NovelToon NovelToon
Dia Yang Tak Terlihat

Dia Yang Tak Terlihat

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Horor / Cintapertama / Kehidupan di Kantor / Persahabatan / Kumpulan Cerita Horror
Popularitas:34.9k
Nilai: 5
Nama Author: astiasri

kisah 3 orang sahabat yang di pertemukan di suatu perusahaan yang ternyata banyak menyimpan misteri.
ternyata salah satu nya bisa melihat yang tak bisa orang lihat pada umumnya..
dapat kah ketiga nya memecahkan misteri yang ada dan tetap bersahabat walau banyak rintangan yang di hadapi...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon astiasri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

KECELAKAAN

Waktu sudah menjelang malam,ketika Asti dan Meli menunggu di halte bus, untungnya tidak berapa lama datang bus.

Asti dan Meli langsung menaikinya dan mencari tempat duduk yang masih kosong,ternyata semua bangku telah penuh akhirnya dengan terpaksa Asti dan Meli berdiri.

Asti memulai percakapan.

"Ternyata zaman sekarang masih ada ya,yang pake dukun kaya gitu,buat orang celaka."kata Asti.

"Iya."jawab Meli singkat.

"Tumben jawabnya singkat banget,ada apa,kenapa?"tanya Asti.

"Gak ada apa-apa,dah lah jangan banyak ngomong kita kan berdiri nanti jatuh gimana."jawab Meli ketus.

"Kamu kenapa sih Meli,Asti punya salah apa?"tanya Asti lagi.

"Pikir aja sendiri."seru Meli.

"Apa gara-gara kak Rizki boncengin Asti gitu,itukan ide kamu Meli!"kata Asti sambil memegang tangan Meli.

"Iya tapi Asti seneng kan di boncengin kak Rizki?"ucap Meli sambil melepaskan tangan Asti.

"Seneng gimana, Meli kamu kok jadi nyebelin banget,kenapa gak tadi Meli aja yang naik motor sama kak Rizki,kalo gini jadi nya Asti gak mau di boncengin kak Rizki!"seru Asti kesal.

Meli tidak menanggapi perkataan Asti dia hanya diam saja.

Asti tahu pasti Meli cemburu,tapi ini semua ide Meli.

Mereka berdua pun terdiam tanpa mengeluarkan sepatah kata pun.

Di lain tempat Rizki tersenyum-senyum sendiri sambil mengendarai motornya,Lala yang melihatnya pun bertanya.

"Kak Rizki kenapa kok senyum-senyum sendiri,kaya nya ada yang lagi seneng nih?"tanya Lala yang juga sambil mengendarai motor nya.

"Uya Lala kak Rizki seneng banget,abis ngebonceng bidadari yang imut."jawab kak Rizki.

Di dalam hati Lala,ternyata kak Rizki suka sama kak Asti,terus kak Meli gimana!"

"Iya deh yang lagi seneng."ucap Lala.

Mereka berpisah di persimpangan,Lala ke kanan dan kak Rizki ke kiri.Sambil melambaikan tangan masing-masing.

Keesokan hari nya Asti dan Meli berangkat,dia tidak duduk bersebelahan seperti biasanya dan tidak bertegur sapa.

Asti memang sudah merasakan hawa yang tidak enak ketika memasuki bis,ketika Asti menengok ke bangku belakang benar saja Asti melihat sosok hantu ayah dan anak perempuan yang sedang membawa tas besar seperti ingin mudik tapi wajah keduanya penuh dengan luka dan darah yang telah mengering,Asti ingin sekali berkomunikasi dengan mereka,tapi tiba-tiba kedua bola mata mereka jatuh kebawah dengan darah yang begitu banyak lalu anak perempuan itu mengambil matanya dan mata ayahnya.

Asti sudah tak sanggup lagi melihat nya dia langsung menatap ke depan dengan mata yang berkaca-kaca dia ketakutan,rupanya Meli juga melihat sosok hantu ayah dan anak perempuan itu dia juga sama ketakutannya dengan Asti.

