NovelToon NovelToon
Legenda Penjaga Gerbang Timur

Legenda Penjaga Gerbang Timur

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa / Fantasi Timur / Poligami / Janda
Popularitas:823.6k
Nilai: 4.9
Nama Author: Izzyl Morinho

"Mereka telah mengubur ku di tempat ini selama tiga puluh tiga tahun, dan jika kalian berpikir aku dendam, tentunya kalian salah, karena semua itu pantas aku dapatkan, aku... Sang Penjaga Gerbang Timur, aku bertanggung jawab atas hilangnya 100 ribu nyawa manusia,setidak nya 10 ribu ku bunuh dengan tangan ku sendiri, dan yang membuat penyesalanku tidak berujung adalah setelah 5 tahun keluar dari makam itu aku baru tahu jika aku juga membunuh orang yang begitu berharga dalam hidup ku, dalam setiap tarikan nafas yang mengisi paru-paruku, aku mengutuk kebodohan ku, dan aku begitu muak pada hidupku ini,"

"penyesalanku membawaku menjadi mahluk tanpa arah, tidak ada lagi yang aku inginkan, tidak ada lagi dendam, tidak juga ada ambisi menjadi yang terkuat, karena aku hanya menunggu seseorang, seseorang yang akan mengantarkan aku ke gerbang neraka, dan aku selalu berharap orang itu akan datang hari ini."

"air mata bukan menunjukkan kelemahan, tapi menunjukkan bahwa kau adalah manusia,

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Izzyl Morinho, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ch. 13

Tuan muda jangan, kita sedang di Sekte, berhenti lah aku mo-hon aaakkkhhhh...." wanita itu sedikit terpekik karena ujung benda menyentuh dan tercelup sedikit ke milik nya

"berhenti tuan muda Wang, aku merasa ada orang memperhatikan kita," ucap Tetua muda itu, sambil sedikit mendorong tubuh Wang Kai membuat ujung benda yang sudah sedikit masuk terlepas.

"kali ini kau tidak bisa membodohi aku lagi, aku tidak peduli bahkan jikapun ucapan mu benar, Ketua Sekte adalah teman Kakek ku," ucap Wang Kai mulai mengunci tangan wanita itu.

Jika mau wanita itu dengan mudah melumpuhkan Wang Kai, namun itu tidak akan menyelesaikan masalah nya, bahkan akan semakin runyam, pemuda itu tidak akan berhenti sebelum kemauan nya terpenuhi.

"apa yang harus aku lakukan? ini tidak boleh terjadi," batin wanita itu yang mencoba berbicara dengan pemuda itu, namun semua nya sudah terlambat benda Wang Kai mulai menekan dan perlahan memasuki kewanitaan nya.

"aahhh.... tidak....." gumam wanita itu menggigit bibir bawahnya menahan perih dan kenikmatan bersamaan.

"aku mohon hentikan, aaahhhhsss," ucap wanita itu pelan.

Wang Kai tidak menggubris permohonan wanita itu, pria itu masih dengan buas nya bergerak dengan mulai kasar, dan semakin lama perlawanan dari Tetua wanita itu lemah dan tubuh nya perlahan mulai mengimbangi gerakan Wang Kai dengan menekan bokong pemuda itu menggunakan kedua tangannya, nafas nya mulai terdengar memburu di barengi desa*Han kenikmatan.

Wang Kai yang sudah berada di atas angin hanya tersenyum,

"hahaha.... dasar wanita ****** aku lihat kau begitu menikmati nya hahaha..., mulai saat ini kau akan menjadi budak ku, bagaimana?apa suami mu tidak memberimu kenikmatan seperti ku selama ini?" ucap Wang Kai.

Wanita itu tidak menjawab, wajah nya dimiringkan, begitu malu karena dirinya juga menikmati penghianat terhadap suami nya.

Wang Kai seperti tidak puas karena wanita itu tidak mau menjawab pertanyaan nya, dan menghentikan gerakannya membuat wanita yang sudah mendekati puncak menjadi terhenti, dan menatap Wang Kai seperti sedang protes.

"aku tidak akan melanjutkan jika kau tidak menjawab ucapan ku, sekarang katakan siapa yang lebih hebat aku atau suami mu?" tanya Wang Kai dan bergerak pelan membuat wanita itu kembali mende*sah.

"aahhhssss.... a-ku tidak tahu," ucap wanita itu dan berusaha bergerak agar benda mereka terus bergesekan lebih cepat.

