NovelToon NovelToon
Wanita Tawanan Tuan Grey

Wanita Tawanan Tuan Grey

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Diam-Diam Cinta / Beda Usia / Anak Kembar
Popularitas:167k
Nilai: 5
Nama Author: anggi (@ngie_an)

Alicia Delmora adalah wanita mandiri sejak kecil, dia menjadi tulang punggung keluarga semenjak ayahnya meninggal dunia dan hanya tinggal bersama ibu dan kakak tirinya yang hanya bisa mengandalkan Alicia untuk membayar hutang-hutang mereka.

Kehidupan Alicia berbanding terbalik dengan saudara kembarnya yang bernama Alice, kembarannya itu hidup bergelimang harta bersama kedua orangtuanya dan memiliki seorang kekasih yang sangat terkenal di kota tersebut bernama Nicholas.

Alicia yang tidak tahu bila dia memiliki saudara kembar begitu juga sebaliknya, kehidupannya berubah setelah orang asing masuk dalam kehidupannya dan menjadikan dia sebagai wanita tawanan dari Pria asing tersebut yang menganggap dirinya sebagai Alice.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon anggi (@ngie_an), isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Nama asli Grey

Sinar matahari pagi menampakkan kilaunya memasuki celah-celah kaca jendela, menerpa wajah cantik nan ayu seorang wanita yang sedang tertidur pulas. Mata lentik itu mulai membuka kelopak secara perlahan, melihat ke arah sekitar yang terasa asing.

"Di mana ini?" tanya Alicia dengan raut wajah yang bingung.

Alicia terkejut lantas bangun untuk duduk karena melihat dua wanita mengenakan pakaian layaknya seorang pelayan berdiri tepat di depannya, kemudian bergegas melihat ke arah tubuhnya yang masih komplit dengan pakaian semalam yang dia kenakan.

Tarikan napas terlihat jelas di bahu Alicia ketika sang empu merasa lega karena dirinya masih mengenakan baju, dia mulai tersadar dari ingatan semalam seraya menjambak rambut panjang melampiaskan rasa sedih pada dirinya sendiri.

"Selamat pagi, Nona! Saat ini, Anda sedang berada di rumah Tuan Dominic Elmer. Tuan berpesan agar Nona segera menemuinya di meja makan!" Salah satu pelayan menunjukkan senyum manisnya seraya mempersilakan Alicia untuk bangun.

Alicia sudah bisa menebak apa yang akan terjadi ke depannya, hembusan napas terasa berat ketikan dia mau tidak mau mengikuti ke mana pelayanan itu memintanya.

Sementara di ruang makan, suasana terasa hening dan hampa, meski terdapat istri muda, dua anaknya, menantu dan juga satu cucu tetapi Dominic tidak melihat kehangatan yang terpancar pada sarapan paginya.

Salah satu pelayan mendekat kearah Dominic yang tengah menikmati sarapannya, dia berbisik seraya memberitahu bahwa Alicia sudah bangun dari tidurnya. Sikapnya itu ternyata mendapat sorotan tajam dari semua mata yang menatapnya kecuali anak ketiga sang pemilik rumah.

"Suruh dia ke bawah untuk sarapan bersama!" Perintah Dominic kepada pelayan tersebut.

Dominic langsung melihat ke arah Grey yang masih asyik menikmati sarapannya tanpa memperdulikan orang yang berada di sekitar, kemudian dia berdeham untuk mengalihkan perhatian anak bujangnya tersebut.

"Papa ingin mengenalkan seseorang yang akan menjadi calon istri kamu! Papa harap, kamu bersikap ramah dengannya, setidaknya kalian bisa kenal dulu satu sama lain untuk mengakrabkan diri!" ucap Dominic yang melihat ke arah Grey.

Dona hanya terdiam mendengar penuturan dari suaminya, dia tidak berani berkomentar karena tahu bila Dominic tidak bisa dibantah ataupun dilarang, sedangkan Teddy—anak pertama Dominic bersama sang istri terdiam dan melihat ke arah Grey yang ternyata tidak menggubris sama sekali perkataan sang ayah.

"Shuust ... sshusst!" Marvel memajukan ujung bibirnya untuk memanggil Grey agar melihat ke arah Dominic. Namun, orang yang menjadi pusat perhatiannya itu hanya terdiam.

"Wiliam!" teriak Dominic yang kesal.

Membuat Grey langsung menghentikan makannya, melepas garpu dan pisau dari tangannya hingga terciptanya suara nyaring dari piring akibat terkena jatuhan benda.

"Grey, sudah kenyang!" Grey langsung bangun dari duduknya tanpa melihat ke arah semau orang yang sedang memperhatikannya termasuk ayahnya.

