New Account IG= min_09maret
Yunita gadis yang tak pernah di pandang oleh pria dingin dan tampan bernama Regan,Ia sudah lama menyukai pria itu bahkan sudah sering menyatakan perasaannya namun selalu di tolak bahkan dengan kata kata kasar,hingga membuat nya menyerah dan memilih menjauh lalu mereka kembali bertemu,bagaimana kisah selanjutnya? Baca Yuk🥰
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NisaJm, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 13
Budayakan like setelah baca ya, Author juga menerima kritikan dan saran, happy reading 😘
2 Hari berlalu kini Yunita semakin baik karena lukanya sudah mengering,hari ini ia bersiap siap untuk ke kantor,ia tak peduli dengan larangan Regan karena bagaimanapun ia sudah mendatangi kontrak dan ia mempunyai tanggung jawab dikantor itu
Jika hari pertama ia masuk kantor dengan menggunakan pakaian tertutup maka hari ini ia cantik dengan celana Haighwaist putih dipadukan dengan croptop putih lis hitam dan blazer rajut memperlihatkan perut putih ny
style hari pertama
style hari ke 3
Tak hanya Sena bahkan seluruh karyawan dibuat terperangah dengan penampilan Yunita,jujur saja penampilan nya sangat berbeda saat hari pertama,seluruh karyawan laki laki di kantor itu pun tak melepas pandangan mereka dari Yunita,ditambah Yunita masuk dengan mengibaskan rambut nya yang bergelombang memang tujuan nya untuk menebar pesona
Jika saja Regan melihat penampilan Yunita saat ini,mungkin ia sudah menyeret wanita itu dan mengunci nya di dalam kamar hingga ia tak bisa keluar sampai hari pernikahan mereka, 3 Hari lagi adalah hari pertunangan mereka tapi Yunita masih menyempatkan diri untuk pergi ke kantor, setidaknya ia harus mengundang Harlan bukan karena kebetulan hari ini mereka akan bertemu karena akan membahas beberapa hal penting sebelum mereka melanjutkan kontrak kerjasama mereka
“Sena,jam berapa kita akan bertemu dengan tuan Graham?” tanya Yunita tanpa melepaskan pandangannya dari laptop,Sena yang masih menatap kecantikan Yunita pun tak sadar jika kini Yunita tengah bertanya kepadanya. “Sena!” panggil Yunita karena merasa tak ada jawaban dari Sena
“Eh iya nona,ada apa? Ada yang bisa saya bantu?” ucap Sena kaget setelah tersadar dari lamunannya. “Saya bertanya jam berapa kita akan bertemu dengan tuan Graham?” ucap Yunita yang mengulang kembali pertanyaan nya
Sena pun menatap jam di pergelangan tangan nya. “Sekitar 30 menit lagi nona.” ucap Sena dan di tanggapi anggukan oleh Yunita. Tak lama kemudian ponselnya berdering menandakan adanya panggilan masuk,Yunita meraih ponselnya tanpa melepaskan pandangan dari laptop hingga ia mengangkat telepon tanpa melihat nama penelepon terlebih dahulu
“Halo?” ucap Nya masih fokus pada pekerjaan nya. “Kau dimana? Apa kau sudah makan obat?” seketika mata Yunita terbelalak mendengar suara yang tak asing di indera pendengaran nya,ia pun menatap ponselnya tertera nama Si dingin disana siapa lagi jika bukan Regan. “Nona saya permisi keluar sebentar.” ucap Sena yang hendak keluar dari ruangan Yunita,Sena pun mendapat tatapan tajam dari Yunita
“Nona? Siapa itu? Kau sedang berada dimana? Di kantor?” rentetan pertanyaan kini menghujam indera pendengaran Yunita,ia yakin jika tak lama lagi Regan akan memarahi nya habis habisan karena melanggar perintah nya. “Habislah kau Nita!” batin nya berucap
“Jadi benar kau di kantor? Kau mengabaikan perintah ku? Mau ku seret kau dari kantor?” tidak begitu peduli karena ia yakin jika saat ini Regan sedang sibuk di rumah sakit,Yunita pun memutuskan sambungan telepon demi menghindari amukan Regan dengan ber alasankan sinyal ponsel nya yang hilang ditelan bumi
“astaga Sena! Kenapa harus permisi sih? Langsung keluar saja kan bisa!” ucapnya menghela nafas perlahan,jujur saja ia sedikit takut dengan ancaman Regan karena ia tahu Regan tak pernah main main dengan ucapan nya
Sedangkan di tempat lain kini Regan menatap nanar ponselnya yang baru saja sambungan telepon nya di matikan sepihak oleh calon tunangan nya. “Kenapa dia sekarang menjadi pembangkang?” ingin sekali rasanya pergi ke kantor Yunita dan membawa wanitanya itu pulang namun ia sadar jika dirinya seorang dokter dan masih dibutuhkan saat ini
