NovelToon NovelToon
Anak BASIS Kepincut KETOS Galak

Anak BASIS Kepincut KETOS Galak

Status: sedang berlangsung
Genre:Teen / Cintapertama
Popularitas:2.1k
Nilai: 5
Nama Author: Snow White

Bilawal Kenta Faaruq nama seorang anak lelaki tampan yang mempunyai arti lelaki yang selalu menjaga kehormatan, harga diri dan bijak dalam bertindak apapun nyatanya tidak sesuai dengan kenyataan.

Al biasa dia dipanggil oleh teman-temannya adalah seorang ketua Basis di sekolahannya. Tiada hari tanpa masalah yang menghiasi hari-harinya. Keluar masuk ruang BP dan kantor polisi selalu ia lakoni namun tak kunjung jua dikeluarkan dari sekolahnya karena keponakan dari kepala sekolah tempatnya belajar sekaligus papanya menjadi penyumbang utama di sana.

Suatu hari Al bertemu dengan Makaila yang tidak lain ketua OSIS yang terkenal galak.

Konflik terjadi antara mereka berdua sampai akhirnya Al menyukai Makaila dan menjadi cinta pertamanya. Segala cara Al lakukan agar Makalia menyukainya, sampai Makalia menjadi target musuh anak Basis Al.

Segala cara Al lakukan untuk melindunginya sampai nyawa menjadi taruhannya.


Hi jangan lupa follow akun IG snow_white97suga

Tik-tok. snowwhite19975

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Snow White, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kamu Bukan Wonder Woman

Semua ucapan Nares masih membayangi pikiran Makaila, semalam ia tidak bisa tidur dengan nyenyak karena memikirkannya.

Apakah Bilawal juga akan membunuhnya sama seperti dia membunuh sahabatnya. Tapi kenapa dia tidak dipenjara atau masuk ke lembaga sosial? Sungguh semua pertanyaan belum bisa Makaila jawab.

Seperti biasa Makaila pagi ini diantar oleh papanya yang hanya sampai depan gerbang sekolah, biasanya ia diantar sampai lobi sekolahan.

Tapi karena papanya ada urusan mendesak harus keluar kota lagi jadi hanya mengantar putri semata wayangnya sampai gerbang saja.

Ketika ia hendak masuk tiba-tiba saja langkah kakinya terhenti dan matanya menangkap sesuatu yang sangat mengganggunya.

Seseorang siswa lelaki yang seragam mirip dengannya sedang berada di tengah gerombolan siswa sekolah lain.

Lelaki yang tingginya hampir mirip setinggi Bilawal dan rambut comma hair terlihat sedang diintrogasi oleh beberapa murid dari luar sekolah ini.

Satu orang di antaranya memegang kedua kerah baju dan memelototinya. Satu dari yang lainnya sesekali memukul bagian kepalanya.

Tentu saja itu adalah sebuah kekerasan yang dilakukan di area lingkungan sekolah, melihat kejadian di depan mata membuat Makala geram dan ingin menghampirinya.

Belum sempat Makaila menghampirinya tiba-tiba saja seseorang menahan langkah kakinya yang berada di hadapannya, dia adalah Deren yang baru datang dan melihat Makaila sedang berdiri di pinggir jalan depan gerbang sekolah.

"Ngapain lo di sini sendirian?" tanya Deren menghalangi langkah Makaila.

Kehadiran Deren yang tiba-tiba membuat Makaila sedikit kaget, dan sesekali ia melihat ke arah lelaki yang sedang dikerok oleh sekolah lain.

"Ngagetin aja deh!" Makaila sangat kesal dan Deren hanya tersenyum manis.

Sebuah ide muncul di pikiran Makaila dengan kehadiran Deren di sana ia bisa membantunya.

"Kebeneran lo datang, cepet bantu gue panggil guru." Makaila terlihat terburu-buru menyuruh Deren namun kedua bola mata masih mengawasi ke arah lain.

"Buat apa?" Deren keheranan melihat sikap Makaila yang begitu aneh.

"Di sana ada anak sekolah kita yang lagi dikerok sama sekolah lain. Gue ke sana bantu dia dan lo cepetan panggil guru." Tunjuk Makaila ke arah siswa itu.

Kedua bola mata Deren mengikuti gerakan telunjuk kanan Makaila yang berujung pada sekelompok sekolah lain yang sedang mengeroyok seseorang siswa.

Deren yang tadinya terlihat biasa saja menjadi berubah saat tahu kehadiran seseorang yang dikenal olehnya.

"Udah diemin aja, lo nggak usah ikut campur." Deren mencoba mencegah Makaila untuk menghampiri mereka.

Namun bukan Makaila namanya jika ia tidak berani membela temannya yang salah, tapi bukannya Deren tidak mau membantu karena yang sedang dilihat oleh Makaila saat ini adalah Kelvin, matan sahabat baik Bilawal yang sedang mengeroyok Jericho.