Andai mereka tidak sedang berselisih paham mereka akan saling menguatkan.

Lama kelamaan bus pun penuh dengan para karyawan,akhirnya sosok hantu ayah dan anak perempuan nya itu menghilang.

Bus sebentar lagi sampai tempat tujuan,sosok hantu anak perempuan itu datang kembali dan menghampiri Asti dia memberikan bola mata nya kepada Asti,dia ingin berteriak tapi menahan nya.

Bus pun sampai di pintu gerbang,ketika pintu bus terbuka Asti turun dengan tergesa-gesa dan dia menangis sejadi-jadinya dia menuju toilet dia ingin menangis di sana karena dia merasa sangat ketakutan.

Tapi belum sampai di tempat tujuannya,Asti menabrak seseorang dan hampir jatuh untung seseorang itu menggapai tubuh Asti dan mereka saling berpandangan.

"kak Rizki!" ucap Asti lirih.

Rizki pun melepaskan tangannya dan membantu Asti berdiri.

"Asti kamu kenapa,kok nangis gini,ada yang jahatin kamu ya?"tanya Rizki.

Asti tidak bisa menahan air matanya,akhirnya dia bercerita tentang kejadian yang baru saja dia alami.

"Kira kak Rizki,kamu kenapa,udah tenang aja ya,kamu udah aman."seru Rizki sambil mengusap air mata Asti.

Ketika kak Rizki mengusap air matanya,dia teringat akan Meli pasti dia cemburu jika dirinya dekat dengan kak Rizki.

"Asti dah gak kenapa-kenapa kok kak,makasih ya!"kata Asti sambil mengusap air matanya sendiri.

"Kakak baru tau ya ternyata kamu orang nya cengeng!"ucap Rizki sambil sedikit tersenyum.

"Namanya juga perempuan kak kan wajar nangis,kan senjata terakhirnya."seru Asti yang sudah membaik.

"Kak Rizki lagi suka sama seseorang?"tanya Asti.

"Iya,kok Asti tau sih,,kak Rizki jadi malu."jawab Rizki.

"Iya Asti tau,pasti kak Rizki lagi suka sama Meli iya kan?"tanya Asti lagi.

Sebenarnya Asti sengaja berbicara itu dengan kak Rizki,agar kak Rizki ingat dengan Meli dan mungkin bisa menjadi rasa suka yang sesungguhnya.

"Kok Meli sih,kak Rizki pokok nya lagi suka sama seseorang tapi bukan Meli."jawab Rizki.

Dia sengaja tidak mengungkapkan sekarang karena belum saatnya dan bukan waktu yang tepat

"Kak Rizki harus suka sama Meli ya,Meli kan cantik baik lagi,apa lagi kakak sama Meli udah kenal lama."ucap Asti memaksa.

"Kamu kok maksa sih,rasa suka itu gak bisa dipaksain Asti,harus dari hati yang tulus."kata Rizki.

"Pokoknya Asti mau kak Rizki suka sama Meli,jangan yang lain ya,Asti duluan ya kak,bye!"kata Asti sambil berjalan pergi.

Rizki yang masih bingung dengan perkataan Asti, akhirnya dia pun berjalan pergi.

Didalam hatinya ia ingin sekali mengatakan bahwa seseorang yang dia sukai itu adalah dirimu Asti,tapi mengapa Asti malah menyuruh nya menyukai orang lain.

Didalam ruangan kerja,sudah ada Lala dan Meli.

"Kak Meli,kak Asti dimana ya kok belum keliatan dah jam segini?"tanya Lala.

"Gak tau kelaut kali."jawab Meli ketus.

"Kak Meli kok jawab nya gitu sih!"seru Lala kesal.

Asti pun masuk kedalam ruangan,dia langsung duduk di tempat kerjanya tanpa menyapa Lala dan Meli.

Karena bel sudah berbunyi,baik Asti Lala dan Meli tidak ada yang berbicara,mereka fokus dengan pekerjaannya.

Tepat jam 12:00 siang bel istirahat pun berbunyi,Meli bergegas untuk ke kantin tanpa mengajak Asti dan Lala.

