NovelToon NovelToon
POSESIF PRIA BUTA

POSESIF PRIA BUTA

Status: sedang berlangsung
Genre:Contest / Badboy / Perjodohan / Pembunuhan / CEO / Konglomerat berpura-pura miskin / Romantis / Mafia
Popularitas:51.5k
Nilai: 5
Nama Author: Tika Putri yesi

Seorang pria tampan yang hidup dengan kegelapan penuh dengan tragis, di musuhi oleh orang sekitarnya hingga di buang oleh ibu tirinya. Hingga satu hari dia di buang oleh ibu tirinya dan di selamatkan oleh gadis berhati malaikat.

kisah yang memilukan yang sangat membuat dirinya merasa tidak layak hidup di dunia ini, sebelum seorang gadis menyelamatkan dirinya.
cover by:canva

Baca lebih lanjut di Novel Toon.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tika Putri yesi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Don't Disappoint

“Tapi itu emang benar Julian kamu gak bisa tinggal dengan Pria itu di rumah mu itu. apalagi dia pria dewasa Julian.”

“Saya tidak bisa pak, sebab pria itu tidak bisa berbuat apa- apa pak ,karena pria itu buta sampai kapan pun saya tidak bisa meninggalkan dia pak.”

“Baiklah Kalau kamu tidak mau, tapi jika terjadi sesuatu dengan kamu nanti bapak merasa sangat kecewa sekali dengan kamu nak,” ujar Pak Ardi yang sudah Menganggap Julian anaknya sendiri.

“Baik pak saya tidak akan membiarkan bapak kecewa terhadap saya.”

“Bapak penggang janji kamu nak!” balas Pak Ardi.

Kemudian Julian ke luar dari ruang BK kembali lagi ke kelasnya namun yang di temukan semua wajah murid di kelas sudah di tekuk saat melihat dirinya. Julian tak menghiraukan suasana yang sunyi di dalam kelas tersebut dia melanjutkan belajar dengan sangat fokus sekali terhadap apa yang di pelajari dari buku merah itu.

Lonceng pulang telah berbunyi ditandakan jika seluruh siswa sudah di perbolehkan untuk pulang begitu juga dengan Julian dia pulang dengan cepat lalu dirinya sampai di rumah langsung ke kamarnya untuk melihat Arga yang masih tertidur di kasur tipis beralas tikar.

Julian kembali ke luar sambil mengambil baju ganti miliknya dan menuju kamar mandi untuk mengganti bajunya. Selesai mengganti baju dia mulai menyiapkan makan siang untuk dia dan Arga, dia masuk ke dalam kamar mendekati Arga yang masih tidur dengan sedikit dia goncangan bahu Arga sehingga Arga terbangun.

Arga merasa bahunya di goncang oleh seseorang dia membuka matanya perlahan –lahan namun Arga bisa melihat orang yang di depannya itu dengan sedikit kabur. Namun Arga tak mau beranggapan berlebihan akan hal itu. namun ia bisa melihat wajah gadis yang sangat cantik di hadapannya.

“Kak Arga kenapa bengong, ayok kita makan dulu ya! Julian sudah siapin makan untuk hari ini.”

“....” Arga mengangguk-angguk kepalanya.

Julian menuntun Arga ke meja makan kecil itu lalu membantu dia untuk duduk di sana Julian juga mengambil posisi di sampingnya. Julian sudah mengisi makan di pring itu lalu menyendok kan ke arah Arga. Arga menerima itu semua ia makan dengan lahap dia juga bisa melihat tulusnya gadis itu menyuapi dirinya makan.

Selesai Arga di suapi nya dia pun makan untuk dirinya dengan sangat cepat. Ia tidak mau telat datang utuk kerja hari ini.”

“Kak Arga, Julian berangkat kerja dulu ya! Kakak di rumah dulu ya. Nanti Julian akan segera pulang kok,, jadi nanti kakak Arga gak sendirian,” ucapnya

“Iya Julian, Kakak akan menunggu di rumah. Jangan pulang lama-lama ya kakak takut sendiri!” ucapnya merajuk.

“Iya kakak, aku gak bakal pulang lama!” ucapnya.

“...” angguk Arga.

