NovelToon NovelToon
Karena Kamulah Yang Tuhan Takdirkan

Karena Kamulah Yang Tuhan Takdirkan

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:1.3M
Nilai: 4.8
Nama Author: leni septiani

Lima bulan sebelum pernikahan Rara dan Devan terlaksana, Rara memergoki tunangannya itu tengah berada di rumah saki bersama seorang perempua hamil, awalnya ia mengira itu saudara nya, namun kenyataan pahit harus terpaksa ia telan mengetahui bahwa wanita yabg bersamanya adalah istrinya, wanita yang dinikahi devan satu tahun yang lalu. Dunia Rara seakan berhenti detik itu juga, sakit tentu saja iya rasakan, kecewa apa lagi, Rara tidak tahu harus bagaimana lagi hidupnya tak lagi sma, Rara yang dulu periang kini berubah menjadi pendiam dan berkali kli masuk rumah sakit karena terlalu lelah karena pikirannya. Angga yang kebetulan menjadi dokter yang menangani Rara dan juga seorang sahabat dari Riri, kakak Rara berniat menjodohkan keduanya Angga tentu saja bahagia karena bagaimana pun ia memang sudah diam-diam menyimpan hati pada perempuan cantik pemilik cafe tempat dirinya makan siang di jam istirahatnya. Angga tidak ingin menyerah meskipun gadis itu tidak juga memberikan kepastian meski berkali-kali dirinya mengungkapkan perasaannya. Rara hnya tidak ingin menerima laki-laki itu di saat hatinya masih bersemayam laki-laki masa lalu yang telah menggoreskan luka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon leni septiani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 12

Hari ini Rara kembali melakukan aktivitasnya seperti biasa namun bedanya hari ini Rara selalu tersenyum dan ceria tidak seperti kemarin-kemarin yang selalu diam dan banyak melamun, Tania yang melihat sahabatnya itu datang saja kaget akan tingkah sahabatnya yang kini ceria bahkan ini terlalu ceria seperti anak kecil umur 5 tahun, padahal usianya kini sudah 25 tahun.

Tapi melihat itu tak urung Tania mengembangkan senyumnya, ia senang karna sahabatnya itu kini sudah kembali tersenyum lagi, meski ia tidak tahu apa yang membuat sahabatnya itu seperti ini, tapi Tania tetap bersyukur, setidaknya sahabatnya tidak lagi larut dalam kesedihannya seperti beberapa bulan belakangan ini.

Bukan hanya Tania saja yang bahagia melihat sahabatnya ini tengah tersenyum tulus dan semangat itu, namun beberapa karyawannya juga ikut tersenyum bahagia karna salah satu bosnya kini sudah tidak lagi banyak melamun seperti kemarin-kemarin apa lagi sang Chef, Reno yang tidak lain adalah sepupunya sangat bahagia melihat adik kecilnya itu telah kembali tersenyum.

Memang beberapa pegawainya mengetahui kisah gagalnya pernikahan Rara, jadi mereka memaklumi perubahan sikaf Rara, dan sekarang keceriaan dan senyum Rara telah kembali membuat mereka juga ikut mengembangkan senyumnya.

“Siapa nih yang udah buat sahabat aku ini kembali ceria lagi? Mana dari tadi senyumsenyum terus lagi.” Goda Tania pada sahabatnya itu.

“Ih kamu apaan sih, nggak kok aku biasa saja,” ucap Rara mengelak dari godaan sahabatnya itu.

“Ah jangan-jangan Dokter itu lagi?” lanjut Tania yang belum puas menggoda sahabatnya itu, membuat pipi Rara memerah menahan malu. Tania yang melihat itu terkekeh geli.

Tania sudah menduga sedari awal bahwa Dokter Angga lah yang berhasil membuat Rara kembali ceria seperti ini. Meskipun Tania tidak tahu apa yang Dokter itu lakukan terhadap sahabatnya, tapi Tania sangat berterima kasih sekaligus bersyukur karna kini sahabat yang disayanginya ini tidak lagi larut dalam kesedihannya. Dan Tania berharap semoga kebahagiaan sahabatnya ini bukan untuk sesaat.

“Tania apaan sih! Udah ah aku mau bantu-bantu dibawah, bentar lagi jam makan siang café pasti rame,” ucap Rara menghindar karna tidak mau sahabatnya itu terus-terusan menggodanya.

