NovelToon NovelToon
Love And Contract

Love And Contract

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Perjodohan / Nikahkontrak / CEO / Tamat
Popularitas:1.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: Dwiezy

Spin Off Novel Wanita Pilihan CEO.

Sejak awal Devita Smith hanya mencintai Angkasa Nakamura, pria yang menjadi cinta pertamanya. Namun, takdir berkata lain saat Devita di jodohkan dengan Brayen Adams Mahendra, anak dari sahabat ayahnya. Baik Brayen dan Devita, sama - sama menolak pernikahan ini. Devita yang selalu mencintai seseorang yang dia tunggu dan Brayen yang telah memiliki seorang kekasih.

"Jadi kau tidak suka dengan perjodohan ini?"

"Tentu tidak! Aku tidak mau menikah denganmu!"

Brayen menyeringai puas. "Alright, mari kita buat kesepakatan."

"Kesepakatan?" Devita mengerutkan keningnya, menatap bingung pada Brayen.

Brayen kemudian mendekat. Dia menarik dagu Devita dan menatap lekat manik mata wanita itu. "Ya, kesepakatan pernikahan ini."

Bagaimanakah kisah rumah tangga mereka yang berawal dari sebuah kesepakatan? Akankah berakhir menjadi cinta? ~ pertanyaan ini akan terjawab dalam cerita kisah cinta mereka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dwiezy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rena Dan Devita

Tanpa sengaja pandangan Olivia menatap cincin yang begitu berkilau di jari Devita.Olivia terus menatap cincin blue shappire itu.

"Devita, apakah cincinmu dari Brayen?" tanya Olivia yang terus melihat cincin yang di pakai oleh Devita.

"Bukan," jawab Devita singkat.

"Bukan," Olivia mengerutkan keningnya. "Jika bukan dari Brayen, lalu siapa lagi yang memberikanmu cincin?" tanya Olivia.

"Dari Ibunya Brayen. Setelah selesai fitting gaun pengantin kemarin. Aku ke toko perhiasan mengambil cincin yang sudah di pesan oleh Ibunya Brayen untukku.

Olivia berdecak kesal. " Devita kau ini bodoh atau apa?! Itu sama saja dari Brayen! Sekarang katakan padaku, apakah Brayen yang membayar cincinmu itu?"

"Ya, dia yang membayarnya," jawab Devita.

Olivia mendesah pelan. "Itu artinya sama saja, dia yang membelikannya untukmu, Devita. Kau tahu kan, cincin ini lebih mahal dari pada mobil sport milikmu?"

"Ya, aku tahu. Aku juga terkejut. Awalnya aku juga menolak di berikan perhiasan. Tapi karena Brayen mengatakan Ibunya yang sudah memesankannya untukku. Tidak mungkin aku menolaknya." balas Devita.

"Kau ini sungguh beruntung Devita, jika saja aku memiliki calon suami seperti Brayen. Aku tidak akan menolaknya." seru Olivia.

Devita memutar bola matanya malas dan berkata, "Kau terlalu berlebihan, Oliv."

Setelah dua jam Devita menyelesaikan mata kuliahnya. Devita langsung berpamitan duluan pada Olivia.Karena hari ini Devita harus bertemu dengan Rena, dia tidak ingin terlambat.

...******...

Devita memarkirkan mobilnya di salah satu butik Hermes di Kota B. Tadi siang, setelah Devita menyelesaikan kuliahnya Rena mengirimkan pesan padanya untuk bertemu di salah satu butik Hermes. Kini Devita masuk ke dalam butik. Saat tiba di dalam, Devita sudah memilih Rena tengah memilih tas.Devita melangkah mendekat ke arah Rena.

"Bibi Rena." sapa Devita yang kini telah berada di belakang Rena. Tentu Rena belum menyadari kedatangannya. Karena Rena tengah fokus pada tas - tas yang di pilih olehnya. Rena mengalihkan pandangannya, seketika senyum di bibirnya terukir melihat Devita sudah berada di hadapannya. " Sayang, kau sudah datang? Maafkan Bibi yang tidak melihatmu."

"Tidak ada apa - apa Bibi," jawab Devita. "Aku juga baru datang,"

"Baiklah, Sayang. Bibi sudah memilihkan beberapa dress keluaran terbaru untukmu. Dan Bibi juga sudah memilihkan tas keluaran terbaru untukmu," ujar Rena.

Devita mendelik, menatap tak percaya.Devita menelan salivanya susah payah ketika pelayan memperlihatkan barang - barang yang di pilih oleh Rena. Napas Devita mulai sesak, meski dirinya sudah terbiasa dengan biaya mahal. Tapi yang di pilih oleh Rena membuat Devita tidak bisa bernafas.

