NovelToon NovelToon
Aktris Ceroboh Milik Sang Mafia

Aktris Ceroboh Milik Sang Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikah Kontrak / Mafia / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:1.7k
Nilai: 5
Nama Author: Nadinachomilk

Laluna Roselyn memiliki karier yang sempurna sebagai aktris terkenal, sampai sebuah pengkhianatan menghancurkan hidupnya. Ia memergoki kekasihnya berselingkuh dengan asistennya sendiri. Dalam amarah yang tak terkendali, Laluna menyerang keduanya hingga kejadian itu terekam dan tersebar luas.

Dalam sekejap, citranya hancur. Dunia hiburan berbalik meninggalkannya, dan karier yang ia bangun bertahun-tahun berada di ujung kehancuran karena skandal tersebut.
Saat tidak memiliki pilihan lain, Laluna menerima perjodohan dari ibunya dengan Nathan Adikara, seorang pengusaha kaya yang terkenal dingin, kejam, dan sulit didekati.

Pernikahan mereka seharusnya hanya menjadi kesepakatan untuk menyelamatkan nama Laluna. Namun, hidup bersama Nathan membuatnya menemukan sisi lain dari pria itu. Di balik sikap dinginnya, Nathan ternyata adalah satu-satunya orang yang berdiri di sisinya ketika seluruh dunia menentangnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nadinachomilk, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 12 Memulai kembali

"Laluna, skandalmu sudah mulai menghilang. Sepertinya ada seseorang yang sengaja menghapusnya," terdengar suara wanita dari balik telepon.

Laluna mengenggam ponselnya erat erat, ia menatap ke arah suami kontraknya itu yang tengah fokus dengan laptopnya. Ia menatap ke arah taman bunga sebelum menjawab ucapan itu.

"Aku tahu, tetapi tetap saja belum ada seseorang yang menawarkan pekerjaan kepadaku lagi, bahkan semua kontrak drama ku sudah diberikan kepada aktris lain," ujarnya, kesal.

Rania, selaku menajer gadis itu hanya terdiam. Ia menatap ke arah jadwal gadis itu, hingga pandangannya terbelalak saat ia melihat masih ada satu drama yang mau Laluna menjadi pemerannya.

"Laluna, masih ada satu drama yang belum dibatalkan oleh sutradaranya," teriak Rania dengan antusiasnya.

Laluna yang sedang berdiri di dekat jendela langsung menoleh. Wajahnya yang sebelumnya terlihat murung berubah penasaran.

"Apa maksudmu?" tanyanya cepat.

Rania segera membalik beberapa lembar dokumen yang ada di tangannya. Suaranya terdengar lebih bersemangat dari sebelumnya.

"Drama baru. Judulnya The Last Promise. Produksinya dari perusahaan besar, dan yang mengejutkan... namamu masih tercantum sebagai pemeran utama wanita."

Laluna terdiam. Ia masih belum mencerna ucapan itu, karena ia tahu setiap ada aktris yang terkena skandal pasti semua akan membuangnya begitu saja.

"Masih tercantum?Benarkah?" ulangnya, memastikan.

"Benar Luna. Padahal setelah skandal itu muncul, aku yakin mereka akan menggantimu seperti yang lain. Tapi sutradaranya menolak mengganti pemeran."

Laluna menggigit bibir bawahnya. Ada rasa tidak percaya sekaligus lega yang perlahan muncul.

"Siapa sutradaranya?"

Rania melihat kembali informasi yang ada di layar tabletnya.

"Rangga Raharjo."

Mata Laluna sedikit membesar. Rangga Raharjo bukan nama sembarangan di industri hiburan. Ia dikenal sebagai sutradara yang sangat keras terhadap para pemainnya, tetapi hampir semua karya yang ia buat selalu menjadi sukses besar.

"Dia tetap mempertahankanku meskipun semua orang menyerangku?" tanya Laluna pelan.

"Iya. Bahkan katanya dia sudah membaca semua laporan tentang kasusmu dan percaya ada sesuatu yang tidak beres."

Laluna terdiam. Selama beberapa minggu terakhir, hampir semua orang melihatnya sebagai wanita kasar yang menghancurkan kariernya sendiri. Tidak banyak orang yang mau mencari tahu kebenarannya.

"Besok aku akan mengatur pertemuan dengan tim produksi. Kamu harus datang."

Laluna menatap taman di depannya. Untuk pertama kalinya setelah lama, ia merasa ada sedikit harapan.

"Baik. Aku akan datang."

Setelah panggilan berakhir, Laluna masih berdiri di tempatnya. Ia tidak menyadari bahwa sejak tadi Nathan memperhatikannya dari balik meja kerja. Melihat kegembiraan dari gadis itu, Nathan ikut tersenyum.

"Bagaimana apa skandalmu sudah reda?" tanyanya.

Laluna tersenyum sumringah, ia segera berjalan ke arah Nathan dan duduk di kursi yang tak jauh dari meja kerja itu.