"Kak Asti,kak Meli kenapa?"tanya Lala.

"Dia cemburu waktu Asti boncengan sama kak Rizki."jawab Asti.

"Terus sekarang gimana kak?"tanya Lala lagi.

"Asti juga gak tau,Asti juga bingung harus ngelakuin apa."jawab Asti lagi.

Dalam pikiran Lala, bagaimana kalau sampai kak Meli mengetahui bahwa kak Rizki menyukai kak Asti,pasti akan ada perang dunia ini.

Tapi Lala memikirkan perasaan kak Asti,Lala juga yakin bahwa kak Asti juga menyukai kak Rizki tapi terhalang oleh kak Meli.

Cinta segitiga yang begitu rumit.

"Kok ngelamun, ya dah yuk ke kantin!"ajak Asti.

"Iya yuk kak."sahut Lala.

Mereka pun pergi ke kantin,di sana dia bertemu dengan Meli.

Tapi Meli mengabaikan nya dia asyik dengan makan siangnya sendiri.

Asti hanya bisa mengelus dadanya,mengapa sahabat nya sekarang berubah dan menitikkan air mata nya.

"Rizki kamu overtime lagi ya,tapi cuma kamu aja yang lain gak bisa!"perintah pak Joko.

"Iya pak."jawab Rizki.

Dia hanya bisa menyetujuinya,karena ini sudah kewajiban nya.

Waktu pun berjalan dengan cepat,jam sudah menunjukkan pukul 21:00.

"Rizki duluan ya,hati-hati ya!"ucap kawan Rizki.

"Iya,kamu juga hati-hati ya!"seru Rizki.

Rizki berjalan menuju parkiran,pikiran nya sedang kalut memikirkan perkataan Asti tadi pagi.

Dia mengambil motor nya,dan mengendarai nya namun ketika dia sampai di perempatan jalan dia melihat sesosok kakek berbaju putih sedang menyeberang.

Dia membelokkan motor nya namun dari arah berlawanan ada sebuah mobil mini bus dengan kecepatan tinggi oleng.

Dan CKIIIT... BRUUK..

Tabrakan tak bisa terhindarkan,Rizki pun langsung tak sadarkan diri.

Untung masih banyak warga yang melewati daerah tersebut,semua korban pun segera di larikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapat pertolongan.Termasuk Rizki namun di lihat dari keadaan nya Rizki yang paling parah kondisinya.

Pihak keluarga pun di hubungi satu persatu agar mengetahui kondisinya.

Ibu dan adik Rizki pun segera menuju rumah sakit,ibu dan adik perempuan Rizki tak berhenti-henti menangis dia sangat khawatir dengan keadaan Rizki.

Keesokan pagi nya,Lala yang sudah mengetahui tentang kejadian yang baru saja dialami oleh Rizki cepat berjalan bahkan hampir berlari untuk memberitahu Asti dan Meli.

Di ruangan kerja Asti dan Meli masih tidak bertegur sapa,dia duduk di tempat kerjanya masing-masing.

Pintu pun terbuka,ternyata Lala yang datang dan dia berteriak.

"Kak Asti,kak Meli,kak Rizki KECELAKAAN tadi malem dan kondisi nya parah!"ucap Lala sambil mengatur nafas nya.

Asti dan Meli terkejut,tak menyangka kak Rizki bisa kecelakaan.

"Terus sekarang dirawat dimana,Meli mau izin cepat pulang aja,mau langsung nengok kak Rizki!"seru meli.

"Iya Asti juga mau nengok kak Rizki."sahut Asti.

Mereka bertiga menemui bagian PGA,untuk mengurus surat izin.

Mereka meminta cepat pulang,agar bisa melihat kondisi Rizki,untungnya pihak PGA memberikan izin jadi mereka pulang lebih awal.

Sesampainya di rumah sakit begitu sesak dan sakit sekali dada Asti melihat keadaan Rizki yang tidak membuka matanya sama sekali dan dengan tubuh tidak berdaya serta di kelilingi oleh alat-alat medis yang pasti sangat menyakitkan.