Wang Kai sebenarnya masih ingin mempermainkan wanita itu, namun pria itu juga tidak mampu menahan permainan otot milik Tetua wanita itu, tubuh Wang Kai mulai bergetar, gerakan nya semakin kasar dan cepat, tidak lama lengkuhan nya terdengar dan tubuh nya ambruk di atas tubuh wanita itu dan bahkan sebelum wanita itu mendapatkan puncak kenikmatan nya, membuat wanita itu hanya terpejam kecewa.

Tetua wanita itu hanya terdiam sambil mengatur nafasnya untuk beberapa saat, meredakan gai*Rah nya yang tidak tertuntaskan.

Xu Guang Zhou meski usia nya belum mencapai 15 tahun tapi sudah mengetahui tentang hal seperti itu dari cerita beberapa teman nya, dan baru pertama kalinya menyaksikan hal itu secara langsung, dan dengan mengendap-endap pemuda itupun keluar dari ruangan itu dengan perasaan iri dan cemburu terhadap apa yang di dapat Wang Kai.

Setelah kejadian itu pandangan Xu Guang Zhou terhadap wanita mulai berubah, pemuda itu sering membayangkan hal itu setiap bertemu dengan Tetua wanita itu, membuat nya menjadi lebih dewasa dalam hal-hal semacam itu dan begitu tertarik dengan lawan jenisnya.

****

Satu bulan sudah berlalu, bulan mati datang kembali, pagi itu udara terasa begitu segar, pohon teratai emas terlihat segar, daun yang beberapa waktu lalu terlihat kecoklatan bahkan hitam kini sudah mulai menghijau kembali, Zhi Yuan kembali membawa ramuan, kali ini ramuan di buat oleh Biksu yang biasa menangani nya, bocah itu terlihat segar dan melewati jembatan kayu yang membelah telaga teratai.

Zhi Yuan mendapati Tetua Zhang sedang duduk bersila di balai batu nya, hanya saja lantai di ruangan berjeruji itu kini terlihat sudah kering, hanya di balai tempat Tetua Zhang duduk saja tampak sedikit basah.

"Suasana hati mu terlihat baik? apa kau tidak pergi ke sekte?" tanya sosok itu, suara terdengar tidak begitu serak.

"Hari ini aku tidak belajar tetua, dan anda juga terlihat sehat bahkan uap di punggung anda tidak terlalu pekat lagi," ucap Zhi Yuan sesekali menatap kearah sosok berkerudung itu.

"hahaha... kau benar aku merasa seha-, apa? katakan sekali lagi?" tanya sosok itu seperti begitu terkejut, mata nya yang di lapisi lendir mengarah ke arah Zhi Yuan, dari balik kerudung nya.

Zhi Yuan juga terkejut, takut jika salah bicara,

"te-tua, maafkan aku," ucap Zhi Yuan dan berlutut.

"tidak, katakan dengan jujur bagaimana uap di punggung ku ini?" tanya sosok itu.

"uap hitam di punggung anda tidak terlalu pekat," ucap Zhi Yuan.

Sosok itu menatap jemari nya, dan betapa terkejutnya saat melihat anak kuku nya nampak mulai memutih,

"ini tidak mungkin, rasa putus asa ribuan tahun sudah membuat ku kehilangan harapan ini," gumam sosok itu, dan seperti sedang memikirkan sesuatu.

"bocah kecil kemari lah, bisakah kau membuatkan aku ramuan seperti waktu lalu?" ucap sosok itu.

Zhi Yuan begitu terkejut,

"tapi tetua, mereka tidak akan mengijinkan aku melakukan nya," ucap Zhi Yuan.

Sosok itu mengeluarkan alat tulis dan mulai menulis sesuatu, entah itu dari mana keluar nya semua alat-alat itu, namun Zhi Yuan tidak berani untuk menanyakan nya.

"Zhi Yuan, berikan surat ini pada kepala dapur obat, dan buatlah ramuan itu di tempat ini, karena aku ingin memastikan sesuatu," ucap sosok itu.

Hari itu Zhi Yuan begitu sibuk menyiapkan seluruh perlengkapan membuat ramuan, hingga kayu bakar, saat hari mulai gelap Zhi Yuan baru mulai memasak, sosok itu terus mengamati dan tidak melewatkan sedikit pun semua kegiatan Zhi Yuan.

"Tetua apa tidak apa-apa anda sedikit terlambat meminum ramuan nya, memasak menggunakan kayu bakar memerlukan waktu hampir lima jam," ucap Zhi Yuan.