"Terimakasih, terimakasih Nathan sudah membantuku untuk kembali ke dunia entertainment lagi," ujarnya, semangat.

Nathan hanya mengangguk anggukan kepalanya, sedangkan Laluna masih menatap ponselnya, bahkan di media sosial dan semuanya skandal Laluna sebagai aktris kasar sudah benar benar menghilang yang membuatnya begitu senang.

.......

Laluna akhirnya sampai di restoran terbesar di kota itu, di sampingnya Rania masih terus mengikutinya. Kali ini Rania harus berperan sebagai asisten sekaligus manajer untuk Laluna, karena setelah kejadian itu Laluna belum mau mencari asisten lain karena merasa trauma akan pengkhianat itu.

Laluna akhirnya sampai di ruang VIP, seorang pria berusia sekitar 35 tahun sudah terduduk disana sambil menyesap minuman yang ada di hadapannya.

"Selamat siang bapak Rangga, maaf jika membuatmu menunggu," ujar Laluna sambil menunduk.

Pria itu hanya mengangguk dan mempersilahkan Laluna dan Raina untuk duduk di hadapannya, Rangga segera mengambil satu naskah dan menyodorkan ya kepada Laluna.

"Saya sudah melihat aktingmu, aktingmu begitu indah dan saya rasa kamu cocok untuk membintangi drama terbaru saya," jelas Rangga.

Laluna menerima naskah tersebut dengan kedua tangannya. Ia melihat sampul depan naskah itu dengan rasa penasaran. Judul yang tertulis di sana membuatnya terdiam sejenak.

The Last Promise.

Sebuah kisah tentang seorang wanita yang harus menghadapi pengkhianatan besar dalam hidupnya dan berusaha menemukan kembali dirinya sendiri. Entah kenapa, Laluna merasa cerita itu begitu dekat dengannya.

"Saya tahu apa yang terjadi beberapa minggu terakhir," ujar Rangga tiba-tiba.

Tangan Laluna yang sedang membuka halaman naskah berhenti. Rania yang duduk di sampingnya juga terlihat waspada. Mereka berdua tahu bahwa sebagian besar orang di industri hiburan masih mengingat skandal tersebut. Walau sekarang skandal itu sudah benar benar hilang.

"Saya juga tahu banyak orang sudah memberikan penilaian buruk kepada Anda," lanjut Rangga dengan tenang. "Tetapi saya tidak tertarik dengan gosip."

Laluna menatap pria itu.

"Saya hanya melihat kemampuan seorang aktris dan saat melihatmu saya merasa cocok dnegan karakter ini."

Perkataan itu membuat Laluna sedikit terkejut. Selama ini, ia merasa semua orang hanya melihat kesalahannya. Tidak ada yang peduli bagaimana kejadian sebenarnya. Bahkan beberapa orang yang dulu dekat dengannya memilih menjauh agar tidak ikut terkena dampak.

"Saya membaca laporan mengenai kejadian itu," kata Rangga sambil menyandarkan tubuhnya ke kursi. "Dan saya melihat ada banyak hal yang tidak masuk akal."

Laluna menggenggam naskah itu lebih erat. "Bapak percaya kepada saya?"

Rangga mengangguk. "Saya percaya pada intuisi saya sebagai sutradara. Orang yang benar-benar mengenal dunia hiburan tahu bahwa tidak semua hal yang muncul di depan publik adalah kebenaran."

Rania yang sejak tadi diam akhirnya tersenyum kecil. Ia tahu Laluna membutuhkan seseorang yang percaya padanya.

"Lalu bagaimana dengan perannya?" tanya Laluna.

Rangga menatapnya serius.

"Saya ingin Anda mengikuti audisi terakhir. Bukan karena saya meragukan kemampuan Anda, tetapi karena saya ingin memastikan Anda siap kembali menghadapi tekanan industri."

Laluna mengangguk.

"Saya siap." Jawaban itu keluar tanpa ragu.

Rangga tampak puas mendengarnya. "Bagus. Saya suka semangat itu. Saya tunggu besok kedatangan anda di studio milik saya."

Setelah pembicaraan berlangsung hampir satu jam, Laluna dan Rania akhirnya keluar dari restoran. Begitu pintu restoran tertutup, Laluna langsung menghembuskan napas panjang.

"Akhirnya kita masih dapet peran setelah skandal gila yang dibuat dua pengkhianat itu," ujarnya, santai.

Rania hanya mengangguk, ia tahu bahwa Laluna begitu mencintai dunia entertainment dari lama. Bahkan ia sendiri lah yang menyaksikan jatuh bangun gadis itu, bahkan kecerobohan kecerobohan gadis itu masih selalu membuatnya sering dihujat.

"Jangan sampai kamu gagal menerangkan ini ya, Luna. Ini kesempatan kita untuk kembali melangkah ke industri hiburan sekaligus mencoba membersihkan namamu."

Laluna hanya mengangguk, ia tidak mau menyia nyiakan kesempatan ini.

1
Sri Sulastri
ceritanya bagus .sngga bosan untuk membacanya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!