NovelToon NovelToon
Pengantin Yang Tertidur Dalam Gua

Pengantin Yang Tertidur Dalam Gua

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Cinta Terlarang / Misteri Kasus yang Tak Terpecahkan / Balas dendam dan Kelahiran Kembali
Popularitas:13.1k
Nilai: 5
Nama Author: Bulan Rani

...Neng..neng..neng...glungg..
Suara alunan gamelan tembang girap kebo giro pengiring pengantin menggema di dalam gua gelap ini.
Tubuh Satya semakin gemetar ketakutan tatkala mendengarnya.
"Si...siapa yang sedang menikah di dalam gua seram ini?", gumamnya sembari memegang ponsel sebagai penerang gua ini.
Ia semakin masuk ke dalam gua yang tak berujung, hingga tiba-tiba kakinya tanpa sengaja menyandung sebuah kaki manusia yang tergeletak bersama badannya...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bulan Rani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Terikat Perjanjian

Pagi ini, di temani secangkir kopi buatan Kencana, eyang Satya tengah melamun di tengah-tengah balkon rumah.

Bayangan-bayangan masa lalunya perlahan melintas di benaknya.

Wisnu Sutrisna, adalah nama aslinya. Namun, setelah menikah dengan Rusmawati, Eyang putri Satya, ia mengubah namanya menjadi Sutris.

Bertahun-tahun ia mencari gadis pujaannya yang lenyap bagai di telan bumi setelah ia berhasil menghabisi orang-orang yang menghambatnya.

Mulai pemberontakannya kepada Pak Lurah Antasena, ayahanda Kencana hingga berlangsung pembunuhan tragis.

Tidak hanya itu, setelah berhasil membunuh keluarga Kencana dan antek-anteknya, ia juga berhasil meringkus Prabu, suami sah Kencana.

Ia membunuhnya di hutan dengan membabi buta dan mengambil cunduk mentul dari tangan Prabu.

Namun, ketika ia menyelesaikan tugasnya, sang pujaan hati malah menghilang bak di telan bumi.

Bertahun-tahun ia bertapa, ia mendapat petunjuk bahwa sang kekasih tengah tertidur di gua larangan.

Bertahun-tahun ia mencari dan terus bertapa, namun, kejahatan hatinya tak mampu menembus keajaiban gua larangan yang suci itu.

Hingga suatu hari, ia putus asa dan bertemu dengan Rusmawati, seorang gadis anak konglomerat, perawan tua yang tak kunjung laku.

Pernikahannya di karuniai dua belas anak. Namun, sang istri harus berpulang terlebih dulu.

Siapa sangka sang cucu kesayangannya malah menjadi pemuda yang berhasil menemukan dan membawa pulang gadisnya kembali.

Eyang menyesap kopinya dalam-dalam. Ia tersenyum menyeringai tatkala ingat kejadian tempo hari ketika ia menculik paksa Kencana.

Namun, cucunya berhasil menggagalkan penculikannya itu, dan akhirnya ia membunuh kaki tangannya sendiri.

Ia tahu, cucunya juga menyimpan rasa kepada kekasihnya. Terbukti saat ia berani terluka dan mempertaruhkan nyawa demi keselamatan Kencana saat ia menculiknya.

Ya, ialah tuan mister yang telah merencanakan penculikan Kencana waktu itu. Namun, akibat keteledoran kaki tangannya, ia harus gagal.

"Aku akan mendapatkan Kencana dengan cara halus dengan mengaku sebagai Prabu, dan siapapun yang mencintai Kencana harus lenyap, walaupun itu cucuku sendiri", gumamnya sambil meremas cunduk mentul hasil rampasannya dari tangan Prabu.

Sementara itu, Kencana masih kebingungan. Bagaimana tidak, jelas-jelas ia begitu ingat bagaimana kejadian semalam.

Terakhir ia ingat, ia tengah pingsan di dekat dapur. Namun, saat bangun ternyata ia masih tertidur pulas di kamarnya.

Ia ragu, itu seperti mimpi buruk tapi terasa nyata.

Ia bahkan tidak tau, bahwa eyang yang telah memindahkan tubuhnya.

Ia masih takut. Bahkan ketika menyuguhkan segelas kopi kepada eyang, ia tak berani melihat ke arah wajahnya.

Namun, eyang terlihat biasa saja. Seperti tidak pernah terjadi sesuatu semalaman.

