenapa? kenapa kamu harus berjuang mendapatkan ku saat itu hingga membuat ku merasa kamu sungguh-sungguh menyukai ku, bahkan aku sampai memberikan sepenuh nya hati ku untuk mu tapi nyata nya sekarang kamu bahkan tak pernah memberikan sedikit pun hati mu pada ku" gumam Risa di dalam hati nya.
Risky berhasil membuat Risa merasakan hancur berkali-kali dengan harapan yang tidak berguna. Terkadang Risa merasa Risky begitu menyukai nya dan masih sayang pada nya. Namun terkadang lagi, sikap Risky yang selalu saja membuat Risa merasa mungkin memang benar menjadikan Risa sebagai pacar itu hanyalah sebagai permainan.
Risky yang menyebalkan yang selalu saja membuat Risa patah hati.
Risky yang begitu menyebalkan tapi dia juga yang menjadi alasan kenapa Risa menjadi merasa berbunga-bunga dan terkadang tersenyum-senyum sendiri hanya karena tingkah nya.
Cara Risky yang tiba-tiba saja menggenggam tangan Risa seperti tadi di depan Rizal membuat Risa merasa sedikit ke ge-eran.
"Andai saja tadi Risti tidak datang dan menyadarkan ku mungkin aku masih tenggelam sampai sekarang tapi biar pun sudah sadar tetap saja aku tidak bisa melupakan nya" ucap Risa sembari tersenyum dan kembali menutup wajah nya dengan bantal.
( cinta dan benar2 cinta )
berarti kamu benci (bener2 cinta ) sama aku tp tulus ga kira2 ?
lanjut yaa semangat