Jericho juga mantan sahabat baiknya Bilawal, mereka semua sekarang terpecah belah karena kejadian tiga tahun lalu. Kelvin menjadi musuh bebuyutan Bilawal dan selalu menggangu orang sekitarnya.

"Gimana sih lo. Nanti kalau dia kenapa-kenapa memangnya lo mau tanggung jawab?"

"Bukan gitu, Kai. Tapi mereka bukan lawan lo," jelas Deren sedikit panik terus mencoba menghalangi Makaila agar tidak menghampiri Kelvin.

"Ya maka dari itu sekarang lo panggil guru BP atau security keamanan biar datang ke sini, cepetan!" Makaila masih berusaha melepaskan diri dari Deren yang sedari tadi terus menahannya agar ia tidak menghampiri ke arah Kelvin.

Ini bukan tentang Jericho tapi tentang Kelvin yang akan melukai semua yang membela Bilawal termasuk Makaila.

Mungkin Makaila berniat untuk melindungi Jericho, tapi di mata Kelvin sama saja seperti melindungi Bilawal karena Jericho adalah yang paling dekat dengan Bilawal sejak dulu.

"Nggak bisa, Kai! Please dengerin omongan gue!" Pinta Deren mulai kesal.

Sejurus kemudian Kelvin membawa Jericho dan antek-anteknya pergi entah kemana, melihatnya membuat Makaila semakin ketakutan dan ia berhasil melepaskan diri dari Deren yang mulai terkecoh.

"Cepet panggil guru!" Teriak Makaila yang mulai menjauh dari Deren berjalan sedikit cepat menyusul Jericho yang sudah dibawa oleh Kelvin lebih dulu.

Pikiran Deren mulai kacau dan panik kenapa pagi-pagi sekali ia harus direpotkan oleh Makaila. Tanpa membuang waktu akhirnya Deren menghubungi Bilawal memberitahu semuanya.

"Ini anak berdua samanya, nggak ceweknya nggak cowoknya sama-sama seneng banget sama tantangan," gerutu Deren mencari nomor ponsel Bilawal lalu meneleponnya.

Sambil menunggu kedatangan Deren akhirnya Makaila berhasil mengikuti Kelvin yang membawa Jericho ke sebuah gudang tua tidak jauh jaraknya dari sekolahan.

Sesekali Makaila mencari sosok yang dikenalnya berharap segera datang membantunya, tapi belum juga ada yang menyusulnya.

Wajahnya semakin kebingungan dan ketakutan saat Jericho berada di dalam gudang yang begitu kotor dan terbengkalai semakin dalam bahaya. Apa Makaila harus masuk ke dalam sana dan berteriak minta tolong?

Ya, itu adalah cara satu-satunya yang bisa dilakukan, belum sempat ia berteriak tiba-tiba seseorang memanggil namanya dengan pelan.

"Makaila." Panggil seseorang seraya menghampirinya.

Mendengar suara yang memanggilnya sontak Makaila menoleh apalagi terasa sangat familiar. Dua orang lelaki berjalan menghampirinya, Deren datang bersama Bilawal.

Tatapannya mengernyit melihat kedatangan Bilawal yang sangat tidak diharapkan olehnya. Sorot mata tajamnya mengikuti langkah kaki Bilawal yang mendekatinya.

"Gue nyuruh lo manggil guru bukan dia!" Makaila begitu kesal kepada Deren karena membawa Bilawal.

"Denger, ya. Cuma dia yang bisa ngehadepin mereka," jelas Deren yakin.

"Ini semua gara-gara lo. Kalau aja lo nggak berhubungan sama anak-anak kaya gitu nggak mungkin semua siswa jadi korban dan inceran musuh lo," sungut Makaila terlihat sangat emosi melihat Bilawal.

Di mata Makaila sekarang Bilawal adalah seorang penjahat pembuat onar, ia sudah terpengaruh ucapan Nares dan mulai membenci Bilawal.

"Terus kenapa lo harus ikut campur? Ini urusan gue? Dan kenapa lo tuh pengen banget nyelametin semua orang?"

Ucapan Bilawal sungguh membekas di hatinya, ada alasan kenapa Makaila ingin sekali menyelamatkan seseorang dalam keadaan kekerasan seperti ini, karena ia tidak sempat menyelamatkan orang yang sangat berarti baginya, dulu.

Perdebatan kecil terjadi di antara mereka berdua membuat Deren merasakan sedikit risih dan bingung harus bagaimana.

"Gue bukan ikut campur urusan lo. Kalau dia mati gimana? Lo mau tanggung jawab?"