Julian sekarang sudah berada di rumah buk Raras untuk mencuci baju, bersih- bersih ia mengerjakan dengan baik mulia dari mencuci piring, mengepel membersihkan semua ruangan, mencuci baju dan menjemurnya serasa telah selesai dengan tugasnya Julian pun pamitan untuk pulang.

Sekarang Julian pulang lebih cepat dari biasannya karena dia sudah janji pulang agak cepat dari biasanya.

“Selamat sore kakak Arga,” sapa Julian.

“Sore Julian,” balas Arga.

“Kak Arga nangis kenapa?” tanya Julian saat memperhatikan wajah Arga yang sebab.

“Aku sedih sekali dengan diriku ini yang tak bisa berbuat apa- apa! Hanya bisa menyusahkan orang saja dan aku juga sudah merepotkan kamu,” ucapnya.

“His..gak gitu kakak, kak Arga gak pernah nyusahin aku.”

“Aku senang kok ada kak Arga di sini!” balasnya.

“Tapi aku menyusahkan kamu Julian,” tangis Arga.“Tapi itu emang benar Julian kamu gak bisa tinggal dengan Pria itu di rumah mu itu. apalagi dia pria dewasa Julian.”

“Saya tidak bisa pak, sebab pria itu tidak bisa berbuat apa- apa pak ,karena pria itu buta sampai kapan pun saya tidak bisa meninggalkan dia pak.”

“Baiklah Kalau kamu tidak mau, tapi jika terjadi sesuatu dengan kamu nanti bapak merasa sangat kecewa sekali dengan kamu nak,” ujar Pak Ardi yang sudah menganggap Julian anaknya sendiri.

“Baik pak saya tidak akan membiarkan bapak kecewa terhadap saya.”

“Bapak panggang janji kamu nak!” balas Pak Ardi.

Kemudian Julian ke luar dari ruang BK kembali lagi ke kelasnya namun yang di temukan semua wajah murid di kelas sudah di tekuk saat melihat dirinya. Julian tak menghiraukan suasana yang sunyi di dalam kelas tersebut dia melanjutkan belajar dengan sangat fokus sekali terhadap apa yang di pelajari dari buku merah itu.

Lonceng pulang telah berbunyi di tanda kan jika seluruh siswa sudah di perbolehkan untuk pulang begitu juga dengan Julian dia pulang dengan cepat lalu dirinya sampai di rumah langsung ke kamarnya untuk melihat Arga yang masih tertidur di kasur tipis beralas tikar.

Julian kembali ke luar sambil mengambil baju ganti miliknya dan menuju kamar mandi untuk mengganti bajunya. Selesai mengganti baju dia mulai menyiapkan makan siang untuk dia dan Arga, dia masuk ke dalam kamar mendekati Arga yang masih tidur dengan sedikit dia goncangan bahu Arga sehingga Arga terbangun.

Arga merasa bahunya di goncang oleh seseorang ia membuka matanya perlahan –lahan namun ia bisa melihat orang yang di depannya itu dengan sedikit kabur. Namun Arga tak mau beranggapan berlebihan akan hal itu. namun ia bisa melihat wajah gadis yang sangat cantik di hadapannya.

“Kak Arga kenapa bengong , ayok kita makan dulu ya! Julian sudah siapin makan untuk hari ini.”

“....” arga menganggukkan kepalanya.

Julian menuntun Arga ke meja makan kecil itu lalu membantu dia untuk duduk di sana Julian juga mengambil posisi di sampingnya. Julian sudah mengisi makan di pring itu lalu mengendorkan ke arah Arga.

Arga menerima itu semua ia makan dengan lahap dia juga bisa melihat tulusnya gadis itu menyuapi dirinya makan.

Selesai Arga di suapi nya dia pun makan untuk dirinya dengan sangat cepat. Ia tidak mau telat datang utuk kerja hari ini.”

“Kak Arga, Julian berangkat kerja dulu ya! Kakak di rumah dulu ya. Nanti Julian akan segera pulang kok,, jadi nanti kakak Arga gak sendirian,” ucapnya

“Iya Julian, Kakak akan menunggu di rumah. Jangan pulang lama-lama ya kakak takut sendiri!” ucapnya merajuk.

“Iya kakak, aku gak bakal pulang lama!” ucapnya.