"Bibi, aku rasa tidak perlu sebanyak ini." ucap Devita menolak lembut, dia sungguh tidak enak jika dia harus belikan begitu barang - barang mewah.

"No, Sweetheart. Kau tidak bisa menolak. Karena semua yang Bibi pilih adalah yang terbaik untukmu." balas Rena. Kemudian dai memgeluarkan black card di dalam dompetnya, lalu membayar seluruh barang yang telah dia pilihkan untuk calon menantunya itu.

"Astaga, Mamaku saja sudah membuat walk in closetku penuh. Sekarang sepertinya Ibunya Brayen ini menginginkan aku tidur di atas tumpukan barang - barang yang dia beli," ucap Devita dalam batin.

Setelah Rena berbelanja untuk Devita, dia mengajak Devita. Dia mengajak Devita ke salah satu restoran yang tidak jauh dari lokasinya dengan butik itu. Rena dan Devita masuk ke dalam restoran, dan duduk di sudut jendela. Rena memesan chocolate untuk Devita dan teh hijau untuknya.

"Devita bagaimana kuliahmu?" tanya Rena sembari menyesap teh di tangannya.

"Baik Bibi. Tahun depan aku sudah lulus. Semoga semuanya lancar," jawab Devita yang juga menyesap hot chocolate di tangannya.

"Hmm. Sebenarnya Bibi tidak perlu membelikanku begitu banyak barang," Ujar Devita yang merasa tidak enak. " Sungguh, itu sangat berlebihan Bibi."

Rena meletakkan cangkir di atas meja lalu dia menatap lembut Devita. "Kau tahu Devita sejak dulu Bibi sangat menyukai gadis Indonesia. Mereka sangat ramah dan baik. Tidak hanya itu mereka juga menjaga pergaulan mereka. Sejak dulu, Bibi sudah menginginkanmu sebagai menantu Bibi. Kau adalah gadis yang paling tepat untuk bersanding dengan Brayen. Dan untuk dirikku yang membelikkan barang - barang untukmu, itu karena Bibi menyayangimu, Devita. Bibi ingin kau selalu tampil sempurna ketika kau menikah dengan Brayen nanti,"

"Tapi Bibi...."

"Jangan menolak sayang, karena aku akan memaksamu untuk menerimamya," potong Rena cepat.

"Baiklah Bibi terima kasih," jawab Rena sambil mendesah pelan.

...*****...

Hay... hay! Kalian yang sudah baca Bab ini jangan lupa kasih likenya dong untuk author. Kalau ada yang mau ngasih 🌷atau ☕ juga boleh kok hehehe. Seperti biasa author juga mau mengingatkan pada para reader ku. Yuk, kasih sajen votenya untuk author. Komentarnya juga jangan sampai lupa yah~

Author selalu menunggu komenan dari kalian loh😁

Makasih...

Bersambung...

Terima kasih sudah membaca. Maaf jika masih banyak typho.

Jangan lupa untuk like, komen, vote dan juga hadiahnya.

1
Rosanti
Luar biasa
eyke aja
knp Thor belum up juga
Ulfa Birrya
lanjuuuuut👍🏿👍🏿👍🏿
Endang Listyawati
seru😮😮
Sugiyanti 15
lanjut thoor bakal seru ni ceritanya
Artati Sukreni
banyak di novel2..jalang malah dpt banyak...beruntung menikmati sosis beraneka....pemeran utama malah dpt sisa....🤣🤣🤣
Artati Sukreni
wiliam bukan suka elena tp terobsesi semua wanita yg dimiliki breyan...
Artati Sukreni
ih....emosi bacanya...bodoh banget ..
Artati Sukreni
jawaban wanita cerdas...
Artati Sukreni
jalang murahan...jangan2 sama william tuh...
Artati Sukreni
elena mana mau nglepasin atm berjalannya...
Artati Sukreni
hmmm..harusnya devita nolak dulu..bikin suami laknat nyesel kehilangan...
Artati Sukreni
rasain tuh....cemburu kan...istrimu byk yg mau...
Artati Sukreni
devita jangan mikirin suami laknatmu....
Artati Sukreni
laki2 goblog..mau aja diatur...
Artati Sukreni
brayen egos lu.......dirinya nyimpen pacarnya, iatrinya ga boleh..enak luh...
Artati Sukreni
breyan keblinger.....
Artati Sukreni
breyan...jangan menyesal kamu nanti yah..
Artati Sukreni
kasian devita....
Artati Sukreni
bagus devita..jangan pikirin suami durhakamu....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!