Deg, Bilawal kembali terdiam sesaat dengan wajah pucat pasih ketika Makaila menyinggung tentang kematian. Ia terdiam membeku dan pikirannya teringat akan Ethan dan Aluna, mereka berdua meninggal karenanya.

"Nggak bisa jawab, kan?" timpal Makaila lagi menyadarkan Bilawal.

"Aduh bisa nggak lo berdua jangan berdebat. Sekarang lo ikut gue aja balik, biar Al yang urus," ajak Deren mulai panik mengajak Makaila pergi.

"Gue nggak mau pergi sebelum nyelametin dia!"

"Keras banget sih nih cewek, sama kaya lo," gumam Deren sedikit berbisik kepada Bilawal.

"Sekarang lo pergi sama Deren biar gue yang masuk, karena di sini bahaya."

"Lebih bahaya kalau gue cuma berdua sama lo," sindir Makaila membuat Deren tersenyum geli seolah meledek Bilawal.

Benar ucapan Deren jika Makaila memang benar-benar keras kepada dan tidak mudah untuk ditaklukkan.

"Terserah. Yang jelas jangan ikut masuk!" Kata terakhir Bilawal saat hendak masuk menyelamatkan Jericho.

Belum sempat Bilawal masuk tiba-tiba saja dari dalam muncul seseorang melihat kehadiran mereka.

Wajah Bilawal dan Deren terdiam saat tertangkap basah oleh anak buah Kelvin. Ditariknya kerah jaket Bilawal dengan kasar dan paksa ke dalam membuat suasana yang ada di dalam memanas dengan kedatangan Bilawal.

Bagaikan mendapatkan lotre saat Kelvin melihat kedatangan Bilawal dan Deren senyum jahatnya terlihat sangat jelas.

"Wah, lihat siapa yang datang!" Teriak Kelvin terlihat sangat senang dengan kedatangan Bilawal.

Didorongnya Bilawal secara sembarang sehingga jatuh tersungkur dengan posisi duduk bersujud di hadapan Kelvin, mantan sahabatnya dulu.

Tatapan mata keduanya sudah tidak sehangat dulu lagi yang penuh dengan rasa kasih sayang, yang terlihat dari mereka adalah tatapan sinis dan saling menyimpan dendam satu sama lain.

Sesekali Bilawal menoleh ke arah Jericho yang duduk di atas bangku tepat berada di sisi Kelvin. Tatapannya dingin menatap Bilawal.

Sementara Makaila sangat ketakutan berada di situasi seperti ini, ia takut akan kejadian kemarin di ruko boxing Bilawal. Jika suasana di sini pecah pasti akan ada perkelahian hebat.

Garis lengkung terkesan sinis di bibir Kelvin berubah saat menyadari kehadiran seorang perempuan yang datang bersama dengan Bilawal.

Rasa penasaran muncul dan Kelvin menatapnya begitu lekat penuh dengan pertanyaan. Satu yang lain berbisik kepada Kelvin jika perempuan itu adalah kekasih barunya Bilawal. Seperti kabar yang beredar.

"Gue pikir hidup lo bakal kacau dan berantakan, tapi nyatanya baik-baik aja," sindir Kelvin masih terus menatap Makaila begitu lekat dari bawah sampai atas sampai kedua bola matanya menemukan sesuatu yang membuatnya yakin jika Makaila adalah benar kekasih Bilawal.

"Apa maksudnya ucapan Lo?" tanya Bilawal dengan sikap dingin dan datar seraya mengangkat wajahnya ke atas menatap Kelvin.

"Bener-bener romantis ke sini sama cewek baru lo."

Deg, wajah Bilawal yang tadinya sangat tenang mendadak sedikit ketakutan saat Kelvin menyinggung tentang Makaila.

"Dia bukan cewek gue!" Tegas Bilawal mencoba meyakinkan Kelvin.

Kelvin tertawa ringan sambil menampar wajah Bilawal begitu sangat keras membuat Makaila kaget menutup mulutnya dengan kedua tangannya.

"Si Anjing! Lo pikir gue bego?!" Kelvin sedikit membungkukkan tubuhnya dan menarik sebagian rambut Bilawal sehingga wajahnya menengadah ke arahnya.

Perasaan Makaila berkecamuk sementara Bilawal masih terlihat sangat tenang dan santai tidak ada rasa takut sedikitpun. Yang ia takutkan adalah Makaila.

"Gimana cewek lo nggak bucin, sampe foto lo berdua aja dijadiin gantungan di tasnya," sindir Kelvin melepaskan rambut Bilawal dan berjalan mencoba mendekati Makaila.

Glek, wajah Makaila semakin terkejut saat mendengar ucapan Kelvin. Sejurus kemudian Makaila mencari tahu ucapan Kelvin. Ia melepaskan tasnya lalu mencari gantungan apa yang dimaksud.