"Sepertinya aku hanya bermimpi, namun terlihat sangat nyata", gumam Kencana dengan menggigit jarinya.

Semua terlihat seperti ilusi yang nyata.

...****************...

Sementara itu, Keysa masih memikirkan cara agar bisa bicara berdua dengan eyangnya Satya.

Ya, ia ingin memastikan apakah eyangnya Satya itu suaminya Kencana atau bukan.

Jika ia benar suaminya Kencana, ia ingin mengajak kerja sama. Agar eyang mendapatkan Kencana kembali dan ia mendapat cintanya Satya.

Akhirnya tercetus sebuah ide. Ia akan mengajak Satya untuk belajar dan mengerjakan tugas kampus di rumah Satya. Dengan begitu, ia bisa leluasa berbicara dengan eyangnya Satya.

"Sat", panggilnya ketika Satya tengah melajukan mobilnya dan membawa mereka pulang.

Satya hanya berdehem seolah tak peduli dengan kehadiran Keysa di samping kemudinya.

"Sat, nanti sore, boleh nggak gue ngerjain tugas kampus di rumah lo, gue masih bingung ini", tuturnya sembari menatap harap kepada lelaki pujaannya itu.

"Iya", ujar Satya singkat tanpa menoleh ke arahnya.

Keysa bersorak gembira di dalam hati.

Sore ini berbekal buku-buku, Keysa bertandang ke rumah Satya.

Seperti biasa, Satya akan membantu Keysa dalam mengerjakan tugas-tugas kuliah.

"Eh, ada Keysa, lagi ngerjain tugas ya?", tanya Mama Satya yang baru pulang.

Keysa tersenyum ramah kepada Mama Satya.

Sedangkan Kencana menyuguhkan camilan untuk mereka.

Terlihat Keysa begitu sinis ketika melihat kedatangan Kencana. Ia tampak memalingkan mukanya ketika Kencana menyapanya.

Sedangkan eyang sedari tadi menyeringai sambil menikmati secangkir kopi hitam di taman bunga samping rumah.

Mata batinnya bisa melihat niat terselubung Keysa yang ingin mengajaknya untuk kerja sama.

Ia senang, sebab ia akan memanfaatkan Keysa untuk membantunya mencari tumbal.

Rencana dan siasat licik ia susun. Ia akan berpura-pura mengaku sebagai suaminya Kencana kepada Keysa dan ia juga akan menerima tawaran kerja samanya. Setelah itu, ia akan memanfaatkan Keysa untuk mencarikannya tumbal berupa gadis-gadis perawan demi melancarkan aksi ritualnya.

Ia terbahak menyadari betapa bodohnya Keysa jika mau menurutinya.

Benar, beberapa saat kemudian, setelah Keysa selesai belajar. Ia menghampiri eyang yang sedang duduk sendiri di bangku taman bunga.

Keysa tampak berbasa-basi dan menanyakan kabar sang eyang.

Eyang menanggapi dengan baik dan ramah. Sesekali ia juga mengajak Keysa bergurau.

"Kamu asyik juga ya, eyang nyambung ngobrol sama kamu. Sepertinya kamu cocok berpasangan dengan Satya", ujar eyang berbasa-basi sambil menyeringai.

Keysa yang mendengar penuturan eyang pun menunduk.

"Iya, eyang. Tapi, hati Satya bukan untuk saya", cetusnya.

"Satya sepertinya mencintai Kencana", tuturnya lagi.

Sang eyang yang mendengar penuturan gadis itu berpura-pura kaget dan terbatuk. Hingga Keysa memberinya segelas air mineral.

Eyang berpura-pura sendu dan sedih.

"Kenapa eyang sedih", tanya Keysa penuh selidik.

Karena tidak mau terlalu lama, akhirnya eyang itupun langsung mengungkapkan kebohongannya.

"Kamu pasti sudah tau jati diri Kencana kan, Keysa?", tanya eyang memancing Keysa.

Degg..

Keysa terperanjat mendengar pertanyaan eyang.

...****************...

"Maksud eyang apa?", tanya Keysa seolah tak mengerti arti dari pertanyaan eyang.

Eyang terus berpura-pura sendu dan sedih.

"Sebenarnya, eyang adalah Prabu. Dan Kencana adalah istri eyang di masa lalu ", tutur eyang dengan segenap sandiwara kebohongannya.