“Mau bantu-bantu apa mau ketemu dokter itu?” Goda Tania lagi.

“Aku mau bantu-bantu kok! Lagian Kak Angga lagi cuti kerja jadi gak bakal makan kesini,” ucap Rara mengingat bahwa Angga sedang mengambil masa cutinya.

“Wih udah hapal banget kayaknya?” Ledek Tania kembali menggoda Rara, membuat wajah Rara semakin memerah menahan malu karna godaan sahabatnya itu dan cepat-cepat keluar dari ruang kerjanya meninggalkan Tania yang masih juga tertawa karna berhasil menggoda sahabat cantiknya itu.

Rara keluar dari ruanganya masih dengan merutuki dirinya sendiri, ia berpikir kenapa juga dirinya bisa keceplosan bicara dan kenapa juga pipinya harus menghangat setiap kali nama Angga disebut. Rara berjalan menuju dapur untuk membuat Ice Cappuccino, berharap semoga perasaannya kembali normal.

Entah kenapa setiap mengingat kembali kejadian kemarin bersama Angga membuat hati Rara menghangat dan senyum yang selalu terukir dibibir tipisnya. Apa mungkin ia sudah mulai munyukai Angga? Tapi apa mungkin bisa secepat itu, bahkan ini belum 24 jam.

“Bu Rara ada yang mencari ibu,” ucap salah satu karyawannya menyadarkan Rara dari lamunannya.

“Siapa?” Tanya Rara penasaran, pasalnya dia tidak memiliki janji dengan siapapun, lalu siapa yang mencarinya.

“Dia duduk di meja no 08, dan dia juga berpesan untuk dibuatkan Spagetty Carbonara dan jus jeruk oleh ibu langsung.” Jelas karyawan bernama Sani itu, membuat Rara tersenyum. Tahu siapa orang yang dimaksud Sani.

“Ok deh! Terima kasih ya, kamu bisa lanjut kerja lagi.” titahnya ramah.

Setelah Sani pergi, Rara bergegas menyiapkan bahan-bahan untuk membuat Spagettynya, lalu membuatkan jus jeruk, tidak lupa juga Ice Cappucino dan sepotong Brownis untuk dirinya. Setelah semuanya siap, Rara membawanya munuju meja yang tadi sudah disebutkan oleh Sani, tidak lupa senyum manis yang menghiasi wajah cantiknya. Rara sudah melihat seseorang yang ia kenal tengah duduk membelakanginya sedang memainkan ponsel.

“Maaf nunggu lama,” ucap Rara saat sampai didepan orang itu.

“Gak apa-apa kok. Nunggu kamu aja aku siapa, apa lagi cuma nunggu makanan buatan kamu,” ucap Angga menggoda wanita didepannya yang kini tengah tersenyum manis.

“Dimakan, Kak,” ucap Rara sambil meletakan Spagetti dan Jus Jeruk pesanan Angga, lalu duduk di kursi kosong, berhadapan dengan laki-laki yang kini mengenakan kaos polo hitam yang dilapisi dengan jaket Boomber berwarna senada.

“Kamu gak makan?” Tanya Angga yang melihat Rara hanya membawa Ice Cappuccino dan sepotong Brownis.

“Ini juga aku lagi makan,” ucapnya sambil menyuapkan potongan Brownis tersebut kedalam kemulutnya.

“Cuma makan itu, emang kenyang?” Tanya Angga memastikan, yang hanya diangguki oleh Rara.

“Itu gak akan bikin kamu kenyang, mending sekarang kamu makan ini. Buka mulutnya.” Titah Angga sambil melayangkan satu suapan Spagetty miliknya, Rara sempat menolaknya namun Angga terus memaksa jadi mau tidak mau Rara membuka mulutnya juga.

“Ehemm, udah main suap-suapan aja nih?” Goda Tania

Uhukk uhukk uhukk

Mendengar itu refleks membuat Rara tersedak, dan dengan cepat pula Angga memberikan jus jeruk miliknya kepada Rara, sedangkan Tania hanya tertawa melihat kepanikan sahabatnya itu.