Sedangkan Meli menangis sejadi-jadinya melihat laki-laki yang dia suka terbaring lemah di tempat tidur,Lala yang berada di samping Meli berusaha menenangkan Meli.

"Kak Meli,udah jangan nangis gini,kita berdoa biar kak Rizki cepat sembuh."kata Lala sambil memeluk Meli.

"Meli gak kuat, ngeliat kak Rizki kaya gini,meli gak sanggup."ucap Meli sambil menangis sesenggukan.

Asti hanya diam,tidak berbicara apapun dia lebih memilih keluar ruangan dan menemui ibu dan adik perempuan Rizki.

"Kalian teman kerjanya Rizki ya?"tanya ibu Rizki.

"Iya bu,ibu yang sabar ya!"jawab Asti menguatkan padahal hatinya juga hancur.

"Iya ibu gak nyangka,Rizki itu anak yang baik,dia sayang banget sama ibu dan adik nya,dia kalo ada masalah gak pernah cerita sama ibu,dia pendem sendiri aja."ucap ibu Rizki dengan menitikkan air mata.

"Iya ibu kak Rizki orang nya baik,Asti yakin kok kak Rizki pasti sembuh kaya dulu lagi."kata Asti.

Dalam hati Asti,banyak yang sayang sama kak Rizki,kak Rizki harus sembuh,karena Asti juga sayang sama kak Rizki.

1
yuyun Rahayu
ngakak thooorr kayany kita harus kaburrr
yuyun Rahayu
mulai mampir thor krn mulai tertarik
sharing_genes
Makin seru nihh!! Aku pun kepo!!
floufrouu
Saya suka kalau alur dan ceritanya jelas kayak gini nih! Semangka! Semangat kakaaaak~
moonstrucktraveller
Seperti mati lampu, ya author~ hariku tanpa kelanjutaaan ceritamu~
SENJA ROMANCE
assalamualaikum wr wb kak, saya mampir, semangat ya menulis nya.

Kak @Andini Andana yuk mampir.
TwilightQueenbee
Yoyo lengket diatas motor, yok diupdate thor!
Diambil Oleh Anggur
Sumpah! Sampai lupa waktu bacanya!
HotBabe
Lanjutannya yang banyak yang thor hahaha *banyak nawarnya
Pin-Up Yang Elegan
Seperti mati lampu, ya author‾ hariku tanpa kelanjutaaan ceritamu‾
random acts of pastel
ditiunggu kelanjutannya thor
Intan Haryanti
sumpah!! thorr ceritanya seruu banget
Be your self
lanjut Thor
SugarGenius
Thor, aku doain sehat terus ya, soalnya kalau othor gak sehat, aku bisa gak tidur mikirin cerita ini :(
Astianasari: makasih udah baca ya
total 1 replies
enjouecollectif
Hiiii.. makasih loh thor karena udah bikin aku baper parah sama ceritanya hiks
Astianasari: emang sengaja,tetap setia ya bacanya,,
total 1 replies
theseafiles
Yang punya daya tarik bukan magnet aja. Tapi karya author juga, lho! Hahaha.. semangat lanjut kak!
Astianasari: makasih ya
total 6 replies
champagnefabulous
Kak jangan lupa jaga kesehatan, biar tetep bisa berkarya! Aku menunggumu‾
Astianasari: makasih ya
total 1 replies
Bulbul
sumpah sihh ini novelnya bagus banget ...総晶亊笶、 tapi yg buat saya sedih author kga mw up gila gilaa. 亊亊
Astianasari: makasih,sabar ya buat up nya
total 1 replies
Berkilau
Thor tolong ya aku ini udh penasaran banget sama kelanjutannya nih
Astianasari: sabar ya,tetep terus baca ya
total 1 replies
Manah Dabukke
Thor, please bagi tips gimana caranya biar bisa keren gini ceritanya!!
Astianasari: makasih sebelum nya udah baca,gak ada tips sebenernya ngalir gitu aja ceritanya..
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!