"aku tidak apa-apa, melihat kondisi ku saat ini aku mampu bertahan beberapa tahun tanpa minum ramuan lagi, jadi berhentilah mengkhawatirkan hal lain, fokus saja pada pekerjaan mu, dan kau bisa memanggilku Tetua Zhang," ucap sosok itu.

"baik Tetua Zhang," ucap Zhi Yuan dan mulai memasak.

Menjelang tengah malam ramuan itu belum juga matang, namun Zhi Yuan sudah begitu kelelahan dan tertidur di bangku panjang, dan begitu terbangun hari sudah siang, itu terlihat dari mulut lorong yang sudah terang.

"Tetua Zhang," teriak Zhi Yuan dan mencoba bangkit, menyingkirkan selimut di tubuhnya.

"selimut? siapa? yang menyelimuti ku?" batin Zhi Yuan tapi pikiran nya hanya tertuju pada ramuan yang di buat nya.

Zhi Yuan berdiri menatap ke arah tempat nya memasak, dan betapa terkejutnya saat melihat tetua Zhang sudah duduk di bangku kecil dekat meja batu itu, dengan sebuah tongkat kayu di tangan nya.

"Te-tua Zhang bagaimana anda bisa keluar dari kurungan itu? ah tidak, bagiamana dengan ramuan nya?" teriak Zhi Yuan dan mendekati tungku obat nya.

"Tenang lah Zhi Yuan, ramuan yang kau buat sudah aku minum, duduk lah! ada yang ingin aku bicarakan," ucap Tetua Zhang

Zhi Yuan duduk dan kembali dirinya gugup mengingat Tetua Zhang sudah keluar dari penjara nya, begitu banyak pertanyaan di kepalanya namun tidak ada satupun yang mampu keluar dari bibirnya.

1
brajamusti
wah bahaya kalo pendekar dah jaruh cinta.. suka jadi bego meski jago juga...
lontong
belum waktunya kah
Agus Purwanto
hilang
Dony Surya
saya tahu saya tahu....

Rambonya Atuk Dalang kan
Dony Surya
Kayak Film "50 first date"
Dony Surya
seperti jerawat. sampai darah tanpa bercampur lemak keluar maka akan sembuh
Dony Surya
mantab pembantai.....
Mbah Haryo
iki cerito opo see..
Bima Sakti
Luar biasa
Entis Sutisna
Wow...hayoooo Zhi Yuan jangan sia2 kan si cantik didepanmu....lanjjuuutkan Thor...💪💪😍😍😍🤪🤪🔥🔥
Entis Sutisna
Wow..ada apa gerangan..??..lanjjuuutkan Thor...💪💪🤪🤪🔥🔥
Entis Sutisna
Wow ngeriiiii....itu kekuatan ilmu Tetua Zhang guru dari Zhi Yuan....lanjjuuutkan Thor...💪💪😡😡🔥🔥
Entis Sutisna
Wow mulai ujian yg sebenarnya buat Zhi Yuan....hayoooooo semangaaaat Yuan',er....lanjjuuutkan Thor...💪💪😡😡🔥🔥
Entis Sutisna
Wow jatuh cinta nie yeee....lanjuuutkan Thor...👍👍😍😍🔥🔥
Entis Sutisna
kiqkiqkiq...Hadeuuuuh jadi Zhi Yuan yg bisa meremas gunung kembarnya Wi Xiang Yu....mantaaap rezeki anak Soleh kayanya....lanjjuuutkan Thor...🤭🤭🤪🤪😍😍🔥🔥
Entis Sutisna
Wow pucuk dicinta Cewekpun tiba yg dipikirkannya....lanjuuuutkan Thor....👍👍😍😍💪💪🔥🔥
Entis Sutisna
Mantaaap Xu Guang Zhou....lanjjuuutkan Thor....👍👍😍😍🔥🔥💪💪
Entis Sutisna
Mantaaap lanjuuuuutkan Thor...💪💪😍😍🔥🔥
Entis Sutisna
Kiqkiqkiq....hadeuuuuuh Zhi Yuan dapat si gendut nih....hayoooo kempesin aja biar jadi gemoooy Yuan'er....lanjjuuutkan Thor....🤭🤭😍😍🤪🤪
Entis Sutisna
Hayoooo Semangaat Zhi Yuan kamu pasti bisaaaaa...lanjuuuuitkan Thor...💪💪😍😍🔥🔥
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!