bacanya dari awal sampai akhirnya ya biar gak salah faham sama ceritanya😌
Vans pria kejam dipertemukan dengan Zahira seorang wanita yang dia anggap hanya sebagai pelacur yang dijual oleh keluarganya.
Tapi sedikitpun dia tak pernah anggap Zahira sebagai istrinya melainkan pembantu ( art )
Pernikahan yang di idamamkan oleh banyak wanita dengan seorang pangeran tampan sabar dan hubungan harmonis tidak didapatkan oleh Zahira.
Bak tinggal dineraka Zahira sedikitpun tak pernah merasakan apa itu cinta dari pernikahannya.
bagaimana kisah kehidupan mereka selanjutnya apakah akan tumbuh rasa cinta antara mereka ?
atau justru perpisahan akhir dari kisah cinta mereka ?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dea alexia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
sadar dari koma
5 hari Zahira masih juga belum sadar membuat Vans sangat kesal.
Kamu bener kamu bilang tangan ini kotor penuh dosa. Kamu tau tangan ini yang membuat Arav di penjara tanpa melakukan dosa apa pun dan itu semua karna aku. Zahira jika kamu gak bangun aku akan bakar tangan ini.
Ucap Vans sambil membakar tangannya sendiri. 5 menit berlalu keajaiban datang tangan Zahira tiba tiba bergerak. Dan membuat Vans senang.
Dengan cepat Vans memanggil dokter dan dokter datang. Dokter memeriksa Zahira dan berkata " tunggu 5 menit pasien akan sadar, terus berdoa. "
Tersenyum senang dan Vans berkata " baik dokter. " Dokter pergi dan Vans duduk disebelah Zahira
Akh.. Rintih Vans karna tangannya terluka oleh api.
" Zahira akhirnya kamu sadar " ucap Vans sembari memeluk Zahira karna dia begitu senang melihat zahira sadar.
" Tangan dan kaki mu terluka Vans " ucap zahira yang memegang tangan Vans
" Dia berlari dari Masjid Al Kahfi sampai sini jadi dia terjatuh " jawab Arav yang tiba tiba masuk
" Kok bisa? Untuk apa kamu ke masjid " tanya Zahira heran karna Vans sedikit pun tak percaya bahwa Allah itu ada.
" Arav pergi " usir Vans yang ingin berduan dengan Zahira
" Iya deh maaf ganggu " ucap Arav sambil tertawa kecil dan pergi
" Kok diusir biarin aja dia disini " gerutu Zahira
" Udah dia gak penting " ketus Vans sambil memutar bola matanya kesana dan kemari
" Tanganmu terluka bengkak banget mas " ucap Zahira cemas
" Gak masalah akan segera sembuh " ucap Vans sambil memegang tangannya.
" Kak istri mu sudah sadar sekarang makan lah jika tidak kakak akan sakit " ucap Arav yang kembali masuk dan memberikan sekotak nasi untuk Vans.
" Iya taroh situ dek " ucap Vans dan Arav menaruh kotak makan itu di meja dan berlalu pergi
" Kamu belum makan sejak kapan? pantas saja muka mu sangat pucat " ucap Zahira sambil memegang pipi Vans
" 5 hari sejak kamu koma aku cuma makan satu kurma setiap pagi " ucap Vans sambil memegang tangan Zahira
" Kenapa bodoh " ucap Zahira menghina Vans
" Kenapa kamu minum racun itu kamu lebih bodoh Zahira " ucap Vans sambil mengejek Zahira.
" Aku akan melakukan hal sama jika itu terjadi pada orang lain " jawab Zahira
" Tapi kenapa kamu lakuin ini cepat makan " ucap Zahira yang membuat Vans yang tadi sedih jadi senang karna istrinya peduli padanya
" Baiklah " ucap Vans mengambil nasi di meja
" Buka mulut mu " ucap Vans sambil menggarahkan nasi ke mulut Zahira
" Nggak mau " tolak Zahira
" Ayolah " paksa Vans dan akhirnya Zahira mau makan
...Telfon...
" Pak maaf Andre saya tembak " ucap Afdal pada Vans lewat telfon
" Siapa yang suruh kamu bunuh andre lancang " bentak Vans kesal
" Maaf pak dia telah Meracuni istrimu bukan kah dia pantas tiada " ucap Afdal berusaha meredakan amarah Vans
" Bodoh " ucap Vans dan lansung mematikan telfonnya.
Mengingat bahwa Vans mafia Zahira kembali kesal.
" Sekali lagi kata kan apa kamu membunuh ibu ku dan ayah ku " ucap Zahira sambil menatap muka Vans
" Tidak kenapa pertanyaan itu terus terulang dari mulutmu Zahira " ucap Vans kesal
" Bohong " ucap Zahira sambil menangis dan tak sudi memandang Vans
" Kita akan cari pelakunya bersama sekali saja percaya padaku, aku tidak membunuh ibu mu Zahira " ucap Vans sambil Menghapus air mata Zahira
" Aku percaya mas " ucap zahira singkat sambil tersenyum dan Vans kembali mencium bibir Zahira
...***Bersambung...
...Vote komen rate follow***...
setidaknya kamu tak perlu melayani laki² hidung belang diluar sana😣😣