Ia mengambil cunduk mentul rampasan yang ia selipkan di saku celana dan memperlihatkan kepada Keysa.

Keysa terbelalak melihat benda yang mirip dengan punya Kencana itu.

"Eyang mencarinya, namun berpuluh tahun tak kunjung eyang temukan hingga eyang menyerah dan menikah dengan eyang putrinya Satya", tuturnya bohong belaka.

"Hanya benda ini yang menjadi kenang-kenangan. Namun, sepertinya Kencana tak mengenali eyang lagi. Apalagi, cucu eyang sendiri tengah menyukainya", ujarnya bersandiwara.

Keysa semakin terkejut. Ia merasa iba dengan kesedihan eyang.

"Eyang, jangan sedih. Kita bisa kerja sama, eyang dapat Kencana dan aku dapat Satya", ucap Keysa bersemangat.

Eyang menyeringai tatkala tau mangsanya sedang masuk perangkap.

"Tidak semudah itu Key, kami tidak akan bisa bersama karena Kencana sudah terpaut lama di dalam gua larangan itu. Akupun sudah tua. Mungkin ajalku akan mendahului Kencana", ujar eyang dengan mata meneteskan bulir bening.

Namun, semata-mata tetaplah tipuan belaka.

"Tidak eyang! eyang harus mendapatkan cinta eyang kembali. Kencana itu isteri eyang!", tukas Keysa.

Eyang menggeleng lemah.

"Bisa, kecuali dengan satu hal. Agar eyang menjadi kembali muda dan bersatu dengan Kencana", ujarnya menyeringai.

"Apa itu eyang?", tanya Keysa penasaran.

"Apa kamu begitu mencintai Satya?", tanya eyang meyakinkan Keysa.

Keysa mengangguk.

"Iya, saya sangat mencintai Satya, eyang", tukasnya.

"Apa kamu ingin Satya juga mencintaimu?" , tanya eyang lagi.

"Iya eyang", sahutnya pelan.

"Eyangpun juga begitu, ingin bersatu kembali dengan Kencana", ujar eyang sendu.

"Jika kamu menginginkan Satya dan mau membantu eyang mendapatkan Kencana, berjanjilah pada eyang", tukas eyang menyeringai.

"Iya eyang saya berjanji", jawab Keysa mantap. Ia bahkan tidak peduli dengan resiko dan bagaimana perjanjiannya.

"Sebuah janji tidak bisa di ingkari, Keysa. Kamu harus bisa mempertanggung jawabkan ucapanmu", ujar eyang tegas.

"Saya berjanji eyang", ujar Keysa sekali lagi.

"Baiklah, besok malam tepat pukul sebelas. Bawalah teman gadismu yang masih perawan di rumah lamaku!", ujar eyang.

"Mak...maksud eyang apakah seperti tumbal?", tanya Keysa mencerna perkataan eyang dengan hati-hati.

"Ucapanmu sudah ku ikat, Keysa. Jika ingin cintamu kembali patuhlah!" tegas eyang.

Ambisi akan cinta yang kuat membuat Keysa menyanggupi perjanjian yang ia buat dengan eyang.

Hatinya sudah di liputi rasa iri dan dengki sehingga ia menggunakan cara yang salah.

1
Elli Sahrida
othor...ko lama up nya😢
Elli Sahrida
up lagi thor
Elli Sahrida
semangat ya thor
Elli Sahrida
Cinta...rumit ya...semangat othor💪😁
Bulan Rainbow
maaf ya teman-teman up malam, soalnya siangnya kerjaa. selamat membaca
Bulan Rainbow
Siapp....di tunggu kelanjutannya kakak🥰🥰🥰
AzizaH
lanjuttttttt
Bulan Rainbow: siapp di tunggu lanjutanya kakak🥰🥰🥰
total 1 replies
Cheonma
semangat updatenya thorrr....
Bulan Rainbow: siapp kak makasihh banget dah mampirr😍
total 1 replies
لواء الحمد
smoga sukses
Bulan Rainbow: terimakasih kakak, selamat mangikuti ceritanya🥰😇
total 1 replies
لواء الحمد
calon novel pavorit
Bulan Rainbow: terimakasihh😇
total 1 replies
Bulan Rainbow
selamat membaca, jangan lupa kasih like dan komen ya, semoga bisa membantu penulis menjadi lebih baik lagi😇
Bulan Rainbow
selamat membaca!
Bulan Rainbow
selamat membaca
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!