Deg, tubuh Makaila mendadak lemas saat mendapati ada gantungan kunci yang sudah beberapa hari tanpa ia tahu menggantung di tasnya.

Ternyata itu gantungan kunci yang Bilawal pasang saat mereka sedang makan bersama tanpa sepengetahuannya.

Raut wajah Makaila menatap Bilawal begitu tajam dan sinis, ingin rasanya ia menghajarnya tapi situasi seperti ini tidak mungkin bagi mereka untuk berdebat.

Yang harus mereka lakukan adalah bagaimana caranya keluar dari sini dengan selamat.

1
Key
Bilawal tipe protective sih. Cuma dia nggak bisa jujur dan segamblang² nya buat ceritain semuanya, termasuk agak gensian gitu. Nggak kebayang deh kalo nantinya Makaila sama Bilawal jadi pasangan, apa kabar dunia mereka, prahara bisa²
Key
widih, anak Kepala Yayasan nih Bos! jangan macam²
Key
waduh makin complicated ya Makaila, yang awalnya hidup nyaman aman, lempeng harus ktemu Bilawal sekarang Kelvin pula
Enz99
bagus
mawar merah
Makaila sudah kehilangan sepatunya 2x🤭🤭🤭
Snow white❄IG@snow_white97suga: 🤣🤣🤭🤭tenang belum selusin kak
total 1 replies
_Cherryl🍒
tuh kan bilawal itu sebenarnya nggak salah. kasihan banget dia selama ini menderita.
Snow white❄IG@snow_white97suga: Dia hanya korban kak
total 1 replies
mawar merah
Hajar saja Bilawal, cewek sok tau itu
Snow white❄IG@snow_white97suga: 🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭Weh nanti dipenjara dia
total 1 replies
mawar merah
Ya kenapa Makaila selalu bersikap seenaknya sendiri, tanpa mencari tau kebenarannya dulu. seperti pepatah jangan lihat sampulnya belum tentu sesuai dengan sampulnya
Snow white❄IG@snow_white97suga: Makaila tuh kaya trauma banget sama anak BASIS
total 1 replies
_Cherryl🍒
Pasti deh ada rahasia, yang bilawal sembunyikan. apa coba artinya dengan melindungi, apakah ada perselisihan orang-orang berpengaruh? aku makin penasaran Thor
Snow white❄IG@snow_white97suga: Bilawal melindungi sahabatnya sendiri yang sudah mengkhianati ya
total 1 replies
mawar merah
mau jadi pahlawan tapi badan bergetar.. itu bagaimana konsepnya Makaila lucu...lucu 🤭🤭
Snow white❄IG@snow_white97suga: 😄😄😁🤭Berani aja dulu urusan resiko belakangan 😄😁😁
total 1 replies
_Cherryl🍒
Sekarang Makaila sudah jadi target Kelvin.
Snow white❄IG@snow_white97suga: Iya Kak, huhuhu kasian Makaila
total 1 replies
_Cherryl🍒
Bencana sudah sekarang Makaila pasti jadi target 🤧
Key
sesak napas aku bacanya, tapi Makaila mental nya kuat banget ngadepin yg begitu². Kalo aku udah lemes duluan sama yg brantem²😭😭😭😭
mawar merah
Sebenarnya kasian ya sama Bilawal karena anak broken home jadi cari pelampiasan
_Cherryl🍒
Wajarlah jika Sika bilawal seperti itu ternyata punya masa lalu yang kelam ditambah lagi memiliki keluarganya yang tidak lengkap untuk bercerita keluh kesahnya saja susah. kamu harus kuat bilawal kebahagiaan Masih menanti kamu.
_Cherryl🍒: Iyah sedih jadi bilawal🤧
total 2 replies
Key
Ehm ...tragis juga ya kisah nya Bilawal. Dia nyimpen trauma yang berat kehilangan Etan sama Aluna. Belum lagi brokenhomenya,🥲🥲🥲
Snow white❄IG@snow_white97suga: kebayang gimana rasa bersalahnya setiap hari ya kak
total 1 replies
Key
siapa Aluna?
_Cherryl🍒
Siapa sih cewek itu bikin penasaran aja? Malah di gantung lagi babnya😫 hadeh kak.
Snow white❄IG@snow_white97suga: Yang jelas cewek yang sepesial kak😁
total 1 replies
_Cherryl🍒
Gila gaya-gaya yang kek begini nih aku suka banget. mau aku bantu tonjok mereka nggak bilawal. Tapi dari kejadian ini tanpa sadar Makaila mulai mengkhawatirkan bilawal cie cie ehem🤧
Snow white❄IG@snow_white97suga: 🤭🤭😄bawa semua pasukanmu kak
total 1 replies
mawar merah
Ini mungkin penyebabnya Bilawal dengan Nares berselisih
Snow white❄IG@snow_white97suga: Awal mula perang dunia kak
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!