“...” angguk Arga.

Julian sekarang sudah berada di rumah buk Raras untuk mencuci baju, bersih- bersih ia mengerjakan dengan baik mulia dari mencuci piring, mengepel membersihkan semua ruangan, mencuci baju dan menjemurnya serasa telah selesai dengan tugasnya Julian pun pamitan untuk pulang. Sekarang Julian pulang lebih cepat dari biasannya karena dia sudah janji pulang agak cepat dari biasanya.

“Selamat sore kakak Arga,” sapa Julian.

“Sore Julian,” balas Arga.

“Kak Arga nangis kenapa?” tanya Julian saat memperhatikan wajah Arga yang sebab.

“Aku sedih sekali dengan diriku ini yang tak bisa berbuat apa- apa! Hanya bisa menyusahkan orang saja dan aku juga sudah merepotkan kamu,” ucapnya.

“His..gak gitu kakak, kak Arga gak pernah nyusahin aku.”

“Aku senang kok ada kak Arga di sini!” balasnya.

“Tapi aku menyusahkan kamu Julian,” tangis Arga.

1
nur hayati
Kecewa
nur hayati
Buruk
mey meydi
terlalu bnyak yg gk masuk akal ...pdahl ide ceritanya bagus tapi sllu gagal fokus sama bahasa dan alurnya
Qaisaa Nazarudin
Ceritanya bagus tapi Typo bertebaran thor,,,Dan ceritanya banyak yg di ulang2..pleeaassseeee di perhatikan iya..🙏🏻🙏🏻🙏🏻😁😁
Qaisaa Nazarudin
Jordan??🤫🤫🤫
Qaisaa Nazarudin
Masa iya Tito gak kenal Arga,kan waktu di kampung Tito selalu dtg kerumah Julian utk menolong Arga,,,apa karna Arga gak buta lg dia gak tau itu Arga,Julian juga gak kaget tuh saat tau Arga udah hak huta 🤣🤣🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
Astaga,,Pantesan,kanur dr rumah rupanya,Terus dapat dr mana uang dia kuliah?? kakaknya udah korup hitu..
Qaisaa Nazarudin
Wkwkwk bikin malu aja,sama cewwk aja kalah Uiiuuuuhhhh👎🏻👎🏻👎🏻👎🏻👎🏻👎🏻🤣🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
Oh Jaya itu Arlan Wijaya iya??Idih apanya yg di sombongin,tuh kakak dan mamamu udah jadi gelandangan,apa kamu gak tau??!!😂😂
Qaisaa Nazarudin
Julian ngawatirin Arga karna dia pikir Arga masih buta kan,,Duh Arga tega banget bikin Julian kek gitu..
Qaisaa Nazarudin
Harusnya kamu tau Arga gak buta,Mana ada org buta bisa nulis surat 🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
Papanya mana? kok Arkan sama mamanya doang??td kan katanya papanya sakit??
Qaisaa Nazarudin
Wow ini adeknya Arga kah??🤫🤫
Qaisaa Nazarudin
Dia kan bisa ketja saat Julian pergi ke sekolah,ngapain kerja mlm2..😂😂
Qaisaa Nazarudin
Imur Arga sekarang 24 tahun,Dia buta udah 10 tahun,berarti saat dia buta umurnya 14 tahun iya?? apa Arga lanjut sekolah dan kuliah saat dia buta?? dan juga bisa kerja di perusahaan bokap nya saat dia buta?? 😅😅😅
Qaisaa Nazarudin
Jgn sampai dia ketemu sama Julian,enak aja mau yg bersegel,sedangkan dia aja udah gak perjaka lg 🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Adtaga kenapa campur aduk kayak rojak nih thor,di ulang2 lg 🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️😇😇
Qaisaa Nazarudin
Wow emejing tiba2 bisa melihat kembali tanpa rawatan atau operasi mata..😂😂😂
Qaisaa Nazarudin
Wow ku pikir Julian gadis yg lemah lembut,Ternyata sadis juga iya,Sampe patah tangan Sonia wkwkwk…
Qaisaa Nazarudin
OMG kok tidur satu ranjang?? ingat Julian, walau buta Arga pria dewasa dan normal,kalian gak ada ikatan darah,mending nikah aja deh,,
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!