“Makannya pelan-pelan aja, Ra. Sampe tersedak gitu kamu gara-gara di suapin sama Dokter Angga.” Ledek Tania tak merasa bersalah.

“Aku tersedak juga gara-gara kamu Tan! Bukan karna disuapin Kak Angga.” Ketus Rara. Tania terkekeh kecil.

“Ya udah deh lanjutin aja kencannya, aku kedalam lagi. Gak mau ganggu kalian.” Goda Tania tak bosannya sambil mengerlingkan sebelah matanya pada Rara yang kini wajahnya sudah memerah.

“Gak mau makan bareng kita aja, Tan?” Tanya Angga.

“Gak perlu sok basa-basi sama saya, Dok! Saya tahu Dokter Cuma pengen berduan sama Rara, jadi saya gak akan ganggu. Lagian saya juga gak mau jadi nyamuk!” Tawa Tania pecah saat selesai mengucapkan itu, apa lagi melihat wajah malu Rara yang kini sudah semakin merah percis kepiting rebus.

“Ya udah deh, kalau kamu sudah paham. Kalau gitu boleh saya usir kamu dan izinkan saya berdua dengan gadis manis nan cantik ini?” Tanya Angga menimpali godaan Tania, membuat wanita beranak satu itu semakin tertawa, sedangkan Rara kini semakin memerah menahan malu.

“Baiklah! Berhubung saya sudah diusir, sebaiknya saya pergi. Dan selamat menikmati hidangannya, semoga lancer PDKTnya.” Canda Tania sebelum akhirnya pergi meninggalkan mereka berdua.

Setelah kepergian Tania, Rara merasa sangat canggung saat ini. Ucapan Tania sungguh membuatnya malu, namun tidak untuk Angga, laki-laki itu bersikap biasa saja seolah tidak terjadi apa-apa. Sampai makanan mereka habis dalam kesunyian yang Rara ciptakan sendiri, meskipun Angga mencoba mengjaknya mengobrol namun Rara hanya menjawab seadanya dan setelahnya kembali sunyi.

“Kalau gitu, aku pulang dulu ya, Ra. Nanti jangan dulu pulang sebelum aku jemput.” pesan Angga kepada Rara.

“Gak usah, lagian nanti aku bisa pulang naik taxi kok,” tolak Rara halus.

“Dari pada kamu naik taxi, lebih baik aku saja yang jemput.” Kekeh Angga.

“Tapi…”

1
Felycia Fernandez
romantis...
paling suka liat matahari terbenam
Tiwik Firdaus
berjuang terus angga
Miss Typo
ikut bahagia
Miss Typo
Dokter cintaku, kau sembuhkan sakit ku dgn resep cintamu
eeeeeaaaa 😁
Miss Typo
semoga Angga bisa secepatnya mengobati luka di hati Rara
Miss Typo
dokter Angga gercep
Miss Typo
semua mendukung Rara dgn Angga
Miss Typo
dokter cinta akan mulai beraksi 😁
Miss Typo
sweet bgt si Angga
Miss Typo
Rara gk pendiam dia gitu karna hatinya terluka
Miss Typo
dah lah Ra ngapain inget sm mantan tunangan kayak gitu, walaupun cinta tp gak tegas dh nikah setahun bahkan istrinya sdh hamil gk ngomong apa", coba kalau gk kepergok sm Rara, sampe hari pernikahan jujur gk tuh
Miss Typo
move on pelan" dan coba buka hati
Miss Typo
semoga Angga bisa mengobati luka di hati Rara
Miss Typo
baru awal dh nangis 😭
tuh ortu Devan gk setuju sm Rara atau gmn sich, kok bisa"nya baru seminggu tunangan mlh di jodohkan sm orang lain, dan Devan jg harusnya tuh bicara sm keluarga Rara dr awal gk jadi cowok pengecut kayak gitu, masak dh nikah setahun msh ada rencana nikah sm Rara 😤
Yanti Anin
dokter cinta yg betul iyakan thor
Yanti Anin
jadian nih kayaknya
Caca Princes Koesyanto
the lounge untuk
Ningsih Abdullah
Pendek amat novelnya
Yayoek Rahayu
kok bisa ya....namanya jg dunia halu....apa aja bisa terjadi
Iyah Permata
pendek amat certa nya seson ke dua harus ada lah di sini juga
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!