"Papa belum selesai bicara, Wiliam!" bentak Dominic dengan intonasi suara yang meninggi. Akan tetapi, anak ketiganya terus saja berjalan tanpa pedulikan dirinya.

"Sayang, sabar ... tenanglah! Nanti malam kita bicarakan lagi dengannya!" Agatha mengelus lembut lengan suaminya agar mau bersabar lebih sedikit menghadapi sikap Grey.

"Kalau begitu, Teddy juga berangkat dulu, Pa. Ada meeting penting pagi ini!" Teddy langsung bangun dari tempat duduknya dan berpamitan kepada istrinya yang ikut mengantarkan sampai ke depan.

"Pih, tunggu!" teriak Marvel saat dia menghabiskan satu gelas susu lantas menyium Dominic sebelum mengejar sang ayah. "Kek, Marvel berangkat ke kampus dulu!"

Dominic menghela napasnya penuh kecewa, padahal dia ingin sekali memperkenalkan Alicia kepada keluarganya. Namun, apalah daya, bila ternyata keadaan keluarganya memang seperti itu tidak ada harmonisnya sama sekali, terus melempar boomerang secara diam-diam satu sama lain meski mereka tinggal bersama.

"Permisi, Tuan!" Alicia yang baru saja turun dari tangga menghampiri Dominic bersama wanita muda dengan penampilan cantik dan seksi.

"Good morning," ucap Dominic langsung melebarkan senyumannya melihat Alicia keluar dengan penampilan cantik. "Silahkan duduk, kita makan bersama!"

Alicia pun tersenyum ke arah Dominic, Agatha dan juga Laura—istri Teddy. Kedua wanita itu terlihat menyeramkan di mata Alicia seakan sudah mengibarkan bendera perang terlebih dahulu untuk dirinya. Tersirat dari dua bola mata mereka bahwa dirinya tidak boleh macam-macam masuk ke dalam keluarga Dominic.

"Ah, iya kenalkan. Dia Dona Agatha—istri saya, dan ini Laura—menantu saya!" Dominic memperkenalkan kedua wanita itu dengan bangga pada Alicia kemudian menyuruhnya untuk sarapan bersama.

"Alicia!" Alicia tersenyum ke arah dua wanita yang ada di depan dan sampingnya.

"Laura akan ke kamar lebih dulu, Pa!" ucap Laura, dia pun memilih untuk pergi dari sana dengan melempar tatapan sinis ke arah Alicia.

***

Di ruang tamu, Dominic yang didampingi oleh sang istri berbicara kepada Alicia mengenai soal pra nikah. Dia menyuruh Reno untuk memberi dokumen yang sudah disiapkan kepada wanita muda tersebut.

"Apa ini, Tuan?" Alicia sudah berdebar dikala perasaannya takut.

"Bukalah!" ujar Dominic kepada Alicia.

Alicia membuka dokumen dengan perlahan dan melihat setiap kalimat yang tersusun rapih di atas kertas putih tersebut, saliva-nya dia telan secara halus saat menyadari bahwa dia harus menerima pernikahan tersebut sebagai imbalan yang sudah dikeluarkan oleh Dominic untuk menyelamatkan dirinya.

"Reno!" panggil Dominic pada asistennya untuk menyerahkan pulpen pada Alicia, dia tersenyum saat melihat Alicia menatapnya yang bisa dia artikan bawasannya wanita itu menyetujui permintaan yang dia buat.

"Silahkan, Nona tanda tangan sebalah sini!" Reno menyerahkan bolpoin kemudian menunjukkan peletakan yang harus ditandatangani oleh Alicia.

"Tu—tuan, ini ... apakah saya, harus me–menikah dengan Putra ketiga, Tuan?"

"Iya! Why?" tanya Dominic yang terlihat kecewa.

"Maaf, Tuan ... tapi, sa—”

"Nona, Alicia! Di sini!" ujar Reno yang mengisyaratkan bila Dominic tidak mau ditolak permintaannya.

"Maaf, Tuan. Saya tidak bisa!" tegas Alicia.

"Kenapa? Anak saya tampan, tajir, mapan! Sok menolak!" Dona begitu kesal dengan wanita yang ada di depannya saat menolak permintaan Dominic.

"Aghata!" Dominic meremas tangan istrinya agar tidak terlalu kasar dengan ucapannya.

"Kenapa?" tanya Dominic dengan nada sedihnya.

"Maaf, Tuan! Meskipun anak Tuan dan Nyonya tampan, kaya, mapan ... tapi kalau saya tidak tahu namanya bagaimana saya bisa menikah?" tanya Alicia.