Akhirnya Regan menyuruh seorang sopir pribadi nya untuk memantau Yunita dan melaporkan setiap kegiatan Yunita baik di kantor mau pun diluar kantor,karena kini Yunita dan Harlan sedang terikat kerjasama maka kemungkinan besar mereka akan kembali bertemu
Benar saja setelah 20 menit berlalu orang suruhannya melaporkan bahwa Yunita bertemu dengan seorang pria di sebuah resto meskipun di dampingi oleh asisten nya masing-masing, namun terlihat jika asisten sang pria mengajak asisten Yunita untuk pindah ketempat lain dan meninggal kan Yunita dengan pria itu yang tak lain adalah Harlan
Dan sialnya Regan membuka ponselnya setelah 15 menit setelah pesan itu masuk dikarenakan ia sedang sibuk. “Pria itu pasti sengaja menyuruh asistennya membawa asisten Yunita agar meninggalkan mereka berdua!” kini kedua tangan Regan terkepal membayangkan bagaimana Yunita memberikan senyuman manisnya pada Harlan
Beruntung saat itu ia tak memiliki jadwal lagi hingga ia bisa segera pulang,setelah meminta alamat pada orang suruhan nya Regan pun segera menyusul Yunita dengan melakukan mobil nya dengan kecepatan tinggi
Sebegitu takutnya ia jika Harlan semakin mendekati Yunita karena ia tahu Harlan menyukai Yunita dari awal pertemuan mereka. “Kenapa dia tidak dikurung saja di kamarnya?” tak habis habisnya ia mengumpat hingga sampai ke tempat tujuan,dengan langkah besar ia memasuki pintu masuk resto tersebut mengedarkan pandangannya mencari orang yang memang ingin ia temui
“Kenapa tidak ada? Apa mereka sudah pergi?” tanya nya pada diri sendiri setelah memastikan jika Yunita memang benar benar tidak ada di sana,tak mau berlama lama Regan pun menghubungi ponsel Yunita menanyakan keberadaan wanita nya itu,tak segera di angkat oleh Yunita mungkin ia tahu jika kini Regan tengah marah padanya
“Halo, dimana? Sama siapa?” astaga belum Yunita membalas sapaan nya, Regan telah memberikan Yunita beberapa pertanyaan. “Astaga tenang dulu apa kau dulu bercita cita menjadi seorang wartawan?” ucap Yunita terkekeh jujur saja saat ini ia hanya mencoba untuk menghibur diri sebelum akhirnya ia akan mendengar Omelan dari Regan
“Katakan kau dimana?” Tanya Regan dengan tidak sabar karena Yunita tak langsung menjawab pertanyaan dari nya “Sedang dalam perjalanan menuju kantor.” ucap Yunita jujur karena memang saat ini ia sedang dalam perjalanan menuju kantor hanya saja saat ini ia bukan bersama Sena melainkan Harlan,Harlan memaksa untuk mengantar nya padahal ia membawa mobil,hingga akhirnya ia setuju karena Harlan sangat bersikeras
“Dengan siapa?”
Deg!
Pertanyaan yang Yunita takuti kini keluar dari mulut Regan,ia bingung harus kah berbohong atau jujur? “eeummm!..” Yunita tampak berpikir sebelum menjawab pertanyaan Regan. “Harlan?” tebak Regan yang sudah dapat dipastikan benar karena Yunita tak kunjung menjawab. “Berhenti disana dan shareloc!” ucapnya sebelum memutuskan sambungan telepon
“Siapa?” tanya Harlan yang melihat ketakutan di raut wajah Yunita. “Bukan siapa siapa! Bisakah kita berhenti disini? Aku sedang menunggu seseorang.”
“Kenapa? Kantor mu masih jauh.” ucap Harlan yang tak langsung menuruti permintaan Yunita karena ia tahu jika yang menelpon adalah Regan. “tidak apa apa aku hanya ingin bertemu dengan temanku,dan kau boleh pergi.” terpaksa ia mengusir Harlan karena tak ingin jika nanti nya Regan memberikan sebuah bogem pada Harlan seperti di restoran saat itu.
“aku bisa menemani mu bertemu dengan teman mu.” Yunita menghela nafas pelan,bingung harus mengusir Harlan dengan cara seperti apa lagi. “Harlan berhenti dulu!” ucap Yunita karena Harlan juga tak kunjung menghentikan mobilnya,Yunita pun hendak keluar dari mobil namun tangan nya di cekal oleh Harlan
“Yunita tunggu dulu.” Yunita menoleh,seketika matanya melebar kala menyadari kini jarak nya dan Harlan sangat dekat,dengan spontan ia mendorong tubuh Harlan hingga terbentur di pintu mobil. “Maaf maaf aku refleks.” ucap nya yang memang tak sengaja mendorong tubuh Harlan,namun seketika tubuh Yunita membeku kala Harlan memeluk nya
Deg!
Author minta tolong kasi rate nya ⭐⭐⭐⭐⭐ ya,dan jangan lupa kembang kopi nyaTerima kasih🥰🙏
apakah masalalu regan??