Dominic dan Aghata saling bersitatap muka, apakah mereka akan memberikan nama asli kepada wanita itu? Apakah wanita yang sudah dibantu oleh Dominic bisa menjaga identitas rahasia Grey?

"Apakah kamu harus tau?" tanya Aghata pada Alicia.

"Ya, tentu! Bagaimana saya bisa mengenal suami saya bila saya sendiri tidak tahu nama aslinya dan hanya di beritahu inisial G?" Alicia menaruh dokumen tersebut dan memperlihatkan nama calon suaminya.

Dominic langsung menyuruh Reno untuk memberikan dokumen selanjutnya tentang persyaratan yang harus dipatuhi oleh Alicia, karena memang ternyata Pria yang memiliki daerah kekuasaan tersebut sangat menutup rapat identitas anak ketiga dari istri mudanya demi keselamatan Grey.

Alicia membaca setiap kalimat yang tertera, bagaimana tanggung jawabnya sebagai seorang istri sekaligus menantu Elmer. Semua tersusun rapi dan berhasil membuat Alicia menelan saliva-nya dengan susah payah ketika membaca sangksi yang akan dia terima bila melanggarnya.

"Keenan Wiliam Elmer?" Alicia membaca nama calon suaminya yang tertera pada maap tersebut.

To be continued...

1
Mira Erlan Sopi Erlan
selingkuh boleh tp jgn smpi gituan ya.takutnya hamil bingung ank siapa
Rere Niae Cie'kecee
kok ga up"tour🙏🙏🙏
Amelia Harianja
thord kenapa belum up
bolak balik ke sini belum up juga
semangat thord
Ning Ning
kok aku kesal sama Alicia ya ga tau diri udah di tolongin sama keluarga nya selingkuh pula dan bibirnya udah di cium sama si Jacob sungguh menjijikan kalo aku jadi grey sih lebih baik cerai dari pada sama wanita murahan itu ga bisa jaga iman lebih baik Alice yang terus bersama sang kekasih
Megabaiq
ini bukn novel tp certa petak umpat,,,bkin crta yg msuk di akal knp torrr...trllu byk yg gk logis....
Ning Ning
aku mampir Kaka
Megabaiq
alahhhh crta novelmu trllu mmbosankn,,jeduluan bosen bca....maaf smpe sni jha...
Megabaiq
terllu byk liku2nya toorr
Megabaiq
cerita novelmu terllu lebay....masak 50 m,ak jg gk trllu suka dgn nma2nya,hmpir smua sma
Ema Sukmawati
👍
༄༅⃟𝐐Vita Shafira𝆯⃟ ଓε💞🌏
apa Dinda gk ada rasa rindu pada Alicia yg telah di tinggalkan bertaun tahun
Fatimah D'Ratu
kok Dinda dingin ke anak kandungnya sendiri
Coretan Kertas
Cemungut 😍
Sedang mengetik...
aduhh typo nya bnyak bgt.... 🤦🤦🤦
HIATUS: iya kak, maklum jumkat 😂 wait di perbaiki
total 1 replies
Sedang mengetik...
kira kira gimna ya reaksi Nicholas nanti ketika dia tau penyebab Alice tertembak karna data yg sudah dipalsukan grey,,,
mOnd3 ℘ꫀׁׅܻׅ݊꯱ꫀׁׅܻ݊ƙׁׅ🤗ᵇᵃˢᵉ
semangat selalu ka'... ini cerita sangat menarik sekali sayang kalo di lewatkan🥰🥰🥰🥰🥰🥰
Sedang mengetik...
gak ada terima kasih nya sama sekali si dinda ,,, padahal udah di tolongin anak kesayangan nya ,,,
mOnd3 ℘ꫀׁׅܻׅ݊꯱ꫀׁׅܻ݊ƙׁׅ🤗ᵇᵃˢᵉ
q bahagia q juga sedih dan juga sakit hati... ini rasa'y nano" sekali, q bahagia kini Alicia tau dia kembaran Alice q terharu sama Nicholas yang mau menjatuhkan harga diri'y untuk Grey, dan q sakit hati karna ma" kandung Alicia dia masih egois bahkan tidak mengucapkan kata makasih pada Alicia yang telah mendonorkan darah buat Alice😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
Sedang mengetik...
nah loh lagi keadaan gawat darurat aja Lo ingat sama Alicia kemaren kemaren kemana aja Lo Bu...
ummi_Շɧ𝐞𝐞ՐՏ🍻muneey☪️
ceritanya bagus kak.. cuman agak diperbaiki lagi ya kata2nya.. ada beberapa yang bikin bingung 🙏🙏.. tp aku suka ceritanya..
HIATUS: iya kak... hahah makasih ya jangan bosen ingetin 😂 lagi kejar jumkat
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!